rokhinsadja

rokhinsadja Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from rokhinsadja, Education, Jl. Irian Jaya, Jombang.

.Qurban Pertama
28/05/2026

.
Qurban Pertama

.AKAPMinggu lalu pake mode Wherrrrr: Jombang - Kendal full toll. Ngatur pedal gas, pedal rem, pedal kopling dewe. Eh, ga...
08/05/2026

.
AKAP
Minggu lalu pake mode Wherrrrr: Jombang - Kendal full toll. Ngatur pedal gas, pedal rem, pedal kopling dewe. Eh, gak ding, dia Rush Hour dan Matic
Malam ini pake mobil Sport, dua pintu, 56 kursi. Jelas Non Ekonomi, nggak ekonomis blass. Tapi ini perjalanan sama sekali tidak mengikutkan variabel ekonomi dalam definisi ilmu ekonomi konvensional. Bagaimana mau disebut ekonomis kalo begini itinerary singkatnya:
Pulang ke rumah Kendal untuk masang Photo Cell untuk lampu teras agar on-off nya diwakili Kang Surya. Kalo beli di toko listrik di Kendal, minta tolong tukang listrik untuk masangno, harganya 48.000 plus ongkos tukang 50.000. Mahal. Kalo bawa dari Jombang, beli di Olshop, harganya 16.000, aku sing masang, berangkat dari Jombang, lak yo mending beli di Jombang, tak pasang dewe, lebih murah. Hanya beli 16.000 plus bayar tiket Eka PP

.Bandar - Weleri
24/04/2026

.
Bandar - Weleri

.InflektifAda bahasa yang bersifat inflektif, ada juga yang tetap. Bahasa Arab, misalnya, bersifat inflektif. Kitabun ja...
04/04/2026

.
Inflektif
Ada bahasa yang bersifat inflektif, ada juga yang tetap. Bahasa Arab, misalnya, bersifat inflektif. Kitabun jadidun, misalnya. Saat menulis kata kitab (yang maskulin), maka jadid mengikutinya (dalam bentuk maskulin). Ketika bersama kata sayyarotun (yang feminim), akan diikuti dengan jadidatun (yang feminim juga). Salah jika menggandengkan kitabun dengan jadidatun atau sayyarotun jadidun. Ini namanya bahasa yang inflektif, ada yang harus berubah karena mengikuti sesuatu yang menuntut kesesuaian
Bahasa Indonesia, tidak mengenal inflection. Dia tetap saja. Buku baru, kebaya baru, sarung baru, daster juga baru. M atau F-nya tidak ada perubahan. Presiden makan, petugas damkar makan, kucing makan, mereka makan, aku makan. Tidak ada yang harus menyesuaikan
Bahasa Jawa sekalipun tidak ada infleksi untuk M dan F-nya, masih ada penyesuaian dalam gradasi sosialnya. Bapak sare, kulo tilem, koe mbathang. Bahasa Indonesia memang-memang kok
Bahasa Latin, termasuk bahasa yang berpola ada infleksi. Bahasa Latin itu bukan berasal dari nama latin di Amerika Latin. Latin berasal dari senter kerajaan, kemudian kekaisaran Romawi, yang meluas sampe ke luar wilayah Roma(wi), Italia sekarang, terus di Eropa dan kemudian kemana-mana hingga sebagian Asia dan Afrika
Pake jalan Serie A sadja. Ada klub (AS) Roma(wi) dan ada Lazio. Nama Lazio inilah yang berubah dari asalnya Latium yang dihuni oleh suku Latini. Qulibat al-T bi Z li tsiqoli qouli tium fi mad layyin 'aridh lissukun. Bahasa Latin berasal dari suku Latini di Lazio ini. Forza, Lazio !!!
Bahasa Latin adalah bahasa "mati", bahasa yang tidak lagi digunakan sebagai bahasa-ibu. Bahasa-ibu, mother toungue, adalah bahasa yang digunakan sebagai bahasa pengantar sehari-hari oleh kelompok etnis tertentu. Selain karena kosakatanya yang kaya sehingga mampu mendefinisikan konsep yang komplek dengan presisi sebagaimana dalam sistem Binomial-nya komandan Carolus Linnaeus (sebenarnya pingin menambahkan al-'Aalim al-'Allaamah di depannya) yang mempelopori penamaan dua kata untuk genus dan spesies (sehingga kita bisa membedakan ikan mujair dan nila dengan nama yang berbeda), bahasa Latin yang mati ini menjadi faktor penentu

.KupatanTanggal pitu Syawwal, di banyak tempat yang mentradisikan, ada agenda perayaan ('id) lagi setelah 'id al-fitr (p...
29/03/2026

.
Kupatan
Tanggal pitu Syawwal, di banyak tempat yang mentradisikan, ada agenda perayaan ('id) lagi setelah 'id al-fitr (perayaan sarapan) tanggal satu Syawwal. Perayaan dilaksanakan pada tanggal 7 sebagai "pagi-pagi bisa sarapan lagi setelah puasa (lagi) enam hari di bulan Syawwal". Tentu, enam harinya diurut dari tanggal 2 sampe 7 Syawwal, bukan random pokoke 6 hari selama di bulan Syawwal. Agenda ini disebut sebagai Riyoyo Kupat
Acaranya, yo makan-makan. Kumpul-kumpul, makan
Riyoyo Kupat bukan melulu tentang merayakan sarapan-lagi. Beda dengan 'Idul Fitri. Karenanya, perayaannya ada yang melakasanakannya di malam hari, ada juga yang di pagi hari. Sing penting kumpul untuk madhang
Aku muallaf untuk agenda seperti ini. Di tradisiku tidak ada. Perayaannya ya di 'Idul Fitri itu. Tanggal satu. Perayaan hari ke tujuhnya ada di agenda Syawalan di Masjid Agung Kendal, Pesarean Proto Kaliwungu, dan Bergota Semarang. Tapi, ini lain cerita lagi. Ini, bukan perayaan kumpul dan makan-makan. Syawalan yang ini adalah peringatan haul para tokoh
Musholla Sabilul Huda, Ndempok Prapatan. Kupatane bar Subuh. Rundown acaranya gak tahu apa. Pokoke melu
Imamnya sudah pegang microphone sebagai tanda ada acara. Jama'ahnya belum pada datang. Dia mengisinya dengan melantunkan syair sholawat Burdah 3 bait populer itu saja. Berulang-ulang sampe jam nem kurang seprapat. Anggota musholla mulai berdatangan. Belum banyak. Imame wis kesel nyanyi. Dia istirahat, pujian ke kanjeng Nabi tak terusno. Dengan syair burdah versi lengkapnya di Fasl tentang Madh-nya saja. Ngepasno jam nem, pas sak Fasl. Selesai Burdahan sambung tahlilan. Tahlil tuntas, lanjut madhang gedhen. Lodeh, kupat, lontong, lepet. Ada yang dimakan dine in di teras musholla, ada yang take away. Tradisinya saling bertukar bawaannya
Begitu pengalaman seorang muallaf Kupatan

Plat H
24/03/2026

Plat H

Jombang, 10.33Jarang-jarang trip siang hari bolong saat mulih Kendal. Langsung masuk Pintu Tol Bandar. Sudah pesimis den...
18/03/2026

Jombang, 10.33
Jarang-jarang trip siang hari bolong saat mulih Kendal. Langsung masuk Pintu Tol Bandar. Sudah pesimis dengan jalanan Nganjuk bawah. Kijang, rasa numpak perahu, jalanannya bergelombang, ombaknya besar. Ditambah panase kentang-kentang jika harus banyak terhenti karena persimpangan atau jalanan padat
Keluar pintu tol Saradan. Sengaja. Lewat bawah. Selain untuk meredakan tensi e money, jalanannya lumayan bagus, tidak terlalu padat, dan, nanti, mengistirahatkan mesin juga ban sekaligus Dhuhuran di Ngawi sebelum naik tol lagi. Pas, itungan satus kilo pemberhentian menurut G.Maps. Ban aman, radiator aman, geger aman, Dhuhuran aman. Sing gak aman tenggorokan. Puaiiittt ra karuan
Masjide AC-an. Banyak traveler jauh yang istirahat. Di masjid, Romadhon siang hari, nenggak teh botol plastik, udud di parkiran. Bar kui ngimami sholat. Boleh, begitu itu boleh. Beneran
Sak jam ngistirahatkan. Naik lagi Tol Ngawi. Hanya sekitar setengah kilo-an lebih dikit dari Masjid istirahat tadi. Sengaja begitu milih masjidnya
Infonya gelap, apakah sudah full dibikin satu jalur atau belum untuk arus tol Semarang Solo. Ada rencana untuk turun Sragen Gemolong, tapi akhirnya bablas saja dengan asumsi ini siang hari, mungkin belum diperlukan membuat one way
Turun pintu Bandara Adi Soemarmo. Lewat dalam sebentar, naik lagi Pintu Banyudono Boyolali. Nge-rest sebentar di setelah pintu Banyumanik, Si GM belum Ashar-an. Aku sudah ngrapel tadi. Di pintu tol, ketulis 102.500 untuk Jarak Bayudono - Banyumanik. Gilaaaaa ini pemerintahan negara tercinta. Naikkan tarif toll seperti mabuk MBG. Guendeng. Deposit E-Toll ku 384.000. Jalur bawah beberapa kali, saldo sudah tinggal 48.500. Nek full toll Jombang - Kendal seperti biasanya, trus kudu deposite piro iki Wooooo Wo

.Berdaya
04/03/2026

.
Berdaya

.Sumber PurwokertoSemalem, motor ditinggal di pondok , dijemput mobilan. Udan duerezzz. Jadinya, pagi banget, pick up gr...
20/01/2026

.
Sumber Purwokerto
Semalem, motor ditinggal di pondok , dijemput mobilan. Udan duerezzz. Jadinya, pagi banget, pick up grabbing ke pondok. Pagi banget, diukur dari waktu mengantar untuk jam masuknya sekolah menengah dan jam masuknya kantor kampus
Karena masih pagi, masih sarungan, mlipir ke tempat lain dulu. Niatnya ngisi full tangki si Mega. Tiba-tiba, sampe Mbra'an, sebuah persimpangan tiga kabupaten: Jombang, Nganjuk, Kediri
Tampilan terminal bayangan Mbra'an tampak berbeda. Warung-warung yang berjajar di sisi paling barat, lokasi yang biasa dipake stop sebentar oleh bis-bis arah Jogja (bis arah Kediri parkir di sisi lebih timur), sudah bersih. Sudah jadi ruangan terbuka tanpa bangunan. Lumayan luas. "Mau dibikin pertokoan", kata mandor bis yang tak ajak ngobrol
Tenguk-tenguk tanpa ada yang menyapa, iso nderes
"Ini kan Mbra'an. Dari sini Magetan kan sudah dekat", bisikan asing di tengah merapal ayat
Ngontak teman yang di Madiun. Kalo jadi ke Magetan, mau pinjam motor dia untuk ke Magetan. Belum ada respon. Jam pagi. Mungkin dia masih di jalanan menuju kantornya
Sebelum ada respon atas WA-ku, Sumber trayek Purwokerto datang. Parkir sebentar dan sopir tiba-tiba lari masuk bis sambil meneriakkan bis berikutnya sudah datang. Tanpa kejelasan niat dan maksud mau kemana, aku ikut lari masuk ke bis. Duduk di kursi, ditanya kondektur "turun mana, mas?", "Mediun"
Di tol, jalurnya trayek Purwokerto yang walaupun bis kelas ekonomi dia lewat tol sampe Mediun, kawan Madiun tanya sampe Madiun jam berapa. Dengan yakin tak jawab setengah sepuluh, padahal masih di Nganjuk. "Mas, enteni ngarep terminal setengah sepuluh, seberang dalan, tak kirimi motor"
Motoran, otewe Takeran Magetan. Sambang Habibi
Di depan pintu ruang tamunya, tuan rumah mak jenggirat. "serius ta, iki sampean, Cak"
Mana bisa dia percaya di jam seperti ini ada sosok sarungan, topian, batikan, dari Jombang ada di Magetan
Benar-benar 'iyadatul maridh. Ngobrol panjang. Hati bahagia. Nang sehat, Bi. Ra usah sok rumongso wis sehat terus ngoyo beraktifitas. Iki urusane balung wis tuwo. Istirahat dengan seksama
epilog: karcis titipan sepeda habis. stnk yo ra nggowo. tiket ganti selfi. piye

.RejebanAllahumma, baarik lana fi Rojaba wa Sya'bana, wa ballighna RomadhonaMalem Seloso Kliwon, bersama Dharma Wanita d...
13/01/2026

.
Rejeban
Allahumma, baarik lana fi Rojaba wa Sya'bana, wa ballighna Romadhona
Malem Seloso Kliwon, bersama Dharma Wanita dari Persatuan Arsitek dan Helper Cabang Jawa Timur melaksanakan bancaan dalam rangka mewujudkan syukur bil fi'li. Realisasinya adalah, bayangkan, nasinya cuma segitu, ikan bakarnya telung nampan plus senampan bebek bakar
Dan habis
Baarik Lana, Gusti Kang Murbeng Dumadi

Address

Jl. Irian Jaya
Jombang
61471

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when rokhinsadja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category