NgajiKu

NgajiKu Tempat ngaji ilmu kehidupan bersama ulama nusantara. Semoga bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat kepada semuanya, amin.

05/05/2020

Gus Baha | Fatwa Terbuka Gus Baha kepada yg Ngaji Beliau

Puasa Setengah TahunKhazanah humor Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) memang cukup banyak dikenal masyarakat. Namun, masih s...
05/05/2020

Puasa Setengah Tahun
Khazanah humor Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) memang cukup banyak dikenal masyarakat. Namun, masih saja ada yang lama dilupakan.
Pada suatu kesempatan, Gus Dur bersama Dr Muhammad A.S Hikam (peneliti LIPI, mantan Menristek yang merupakan teman dekat Gus Dur) dalam perjalanan menghadiri pengajian di Jawa Barat. Acara bertepatan di bulan Asyura (Syuro, Jawa) yang diisi mauidhoh oleh Kiai dari Demak.
Dalam mauidhohnya, kiai menyampaikan beberapa keutamaan puasa di Bulan Syuro, yakni “barangsiapa berpuasa satu hari seperti berpuasa satu tahun.”
Seusai acara, Gus Dur dengan keseriusan berbicara pada Muhammad A.S Hikam temannya,
“Kam, besok puasa lho Kam”.
“Ah, yang benar Gus?”
“Iya Kam, lumayan.. Dawuh Kiai tadi, puasa sehari seperti puasa setahun”.
A.S Hikam kurang percaya. Mengingat keadaan Gus Dur ketika itu rada kurang baik di tengah banyaknya kegiatan.
Keesokan harinya, mereka berdua harus pergi ke Tuban menghadiri acara haul. Di tengah perjalanan, sekitar waktu Dhuhur, Gus Dur meminta A.S Hikam menghentikan kendaraan.
“Kam, berhenti cari tempat makan”.
“Lho, 'kan puasa Gus.. Ini masih tengah hari”.
“Iya Kam, saya ambil setengah tahun saja. Lumayan,” jawab Gus Dur datar. Hahaha.
AS Hikam melongo atas ulah Gus Dur yang seperti tanpa dosa itu.
*) Kisah ini diceritakan kembali oleh Muhammad AS Hikam dalam sebuah buku karyanya mengenang Gus Dur: Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita

Fatwa Terbuka kepada yang Ngaji Gus BahaSelengkapnya :
05/05/2020

Fatwa Terbuka kepada yang Ngaji Gus Baha

Selengkapnya :

MEREKA YANG MENJERAT GUS DURDalam sepekan terakhir, sebelum peringatan satu dasawarsa meninggalnya KH Abdurrahman Wahid,...
05/05/2020

MEREKA YANG MENJERAT GUS DUR

Dalam sepekan terakhir, sebelum peringatan satu dasawarsa meninggalnya KH Abdurrahman Wahid, buku ‘Menjerat Gus Dur’ sudah ludes di pasaran. Buku terbitan Numedia Digital Indonesia itu menjadi polemik sekaligus perbincangan luas di kalangan masyarakat. Penyebabnya tak lain karena keterlibatan tokoh-tokoh besar yang turut dalam proses penjatuhan Gus Dur. Salah satu bagian terpenting dari karya Virdika Rizky Utama ini adalah dilampirkannya dokumen rahasia yang ditulis Fuad Bawazier.

Dokumen empat halaman tersebut berupa surat laporan terkait rencana-rencana yang sudah dilakukan untuk menjatuhkan Gus Dur. Surat yang dikirim ke Akbar Tandjung pada 29 Januari 2001 itu, mengungkap pelaksanaan rencana yang diberi nama ‘Sekenario Semut Merah’. Di dalamnya terdapat nama-nama dengan tugas masing-masing orang yang sudah dilaksanakan.

Fuad Bawazier, Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII itu menjadi ‘kepala operasi’ dan membagi tugas kepada beberapa pihak untuk penggalangan opini, menjaring dukungan masyarakat, propaganda media, termasuk merekrut preman, cendekiawan, dan pengusaha. Tujuannya jelas; menjatuhkan kredibilitas Presiden Gus Dur melalui kasus Buloggate dan Bruneigate yang dinilai telah berjalan sesuai skenario. Fuad, dalam surat yang ditulis, meyakini kekuatan dan efek operasi tahap pertama sudah sesuai ekspektasi, sehingga menurut pandangannya harus ditingkatkan kepada pelaksanaan operasi jilid kedua yakni; memaksa Gus Dur mundur dan mendorong Megawati menjadi presiden sekaligus menjadikan Amien Rais sebagai wakilnya.

Kenapa Fuad merekomendasikan Ketum PDI P sebagai pengganti? Baginya, Megawati bisa dikendalikan dan pada akhirnya akan disingkirkan melalui penggembosan dari dalam lewat isu ketidakbecusan dalam mengatasi krisis ekonomi dan penyelesaian disintegrasi bangsa. Tugas itu dipercayakan kepada Amien Rais yang dinilai lincah karena berada di lingkar kekuasaan.
Dokumen tugas yang dikirim ke Akbar Tandjung itu memuat tujuh garis besar laporan sekaligus rekomendasi yang dihasilkan dari pelaksanaan skenario tahap pertama.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangn...
05/05/2020

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya Didi Prasetyo (Didi Kempot).
Didi Kempot adalah maestro campur sari yang dekat dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama. Beliau penyanyi yang menyanyikan lagu Islam Nusantara ciptaan Muslih. Beberapa waktu lalu melakukan penggalangan dana untuk korban banjir bersama dengan PP Pagar Nusa NU. Juga, bersama presenter Najwa Shihab melakukan penggalangan dana untuk masyarakat terdampak Covid-19 melalui konser
Selamat jalan, Maestro! Karya-karyamu akan selalu terkenang. .
Allahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu. .

"ROSULULLAH SAW BERBICARA DENGAN SEEKOR LEBAH" ."Suatu saat Rasulullah SAW sedang duduk bersama Sayyidina Ali bin Abi Th...
05/05/2020

"ROSULULLAH SAW BERBICARA DENGAN SEEKOR LEBAH" .
"Suatu saat Rasulullah SAW sedang duduk bersama Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA di kebun.

Di atas kepala mereka ada lebah yang berisik mengeluarkan suara khasnya.. Mendengarnya Rasul tersenyum & bertanya pada Sayyidina Ali : “Wahai Ali, tahukah engkau apa yang dikatakan lebah ini?” Sang Lebah berkata kepadaku : “Wahai Rasulullah SAW, aku telah sisipkan sedikit madu untukmu. Aku ingin hari ini engkau menjadi tamuku. Perintahkan Ali untuk mengambil madu itu ditempatnya.” “Wahai Ali, ambillah madu itu. Lebah ini ingin kita menjadi
tamunya hari ini”

Kemudian Rasulullah bertanya pada lebah : “Kau menghinggapi bermacam bunga, tapi mengapa madu yang kau hasilkan begitu manis dan berkhasiat”

Lebah itu menjawab : “Ya Rasulullah, setiap kami mendekati bunga, Allah SWT mengilhamkan pada kami untuk bersholawat kepadamu. Dan kerana sholawat itu, terjadilah apa yg terjadi pada madu yang kami keluarkan.” Subhanallah..!!! Segala sesuatu yang berhubungan dengan Rasulullah SAW akan berubah menjadi indah.

Binatang saja merasakan keajaiban bersolawat kepada Nabi SAW.... Akankah umatnya tidak mendapat keajaiban di dunia? dengan sering bersholawat kepada Rosul SAW..?
اللهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم

Wallahu'alaam.

Ada yang menafsirkan puasa Ramadlan adalah training untuk perbaikan watak manusia, mentalnya, akhlaknya, juga dengan dem...
04/05/2020

Ada yang menafsirkan puasa Ramadlan adalah training untuk perbaikan watak manusia, mentalnya, akhlaknya, juga dengan demikian komitmen sosialnya. Sehingga dengan disiplin dan pengalaman puasa manusia menjadi lebih matang secara pribadi maupun sosial. Menjadi lebih luas pikirannya, lebih arif mentalnya, lebih dewasa budayanya, serta lebih mendalam rohaninya. Ketika mengalami bersama-sama sekian puluh kali Ramadlan, siapakah di antara kita yang menjumpai fakta di masyarakat dan ummat bahwa analisis itu benar adanya?

04/05/2020

Gus Baha | Masih Bingung dg Qodlo Qodar Takdir?

Semoga dengan penjelasan Gus Baha yang luas ini bisa menjadikan iman kita semakin tebal

Kemarin ada yang tanya tentang hakikat qodlo qodar dan TakdirBerikut ini penjelasannya dari Gus Baha
04/05/2020

Kemarin ada yang tanya tentang hakikat qodlo qodar dan Takdir

Berikut ini penjelasannya dari Gus Baha

Doa Membuka Perkara yang Tertutup dari Habib Anis SoloHabib Anis bin Alwi Al-Habsyi Solo dikenal seorang habib yang sang...
03/05/2020

Doa Membuka Perkara yang Tertutup dari Habib Anis Solo
Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi Solo dikenal seorang habib yang sangat tawadlu’ dan murah senyum. Siapa saja yang datang kepadanya, selalu sejuk hatinya sebab senyum Habib yang luar biasa. Belum mendapatkan ilmu dan nasehat saja, hati trasa bahagia apalagi kalau sudah mendapatkan ilmu dari Habib Anis, cucu Habib Ali penyusun Maulid Simtut Duror ini.
Habib Anis memberikan ijazah doa kepada kita agar bisa membuka perkara-perkatra yang masih tertutup.
Berikut ini doanya.

يا رب صل علی محمد ، وافتح من الخير کل مغلق

Ya Rabbi Shalli ‘Ala Muhammad Waftah minal Khairi kulla Mughlaq
“Wahai Tuhanku, Sampaikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad. Dan bukalah setiap yang terkunci dari setiap kebaikan.”
Doa ini dibaca 10 kali setelah shalat Subuh dan shalat Ashar.
Kalau istiqamah membacanya, Insya Allah… Allah akan tampakkan baginya apa saja yang tertutup. Apakah itu berupa rizki, jodoh, kebaikan dan sebagainya.
Penulis: Habib Firdaus Bahasyuwan, Jakarta

Emha Ainun Nadjib menyatakan tegas bahwa Soeharto harus turun, saat Padhangmbulan 11 Mei 1998Ide pembentukan opini ini s...
03/05/2020

Emha Ainun Nadjib menyatakan tegas bahwa Soeharto harus turun, saat Padhangmbulan 11 Mei 1998
Ide pembentukan opini ini sebelumnya sudah dilakukan Cak Nun pada forum Padhangmbulan tanggal 11 Mei di Jombang yang menyampaikan seruan Soeharto untuk lengser, waktunya sudah hampir habis. Cak Nun juga menerbitkan Selebaran Terang Benderang, sudah ditulis sejak tanggal 8 Mei dan dikirimkan ke berbagai media massa namun tidak ada yang memuatnya. Cak Nun menyatakan tegas: “Pak Harto Turun, TNI Berpihak Pada Rakyat”. Secara khusus di pertemuan Padhangmbulan itu, Cak Nun mengajak masyarakat melantunkan wirid dan zikir bersama yang dipuncaki pembacaan Hizib Nashr yang dipimpin Bu Chalimah, ibunda beliau.

Setelah pertemuan di Hotel Regent tanggal 16 Mei, malamnya, Cak Nur, Cak Nun, bersama Oetomo Dananjaya, Malik Fadjar, dan S. Drajat merumuskan empat prosedur lengsernya Soeharto dengan meminimalisir korban dan memaksimalkan efektivitas kenegaraan. Empat prosedur ini termaktub dalam surat Husnul Khatimah yang rencananya akan diserahkan kepada Soeharto. Para perumus surat itu sebenarnya berasal dari sebuah kelompok diskusi rutin yaitu Majelis Reboan yang salah satunya diselenggarakan di Jl. Indramayu 14 Menteng.

Keesokan harinya, 17 Mei, surat yang lengkapnya berjudul Semuanya Harus Berakhir Dengan Baik (Husnul Khatimah) itu dikabarkan kepada para wartawan di Hotel Wisata oleh Cak Nur, Cak Nun, dan kawan-kawan. Konferensi pers itu menjadi pembicaraan di banyak media esoknya, 18 Mei. Pada 18 Mei itu juga, surat tersebut disampaikan ke Soeharto melalui Mensesneg ketika itu, Saadilah Mursyid. Sore harinya, tak diduga, Harmoko sebagai Ketua DPR/MPR yang dikenal setia kepada Soeharto, membacakan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri dengan arif dan bijaksana. Malam harinya, ternyata Soeharto menyambut baik usulan untuk Husnul Khatimah. Melalui Saadilah Mursyid, Presiden Soeharto menghubungi Cak Nur dan menyatakan bersedia mundur kapan saja. Kabar itupun diteruskannya kepada Cak Nun.

Kami tak pandai berpuasaHanya sejenak menunda makan minumTak sampai menyentuh lapisanNafsu yang lebih dalamTak sampai me...
03/05/2020

Kami tak pandai berpuasa
Hanya sejenak menunda makan minum
Tak sampai menyentuh lapisan
Nafsu yang lebih dalam
Tak sampai meluas ke akhlak zaman
Pengelolaan sosial atau kebijakan Negara
Betapa mungkin sejatinya fithri akan tiba

Puasa kami sebatas puasa hewan
Perjuangan hanya sampai ke badan
Sedikit jasad dan keduniawian
Tak sampai akal bekerja
Untuk mempuasai zaman
Menyiapkan keselamatan masa depan
Bahkan tak juga besok, lusa atau bulan depan

Maka apakah ada pilihan
Selain memohon rahmat penerimaan
Atas ribuan kali sahur dan berbuka
Yang tak berpengaruh apapun
Atas perbaikan kehidupan
Bahkan setiap kali menjalani puasa
Fokus tujuan kami adalah mempersiapkan makan

Address

Jombang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NgajiKu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to NgajiKu:

Shortcuts

Share

Category