Gudang Dakwah

Gudang Dakwah Kami adalah komunitas berbagai ilmu dan informasi baik dalam negeri ataupun luar negeri.

24/11/2021

Kesepian adalah pertanda kamu sangat membutuhkan diri sendiri.

29/07/2020

PENGAJIAN AYAH SOP JEUNIEB

28/07/2020

PENGAJIAN AYAH SOP JEUNIEB

MISTERI DIBALIK NASAB SYEKH AHMAD ATTIJANI YANG BEGITU RINGKAS  (SEJUMLAH LAFADZ SHOLAWAT AL FATIH)بِسْمِ اللّٰهِ الرَّح...
21/07/2020

MISTERI DIBALIK NASAB SYEKH AHMAD ATTIJANI YANG BEGITU RINGKAS (SEJUMLAH LAFADZ SHOLAWAT AL FATIH)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الْرَّحِيْمِ

الحمْدُ للّٰهِ، وصلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحمَّدٍ وعَلَى آلهِ وَصَحبِهِ وَسَلَّمَ تسْلِيْمًا

Postingan Guru kita ( Prof. Dr. Sidi Syarif Er Radhi Ganoun Al Idrisi Al Hasani ).

Sudah dialih bahasakan
Oleh Ustadz Abdul Muiz Abbas Musthofa

Pertanyaan

Salah seorang muhibbin bertanya kepada saya perihal hitungan garis nasab ajdad ( para datuk Sekh ) yang tersambung ke Rasulullah yang terlihat ringkas, disaat nasab beliau dikomparasikan dengan nasab syarif lain yang satu zaman dengan Sekh Ahmad Tijani RA, disama kita temukan nasab para Datuk Sidi Sekh Ahmad lebih ringkas, selisih empat bahkan lima Datuk dari hitungan nasab Syarif lain padahal keduanya sama dari satu cabang ( keturunan )?

Jawaban :

Al-Qodhi Sekh Ahmad Sukayrij Al 'Ayyasi dalam kitab Al muntakhabat ( masih berupa manuskrip ) mengatakan :

Ketahuilah bahwa para datuk Seikhuna Ahmad Tijani Radhiya Allahu Anhu terhitung sebagai orang-orang yang berumur panjang, mayoritas para datuk Sekh Ahmad Tijani Radhiyallahu Anhu berumur seratus tahun lebih, bahkan dari mereka ada yang berumur lebih dari 120 tahun, dan semuanya adalah para wali besar.
para datuk Sekh seluruhnya meninggalkan keturunan ( putra ) tidak kurang dari delapan atau bahkan lebih dari itu, yang secara otomatis salah satu diantara keturunannya ada yang menjadi perwaris sirrnya.
Sekh Ahmad Tijani beliau berasal dari para pewaris sirr tersebut, berpindah-pindah pada setiap masa dari para pewaris sirr yang satu kepada yang pewaris sirr lainnya .

Kebanyakan umur para Datuk Sekh Ahmad Tijani 40 atau bahkan sampai 50 tahun selisihnya dengan keturunannya ( min Al ajdad ila al abaa' : dari kakek ke bapak ), dan ini salah satu SIRRUL KHOTMIYAH yang seyogyanya tidak diungkapkan.
Tapi tidak mengapa untuk memberikan isyaroh bahwa Sayyidina Sekh Ahmad Tijani beliau dianugerahi seorang putra yang bernama Maulana Sayyidina Muhammad Al Kabir, dan saat itu umur beliau sudah sampai 60 tahun, kemudian saat umur beliau 65 tahun baru beliau dikaruniai putra kedua yaitu sayyidina Muhammad Al Habib RadhiyaAllah Anhu.

Oleh sebab itu garis nasab Sayyidina Sekh Ahmad Tijani terhitung lebih ringkas dari nasab para syurafa' yang lain yang satu garis dengan beliau ( sama sama dzuriyah nabawiya hyang nasabnya bersambung ke Sayyidina Muhammad An nafs Az Zakiyah ) selisih 4 bahkan sampai 5 Datuk.
( Redaksi Kalam Sekh Ahmad Syukairij Al Ayyasi ).

Kemudian Sekh Ahamad Sukayrij Al 'Ayyasi menyatakan di halaman yang lain ( dalam kitab yang sama ) :

" Jumlah para datuk Sekh Ahmad Tijani yang ringkas di qiyaskan dengan keringkasan jumlah datuk Rasulullah yang bersambung sampai Ma'ad bin 'Adnan. Banyak dari kalangan Para sahabat keturunan Quraiys yaitu putra putri dari jalur paman nabi ( saudara/i dari ayah ) jarak dari mereka ke Sayyidina 'Adnan sekitar 24 atau 25 nasab, sedangkan Jarak Kanjeng Rasulullah hingga sampai Sayyidina 'Adnan hanya 20 nasab saja.

Saya closing tulisan ini dengan pernyataan guru saya Sekh Al allamah Sidi Muhamad Al Hajuji Radhiya Allahu 'anhu yang tertulis dalam sebuah surat yang beliau kirimkan ke salah satu murid beliau yaitu pemimpin kota Danmat dan sekitarnya yaitu yang mulia Sidi Umar Bin Al-Madani Al Mawazari Al-Aklawi beliau berkata:

" Adapun pertanyaan anda terkait para datuk Sekh Ahmad Tijani Radhiyallah 'anhum mereka bagai Mentari diatas pegunungan ( kinayah ke-masyhuran ) pembasahan perihal para datuk Sekh sudah saya tulis di dalam kitab Al-ithaf [1] pada juz pertama : mereka para datuk Sekh secara tasalsul [2] ( urutannya ) sampai Kanjeng Rasulullah bagaikan berlian mulia ( _Al JAWAHIR KARIMAH ) jumlah hitungannya persis dengan jumlah redaksi lafadz sholawat Al Fatih Lima ughliqo [3], cukuplah hal ini menjadi satu keistimewaan yang luar biasa ( maziyah ).

____________________

1-Maksudnya adalah kitab:

كتاب إتحاف المراتب العرفانية بذكر تراجم بعض رجال الطريقة التجانية للشيخ الحجوجي

2- nasab Sekh Ahmad Tijani berjumlah (24):

هو القطب المكتوم الشيخ أحمد التجاني
ابن محمد رضي لله عنه (1)

ابن المختار رضي لله عنه (2)

ابن احمد رضي لله عنه ( 3)

ابن محمد رضي لله عنه (4)

ابن سالم رضي لله عنه ( 5)

ابن ابي العيد رضي لله عنه ( 6)

ابن سالم رضي لله عنه ( 7)

ابن أحمد العلواني رضي لله عنه ( 8 )

ابن احمد رضي لله عنه (9)

ابن علي رضي لله عنه ( 10 )

ابن عبد لله رضي لله عنه (11)

ابن العباس رضي لله عنه ( 12)

ابن عبد الجبار رضي لله عنه ( 13 )

ابن إدريس رضي لله عنه ( 14 )

ابن إدريس رضي لله عنه ( 15)

ابن إسحاق رضي لله عنه (16)

ابن زين العابدين رضي لله عنه (17)

ابن احمد رضي لله عنه (18)

ابن محمد النفس الزكية رضي لله عنه (19)

ابن عبد لله رضي لله عنه(20)

ابن الحسن المثنى رضي لله عنه (21)

ابن الحسن السبط رضي لله عنه(22)

ابن علي بن ابي طالب كرم لله وجھه

و السيدة فاطمة رضي لله عنھا سيدة نساء أھل الجنة ( 23)

و بنت سيد الخلق محمد صلى لله عليه و سلم. ( 24 )

3. Lafadz sholawat Al Fatih ( 24 lafadz )

صلاة الفاتح: الياقوتة الفريدة

اللَّهُمَّ (١)

صَل(٢)

ِّ عَلى (٣)

سَيِّدِنَا (٤)

مُحَمَّدٍ(٥)

الفاتِح(٦)

ِ لِمَا (٧)

أُغْلِقَ(٨)

و الخاتِم(٩)

ِ لِمَا(١٠)

سَبَق(١١)

َ نَاصِر(١٢)

ِ الحَق(١٣)

ِّ بَالحَقَّ(١٤)

و الهَادِي(١٥)

إلى (١٦)

صِرَاطِك(١٧)

َ المُسْتَقِيمِ (١٨)

و عَلَى(١٩)

آلِهِ(٢٠)

حَق(٢١)

َّ قَدْرِهِ(٢٢)

و مِقْدَارِهِ(٢٣)

العَظِيمِ(٢٤).

Ma'had Abul Faydh, Ustadz Abdul Muiz Abbas Musthofa Lumajang.

20/07/2020

Viral!!! CERAMAH DA'I CILIK ☺☺

KISAH TRAGIS SANTRI YANG HAFAL KITAB TUHFATUL MUHTAJ YANG JADI PENJUAL ARANG الأدب قبل العلم Dahulukan ahlak sebelum ilm...
15/07/2020

KISAH TRAGIS SANTRI YANG HAFAL KITAB TUHFATUL MUHTAJ YANG JADI PENJUAL ARANG

الأدب قبل العلم
Dahulukan ahlak sebelum ilmu
بالأدب تفهم العلم
Dengan ahlaklah kamu bisa memahami ilmu

Pada kesempatan kali ini kita akan menceritakan tentang kisah tragis dari seorang santri yang sangat pandai namun ia tidak memiliki Etika kepada gurunya sendiri.
Kisah ini kita dapatkan dari guru kita Syidi Syeikh Muhammad bin Ali Ba’atiyah beliau dari gurunya Al Allamah Al Habib Abdullah bin Shodiq Al Habsyi, beliau dari gurunya Al Allamah Al Habib Abdullah bin Umar As Syatiri sekaligus beliau tokoh yang dimaksud dalam cerita ini.
Dikisahkan di Tarim Yaman terdapat suatu pesantren yang bernama “Rubath Tarim”, pesantren ini telah melahirkan puluhan ribu Ulama’ yang tersebar diseluruh dunia. disana para santri diajarkan berbagai macam ilmu, khususnya spesifikasi Ilmu Fiqh sebagai keunggulannya.
Di pesantren itu p**a ada seorang santri anggap saja namanya “Fulan”, si Fulan ini merupakan seorang santri yang menetab 13 tahun bersama habib abdullah bin umar as syatiri dan sangat cerdas, kuat hafalannya, tangkas dan rajin hingga dikatakan bahwa ia menjadi santri yang sudah mencapai derajat M***i saking pintarnya. ia juga hafal semua mas’alah fiqhiyah yang terdapat dalam kitab “Tuhtatul Muhtaj” sebuah kitab yang tebalnya 10 jilid cetakan darud diyak atau 4 jilid cetakan darul kutub ilmiyah.
Kesehariannya di pesantren, si Fulan ini disukai oleh teman temannya sebab ia dibutuhkan oleh rekannya untuk menjelaskan pelajaran yang belum difahami serta mengajar kitab kitab lainnya. 13 tahun menjadi santri Rubath Tarim tentu saja hampir dipastikan kapasitasnya ia termasuk Ulama’ besar. Namanya pun tersohor hingga keluar pesantren bahwa ia termasuk calon Ulama besar yang akan muncul berikutnya.
Hingga akhirnya Syetan mengelabuhi si fulan, iapun merasa orang yang paling Alim, bahkan ia merasa kualitas dirinya sejajar dengan kealiman guru besarnya. Tidak cukup sampai disitu, kesombongan itu berlanjut hingga ia berani memanggil gurunya dengan namanya saja; “Ya Abdullah / Duhai Abdullah”!!!. Dimata para Ahli ilmu hal ini sungguh ini tindakan yang sangat sangat tercela dan kesombongan yang nyata.
قال سيدي الشيخ محمد بن علي باعطية الدوعني:
من نادى شيخه باسمه لم يمت حتى يذوق الفقر المعنوي من العلم
Barang siapa ya memangil gurunya dengan sebutan namanya langsung (tidak mengagungkannya ketika memanggil ) maka dia tak akan meninggal kecuali sudah merasakan hidup yang faqir baik dalam ilmu maupun material.
Melihat kesombongan si fulan, Al Habib Abdullah As Syatiri sabar dan memilih diam saja. Syidi Syeikh Muhammad bin Ali Ba’atiyah mengatakan; “Diamnya seorang guru saat muridnya tidak sopan pada gurunya tetap akan mendapatkan Adzab dari Allah s.w.t.”
Kesombongan itupun berlanjut, si fulan pada suatu hari akan keluar dari Rubath Tarim untuk menuju kota Mukalla untuk berdakwah. Iapun keluar dari pesantren begitu saja tanpa izin kepada Al Habib Abdullah As Syatiri, hingga pada saat “Madras Ribath” sebutan untuk pengajian rutinan di rubath tarim, Habib Abdullah menanyakan perihal keberadaan si fulan yang biasanya duduk di depan namun tidak Nampak kelihatan;
“kemanakah si fulan???”, sebagian murid yang mengetahui menjawab “si fulan sedang berdakwah ke kota Mukalla”, habib berkata “apakah dia izin kepadaku??”, sontak murid yang lain diam saja. Dan Habib Abdullah kemudian berkata “baiklah, kalau begitu biarkan si fulan pergi akan tetapi ilmunya tetap disini!!!.”
Di sisi lain di kota Mukalla Yaman, para ahli ilmu dan tholib ilim dan para pecinta habib abdullah as syatiri yang mendengar bahwa si fulan santri senior rubath tarim akan mengisi ceramah di Masjid Baumar mukalla kodim merekapun berbondong-bondong datang, mereka pun mempersilahkan si fulan untuk memberikan ceramahnya.
Si fulan naik kemimbar dan memulai isi ceramahnya, ia memulai dengan basmalah, hamdalah, sholawat kepada nabi amma ba’du. Kemudian ia membaca sebuah ayat
وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون(٥٦) وما أريد منهم من رزق وما أريد أن يطعمون (٥٧) إن الله هو الرزاق ذو القوت المتين (٥٨) سورة الذاريات
dan ingin menjelaskan ayat ini. namun ternyata dia terdiam seperti kayu yang berdiri tegak dan kebingungan tak mampu berbicara menjelaskan ayat tersebut . Hingga dia duduk lima menit dia terdiam dihadapan jama’ah di hadapannya dia menoleh ke jama'ah dan mereka juga memandang si fulan . Hingga akhirnya dia duduk menangis karena semua ilmu yang pernah ia hafal hilang seketika. Bahkan kitab kecil safinatun najah tak hafal satu kalimat pun apa lagi kitab tuhfah yg awalnya telah di hafal .
Ketika di ribat bagaikan unta yg sangat bagus mahal hargaya karena mempunyai keistimewaan dan kelebihan sendiri .
Jama’ah yang melihatnya kaget melihat hal itu, salah satu ahli ilmu di kota Mukalla yaitu habib abdullah sodiq al habsyi yg mana beliau pernah mondok mencari ilmu d ribat tarim slama 9tahun beliau mengerti bahwa pasti ada sesuatu yang tidak beres dari si fulan. Kemudian datanglah khobar bahwasanya si fulan telah isa'atul adab ( berbuat kurang baik terhadab gurunya ) Ia pun bertanya pada si fulan, setelah mendengar penjelasannya, si ahli ilmu menasehati agar ia (si fulan) minta maaf pada sang maha guru.
Memang sudah dikuasai oleh syetan, iapun enggan untuk tawadlu’ dan minta maaf pada sang guru.
Hidupnya pun bertambah tragis, ilmunya sudah hilang dan tanpa ada keluarga yang mau menerimanya tanpa teman yang peduli pada nasibnya. Hingga ia hidup dalam keadaan sangat miskin di pinggiran kota Mukalla dan sehari hari menjadi penjual Arang di toko area pasar.
Hingga akhir hayatnya ia hidup dalam keadaan miskin bahkan untuk sebuah kafan pun ia tak punya dan di beri sedekah oleh ahlul khoir yang dermawan. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.
Dan salah satu yang merawat jenazahnya dan memberi sumbangan kain kaffan dan pengurusan jenazah beliau habib abdullah sodiq al habsyi .
Dari kisah ini mari kita semua perbaiki etika kita kepada guru kita dan kepada siapapun disekitar kita meskipun kita sudah memiliki ilmu yang banyak. Begitu p**a mari kita saling Tawadlu’, merendahkan diri dan menjaga dari kesombongan yang bisa menghancurkan diri kita sendiri.

PESAN HIKMAH DARI CERITA DI ATAS :

Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki berkata :

أغضب من الطالب الذی لا یحترم أستاذه ولوکان الأستاذ صاحبه

“Aku murka terhadap penuntut (ilmu) yang tidak menghormati ustadznya, meskipun ustadz tersebut adalah temannya sendiri”.

Imam Nawawi berkata :

ینبغی للمتعلم ان یتواضع لمعلمه ویتأدب معه وإن کان أصغر منه سنا وأقل شھرة ونسبا وصلاحا ؛ لتواضعه یدرک العلم

“Seyogyanya bagi seorang pelajar tawadlu’ (rendah hati) kepada gurunya dan menjaga tata krama ketika bersamanya, meskipun gurunya tersebut lebih muda, tidak begitu terkenal, nasabnya lebih rendah dan (mungkin) keshalehannya kalah dengan muridnya. Dengan tawadlu’ (rendah hati), niscaya ilmu akan ia dapatkan”.

Beliau juga berkata :

عقوق الوالدین تمحوه التوبة وعقوق الأستاذین لا یمحوه شیئ ألبتة

“Dosa durhaka kepada kedua orang tua bisa dihapus dengan bertaubat, sedangkan dosa durhaka kepada guru sedikitpun tidak akan bisa dihapus”

Al-habib ‘Abdullah bin ‘Alawi al-Haddad berkata :

وأضر شیئ علی المرید تغیر قلب الشیخ علیه، ولو اجتمع علی إصلاحه بعد ذلك مشایخ المشرق والمغرب لم یستطیعه إلا أن یرضي عنه شیخه

“Yang paling berbahaya bagi seorang murid adalah berubahnya hati guru kepada muridnya (dari yang semula ridlo menjadi murka). Andai saja semua guru dari timur dan barat berkumpul untuk memperbaiki keadaan si murid tersebut, maka mereka tidak akan mampu kecuali gurunya tersebut telah ridho kepadanya”.

Perkataan-perkataan di atas sebagai bahan renungan bagi kita semua yang notabene masih berstatus murid. Jika kebetulan kita sebagai guru, maka jangan sekali-kali kita berharap untuk dihormati.

Semoga kita semua bisa benar-benar berbakti kepada guru-guru kita dan semoga kita mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat.

AMALAN ANTI KANTONG KERINGDalam suatu kesempatan KH. Kholil Bisri (kakak kandung KH. Musthofa Bisri (Gus Mus)) memberika...
14/07/2020

AMALAN ANTI KANTONG KERING

Dalam suatu kesempatan KH. Kholil Bisri (kakak kandung KH. Musthofa Bisri (Gus Mus)) memberikan ijazah 'aam kepada para santri muda berupa "vitamin" anti Kanker. Ijazah ini beliau dapatkan langsung dari ibunda beliau sendiri, Nyai Ma'rufah. Kanker yang dimaksud bukanlah penyakit yang sudah kita mafhum selama ini, melainkan KANtong KERing.

Kaifiyatnya sederhana:

1. Sholat sunnah Dhuha (terserah mau minimalis 2 rakaar atau maksimalis 8 rakaat);

2. Baca doa shalat dhuha sebagaimana biasanya.

3. Wirid surat Al Kautsar yang pendek itu (cuma) 14 kali.

4. Selesai.

Kata beliau, yang mengamalkan ini insya Allah, tidak akan punya KanKer, dan selalu dicukupi Allah kebutuhannya. Tentu saja, insya Allah.

Saya bagikan kembali ijazah ini karena beliau dulu mempersilahkan p**a untuk diamalkan oleh masyarakat umum.
- Pesantren Online
---------
Semoga bermanfaat. . .

Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri Rahimahullahu berkata:الدنيا كلها ظلمة إلا مجالس العلماء"Dunia ini seluruhnya dalam kegelapan...
12/07/2020

Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri Rahimahullahu berkata:

الدنيا كلها ظلمة إلا مجالس العلماء

"Dunia ini seluruhnya dalam kegelapan, kecuali duduk dengan orang-orang berilmu".

(Jami' Bayan Al 'Ilmi wa Fadhlihi 1/236).

11/07/2020

🇹🇷🇹🇷 TURKI TELAH KEMBALI (AZAN) 🇹🇷🇹🇷

Amerika meradang. Yunani meraung-raung. Eropa meronta-ronta. Tapi, Erdogan tetap mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Tak ada kekuatan internasional yang mampu menghentikan tekad Erdogan.

Setelah sekian lama Hagia Sophia dijadikan mesium oleh rezim sekuler Turki, kini azan kembali berkumandang dari dalam Hagia Sophia. Seperti yang dilakukan Sulthan Muhammad Al Fatih dahulu.

Erdogan tak akan berani lakukan ini kalau bukan karena semuanya telah dipersiapkan.

Bayangkan, kiri kanan kaum kafir meradang menanggapi rencana Erdogan untuk mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. Itu tidak mudah.

Tapi Erdogan sepertinya betul-betul yakin, bahwa Turki telah kembali. Turki sudah siap menghadapi semua serangan.

Turki hari ini bukanlah Turki era rezim sekuler dahulu yang menjadi "negara sakit di Eropa". Erdogan berhasil menjadikan bangsa Turki berdiri tegak di atas kaki sendiri. Tak perlu menjadi lamit/budak bagi bangsa lain.

Maka ketika negara negara kafir protes rencana Erdogan mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid, Erdogan mengatakan: "Ini urusan Turki, bukan urusan kalian".
_________________
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Ikuti :
semoga berkah






boleh di shere....

08/07/2020

LUCU😂!!! NASEHAT PERNIKAHAN -MUDI

Ingin mendapatkan update terbaru silahkan ikuti tautan berikut.

bit.ly/3GudangDakwah
bit.ly/3GudangDakwah

07/07/2020

BEK MUHA'IY² JEULAME😂😂

Ingin mendapatkan update terbaru silahkan ikuti tautan berikut.

bit.ly/3GudangDakwah
bit.ly/3GudangDakwah

Address

Jeunieb

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gudang Dakwah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Gudang Dakwah:

Shortcuts

Share