01/08/2020
Menundukkan pandangan
Mungkin laki-laki itu butuh istri yang cantik dan seksi untuk setia. Tapi faktanya banyak artis kinyis-kinyis rumahtangganya bubar karena hadirnya orang ketiga. Kurang cantik apa coba?
Mungkin laki-laki butuh istri seorang wanita yg cerdas. Yang IQnya di atas rata-rata. Bisa menjadi lawan diskusi yang setara. Bisa dibanggain di depan kolega.
Tapi, faktanya ada seorang dokter menceraikan istrinya yang sama-sama dokter dan otaknya ga diragukan; brilian. Lalu menikahi seorang bidan biasa yang yang merupakan bawahan dari istrinya yang dulu.
Mungkin laki-laki butuh wanita yang bisa cari uang sendiri. Bisa membantu mencukupi kebutuhan ekonomi. Wanita mandiri yang ga manja dan hanya meminta pada suami.
Tapi faktanya, ada suami yang cari 'selingan' dengan alasan istrinya terlalu sibuk dan berkurang waktu untuk keluarga.
Mungkin laki-laki butuh seorang istri yang penurut; telaten melayani sepenuh hati. Dari menyiapkan air hangat di pagi hari, setelan kerja, sarapan, bekal utk dibawa kerja. Lalu p**ang, rumah sudah bersih dan rapi, anak2 sdh mandi dan wangi, makanan tersaji, air hangat siap utk mandi. Siap p**a jika suami minta dipijiti. Pokoknya dari A-Z dilakukan tanpa mengeluh, tanpa komplain, tanpa menuntut perlakuan yang sebaliknya. Tabu bagi suaminya untuk menyentuh pekerjaan istri.
Ya, mungkin laki-laki butuh diperlakukan seperti raja
Tapi....
Aku melihat sendiri, seorang istri yang memperlakukan suaminya bak raja, ternyata tidak otomatis menjadikan dia ratu dalam singgasana hati suaminya.
Mungkin laki-laki butuh istri ahli ibadah atau hafidzah. Ah, tapi... Nyatanya prahara rumah tangga bisa jadi milik siapa saja.
Lalu, apa yang sebenarnya dibutuhkan laki-laki?
LAKI-LAKI BUTUH MENUNDUKKAN PANDANGAN.
Ia faham, bahwa istrinya di rumah memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang telah memikat hatinya.
_"Jika engkau melihat seorang wanita yang memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu. Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal seperti yang dimiliki oleh wanita itu.โ (HR. Tirmidzi)_
LAKI-LAKI BUTUH RASA TAKUT PADA RABB-NYA.
LAKI-LAKI BUTUH KESABARAN UNTUK MENERIMA KEKURANGAN-KEKURANGAN PASANGANNYA.
LAKI-LAKI BUTUH PUNYA ILMU DAN AKHLAK MULIA
Sehingga, jika ia ingin menambah 'penumpang' dalam biduknya, tak akan ia lakukan dengan cara-cara yang menyakitkan.
Untuk saudariku, dan wanita-wanita lainnya yg diuji dgn pasangan yang tak setia, ingatlah Allah subhanahu wata'ala tidak tidur. Bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Jangan kotori jemari dan lisanmu. Tetaplah jaga aibnya, bagaimanapun ia masih suamimu.
____
Note By : Ust Yani Fahriansyah via Yosi Febrina