01/05/2021
Untuk mendaftar, klik tautan di bawah ini:
https://forms.gle/XYjxQsvGcNZktUVq9
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MTs Nurul Ilmi Bategede, School, Bategede Nalumsari Jepara, Jepara.
01/05/2021
Untuk mendaftar, klik tautan di bawah ini:
https://forms.gle/XYjxQsvGcNZktUVq9
Sholawat Awwalin
Allâhumma sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin wa 'alâ â-li sayyidinâ muhammadin fil awwalîna wal â-khirîn, wa fil mala-il a'lâ ilâ yaumiddîn
Abul Hasan Al-Bakri, Abu 'Umarah bin Zaid Al-Madini dan Muhammad bin Ishaq Al-Mathlabi meriwayatkan, "Suatu hari ketika Rasulullah saw berada di masjid, tiba-tiba seorang lelaki bercadar datang menemui beliau. Lelaki itu membuka cadar yang menutupi wajahnya dan berkata dengan fasih, 'Salam sejahtera untukmu duhai manusia yang memiliki kemuliaan yang menjulang tinggi dan tak tertandingi.' Nabi saw kemudian mendudukkan lelaki tersebut diantara beliau dan Abu Bakar radhiyallahu 'anhu. Abu Bakar memandangi lelaki tersebut kemudian berkata kepada Rasulullah saw, 'Duhai Rasulullah, mengapa engkau meletakkannya di antara aku dan engkau sedangkan aku mengetahui bahwa di muka bumi ini tidak ada seseorang yang engkau cintai melebihi diriku?'
Rasulullah saw kemudian bersabda, "Duhai Abu Bakar, Jibril memberitahuku bahwa lelaki ini s**a bershalawat kepadaku dengan sebuah shalawat yang belum pernah dibaca oleh siapapun sebelumnya."
Sayyidina Abu Bakarpun lantas berkata, "Duhai Rasulullah ajarkanlah kepadaku shalawat yang ia baca agar aku dapat bershalawat kepadamu dengannya.'
Rasulullah saw kemudian menyebutkan shalawat awwalîn di atas.
Abu Bakar kemudian bertanya, "Duhai Rasulullah, apakah balasan yang akan diperoleh seseorang yang membaca shalawat ini?"
Rasulullah saw menjawab, "Duhai Abu Bakar, engkau telah menanyakan sesuatu yang aku tidak mampu menghitungnya. Seandainya lautan menjadi tinta, pepohonan menjadi pena dan para malaikat menjadi juru tulis. Maka lautan akan kering, pepohonan akan habis sedangkan para malaikat belum selesai mencatat pahala shalawat ini." Hadis ini diriwayatkan oleh Abul F***j dalam bukunya Al-Muthrib.
Dan pada saat Nabi SAW dilahirkan ibunya. la lahir seraya menunjukkan pandangan ke arah langit. Bagai isyarat memperoleh kemuliaan, serta kehormatan yang tinggi menjulang.
Adapun Maulid-nya hari Senin bulan Rabi’ulAwwal. Tempat kelahiran serta makamnya di Al-Haramain.
Dan telah diriwayatkan bahwa beliau dilahirkan dalam keadaan telah terkhitan. Bermata bagaikan bercelak dan tali pusarnya telah terpotong bersih.
Semua itu terlaksana dengan kuasa llahi. Berkat keluhuran kedudukannya di sisi Tuhannya.
Dan bersamaan dengan waktu kelahirannya. Tampak beberapa keajaiban yang membuktikan bahwa ia insan termulia di antara semua makhluk. Dan paling utama di antara yang dikasihi Allah.
"Dialah yang di langit dikenal sebagai Ahmad, sedang di bumi dikenal sebagai Muhammad.” begitulah Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi melukiskan sosok Rasulullah SAW dalam kata-kata. “Dialah penguasa maqam mahmud. Bendera puja dan puji tegak dalam genggamannya.”
“Tidaklah ia dikenal sebagai Muhammad sebelum diseru sebagai Ahmad. Sebab (di langit) ar-Robb SWT telah memuji sosoknya jauh sebelum seluruh makhluk mengenalnya. Ia mengagung-agungkannya jauh sebelum manusia menyanjung-nyanjungnya. Engkau bakal menjumpai nama Ahmad pada kitab-kitab suci terdahulu. Sedang dalam al-Qur’anul Karim, termaktub nama Muhammad. Dialah yang terlayak menuai pujian-pujian. Dialah yang teragung diantara insan-insan yang layak dipuji.”
“Hanya untuknya, kelak maqam mahmud disingkap diiringi pujian-pujian. Tak pernah tersingkap untuk selain dirinya. Dengan maqam mahmud itu, Sang Kuasa senantiasa memujinya. Berbekal maqam mahmud itu, ia menjelma sebagai pemberi syafaat tertinggi. Bendera puja dan puji terajut hanya untuknya, seorang. Umatnya disebut-sebut sebagai al-Hamidun (Orang-orang yang gemar memuji) dalam kitab-kitab terdahulu. Dan tatkala kakeknya, Abdul Muthalib, menyematkan nama Muhammad, ia memanjatkan doa, “Aku berharap kelak seluruh penghuni langit dan bumi akan senantiasa memujinya.”
Hati ibarat cermin, sementara nafsu bagaikan nafas. Setiap kali seseorang menghembuskan nafas pada cermin, maka berarti ia telah menaruh noda pada cermin itu.
Ibnu 'Athaillah
05/12/2016
05/12/2016
Hadirilah!!!
pengajian umum dalam rangka maulid Nabi Muhammad SAW.
bersama: Habib Ali Zaenal Abidin (Pekalongan)
KH. Arsyad Muhammadun (Pati)
hari: selasa malam rabu
tanggal: 20 desember 2016
tempat: musholla "miftakhul huda" tunggul pandean nalumsari jepara.
Dimeriahkan oleh: Jam'iyah addufuf AZ ZAHIR (Pekalongan).
ZahirMania, SyekherMania, Mafia Sholawat monggo merapat.
shollu 'alannabii muhammad...
Dan pada hari Kamis 02 Jumadil Awwal 1355 H, Al-Habib Al-Qutb Abu Bakar bin Muhammad Assegaf Ra, mengijazahkan doa yang penuh berkah, yaitu membaca "Rabbisyrahli Shadri Wa Yassirli Amri" sebanyak 100 x setiap hari. Dan "Rabbi Inni Lima Anzalta ilayya Min Khairin Faqir" sebanyak 100 x setiap hari.
Jika tak sempat membacanya sebanyak 100 x, maka bisa digantikan dengan 10 x.
السعادة لاتحتاج إلى معجزات عظيمة
كلّ ماتحتاجه قلب متسامح ، وجه مبتسم
قناعة بالنصيب وثقة تامّة بالله ..
"Kebahagiaan itu tak membutuhkan mukjizat besar, ia hanya membutuhkan hati yang mudah memaafkan, wajah yang penuh dengan senyuman, merasa cukup dengan bagian yang Allah berikan, dan percaya penuh dengan yang Maha Menciptakan."
Dijelaskan dalam sebuh hadits bahwa Nabi Saw Bersabda: " Allah Swt telah menciptakan malaikat dengan memiliki dua sayap. Sebuah sayap di belahan dunia bagian Timur, dan sayap yang satunya lagi berada di belahan dunia bagian barat. Kepalanya berada di bawah Arasy, sementara kakinya menginjak di bumi yang ke tujuh (Bumi yang paling bawah). Ia memiliki bulu-bulu sebanyak jumlah bilangan mahluk Allah Swt. Apabila ada seorang lelaki maupun perempuan dari umatku membaca shalawat kepadaku, maka Allah memerintahkan malaikat itu agar menyelam ke dalam lautan cahaya di bawah Arasy. Kemudian ia keluar dari dalam lautan cahaya itu sambil mengibas-ngibaskan sayapnya. Kemudian meneteslah percikan-percikan air cahaya dari setiap bulunya, dan Allah menjadikan dari setiap percikan tersebut sebagai malaikat yang beristigfar (memohonkan ampun) baginya (Orang yang membaca Shalawat tersebut) sampai hari kiamat."
jum.at berkah. monggo podo jum.atan sg jaler
Marhaban Yaa Ramadhan . . .