03/07/2023
[eLeSM] "Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menginformasikan kuota haji 2024 ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Tahun depan, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jamaah," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Makkah melalui keterangan persnya, Ahad (2/7/2023).
Menag Yaqut juga mengungkapkan bahwa beberapa perubahan kebijakan telah dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi di antaranya mengubah penentuan lokasi di Arafah dan Mina (Masyair) bagi suatu negara pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Menag mengatakan tahun depan tidak ada lokasi khusus untuk negara tertentu di Masyair.¹ []
Jumlah jemaah haji yang
wafat selama periode Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) sampai Sabtu (1/7/2023) pukul 08.00 WAS atau 13 Dzulhijjah 1444 H mencapai 63 jamaah. Rinciaannya 13 di Arafah dan 51 di Mina.
Mengutip data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama per hari ini, selama operasional haji berjumlah 255 orang. Selain Mina dan Arafah, 3 jemaah haji meninggal di Jeddah, 36 jemaah meninggal di Madinah, dan terbanyak 152 di Makkah.
"Dari data, jemaah yang wafat terbesar itu penyakit jantung, syok kardiogenik. Mayoritas lansia (jemaah yang meninggal selama periode Mina)," ujar Kepala Seksi Kesehatan Satgas Mina, Thafsin Alfarizi di Pos Kesehatan (Poskes) Mina, Jumat malam (30/6/2023). Selengkapnya ...
https://haji.okezone.com/read/2023/07/01/398/2839675/63-jamaah-haji-indonesia-meninggal-selama-proses-arafah-muzdalifah-dan-mina
Referensi 1) https://www.nu.or.id/nasional/alhamdulillah-tahun-2024-indonesia-dapat-kuota-221-000-jamaah-haji-YEx7j
Selain Mina dan Arafah 3 jamaah meninggal di Jeddah 36 jemaah meninggal di Madinah dan terbanyak 152 di Makkah - Info Haji - Okezone Haji