MTs Negeri 2 Jember

MTs Negeri 2 Jember Layanan pembelajaran;
Kredit Semester (SKS)
Class Program (Matematika, IPA, Bahas

PROFIL :
~ MTs Negeri 2 Jember berdiri berdasarkan SK Menteri Agama Republik Indonesia No. 16/1978 Tanggal 16 Maret 1978
~ MTs Negeri 2 Jember Terakreditasi dengan peringkat A
~ Dasar SK Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur No : Kw.13.4/4/PP.03.2/228/SK/2004 Tanggal 28 September 2006
~ MTs Negeri Jember menjalin kerjasama dengan pusat pendidikan dan kebudayaan Indonesia – Jepang (PPKIJ),

berupa beasiswa.
~ MTs N 2 Jember menjalin kerjasama dengan STAIN Jember tentang program pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan.

Peringatan Upacara Hari Lahir Pancasila:  Menguatkan Iman, Merawat Persatuan, dan Membumikan Nilai Pancasila bagi Civita...
01/06/2026

Peringatan Upacara Hari Lahir Pancasila: Menguatkan Iman, Merawat Persatuan, dan Membumikan Nilai Pancasila bagi Civitas Akademik MTsN 2 Jember

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Jember (Humas MTsN 2 Jember) – Pagi yang cerah diiringi suasana khidmat menyelimuti lapangan MTsN 2 Jember pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Senin (1/6/2026). Seluruh guru, karyawan, mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Jember (ASJAR UNEJ), serta ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00–08.00 WIB tersebut dengan penuh semangat dan rasa hormat. Seperti pelaksanaan upacara rutin di MTsN 2 Jember, kegiatan diawali dengan pembacaan Asmaul Husna yang dilantunkan bersama-sama oleh seluruh peserta. Lantunan nama-nama indah Allah SWT tersebut menghadirkan suasana tenang dan religius sebelum rangkaian upacara dimulai.

Selanjutnya, upacara berlangsung dengan tertib melalui pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila yang dipandu langsung oleh Kepala MTsN 2 Jember, Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., pembacaan Pembukaan UUD 1945, amanat pembina upacara, menyanyikan lagu Garuda Pancasila, hingga ditutup dengan pembacaan doa.

Dalam kesempatan tersebut, kepala madrasah bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan yang tidak hanya berkaitan dengan sejarah, nilai dalam agama Islam, dan makna Pancasila, tetapi juga relevan dengan kehidupan sehari-hari para siswa sebagai generasi muda. Beliau mengajak seluruh warga madrasah untuk memaknai Hari Lahir Pancasila tidak hanya sebagai peringatan tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah hadir dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap sila sejatinya selaras dengan ajaran
agama yang dipelajari dan diamalkan oleh peserta didik setiap hari. Sikap beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, serta berlaku adil merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

"Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Sikap menghormati guru dan orang tua, menjaga persaudaraan, berlaku adil, membantu teman yang membutuhkan, serta melaksanakan ibadah dengan baik merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila," ungkapnya di hadapan peserta upacara.

Amanat tersebut menjadi momen yang istimewa, karena mengajak seluruh peserta untuk tidak sekadar memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai sarana refleksi diri. Nilai-nilai Pancasila yang selama ini dipelajari di kelas diharapkan dapat benar-benar hadir dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari. Para siswa tampak mengikuti amanat dengan penuh perhatian. Pesan yang disampaikan terasa dekat dengan realitas kehidupan mereka sebagai pelajar, sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Semangat kebangsaan yang berpadu dengan nilai-nilai religius menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan upacara pagi itu. Dari lapangan MTsN 2 Jember, nilai-nilai Pancasila tidak hanya diucapkan dalam teks dan lagu, tetapi juga dihidupkan kembali melalui ajakan untuk menerapkannya dalam keseharian. Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Jember terus berkomitmen menanamkan karakter kebangsaan dan keagamaan secara seimbang kepada peserta didik. Harapannya, para siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian, integritas, serta semangat persatuan yang kuat sebagai penerus bangsa.

Hari Pertama ASAT MTsN 2 Jember: Nilai Langsung Diumumkan, Siswa Belajar Lebih Teliti dan Bertanggung JawabHadir Sebagai...
25/05/2026

Hari Pertama ASAT MTsN 2 Jember: Nilai Langsung Diumumkan, Siswa Belajar Lebih Teliti dan Bertanggung Jawab
Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Suasana berbeda tampak mewarnai pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MTsN 2 Jember pada hari pertama, Senin (25/5/2026). Sejak pagi, ratusan siswa kelas 7 dan 8 tampak datang dengan semangat untuk mengikuti ujian berbasis CBT yang tahun ini menghadirkan sistem evaluasi lebih terbuka dan mendidik.
Sebanyak 254 siswa kelas 7 dan 231 siswa kelas 8 mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Tahun Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung serentak di 17 ruang ujian yang tersebar di beberapa titik madrasah. Setiap ruangan telah dilengkapi router WiFi yang dipersiapkan para proktor guna menunjang kelancaran ujian berbasis digital melalui aplikasi Extraordinary CBT yang diunduh siswa melalui gawai masing-masing.
Pada hari pertama ini, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Akidah Akhlak. Selama sepekan pelaksanaan ASAT, siswa juga akan menghadapi mata pelajaran lain seperti Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Matematika, IPS, Fiqih, Seni Budaya, IPA, PJOK, Bahasa Arab, Al-Qur’an Hadis, SKI, dan Informatika. Ujian dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 25 Mei hingga Jumat, 5 Juni 2026.
Yang paling menarik perhatian dalam pelaksanaan ASAT kali ini adalah sistem pengumuman nilai secara langsung. Setelah menyelesaikan ujian, siswa dapat melihat hasil capaian mereka pada mading madrasah di hari yang sama. Siswa yang nilainya belum memenuhi ketuntasan diwajibkan langsung mengikuti remidial menggunakan gawai mereka hingga tuntas pada hari itu juga.
Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bertujuan membangun tanggung jawab dan ketelitian siswa dalam belajar maupun mengerjakan soal ujian.
“Alhamdulillah hari ini ujian hari pertama berjalan lancar. Yang membedakan dengan ujian sebelumnya adalah pengumuman nilai capaian siswa per mata pelajaran hari ini dan meminta para siswa yang terjaring remidial untuk mengerjakan ulang soalnya menggunakan gawai mereka. Jika hari ini banyak siswa dan orang tua yang kebingungan mendapati waktu penjemputan yang lebih lama karena harus menunggu putranya mengerjakan remidial, maka dengan begini para siswa dapat lebih teliti lagi selama mengerjakan. Kami berharap para siswa mendapat nilai yang lebih baik dengan persiapan belajar yang cukup sebelum ujian, sehingga dapat mencapai ranking nilai sesuai kriteria tim kurikulum,” ungkap kepala madrasah dalam rapat dinas hari ini.

Usai ujian dan salat Dhuhur berjamaah, suasana halaman madrasah tampak ramai oleh kerumunan siswa yang antusias melihat hasil nilai mereka di mading. Beberapa siswa yang tidak terjaring remidial tampak sumringah karena dapat langsung pulang lebih awal. Sementara itu, siswa yang harus mengikuti remidi tetap bertahan di madrasah hingga batas waktu yang ditentukan demi menyelesaikan evaluasi ulang.

Momen tersebut juga menarik perhatian para orang tua yang menunggu putra-putrinya. Meski sebagian harus menunggu lebih lama dari biasanya, banyak wali murid justru melihat sistem ini sebagai langkah positif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar anak-anak mereka.

Salah satu wali murid kelas 7 yang enggan disebutkan namanya mengaku terharu sekaligus mendukung penuh kebijakan remidial langsung tersebut.
“Alhamdulillah, saya merasa lega. Dengan begini mereka yang semula mengentengkan, sekarang tahu apa konsekuensi yang mereka dapat jika mengabaikan belajar sebelum ujian daripada bermain game yang merugikan masa depan mereka kelak,” tuturnya.

Pelaksanaan ASAT hari pertama di MTsN 2 Jember pun tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga momentum pembelajaran karakter. Siswa diajak untuk lebih jujur terhadap kemampuan diri, bertanggung jawab atas hasil yang diperoleh, serta termotivasi memperbaiki capaian pada hari-hari ujian berikutnya.(AR)

Tangis Haru dan Mahkota Cinta Al-Qur’an Warnai Haflatul Imtihan Fullday Tahfidz MTsN 2 Jember Hadir Sebagai InspirasiMTs...
24/05/2026

Tangis Haru dan Mahkota Cinta Al-Qur’an Warnai Haflatul Imtihan Fullday Tahfidz MTsN 2 Jember

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Humas MTsN 2 Jember - Lantunan ayat suci Al-Qur’an sejak pagi hingga siang menggema syahdu di Masjid Nur Mujahidin MTsN 2 Jember pada Sabtu (23/5/2026). Di tempat itulah, sebanyak 46 santri kelas 9 program Fullday Tahfidz menuntaskan perjalanan panjang mereka dalam kegiatan Haflatul Imtihan yang berlangsung khidmat, hangat, dan penuh haru. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan absensi peserta, dilanjutkan pembacaan hafalan juz 1–5 dan juz 30 hingga pukul 12.00 WIB. Para santri putra didampingi Ustadz Taufik dan Ustadz Zakaria, sementara santri putri dibimbing Ustadzah Sufiatin dan Ustadzah Jannah. Suasana masjid terasa begitu teduh ketika satu per satu ayat dilafalkan dengan penuh ketekunan dan kekhusyukan. Bukan sekadar ujian hafalan, momen tersebut menjadi saksi perjuangan para santri menjaga ayat demi ayat yang telah mereka pelajari selama tiga tahun menempuh pendidikan di MTsN 2 Jember. Di balik suara hafalan yang mengalun, tersimpan doa, air mata, dan ikhtiar panjang para guru serta orang tua.

Usai pembacaan juz, para santri bersama wali santri melaksanakan salat Dhuhur berjamaah. Suasana haru mulai terasa saat penghujung salat, ketika para santri satu per satu meminta maaf kepada ustadz, ustadzah, dan orang tua mereka. Tangis pun pecah ketika para santri memeluk orang tua dan guru yang selama ini mendampingi perjalanan mereka menghafal Al-Qur’an. Momen paling menyentuh hadir ketika para santri memberikan mahkota kepada wali santri sebagai simbol penghormatan dan cinta kepada orang tua. Dengan mata berkaca-kaca, banyak wali santri tampak tak mampu menyembunyikan rasa bangga melihat putra-putrinya tumbuh menjadi generasi pecinta Al-Qur’an.

Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas berkembangnya program tahfidz di madrasah. Kamad berharap budaya mengaji terus menjadi identitas siswa MTsN 2 Jember.
“Alhamdulillah kami berharap semua siswa yang masuk ke madrasah ini dapat mengaji sebagai identitas kita sebagai umat muslim. Saya bangga dengan banyaknya siswa yang hafal Qur'an dan mengikuti fullday tahfidz karena berarti semakin banyak generasi Qur’an dari MTsN 2 Jember,” ungkap . Beliau juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendampingi putra-putrinya menjaga hafalan di rumah serta menyampaikan apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah yang selama ini istiqamah membimbing para santri.“Semoga anak-anak tetap menjaga hafalan dan nantinya menjadi hafidz dan hafidzah yang membanggakan dunia maupun akhirat,” imbuhnya.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut jajaran wakil kepala madrasah, panitia Fullday Tahfidz, serta para ustadz dan ustadzah pembimbing yang selama ini membersamai para santri dalam proses menghafal Al-Qur’an. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan pembimbing Fullday Tahfidz, Saifullah. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perjuangan seluruh guru tahfidz dan berharap kecintaan kepada Al-Qur’an menjadi jalan memperoleh syafaat di hari akhir.

“Alhamdulillah, terima kasih semua ustadz dan ustadzah yang telah mendatangkan guru-guru khusus penghafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan cinta kepada Al-Qur’an melalui ustadz-ustadzah ini, kita semua mendapat syafaat di yaumil qiyamah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah tiga tahun proses pembinaan selesai, para santri sepenuhnya dikembalikan kepada orang tua untuk terus melanjutkan dan menjaga hafalan mereka hingga 30 juz.

Suasana semakin emosional ketika perwakilan wali santri, Bapak Supriadi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan pembimbing tahfidz. “Saya mewakili semua wali santri mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru dan ustadz ustadzah yang telah membimbing anak-anak kami hingga mampu hafal 5 juz. Ini perjuangan luar biasa selama tiga tahun,” ungkapnya dengan suara bergetar. Ia juga berharap program tahfidz di MTsN 2 Jember terus berkembang dan suatu saat memiliki asrama khusus tahfidz agar semakin banyak lahir generasi penghafal Al-Qur’an.

Kegiatan Haflatul Imtihan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan capaian hafalan oleh kepala madrasah kepada para santri. Tahun ini menjadi istimewa karena capaian hafalan santri meningkat dibanding tahun sebelumnya karena memiliki 9 santri istimewa dengan pencapaian terbaik, yang diberikan kepada Aira syafa Kirana, Hanifatun Nisa, Sri Mulyani, Raya Acintya P, Elsyaqira Yasmin Q, Sephindy Alfiatus S, Zafira Aura, R, Jihan Ainun K, Nurul Natasya, Anisa Khanza A.Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi dalam program Fullday Tahfidz MTsN 2 Jember tahun ini.

Di balik sertifikat dan capaian hafalan itu, tersimpan perjuangan panjang, doa orang tua yang tak pernah putus, serta dedikasi guru-guru yang dengan sabar menuntun generasi Qur’ani. Haflatul Imtihan hari itu bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi penanda lahirnya harapan baru bagi masa depan generasi pecinta Al-Qur’an dari MTsN 2 Jember.(AR)



https://www.youtube.com/live/QhJ2GrehsYQ?si=3JPirr3VdLxXIEmO
https://www.youtube.com/live/QhJ2GrehsYQ?si=J7oYL5PG9rMHU1gA

Ratusan Calon Siswa Baru MTsN 2 Jember Jalani Psikotes, Orang Tua Antusias Sambut Langkah Awal Putra-PutrinyaHadir Sebag...
24/05/2026

Ratusan Calon Siswa Baru MTsN 2 Jember Jalani Psikotes, Orang Tua Antusias Sambut Langkah Awal Putra-Putrinya

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Humas MTsN 2 Jember – Minggu pagi ini (24/5/2026) menjadi momen berharga bagi 256 peserta siswa baru MTsN 2 Jember tahun pelajaran 2026/2027. Sejak pagi mereka hadir untuk mengisi daftar hadir didampingi orang tua. Seragam merah putih yang melekat beserta pensil dan penghapus menjadi syarat mengikuti ujian Psikotes ini sejak pukul 07.30 sampai dengan 11.30 WIB didampingi tim Psikolog dari Universitas Negeri Malang. Tujuan psikotes bagi siswa baru madrasah ini menjadi langkah awal mengetahui level IQ sebelum masuk ke madrasah ini. Semangat dan doa terus dipanjatkan para orang tua dan wali selama ujian berlangsung dengan harapan mereka dapat melanjutkan pendidikan dan cita-citanya di bangku madrasah ini. Kedisiplinan para calon siswa menjadi gambaran awal kesiapan mereka menempuh pendidikan di MTsN 2 Jember.

Di dalam 8 ruang ujian yang dipersiapkan panitia PSBM tampak ketegangan dan keseriusan di raut wajah kecil mereka. Satu per satu peserta mengerjakan psikotes dengan tenang dan penuh konsentrasi demi memberikan hasil terbaik sebagai bagian dari proses pengenalan potensi dan karakter siswa baru. Sementara itu, di luar ruang ujian, para orang tua dan wali pendamping turut memanfaatkan waktu menunggu dengan mengambil seragam serta atribut madrasah yang akan dikenakan pada awal masuk nanti. Panitia PSBM sudah membuka lapak atribut dan seragam dibuka sejak pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. Momen tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh antusias, terutama bagi para orang tua yang tampak sibuk mempersiapkan kebutuhan sekolah putra-putrinya menjelang tahun ajaran baru pada bulan Juli mendatang. Beberapa wali saling berbincang, berbagi cerita tentang anak-anak berhasil melangkah hingga tes Psokotes ini.

Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa psikotes ini bukan hanya bagian dari tahapan penerimaan siswa baru, melainkan juga mengenali potensi dan karakter siswa sebelum menduduki bangku madrasah. “Para siswa dengan beragam mimpi dan harapan, melalui kegiatan ini kami ingin menyambut mereka dengan lingkungan dan pelayanan yang nyaman. Semoga psikotes hari ini menjadi awal yang tepat dan baik bagi perjalanan pendidikan selama di madrasah,” ungkap Kepala MTsN 2 Jember.

Tidak sedikit orang tua yang saling berbincang dan berbagi harapan tentang pendidikan anak-anak mereka di MTsN 2 Jember. Kebersamaan sederhana di tengah proses psikotes itu menjadi warna tersendiri yang memperlihatkan kuatnya dukungan keluarga terhadap langkah awal para calon siswa.

Salah satu wali siswa mengaku terkesan dengan suasana pelaksanaan psikotes ini yang tertib dan hangat. “Dari awal datang, kami merasa disambut dengan baik, anak-anak kami jadi lebih percaya diri. Kami berharap anak kami bisa lebih nyaman dan lebih berkembang di madrasah ini,” tuturnya sambil tersenyum.

Menjelang siang, satu persatu peserta keluar dari ruang ujian dengan wajah lega. Sebagian besar siswa menghampiri orang tuanya sembari bercerita pengalaman mengerjakan tes ini. Hari ini pelaksanaan psikotes berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat. Kegiatan ini bukan sekadar ujian, tetapi juga menjadi gerbang awal bagi ratusan siswa baru untuk mengenal lingkungan madrasah, membangun rasa percaya diri, serta menapaki perjalanan pendidikan yang akan mereka jalani di MTsN 2 Jember dalam tiga tahun mendatang.(AR)

Ratusan Wali Peserta Didik Tahun 2026/2027 MTsN 2 Jember Siap Merangkai Asa dan Komitmen Bersama Hadir Sebagai Inspirasi...
18/05/2026

Ratusan Wali Peserta Didik Tahun 2026/2027 MTsN 2 Jember Siap Merangkai Asa dan Komitmen Bersama

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Jember (Humas MTsN 2 Jember) – Mentari pagi yang hangat pada pagi hari ini, Senin (18/5/2026) seolah membawa harapan baru dan menyambut langkah penuh antusias ratusan orang tua/ wali calon peserta didik baru. Panitia PPDB yang sudah bersiap menyambut kehadiran mereka tampak mengarahkan para orang tua/wali menuju Masjid Nur Mujahidin MTsN 2 Jember. Sebanyak 256 orang tua/wali calon peserta didik baru hadir mengikuti kegiatan daftar ulang sekaligus sosialisasi program pendidikan Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun sinergi antara madrasah dan orang tua demi mendukung perjalanan pendidikan peserta didik baru di MTsN 2 Jember. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala MTsN 2 Jember, Jamanhuri, S.Ag., M.Pd., didampingi Ketua Komite MTsN 2 Jember, Dr. Suhermin Abdul Muhaimin, M.Pd., bersama jajaran wakil kepala madrasah.
Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MTsN 2 Jember. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan dijaga dengan sebaik-baiknya oleh seluruh civitas madrasah.

“Terima kasih telah memilih MTsN 2 Jember sebagai tempat belajar dan bertumbuh bagi anak-anak. Kami berharap madrasah ini dapat menjadi rumah kedua yang nyaman dan penuh prestasi bagi mereka,” ungkapnya di hadapan para wali murid.

Kamad yang kerap disapa Pak Jamanhuri ini juga menegaskan bahwa seluruh proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) sejak awal hingga akhir dilaksanakan tanpa pungutan biaya. Selain itu, para wali murid diminta mengisi surat pernyataan kesiapan menjadi siswa MTsN 2 Jember sebagai bagian dari proses daftar ulang.

Sementara itu, Dr. Suhermin Abdul Muhaimin, M.Pd. turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua wali. “Terima kasih kepada bapak/ibu yang hadir di sini telah memberikan kepercayaan kepada MTsN 2 Jember. Bagi kami keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga,” ungkap ketua komite madrasah saat sambutan. Beliau juga mengajak para wali murid untuk bersama-sama mendukung kebutuhan sarana pembelajaran siswa agar proses belajar dapat berjalan lebih optimal dan nyaman.

Kegiatan yang berlangsung singkat, tetapi penuh makna ini menjadi momentum awal terjalinnya komunikasi dan kolaborasi antara pihak madrasah dengan orang tua/wali sebagai bagian dari pondasi menciptakan generasi emas di masa mendatang. Melalui semangat kebersamaan tersebut, MTsN 2 Jember optimis mampu mengantarkan peserta didik baru meraih prestasi baik akademik maupun nonakademik, serta membentuk karakter yang unggul dan berakhlak mulia.(AR)

Semangat Menggelora, Tujuh Atlet Pesilat Muda MTsN 2 Jember Borong Juara Lagi dari Gelanggang hingga PodiumHadir Sebagai...
17/05/2026

Semangat Menggelora, Tujuh Atlet Pesilat Muda MTsN 2 Jember Borong Juara Lagi dari Gelanggang hingga Podium

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Jember (Humas MTsN 2 Jember) – Riuh tepuk tangan dan sorak semangat menggelegar di arena GOR PKPSO Kabupaten Jember saat ratusan atlet pelajar dari jenjang TK hingga SMA/Sederajat berlaga sejak hari (16-17 Mei 2026). Ketujuh atlet dari MTsN 2 Jember juga tampil penuh percaya diri dan turut mengikuti persaingan ketat dengan atlet pelajar lain dalam ajang bergengsi “Liga Pelajar Competition 2026”.

Prestasi ini bukan pertama kalinya diborong atlet dari MTsN 2 Jember, para atlet kembali menyabet banyak juara dan mendominasi sejumlah kategori pertandingan dalam cabang Pencak Silat Pelajar Tingkat Kabupaten Jember. Semangat juang tinggi, disiplin latihan, percaya diri, dukungan seluruh civitas akademik MTsN 2 jember menjadikan para atlet pesilat muda madrasah bersaing dengan kemampuan terbaiknya di atas gelanggang kemarin.

Sorotan utama datang dari Yanuar Khustanul A (Siswa Kelas 8I) yang sukses meraih Juara Kategori Tanding Kelas F PraRemaja. Penampilan impresifnya selama pertandingan juga mengantarkannya meraih penghargaan sebagai Pesilat Putra Terbaik Pra Remaja pada ajang Liga Pelajar se-Jember.
Semangat Juang luar biasa juga ditunjukkan Satria Dwi Ryan S (Kelas 7C) berhasil membawa pulang Juara 2 Kategori Tunggal Tangan Kosong Pra Remaja. Meski masih duduk di bangku kelas 7, ia mampu tampil percaya diri menghadapi lawan-lawannya yang tangguh.

Sementara itu, duet Oki Thoriq H (Kelas 7A) dan Faris Rifqi (Kelas 7D) berhasil menjadi yang terbaik pada kategori Ganda Bersenjata Pra Remaja dengan meraih juara 1. Dominasi MTsN 2 Jember semakin lengkap setelah Nada Yurisya P(Kelas 8B) sukses menyabet Juara 1 dan Amirah Dhiyaul A (Kelas 9G) Juara 2 dalam Kategori Tunggal Tangan Kosong Pra Remaja.

Tak hanya prestasi tersebut, para atlet silat MTsN 2 Jember ini juga berhasil dinobatkan menjadi Juara Umum Liga Pelajar se-Kabupaten Jember. Di balik deretan medai dan piala tersebut, terdapat perjuangan panjang yang dilalui para atlet muda berbakat ini. Latihan rutin sepulang sekolah, menjaga kedisiplinan, hingga membagi waktu antar akademik dan olahraga menjadi bagian dari proses mereka menuju kemenangan.

Kepala MTsN 2 Jember, Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian para siswa.

"Ini adalah bukti bahwa MTsN 2 Jember serius dalam mengembangkan bakat siswa dan siswi di bidang olahraga, khususnya pencak silat. Kami akan terus mendukung pengembangan bakat mereka," pungkas Kamad MTsN 2 Jember.
Bapak Mas’ud sebagai Pelatih, pembina dan pendamping juga mengaku bangga dengan pencapaian ini. Ani Kuntariani, S.Pd., M.Pd., (Pembina Silat) menyampaikan rasa bangganya dalam pesan singkat yang disampaikan kepada tim Humas.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga sekali, usaha dan latihan keras pasti akan membuahkan hasil. Apalagi disertai semangat serta disiplin yang tinggi benar-benar tidak mengecewakan,”ungkap pembina silat sekaligus guru PJOK MTsN 2 Jember.

Melalui prestasi para atlet dalam Liga Pelajar Competition 2026 ini dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih gencar, sehingga ke depannya para siswa mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan MTsN 2 Jember tidak hanya fokus pada prestasi akademik saja, tetapi juga serius dalam membina bakat, mental juang, dan karakter siswa melalui beragam kegiatan positif. Komitmen MTsN 2 Jember menjadi salah satu madrasah pencetak atlet pencak silat muda potensial di Kabupaten Jember sebagai bukti nyata salah satu kegiatan positif tersebut.

Balon Harapan Mengudara, Mengulas Sejuta Kenangan dan Impian 279 Siswa Kelas 9 MTsN 2 Jember  Hadir Sebagai InspirasiMTs...
13/05/2026

Balon Harapan Mengudara, Mengulas Sejuta Kenangan dan Impian 279 Siswa Kelas 9 MTsN 2 Jember

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Humas MTsN 2 Jember- Langit cerah menyelimuti halaman madrasah pada hari Rabu (13/5/2026), tampak deretan siswa berseragam rapi, serta wajah-wajah penuh haru dan bangga menjadi saksi perpisahan 279 siswa kelas 9 Tahun Pelajaran 2025/2026 yang telah menuntaskan perjalanan mereka di bangku madrasah. Ratusan bahkan ribuan momen dan harapan membekas dari setiap siswa yang kini akan masuk ke jenjang lebih tinggi lagi yaitu SMA/SMK/ Sederajat. Cuaca yang hangat sejak pukul 07.00 WIB, seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 bersama dewan guru serta staf madrasah telah berbondong-bondong memenuhi lapangan apel.
Namun perlahan, nuansa haru menyelimuti area perpisahan ketika rangkaian kesan dan pesan disampaikan. Perwakilan siswa kelas 7 dan 8 tampil menyampaikan ucapan perpisahan dengan penuh rasa hormat dan kasih sayang kepada kakak kelas mereka.

“Kak, terima kasih telah menjadi kakak kelas yang selalu memberi contoh, membantu kami saat kesulitan pelajaran, dan melindungi kami. Sukses untuk ujian dan masa depan kalian. Kami akan melanjutkan estafet kebaikan dan prestasi yang telah kalian torehkan. Jangan lupakan MTsN 2 Jember, ya!” tuturnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta apel.
Momen semakin hangat ketika perwakilan kelas 7 dan 8 menyerahkan karangan bunga kepada dua siswa kelas 9 sebagai simbol doa dan penghormatan. Dengan senyum bercampur haru, mereka mengucapkan, “Selamat kak, semoga sukses di lembaga pendidikan selanjutnya.” Ucapan sederhana itu justru menghadirkan suasana emosional yang membuat banyak siswa tersenyum sambil menahan air mata.

Tak kalah menyentuh, dua perwakilan kelas 9 maju menyampaikan kesan dan pesan perpisahan. Dengan suara bergetar, mereka mengenang perjalanan tiga tahun yang penuh cerita di madrasah tercinta.

“Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Di sini kami belajar bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang ibadah dan akhlakul karimah, arti persahabatan, kedisiplinan, dan ketulusan. Terima kasih kepada bapak/ibu guru yang sabar membimbing kami. Maafkan semua kesalahan kami selama ini. Kami akan membawa semua ilmu dan nasihat sebagai bekal menuju masa depan,” ujarnya mewakili seluruh siswa kelas 9.

Ucapan itu sontak membuat suasana menjadi penuh tangis haru. Sebagian besar siswa tampak menunduk sambil menyeka air mata, termasuk beberapa guru yang turut larut dalam emosi perpisahan. Perwakilan kelas 9 juga berpesan kepada adik-adik kelas 7 dan 8 agar terus menjaga nama baik madrasah, semangat meraih prestasi, serta tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar selama berada di MTsN 2 Jember.

Puncak apel diisi dengan amanat sekaligus pelepasan resmi oleh Kepala MTsN 2 Jember yang baru dilantik kemarin, Jamanhuri, S, Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh siswa kelas 9.

“Anak-anakku kelas 9, hari ini kalian resmi kami lepaskan. Lulus dari MTsN 2 Jember bukanlah akhir perjuangan, tetapi awal langkah untuk menggapai masa depan yang cemerlang. Jadilah pribadi yang sholih dan sholihah, taat beribadah, berakhlak mulia, dan haus ilmu pengetahuan. Apapun yang kalian raih nanti, jadikanlah itu sebagai bentuk pengabdian kepada agama, bangsa, dan keluarga. Jangan lupa, madrasah ini adalah rumah kedua kalian. Silakan datang kapan saja,” pesan beliau penuh kehangatan.

Momen paling dinanti sekaligus paling simbolis hadir saat pelepasan balon warna-warni. Masing-masing kelas 9 membawa sepuluh balon yang didampingi wali kelas mereka. Tepat saat hitungan mundur “3…2…1…”, puluhan balon dilepaskan bersama-sama ke angkasa. Sorak gembira dan tepuk tangan menggema ketika balon-balon itu membumbung tinggi menghiasi langit pagi. Pelepasan balon dimaknai sebagai simbol kebebasan siswa kelas 9 untuk mengejar cita-cita setinggi langit, meninggalkan kenangan indah di madrasah menuju masa depan yang lebih cerah.

Namun, momen paling menggetarkan hati justru hadir di penghujung acara. Satu per satu siswa kelas 9 berjalan di hadapan para guru untuk bersalaman, mencium tangan, dan memohon maaf. Suasana mendadak hening. Tangis pecah di berbagai sudut lapangan. Tidak sedikit guru yang tampak menitikkan air mata saat memeluk siswa-siswinya untuk terakhir kali sebagai anak didik di madrasah. Selanjutnya, siswa kelas 7 dan 8 tampak berhamburan menghampiri kakak kelas mereka. Pelukan, lambaian tangan, dan tangisan menjadi penutup yang begitu hangat, menggambarkan kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan MTsN 2 Jember.

Dengan berakhirnya apel pelepasan tersebut, MTsN 2 Jember kembali melepas satu generasi pejuang ilmu untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan. Selamat jalan, ananda kelas 9. Langkah kalian baru saja dimulai, dan madrasah ini akan selalu menjadi rumah yang menyimpan kenangan indah tentang perjuangan, persahabatan, dan mimpi-mimpi besar.(AR)

Menjemput Asa, Teriring Doa: 304 Calon Siswa Ikuti Tes PMBM MTsN 2 Jember Tahun 2026/2027 Hadir Sebagai InspirasiMTsN 2 ...
11/05/2026

Menjemput Asa, Teriring Doa: 304 Calon Siswa Ikuti Tes PMBM MTsN 2 Jember Tahun 2026/2027

Hadir Sebagai Inspirasi
MTsN 2 Jember

Jember (Humas MTsN 2 Jember)-Minggu (11/5/2026) menjadi momen bersejarah bagi ratusan calon peserta didik lulusan SD/sederajat yang mengikuti tes Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun ajaran 2026/2027 dan didampingi para orang tua/wali. Sebagai salah satu madrasah yang beralamat di Jl. Merak No. 11 Slawu ini tampak berbeda, karena sejak pukul 07.00 WIB, ratusan peserta berseragam merah-putih dan hijau-putih didampingi orang tua silih berganti mulai memadati lingkungan MTsN 2 Jember. Mereka datang dengan wajah penuh harap dan semangat baru untuk memasuki jenjang madrasah tsanawiyah. Para peserta yang berjumlah 304 siswa ini tidak hanya berasal dari sekolah dasar saja, tetapi juga dari beberapa sekolah madrasah Ibtidaiyah di beberapa wilayah yang tersebar di Jember.

Ketua Panitia PMBM, Muhammad Abi Soleh, M.Pd.I. menyampaikan pesan dan harapan terkait tes ini. “Alhamdulillah, pelaksanaan Penerimaan siswa baru tahun ini berjalan tertib dan lancar. Peserta tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, sehingga dapat dikatakan tingginya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan putra/putrinya di sini. Sebagai ketua pantia, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut berkontribusi terhadap kegiatan ini khususnya orang tua/wali siswa dan seluruh panitia dan keluarga besar madrasah. Saya berharap peserta yang diterima dapat menjadi generasi berakhlak, cerdas, berprestasi dan mampu beradaptasi di madrasah kami,” ungkap ketua panitia sekaligus guru SKI ini setelah tes berakhir.

Para peserta hadir dengan persiapan terbaik, membawa mimpi serta harapan menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 2 Jember. Jika sebelumnya para orang tua mengantar putra/putri mereka untuk mengirim berkas pendaftaran, kini mereka hadir kembali dengan suasana yang cukup menegangkan yaitu pelaksanaan tes tertulis. Tes tulis yang diujikan ini mencakup mata pelajaran IPA, Matematika, dan tes Baca Tulis Al-Qur’an ini berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. Para orang tua terlihat setia menunggu sambil berbincang di sekitar lingkungan madrasah. Sebagian dari mereka terus memanjatkan doa agar putra-putri mereka dapat menjalani ujian dengan lancar. Salah satu orang tua peserta menyampaikan rasa antusias dan harapan putrinya mendapat hasil yang terbaik dalam tes ini.

“Alhamdulillah saya bisa menemani putri saya mengikuti tes di MTs 2 ini sampai selesai. Harapan saya, semoga putri saya dapat diterima dan menjadi bagian dari madrasah yang bagus ini,” pungkas Ika Fitri (wali calon siswa peserta kelas Fullday) yang diwawancarai setelah ujian berlangsung.

Selama pelaksanaan tes, peserta tersebar dalam sepuluh ruangan yang telah dipersiapkan panitia, yakni ruang kelas 9G, 9F, 9E, 9H, 8H, 9I, 8G, 8F, 8E, serta ruang Class Moving. Seluruh rangkaian ujian yang menentukan keberlanjutan para siswa SD/ sederajat ini langsung tertib dan kondusif dengan pengawasan panitia dan pengawas ujian yang sigap mendampingi jalannya tes tulis. Seusai ujian, wajah-wajah lega mulai terlihat ketika peserta keluar ruangan. Beberapa langsung menghampiri orang tua mereka sambil menceritakan pengalaman selama tes. Tawa kecil dan obrolan hangat pun memenuhi halaman madrasah, mencairkan ketegangan yang sejak pagi terasa.

Panitia PMBM menyampaikan bahwa hasil seleksi akan diumumkan pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. Ujian ini lebih dari sekadar proses seleksi, pelaksanaan tes PMBM di MTsN 2 Jember menjadi gambaran tentang semangat generasi muda yang sedang mengetuk pintu masa depan mereka dengan keberanian, usaha, dan harapan yang tumbuh sejak langkah pertama mereka memasuki gerbang madrasah pagi itu.(AR)

Address

Jln. Merak No. 11 Slawu, Patrang
Jember
68116

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:00
Tuesday 07:00 - 15:00
Wednesday 07:00 - 15:00
Thursday 07:00 - 15:00
Friday 07:00 - 15:00
Saturday 07:00 - 12:00

Telephone

+6281259053877

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MTs Negeri 2 Jember posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category