Majelis Dzikir dan ilmu

Majelis Dzikir dan ilmu belajarlah membaca tanda-tanda kekuasaannya dengan tidak selalu berburuk sangka atas apapun yg ada, karena apapun yang tampak dan ada itu adalah firman-Nya

*HADIRILAH!!!**PENGAJIAN RUTIN MAJELIS TA'LIM AL KAFF JEMBER*🗓 Ahad, 10 November 2019⏰ Pukul 19.00 wib - selesai🕌 Tempat...
09/11/2019

*HADIRILAH!!!*
*PENGAJIAN RUTIN MAJELIS TA'LIM AL KAFF JEMBER*

🗓 Ahad, 10 November 2019
⏰ Pukul 19.00 wib - selesai
🕌 Tempat Masjid Al Kaff (Jl. Kenanga, Gebang - Jember)
📚 Pembahasan Kitab Qutuful Faalihin (Karya Al Habib Umar bin Hafidz)
🎙Pembicara:
Al Habib Nizar bin Husni Al Aydrus

❣ *GRATIS UNTUK UMUM* ❣
💡 Mari bersemangat dalam menuntut ilmu, karena _Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam_ telah memberi kabar gembira bagi para penuntut ilmu. Beliau bersabda:

*مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ*

_"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." [HR. Muslim, no.2699]_

Semoga dengan semangat menuntut ilmu, Allah membimbing serta memudahkan jalan kita menuju surga Firdaus. Aamiin.

08/11/2019

cara membersihkan hati..

السلام عليكم و رحمه الله و بركاته*UNDANGAN* *Kajian Ahad Dhuha* *DONATUR & UMUM* 🗓 *Ahad, 10 November 2019*⏰ Pukul *08.0...
07/11/2019

السلام عليكم و رحمه الله و بركاته
*UNDANGAN*

*Kajian Ahad Dhuha*
*DONATUR & UMUM* 🗓 *Ahad, 10 November 2019*
⏰ Pukul *08.00 - Selesai*
🕌 Tempat *Masjid Darussalam * ( perum the argopuro Kaliwates , Jember)
🏷 *Meneladani Rasulullah SAW di zaman millenial*
🎙Pembicara:
*Habib Ubaidillah Idrus Al habsyi*
Surabaya

❣ *GRATIS UNTUK UMUM* ❣

💡 Mari bersemangat dalam menuntut ilmu, karena _Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam_ telah memberi kabar gembira bagi para penuntut ilmu.
Beliau bersabda:

*مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ* _"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." [HR. Muslim, no.2699]_

Semoga dengan semangat menuntut ilmu, Allah membimbing serta memudahkan jalan kita menuju surga Firdaus. Aamiin.. >> Contact Person : 📱 _*Nurul Hayat Jember*_
_Jl. Imam Bonjol No.7 Kav. 5 Kaliwates Jember_ *(0331)412818*

www.nurulhayat.org
🔅 Y U K S H A®E
📶 UNDANGAN UNTUK
UⓂⓂAT


WASIAT SYEIKH IBNU ATHA'ILLAH TENTANG UMUR & ZIKIR"Jika engkau telah berusia empat puluh tahun, maka segeralah untuk mem...
06/11/2019

WASIAT SYEIKH IBNU ATHA'ILLAH TENTANG UMUR & ZIKIR
"Jika engkau telah berusia empat puluh tahun, maka segeralah untuk memperbanyak amal soleh siang mahupun malam. Sebab, waktu pertemuanmu dengan Allah 'Azza wa Jalla semakin dekat. Ibadah yang kau kerjakan saat ini tidak mampu menyamai ibadah seorang pemuda yang tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Bukankah selama ini kau sia-siakan masa muda dan kekuatanmu. Andaikata saat ini kau ingin beramal sekuat-kuatnya, tenagamu sudah tidak mendukung lagi.
Maka, beramallah sesuai kekuatanmu. Perbaikilah masa lalumu dengan banyak berzikir, sebab tidak ada amal yang lebih mudah dari dzikir. Zikir dapat kamu lakukan ketika berdiri, duduk, berbaring mahupun sakit. zikir adalah ibadah yang paling mudah.
Rasulullah saw bersabda :
ﻭﻟﻴﻜﻦ ﻟﺴﺎﻧﻚ ﺭﻃﺒﺎ ﺑﺬﻛﺮ ﺍﻟﻠّﻪ
"Dan hendaklah lisanmu basah dengan berzikir kepada Allah swt."
Bacalah secara berkesinambungan doa' dan zikir apa pun yang mudah bagimu. Pada hakikatnya engkau dapat berzikir kepada Allah swt adalah kerana kebaikanNya. Ia akan mengurniamu dari ingatanNya menjadi ingatmu kepada-Nya…
"Ketahuilah, sebuah umur yang awalnya disia-siakan, seyogianya sisanya dimanfaatkan. Jika seorang ibu memiliki sepuluh anak dan sembilan diantaranya meninggal dunia. Tentu dia akan lebih mencintai satu-satunya anak yang masih hidup itu. Engkau telah menyia-nyiakan sebahagian besar umurmu, oleh kerana itu jagalah sisa umurmu yang sangat sedikit itu.
Demi Allah, sesungguhnya umurmu bukanlah umur yang dihitung sejak engkau lahir, tetapi umurmu adalah umur yang dihitung sejak hari pertama engkau mengenal Allah swt.!!!!!
"Seseorang yang telah mendekati ajalnya ( berusia lanjut ) dan ingin memperbaiki segala kekurangannya di masa lalu, hendaknya dia banyak membaca zikir yang ringkas tetapi berpahala besar. zikir semacam itu akan membuat sisa umur yang pendek menjadi panjang, seperti zikir yang berbunyi :
ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠّﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﻭﺑﺤﻤﺪﻩ ﻋﺪﺩ ﺧﻠﻘﻪ ﻭﺭﺿﺎﻧﻔﺴﻪ ﻭﺯﻧﺔ ﻋﺮﺷﻪ ﻭﻣﺪﺍﺩ ﻛﻠﻤﺎﺗﻪ
Maha suci Allah yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya, ( kalimat ini kuucapkan ) sebanyak jumlah ciptaan-Nya, sesuai dengan yang ia s**ai, seberat timbangan Arsy-Nya dan setara dengan jumlah kata-kata-Nya.
Jika sebelumnya kau sedikit melakukan solat dan puasa sunat, maka perbaikilah kekuranganmu dengan banyak bershalawat kepada Rasulullah saw. Andaikata sepanjang hidupmu engkau melakukan segala jenis ketaatan dan kemudian Allah swt berselawat kepadamu sekali saja, maka satu selawat Allah ini akan mengalahkan semua amalmu itu.
Sebab, engkau berselawat kepada Rasulullah sesuai dengan kekuatanmu, sedangkan Allah swt berselawat kepadamu sesuai dengan kebesaran-Nya. Ini jika Allah swt berselawat kepadamu sekali, lalu bagaimana jika Allah swt membalas setiap shalawatmu dengan sepuluh selawat sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah Hadits Shahih, "Betapa indah hidup ini jika kau isi dengan ketaatan kepada Allah swt, dengan berzikir kepada-Nya dan berselawat kepada Rasulullah saw."
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa'ala alihi washohbihi wasalim

Kajian TasawufImam Al Ghazali membagi manusia menjadi empat (4) golongan:1. Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri(Seseoran...
06/11/2019

Kajian Tasawuf
Imam Al Ghazali membagi manusia menjadi empat (4) golongan:
1. Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri
(Seseorang yang Berilmu, dan dia Tahu kalau dirinya Berilmu).
Orang ini bisa disebut ‘alim (mengetahui). Kepada orang ini yang harus kita lakukan adalah mengikutinya. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam, yang masih butuh banyak diajari, maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati. Ini adalah jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu, maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya, orang sekitarnya, dan bahkan bagi seluruh umat manusia.
Manusia jenis ini adalah manusia unggul, manusia yang sukses dunia dan akhirat.
2. Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri
(Seseorang yang Berilmu, tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Berilmu).
Untuk jenis ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah tertidur. Sikap kita kepadanya membangunkan dia. Manusia yang memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tidak pernah menyadari kalau dirinya memiliki ilmu dan kecakapan. Manusia jenis ini sering kita jumpai di sekeliling kita. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan gak berguna.
Selama dia belum bangun, manusia ini sukses di dunia tapi rugi di akhirat.
3. Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri
(Seseorang yang Tidak Berilmu, tapi dia Tahu kalau dia Tidak Berilmu).
Jenis manusia ini masih tergolong baik. Sebab, dia bisa menyadari kekurangannnya. Ia bisa mengintropeksi diri dan bisa menempatkan diri di tempat yang sepantasnya. Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia ingin selalu belajar.
Dengan belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu.
Manusia seperti ini sengsara di dunia tapi bahagia di akhirat.
4. Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri
(Seseorang yang Tidak Berilmu, dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Berilmu).
Inilah jenis manusia yang paling buruk. Manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu apa-apa. Repotnya manusia jenis seperti ini susah disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebab ia merasa tahu atau merasa lebih tahu. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya.
Manusia seperti ini dinilai tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat.
Marilah kita introspeksi diri masing-masing, di kelompok manakah kita berada.

Hikmah 'Maulid'Dalam kitab I'anah at Tholibin 3/364:ﻭَﻗَﺪْ ﺟُﻮْﺯِﻱَ ﺃَﺑُﻮْ ﻟَﻬَﺐٍ ﺑِﺘَﺨْﻔِﻴْﻒِ ﺍﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ﻋَﻨْﻪُ ﻳَﻮْﻡَ ...
04/11/2019

Hikmah 'Maulid'
Dalam kitab I'anah at Tholibin 3/364:
ﻭَﻗَﺪْ ﺟُﻮْﺯِﻱَ ﺃَﺑُﻮْ ﻟَﻬَﺐٍ ﺑِﺘَﺨْﻔِﻴْﻒِ ﺍﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ﻋَﻨْﻪُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍْﻹِﺛْﻨَﻴْﻦِ ﺑِﺴَﺒَﺐِ ﺇِﻋْﺘَﺎﻗِﻪِ ﺛُﻮَﻳْﺒَﺔَ ﻟﻤَﺎَّ ﺑَﺸَّﺮَﺗْﻪُ ﺑِﻮِﻻَﺩَﺗِﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﺇِﺻْﺒِﻌَﻴْﻪِ ﻣَﺎﺀٌ ﻳَﺸْﺮَﺑُﻪُ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﺧْﺒَﺮَ ﺑِﺬَﻟِﻚَ ﺍْﻟﻌَﺒَّﺎﺱُ ﻓِﻲ ﻣَﻨَﺎﻡٍ ﺭَﺃَﻯ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺑَﺎ ﻟَﻬَﺐٍ
ﻭَﺭَﺣِﻢَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟْﻘَﺎﺋِﻞُ ﻭَﻫُﻮَ ﺣَﺎﻓِﻆُ ﺍﻟﺸَّﺎﻡِ ﺷَﻤْﺲُ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ ﻣُﺤَﻤَّﺪُ ﺑْﻦُ ﻧَﺎﺻِﺮٍ ﺣَﻴْﺚُ ﻗَﺎﻝَ
ﺇِﺫَﺍ ﻛﺎَﻥَ ﻫَﺬَﺍ ﻛﺎَﻓِﺮًﺍ ﺟَﺎﺀَ ﺫَﻣُّﻪُ * ﻭَﺗَﺒَّﺖْ ﻳَﺪَﺍﻩُ ﻓِﻲ ﺍْﻟﺠَﺤِﻴْﻢِ ﻣُﺨَﻠَّﺪًﺍ
ﺃَﺗَﻰ ﺃَﻧَّﻪُ ﻓِﻲ ﻳَﻮْﻡِ ﺍْﻹِﺛْﻨَﻴْﻦِ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ * ﻳُﺨَﻔَّﻒُ ﻋَﻨْﻪَ ﻟِﻠﺴُّﺮُﻭْﺭِ ﺑِﺄَﺣْﻤَﺪَ
ﻓَﻤَﺎ ﺍﻟﻈَّﻦُّ ﺑِﺎْﻟﻌَﺒْﺪِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻛﺎَﻥَ ﻋُﻤْﺮُﻩُ * ﺑِﺄَﺣْﻤَﺪَ ﻣَﺴْﺮُﻭْﺭًﺍ ﻭَﻣَﺎﺕَ ﻣُﻮَﺣِّﺪًﺍ
Abu Lahab diringankan siksanya setiap hari senin sebab memerdekakan budaknya yang bernama Suwaibah ketika memberikan kabar gembira tentang kelahiran Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasalam. Dan sesungguhnya Abu Lahab di antara sela-sela jarinya keluar air yang bisa ia minum seperti yang telah diceritakan oleh Al Abbas dalam mimpi, ia melihat Abu Lahab.
Semoga Allah mengasihi sastrawan Hafidhnya negeri Syam, Syamsudin Muhammad Bin Nasir ketika ia berkata:
Jikalau seorang Abu Lahab yang kafir dan dicaci dalam Al Qur'an, serta sudah dipastikan disiksa selamanya di neraka jahim, dia mendapat keringanan siksa pada setiap hari senin karena gembira atas kelahiran Nabi Muhammad saw. Bagaimana sangkaanmu dengan hamba yang seumur hidupnya selalu gembira dengan kelahiran Nabi Muhammad saw dan mati dalam keadaan tauhid (mengesakan Allah)"

"KEUTAMAAN HADIR DI MAJELIS ILMU"Seorang waliyullah bermimpi di perlihatkan oleh Allah Ta'ala tentang keadaan mayat di d...
03/11/2019

"KEUTAMAAN HADIR DI MAJELIS ILMU"
Seorang waliyullah bermimpi di perlihatkan oleh Allah Ta'ala tentang keadaan mayat di dlm kubur, kemudian Beliau bertanya kepada mereka, “Apa yg kalian inginkan?”
Mereka menjawab; “Kami hanya ingin kembali ke dunia agar dapat menghadiri majelisnya para Ulama.”
Seorang Ulama Salaf berkata; “Andaikan, pahala hadir di majelis ilmu diperlihatkan oleh Allah Ta'ala, maka pastilah manusia akan meninggalkan kepentingan dunianya, dan berbondong² utk menghadiri majelis ilmu.”

Ngaji Gus Baha' : Hukum Menyalati Jenazah yang S**a Maksiat Saat Hidupnya🧾 .gusbahaJika di daerahmu ada orang mabuk oplo...
02/11/2019

Ngaji Gus Baha' : Hukum Menyalati Jenazah yang S**a Maksiat Saat Hidupnya
🧾 .gusbaha
Jika di daerahmu ada orang mabuk oplosan kemudian mati, atau pas berzina mati, atau mati bunuh diri apakah kalian mau menyalati jenazahnya?
Kalau kata Gus Baha’ hendaknya ada salah satu ulama yang mengurus dan menyalati jenazahnya dengan dua pertimbangan: Pertama agar tegaknya syariat yang hak. Kedua agar tidak terjadi kesalahan pengurusan jenazahnya seperti dimandikan dengan arak (guyon)
Di sisi lain Gus Baha’ juga mengingatkan agar tidak perlu ulama turun tangan mengurusnya agar tidak dianggap kematiannya sebagai uswah. Sebab kematiannya dalam kemaksiatan
Sebagai tambahan keterangan di atas saya hadirkan sejarah hidup Nabi Muhammad: “Pernah di zaman beliau ada Sahabat yang mati bunuh diri dengan menancapkan anak panah ke tubuhnya. Beliau diminta menyalatinya, tapi beliau enggan menyalatinya” (HR. Muslim)
Ulama berbeda pendapat mengenai hadis ini. Pertama menjadikan hadis di atas sebagai dalil tidak bolehnya menyalati pelaku maksiat yang mati dalam kemaksiatan. Pendapat ini dipegang oleh Umar bin Abdul Aziz dan Imam Al-Auzai
Pendapat kedua mengatakan boleh dishalati. Pendapat ini diutarakan oleh Al-Hasan, An-Nakhoi, Qatadah, Abu Hanifah, Asy-Syafii, dan Mayoritas ulama (Jumhur)
Alasan Jumhur apa? Kan jelas hadisnya menyatakan bahwa Nabi tidak menyalati pelaku maksiat?
Alasan Jumhur apa? Kan jelas hadisnya menyatakan bahwa Nabi tidak menyalati pelaku maksiat?
Jumhur menjawab: Kanjeng Nabi enggan menyalatinya hanya untuk pribadinya saja, sebagai bentuk protes atas perbuatan maksiat tersebut dan tidak ditiru oleh Para Sahabat lainnya. Sementara Nabi tetap memerintahkan para sahabat untuk menyalatinya
Sebagaimana kasus lain, di awal permulaan Islam, Nabi tidak menyalati orang yang mati dalam keadaan meninggalkan utang, sebagai bentuk protes kepada umatnya agar tidak meremehkan hutang-piutang yang menyangkut hak adami. Tetapi Nabi tetap meminta para sahabat untuk menyalati orang mati berhutang tadi
صلوا على صاحبكم رواه البخاري
"Shalatilah sohibmu itu (yang mati berutang, mabuk oplosan, berzina dll)”

Padahal shalat dhuha kan identik dengan shalat pembuka pintu rezeki,Apa kira-kira yang menyebabkan rezeki tetap terasa s...
02/11/2019

Padahal shalat dhuha kan identik dengan shalat pembuka pintu rezeki,
Apa kira-kira yang menyebabkan rezeki tetap terasa sulit ?

1. Salah niat,
Jangan melakukan amalan karena niatnya ingin rezeki
2. Kurang shodaqoh,
Sedekah ibarat pemancing rezeki, percuma kita rutin shalat dhuha namun enggah bersedekah.
3. Melupakan ibadah lain dan berbuat maksiat.
4. Rezeki bukan hanya uang, banyak yang lupa bahwa hakikat rezeki tidak melulu uang, justru kesehatan kita, kebahagian kita, anak-anak kita, semuanya adalah rezeki dari ALLAH SWT yang patut disyukuri.

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Perekat Terkuat Antara Suami Dan Istri Bukanlah Cinta, Tapi AgamaSyaikh Musthafa Al-‘Adawi hafidzahullahu Ta’ala berkata...
01/11/2019

Perekat Terkuat Antara Suami Dan Istri Bukanlah Cinta, Tapi Agama

Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafidzahullahu Ta’ala berkata, “Seorang suami hendaknya mendidik (mengajarkan) istrinya hal-hal yang bermanfaat untuk perkara agama dan dunianya.” (Fiqh Ta’aamul baina Az-Zaujain, hal. 10)

Kemudian beliau berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ.
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu (dan anakmu) dan istrimu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka. Dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahriim [66]: 6)

PERIHAL NIKMAT‏لا تدوم النعمة إلا بثلاث : ‏شكر الله عليها ‏وحسن الاستفادة منها ‏ودوام العناية بهاNikmat tak akan kekal k...
01/11/2019

PERIHAL NIKMAT
‏لا تدوم النعمة إلا بثلاث : ‏شكر الله عليها ‏وحسن الاستفادة منها ‏ودوام العناية بها
Nikmat tak akan kekal kecuali dengan 3 hal :
1. Senantiasa bersyukur kepada Allah atas nikmatNya
2. Memanfaatkan nikmat tersebut dengan sebaik-baiknya
3. Selalu menjaganya (tidak disalahgunakan untuk bermaksiat)

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Ingin Jadi Waliyullah? Penuhi 12 Syarat IniDalam muqaddimah Kitab Al-Hikam yang disusun Syeikh Ibnu 'Athoillah As-Sakand...
01/11/2019

Ingin Jadi Waliyullah? Penuhi 12 Syarat Ini
Dalam muqaddimah Kitab Al-Hikam yang disusun Syeikh Ibnu 'Athoillah As-Sakandariy disinggung tentang syarat yang harus dipenuhi seseorang jika ingin menjadi waliyullah (wali Allah).
Sebelumnya dijelaskan bahwa ilmu tauhid (disebut juga tasawuf) merupakan semulia-mulia ilmu sebab ia menjadi intisari dari syari'at. Bahkan menjadi pilar utama dalam agama Islam.
Sebagaimana Allah berfirman: "Wa maa khalaq tul jinna wal insan illa liya'buduun". (Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembah Aku).
Adapun definisi ilmu tasawuf menurut Junaid Al-Baghdadi adalah mengenal Allah, sehingga antaramu dengan Allah tidak ada perantara. Selain itu, menerapkan akhlak terpuji dalam semua aspek kehidupan menurut apa yang telah disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (SAW). Meninggalkan akhlak tercela dan mengendalikan hawa nafsu sesuai kehendak Allah. Merasa tidak memiliki apapun dan juga tidak dimiliki oleh siapapun kecuali Allah.
Abul Hasan Asy-Syadzily radhiallahu 'anhu(RA) berkata: Aku dipesan oleh guruku (Abdussalam bin Masyisy RA): "Janganlah kamu melangkahkan kaki kecuali untuk sesuatu yang dapat mencapai keridhaan Allah. Jangan duduk di majelis kecuali yang aman dari murka Allah. Dan jangan bersahabat kecuali kepada orang yang dapat membantu berbuat taat kepada Allah. Dan jangan memilih sahabat karib kecuali orang yang menambah keyakinanmu terhadap Allah, yang demikian ini sudah jarang untuk didapat."
Sayyid Ahmad Al-Badawi RA (596-675 Hijriyah) berkata: "Perjalanan kami berdasarkan kitab Allah dan sunnah Rasulullah SAW:
- Benar dan jujur.
- Bersih hati.
- Menepati janji.
- Bertanggung jawab dalam tugas dan derita.
- Menjaga kewajiban.
Seorang muridnya bernama Abdul Ali bertanya: "Apakah syarat yang harus diperbuat oleh orang yang ingin menjadi wali Allah? Sayyid Ahmad Al-Badawi menjawab: 'Seorang yang benar-benar dalam syariat ada 12 tanda-tandanya, yaitu:
1. Benar-benar mengenal Allah (yakni mengerti benar tauhid dan penuh keyakinan kepada Allah).
2. Menjaga benar-benar perintah Allah.
3. Berpegang teguh pada sunnah Rasulullah SAW.
4. Selalu berwudhu (bila berhadas segera berwudhu kembali).
5. Rela menerima ketentuan (takdir) Allah dalam s**a maupun duka.
6. Yakin terhadap semua janji Allah.
7. Putus harapan dari semua apa yang di tangan mkhluk.
8. Tabah, sabar menanggung berbagai derita dan gangguan orang.
9. Rajin mentaati perintah Allah.
10. Kasih sayang terhadap semua makhluk Allah.
11. Tawadhu, merendah diri terhadap yang tua dan muda.
12. Menyadari selalu bahwa setan itu musuh yang utama

Address

Jember

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis Dzikir dan ilmu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Majelis Dzikir dan ilmu:

Shortcuts

Share

Category