11/08/2026
إِنَّ أُنَاسًا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ يَتَطَلَّعُونَ إِلَى أُنَاسٍ مِنْ أَهْلِ النَّارِ، يَقُولُونَ: لِمَ دَخَلْتُمُ النَّارَ؟ فَوَاللَّهِ مَا دَخَلْنَا الْجَنَّةَ إِلَّا بِمَا تَعَلَّمْنَا مِنْكُمْ، فَيَقُولُونَ: إِنَّا كُنَّا نَقُولُ وَلَا نَفْعَلُ.
Ada sekelompok penghuni surga menengok sekelompok penghuni neraka. Mereka berkata, "Mengapa kalian masuk neraka? Demi Allah, kami tidak masuk surga kecuali karena apa yang kami pelajari dari kalian."
Mereka menjawab, "Sungguh, dahulu kami mengatakan (mengajarkan), tetapi kami sendiri tidak melakukannya." (HR at-Thabarani)
Secara sanad hadis ini tergolong dhaif, namun ada hadis sahih yang menjadi penguatnya, yaitu hadis muttafaq alaihi:
يُجَاءُ بِالرَّجُلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، فَيُلْقَى فِي النَّارِ، فَتَنْدَلِقُ أَقْتَابُ بَطْنِهِ، فَيَدُورُ بِهَا كَمَا يَدُورُ الْحِمَارُ بِالرَّحَى، فَيَجْتَمِعُ إِلَيْهِ أَهْلُ النَّارِ، فَيَقُولُونَ: يَا فُلَانُ، مَا شَأْنُكَ؟ أَلَيْسَ كُنْتَ تَأْمُرُنَا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَانَا عَنِ الْمُنْكَرِ؟ قَالَ: كُنْتُ آمُرُكُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَلَا آتِيهِ، وَأَنْهَاكُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَآتِيهِ.
Pada hari kiamat, ada seorang didatangkan lalu ia dilemparkan ke neraka. Usus perutnya terburai keluar, kemudian ia berputar-putar dengan ususnya itu sebagaimana keledai berputar mengelilingi batu penggilingan.
Lalu para penghuni neraka berkumpul di sekelilingnya dan berkata, "Wahai fulan, apa yang terjadi padamu!? Bukankah dulu engkau memerintahkan kami dengan kebaikan dan melarang kami dari kemungkaran?’
Ia menjawab, "Benar, dahulu aku memerintahkan kalian kepada kebaikan, tetapi aku sendiri tidak melakukannya. Aku melarang kalian dari kemungkaran, tetapi aku sendiri melakukannya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)