Coretan Santri

Coretan Santri Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Coretan Santri, Education, Jember.

28/11/2020

Jangan bangga dengan ilmu yang kau miliki dan jangan bangga dengan amaliah yang telah kau lakukan ________________________________________________________

العلم شجرة والعمل ثمرة وليس يعد عالما من لم يكن بعلمه عاملا

Ilmu adalah pohon, sedangkan amal adalah buahnya. Seseorang tidak disebut sebagai ahli ilmu sampai ia mengamalkan ilmunya.

لا تأنس بالعمل ما دمت مستوحشا من العلم ولا تأنس بالعلم ما كنت مقصرا في العمل ولكن اجمع بينهما وإن قل نصيبك منهما

Janganlah kamu bangga dengan amaliah mu jika ilmu yang kamu miliki masih sedikit, dan janganlah kamu bangga dengan ilmu mu jika kamu masih berlaku taqshir (ceroboh) akan amaliah mu. Tapi, kumpulkanlah kedua-duanya meskipun hanya dapat sedikit-sedikit dari keduanya.

ما شيء أضعف من عالم ترك الناس علمه لفساد طريقته وجاهل أخذ الناس بجهله لنظرهم إلى عبادته

Yang paling memprihatinkan adalah seorang ahli ilmu yang ditinggalkan manusia karena keburukan akhlaknya dan orang bodoh yang diikuti manusia karena banyak ibadahnya.

قال بعض الحكماء : العلم خادم العمل والعمل غاية العلم فلولا العمل لم يطلب علم ولولا العلم لم يطلب عمل ولأن أدع الحق جهلا به أحب إلي من أن أدعه زهدا فيه

Para ahli hikmah mengatakan:

"ilmu adalah pelayan amal, sedangkan amal adalah tujuan akhir dari ilmu. Andai bukan karena amal, maka ilmu tidak akan dituntut, dan juga sebaliknya, andai bukan karena ilmu, maka amal tidak akan dituntut. Meninggalkan suatu amal kebaikan karena tidak tahu itu lebih aku s**ai dari pada meninggalkannya karena malas untuk melakukannya".

كما لا تنفع الأموال إلا بإنفاقها كذلك لا تنفع العلوم إلا لمن عمل بها وراعى واجباتها

"Harta tidak akan bermanfaat tanpa dibelanjakan. Demikian p**a ilmu, juga tidak akan bermanfaat tanpa diamalkan dan memperhatikan tuntutan (kewajibannya)".

فلينظر امرؤ لنفسه وليغتنم وقته فإن الثواء قليل والرحيل قريب والطريق مخوف والاغترار غالب والخطر عظيم والناقد بصير ،والله تعالى بالمرصاد وإليه المرجع والمعاد، فمن يعمل مثقال ذرة خيرا يره ومن يعمل مثقال ذرة شرا يره

Hendaknya setiap orang memperhatikan dirinya sendiri dan memanfaatkan waktunya dengan sebaik mungkin, karena hidup ini hanya sebentar, kematian sangatlah dekat, jalan sangat mengerikan, tipuan di sana sini, bahaya malang melintang, malaikat maut selalu mengintai, Allah swt selalu mengawasi, dan hanya kepada-Nya tempat kembali.

“Barangsiapa beramal baik sekecil apapun, akan melihatnya, barangsiapa beramal buruk sekecil, apapun akan melihatnya p**a”.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لا تزول قدما عبد يوم القيامة حتى يسأل عن أربع : عن عمره فيما أفناه وعن علمه ماذا عمل فيه وعن ماله من أين اكتسبه وفيما أنفقه وعن جسمه فيما أبلاه

Rasulullah saw bersabda:

“Pada hari kiamat, setiap orang tidak akan dibiarkan berlalu selangkah pun, sampai ditanya tentang empat hal, yalni tentang umurnya bagaimana ia menghabiskannya, tentang ilmunya apa yang sudah diamalkan, tentang hartanya dari mana mendapatkannya dan ke mana dibelanjakannya, dan tentang jasadnya untuk apa digunakan”.
________________________________________
Iqtidlo' al-Ilmi al-Amal, karya Imam Khatib al-Baghdadi, hal. 18-20.

05/07/2020

Potret kehidupan bagi setiap mukmin

ينبغي للمؤمن أن يكون كالنخلة ترمى بالحجر وتلقي أطياب الثمر وكالأرض يلقى عليها كل قبيح وهي تخرج كل مليح

Seorang mukmin hendaknya ia hidup layaknya pohon kurma, setiap kali ia dilempari batu maka ia akan membalasnya dengan buah yang teramat nikmat. Atau hidup laksana hamparan bumi, seringkali ia ditimpai kotoran² sampah atau kotoran hewan ia akan membalasnya dengan menumbuhkan aneka macam buah yang manis.

📚Thayyibat al-Mawaid hal: 19

Ungkapan diatas seakan menjadi tafsir dari ayat berikut:

ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌ

"Tolaklah (keburukan) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang ada permusuhan denganmu seolah-olah ia adalah teman yang amat dekat."

Percayalah bahwa kalam Allah Swt. selamanya tidak akan pernah salah. Jikalau hasilnya tidak seperti apa yang dijanjikan Allah dalam al-Qur'an maka tentulah cara yang kita pakai belum sepnuhnya benar.

Semoga Manfaat

اللهم صل على روح سيدنا محمد في الارواح وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور وعلى آله وصحبه وسلم

02/07/2020

Agar Misi Dakwah Membuahkan hasil

Allah Swt. Memerintahkan Rasulullah Saw. untuk menyeru ke jalan Allah Swt. Dengan menggunakan tiga tahapan dakwah:
1- Hikmah
2- Tutur kata yang baik
3- Mengajak diakusi dengan cara yang terbaik
Tiga cara diatas haruslah dilakukan secara bertahap. Dan perlu kita ketahui bahwa Allah Swt. Tidak memberikan opsi dakwah selain dengan cara diatas!

Dinukil dari kitab al-Manhaj al-Sawy hal: 301

Tambahan: Arti dari ungkapan di atas adalah, keberhasilan dakwah seseorang tidak akan pernah berhasil apabila ia memaksakan dakwah dengan cara-cara yang sudah digariskan oleh Allah Swt. kepada NabiNya.
Dan dengan mengikuti instruksi tersebut Rasulullah Saw. bisa berhasil dalam mengemban misi dakwah.

Semoga Manfaat

اللهم صل على روح سيدنا محمد في الأرواح وعلى جسده في الأجساد وعلى قبره في القبور وعلى آله وصحبه وسلم

Apabila seorang murid sedikit demi sedikit jauh dari gurunya, maka akan hilang akalnya, hilang dari haluannyaKarena seor...
23/06/2020

Apabila seorang murid sedikit demi sedikit jauh dari gurunya, maka akan hilang akalnya, hilang dari haluannya
Karena seorang guru adalah pintu murid mengenal Allah Subhanahu Wata'alla dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam. Kalau pintu guru sudah tertutup, lalu akan melewati manakah kita

Habib Abdurrahman Bin Abdullah Bilfaqih 🌹♥

23/06/2020

CARA MERUQYAH ANAK YANG MALAS UNTUK BELAJAR

Ambil segelas air hujan, bila tidak ada cukup air sumur kemudian bacakan :
Surat al-Alaq ayat 1 sampai 5, sebanyak 11 kali, sebagai berikut:
ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻗْﺮَﺃْ ﺑِﺎﺳْﻢِ ﺭَﺑِّﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ‏( 1 ‏) ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﻋَﻠَﻖٍ ‏( 2 ‏) ﺍﻗْﺮَﺃْ ﻭَﺭَﺑُّﻚَ ﺍﻟْﺄَﻛْﺮَﻡُ ‏( 3 ‏) ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻋَﻠَّﻢَ ﺑِﺎﻟْﻘَﻠَﻢِ ‏( 4 ‏) ﻋَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﻌْﻠَﻢْ ‏( 5 ‏)

Lalu tiupkan ke gelas tersebut 3 kali dan minumkan ke anak yang bersangkutan. Dengan izin Allah Ta'ala anak tersebut tidak nakal dan semangat belajar.

Lakukan sampai beberapa kali ...

Bagi yang mau mengamalkan, silakan ucapkan"QOBILTU"

Habib Oemar bin Salim bin Hafidz

SABAR DALAM MENUNTUT ILMU _________________________________Bersabarlah atas pahitnya keengganan (ketidakpedulian) seoran...
16/06/2020

SABAR DALAM MENUNTUT ILMU
_________________________________

Bersabarlah atas pahitnya keengganan
(ketidakpedulian) seorang guru terhadapmu

karena kegagalan mencari ilmu terletak pada ketidak sanggupan menghadapi hal itu

Barang siapa yang tidak pernah merasakan pahit getirnya belajar walau sesaat

Maka ia akan merasakan hinanya kebodohan selama hayatnya

Barang siapa tidak menggunakan masa mudanya untuk belajar

Maka bacakan takbir sampai empat kali (penyesalan seumur hidup)

Demi Alloh, kehidupan seorang pemuda itu harus dibekali ilmu dan taqwa

Apabila kedua bekal itu tidak dimilikinya, maka tak pantas disebut pemuda

-Imam Syafi'i-

********

Etika Seorang Pelajar

Kita sebagai seorang santri atau pelajar, mungkin sebagian dari kita kalau lihat hadits atau keterangan tentang keutamaan orang alim seringnya kayak langsung berani memposisikan diri kita sebagai orang alim. Tapi nyadar ndak kita? Bahwa sebenarnya untuk disebut Thalib al-ilmi atau santri saja kita masih 'ngoyo', senengnya yang instan gak s**a sama prosesnya, pengennya cepet gak mau ribet, pengennya cepet alim tanpa harus bersusah payah, hadeeeh, inilah potret kita yang sebenarnya.

Kalau semisal anda tidak setuju dengan pernyataan di atas, dan menganggap diri kita sudah berusaha secara maksimal, mari kita ukur dengan satu saja dari usaha ulama' salaf dalam mencari ilmu.
Adalah al-Sayyid al-Imam al-Qutub al-Habib Ahmad bin Hasan al-Atthas pernah menceritakan tentang usaha beliau dalam mencari kesuksesan, beliau juga mengeluhkan betapa alay dan lembeknya santri era sekarang:

"Aku pernah berkunjung kepada al-Habib Abu Bakar bin Abdullah al-Atthas (Guru al-Habib Ali al-Habsy, Sohibul Maulid), tapi apa terjadi? Beliau tidak menerimaku dan membiarkan diriku terbakar oleh panasnya sengatan matahari, tidak hanya itu, beliau menyiramku dengan dari atas talang rumah beliau".

Masih dari sumber yang sama, di kesempatan yang lain beliau bercerita:

"Di kempatan yang lain, aku datang kepada al-Habib Abu Bakar bin Abdullah al-Atthas tapi sama sekali aku tidak dibukakan pintu, baru setelah 1-2 jam kemudian beliau membukakan pintu, padahal kala itu matahari amat sangat panas, dan beliau tahu kalau aku sedang ada di depan pintu. Santri zaman sekarang? Kalau saja kalian datang mengetok pintu rumahku dan tidak ada yang menyautinya, pastilah kalian akan pergi".

Oleh karenanya, ketika kita berkumpul dengan orang² yang mengajak kepada Allah Swt. Terutama guru kita sendiri, itu semua butuh kesabaran dan istikomah.
Allah Swt. Berfirman:

وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya.
Semoga kita semua dapat meniru ahlak ulama' salaf. Amien.

Dikutip dari kitab Tadzkir an-Nas

IRI DENGKI, SEBAB DAN AKIBATNYA SERTA KIAT MENGHADAPI ORANG HASUD_______________________________________Al-hiqdu (dengki...
16/06/2020

IRI DENGKI, SEBAB DAN AKIBATNYA SERTA KIAT MENGHADAPI ORANG HASUD
_______________________________________

Al-hiqdu (dengki) dan hasad (iri) adalah dua jenis perbuatan yang tercela dan keduanya merupakan perbuatan hati yang pada awalnya lahir karena marah yang tidak terkendali sehingga memunculkan dendam kemudian lahir setelahnya dengki dan hasad.
Marah adalah pangkal dari sifat hiqd dan hiqd adalah pangkal dari hasad. Keduanya merupakan penyakit hati yang harus dijauhi oleh orang yang beriman. Rasulullah SAW bersabda:

الْمُؤْمِنُ لَيْسَ بِحُقُوْدٍ فَالْحِقْدُ ثَمْرَةُ الْغَضَبِ

“Orang yang beriman bukanlah pendengki, dengki merupakan buah dari marah”

Al-hiqdu menurut Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya ulumuddin, adalah hati yang selalu diliputi sifat marah dan enggan untuk menghilangkannya sehingga melekat dalam dirinya penyakit tersebut.

Al-hiqdu membuat hati seseorang selalu gelisah terhadap orang yang di dengki, sehingga dengannya melahirkan penyakit al-hasad yang hatinya selalu tidak senang terhadap nikmat yang didapat orang lain dan berharap nikmat tersebut hilang darinya atau membenci terhadap orang yang mendapatkan kenikmatan dan bergembira jika musibah menimpa diri orang yang dihasadnya.

- SEBAB-SEBAB MUNCULNYA PENYAKIT HASUD

1. Permusuhan dan kebencian. Karena permusuhan seseorang akan selalu membenci kenikmatan yang dimiliki orang lain, menganggap orang lain adalah musuhnya dan tidak senang pada kebaikan yang dimiliki. Hal ini tidak terbatas pada harta saja, tapi juga hasad pada jabatan, sehingga orang tersebut akan senang jika orang yang dihasadnya jatuh dari jabatannya.

2. Merasa dirinya lebih dari yang lain. Yaitu merasa memiliki kelebihan karena harta yang dimiliki sehingga tidak mampu mengendalikan diri dari sifat berbangga, sombong dan mulia sendiri.

3. Bangga dan sombong
Merasa memiliki kelebihan yang banyak dan jabatan yang tinggi sehingga bangga dengan apa yang dimiliki, seakan-akan orang lain tidak sehebat dirinya.

4. Takut kehilangan akan tujuan-tujuan yang dis**ai. Berharap selalu dalam keadaan yang baik dan senang, khawatir dan takut jika tidak mampu menggapainya apalagi yang meraihnya adalah orang yang didengkinya.

5. Cinta jabatan sehingga berusaha mempertahankannya walaupun dilakukan dengan cara yang tidak benar dan melanggar syariat, serta berusaha menjatuhkan atau menjegal orang yang menjadi rivalnya dalam meraih jabatan tersebut.

6. Jiwa/hati yang jelek. Hati yang jelek menyebabkan keruhnya jiwa dalam menerima kebaikan yang datang kepadanya, sehingga terjerumus pada al-hiqd wal hasad.

7. Bakhil/kikir/Medit/Cerrek terhadap nikmat yang Allah berikan kepadanya, baik harta maupun ilmu sehingga tidak mau memberikannya kepada orang lain dan tidak sudi kalau orang lain mendapatkannya.

- TERCELANYA PENYAKIT HASUD

Banyak sekali hadits Nabi yang menjelaskan tentang tercelanya penyakit hasud, sampai hampir tidak dapat di hitung. Diantara hadits-hadits tersebut, antara lain sebagai berikut:

الحسد يأكل الحسنات كما تأكل النار الحطب

“jauhilah hasad (iri dengki), karena hasad itu memakan kebaikan, sebagaimana api memakan (membakar) kayu bakar”

لا تحاسدوا ولا تناجشوا ولا تباغضوا ولا تدابروا ولا يبع بعضكم على بيع بعض وكونوا عباد الله إخوانا

“Janganlah kalian saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah membeli barang yg sedang ditawar orang lain. Jadilah kalian hamba2 Allah yg bersaudara"

ثلاث لا ينجو منهن أحد: الظن والطيرة والحسد، وسأحدثكم بالمخرج من ذلك: إذا ظننت فلا تحقق؛ وإذا تطيرت فامض، وإذا حسدت فلا تبغ "

“Tiga perkara yang tidak akan memberikan keselamatan seseorang: prasangka, angan-angan dan al-hasad, dan akan aku beritahukan jalan keluar dari 3 hal tersebut: Jika kamu berprasangka maka jangan menurutinya, jika kamu berangan-angan maka lewatkan saja, dan jika kamu berhasad maka jangan kamu cari-cari”.

كاد الفقر أن يكون كفراً وكاد الحسد أن يغلب القدر

“Hampir saja kefakiran menjadikan kekufuran, dan al-hasad mengalahkan takdir”

إنه سيصيب أمتي داء الأمم " قالوا. وما داء الأمم؟ قال " الأشر والبطر والتكاثر والتنافس في الدنيا والتباعد والتحاسد حتى يكون البغي ثم الهرج

“Sesungguhnya umatku akan mengalami penyakit umat terdahulu, mereka berkata: Apakah penyakit umat terdahulu? Sabda Beliau: “Kejahatan, berbangga diri, saling membanyak harta, saling berlomba-lomba kehidupan duniawi, saling berjauhan dan saling hasad sehingga terjadi kedzaliman kemudian kehancuran”.

أخوف ما أخاف على أمتي أن يكثر فيهم المال فيتحاسدون ويقتتلون
“Yang paling aku takuti dari umatku adalah memperbanyak dalam diri kalian harta sehingga saling hasad dan berperang”.

استعينوا على قضاء الحوائج بالكتمان فإن كل ذي نعمة محسود

“Mohonlah pertolongan agar mampu menunaikan hajat dengan sembunyi-sembunyi, karena setiap ada kenikmatan ada yang hasad”

إن لنعم الله أعداء " فقيل ومن هم؟ فقال " الذين يحسدون الناس على ما آتاهم الله من فضله

“Sesungguhnya nikmat-nikmat Allah pasti ada musuhnya. Dikatakan, “Siapakah mereka ?” Beliau berkata, “Yang selalu hasad terhadap manusia yang mendapat karunia Allah”.

ستة يدخلون النار قبل الحساب بسنة " قيل يا رسول الله من هم؟ قال " الأمراء بالجور والعرب بالعصبية والدهاقين بالتكبر والتجار بالخيانة، وأهل الرستاق بالجهالة والعلماء بالحسد

“Enam perkara yang akan memasukkan manusia kedalam neraka sebelum dihisab selama setahun. Dikatakan, “Sipakah mereka ya Rasulallah? Beliau menjawab: “Para pejabat yang dzalim, orang arab yang fanatik, orang sukses yang sombong, pedagang yang khianat, para pejabat yang bodoh, dan ulama yang hasad”

- AKIBAT DARI PENYAKIT HASUD

1. Berharap hilangnya harta yang dimiliki orang lain dan senang terhadap musibah yang menimpa saudaranya.

2. Membuat hati menjadi keruh dan sedih/gelisah dengan cobaan yang menimpa dirinya.

3. Mencela, mencemooh dan memutuskan hubungan dengan orang lain.

4. Menganggap orang lain lebih rendah dan hina darinya.

5. S**a berbohong dan ghibah serta s**a membuka aib orang lain.

6. Menceritakan kebiasaan orang lain dengan maksud menghinakan dan mencelanya.

7. Menyakiti orang lain dengan kekerasan, bahkan dengan memukul atau yang berhubungan dengan fisik.

8. Menghalangi orang lain dalam menunaikan kewajiban agamanya, seperti membayar hutang, silaturahim dan menolak kedzaliman.

- CARA MENGHADAPI ORANG HASUD

اصبر على مضض الحسود فإن صبرك قاتله
فالـنار تأكـــل بعضـــــــها إن لم تجد ما تأكل

Sabarlah menghadapi kebencian orang hasud, Karena kesabaranmu akan membunuh kebenciannya

Sebagaimana api, ia akan memakan (mrmbakar) dirinya sendiri, Jika ia tidak menemukan apa yang dimakan (dibakar)

أحسنْ إلى المحسن بإحسانه فإن المسيء سيكفيكه إساءته

Berbuat baiklah terhadap orang yg telah berbuat baik, karna orang yg berbuat keburukan terhadap orang lain, akan kembali pada dirinya sendiri

رضا الناس غاية لا تدرك، وليس إلى السلامة من ألسنة الناس سبيل، فعليك بما ينفعك فالزمه

Ridlo dari setiap manusia (membuat mereka puas) adalah Tujuan yang tak bisa Kau raih.

Mustahil bagi kita untuk menghindar dari omongan buruk orang lain terhadap kita.

Oleh karena itu, disipinlah dengan apa yang bermanfaat bagimu !

___________________________
Disarikan dari kitab Ihya' Ulumuddin, karya al-Imam al-Ghozali

KOMENTAR ULAMA' TENTANG PENTINGNYA SEBUAH ILMU ____________________________________________________________قال ابن عباس ...
14/06/2020

KOMENTAR ULAMA' TENTANG PENTINGNYA SEBUAH ILMU
____________________________________________________________

قال ابن عباس رضي الله عنهما: خيّر سليمان عليه السلام بين العلم والمال والملك فاختار العلم فأعطاه الله المال والملك

"Nabi Sulaiman AS. sewaktu diberi wewenang untuk memilih antara ilmu, harta dan kerajaan, maka ia lebih memilih ilmu. Ternyata dengan pilihannya itu ia juga dikaruniai harta dan kerajaan sekaligus"

وقال الإمام الشافعي رضي اللَّه عنه : من أراد الدنيا فعليه بالعلم ومن أراد الأخرة فعليه بالعلم ومن أرادهما فعليه بالعلم.

"Barangsiapa yang menginginkan (kebahagian) dunia, maka menempuh-Nya harus dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan diakhirat, maka menempuhnya harus dengan ilmu dan barangsiapa yang menginginkan kebahagian keduanya, maka menempuh-Nya juga harus dengan ilmu".

ذكر العلامة ابن القيم في زاد الميعاد : أن العلم من أسباب شرح الصدر، قال : فإنه يشرح الصدر ويوسعه، حتى يكون أوسع من الدنيا، والجهل يورثه الضيق والحصر والحبس، فكلما اتسع علم العبد انشرح صدره واتسع. وليس هذا لكل علم بل للعلم الموروث عن الرسول صلى الله عليه وسلم وهو العلم النافع، فأهله أشرح الناس صدرًا، وأوسعهم قلوبًا، وأحسنهم وأطيبهم عيشًا

al-Allamah Ibnu Qoyyim, dalam kitab-nya "Zaad al-Miaad" bertutur : bahwa ilmu merupakan salah satu dari sebab-sebab di lapangkan-Nya hati. Sesungguhnya ilmu itu dapat melapangkan dan memperluas hati, bahkan lebih luas dibanding dunia. Sementara kebodohan itu menyebabkan hati menjadi sempit dan terpenjara. Ketika ilmu seseorang sudah luas, maka hati-Nya akan menjadi lapang dan luas.

Ingat !!! Yang dimaksud ilmu di sini bukanlah semua jenis ilmu, melainkan ilmu yang di warisi Rosulullah SAW, yaitu ilmu yang bermanfaat. Maka orang yang memiliki ilmu tersebut, hati-nya akan menjadi lapang dan luas, budi pekerti-Nya baik dan kehidupan-Nya pun menjadi lebih baik.

"Sikap toleransi terhadap sebuah perbedaan dapat di lihat melalui tingkat ilmu pengetahuan yang di miliki seseorang. Semakin tinggi atau luas ilmu pengetahuan seseorang, maka tinggi p**a tingkat toleransi-Nya".

“Begitu juga sebalik-Nya. Bila ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang itu sempit, maka tingkat toleransi-Nya juga sempit,”. (KH. Hasyim Muzadi)

*********

HIKAYAT

Salah satu murid bertanya kepada Syeikh Abdullah bin Bayyah :
“Sepanjang perjalanan ilmiah anda, saya sama sekali belum pernah mendapati anda membantah seseorang. Apa rahasia-Nya wahai syeikh?”

“Saya lebih butuh memperbaiki diri saya sendiri terlebih dahulu, saya bukan orang sempurna yang lantas bisa seenaknya membincangkan aib orang lain”.

✍Dari hikayat di atas dapat kita ambil sebuah kesimp**an, bahwa kealiman seseorang akan menjadikan cara berfikirnya luas dan tidak mudah tersinggung dengan prilaku orang lain terhadapnya.

KEUTAMAAN PENUNTUT ILMU_______________________________1. Diriwayatkan dari Nabi ﷺ beliau bersabda:متعلم كسلان أى غير مجت...
14/06/2020

KEUTAMAAN PENUNTUT ILMU
_______________________________

1. Diriwayatkan dari Nabi ﷺ beliau bersabda:

متعلم كسلان أى غير مجتهد فى طلب العلم أفضل عند الله من سبعمائة عابد مجتهد

Santri yang malas (yang tidak giat dalam menuntut ilmu) lebih utama di sisi Allah daripada 700 orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh Kutub.

2. Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda:

من جاءه الموت وهو يطلب العلم ليحيي به الإسلام فبينه وبين الأنبياء فى الجنة درجة واحدة

"Barang siapa yang dijemput kematian (meninggal) dan dia dalam keadaan sedang menuntut ilmu guna menghidupkan agama lslam, maka jarak antara dia dan para Nabi di surga hanya satu derajat."

3. Ada sebagian orang yang telah mencapai tingkat keilmuan yang tinggi, akan tetapi, dia tetap menuntut ilmu meskipun umurnya sudah tua, ia berkata: "Aku ingin mati dalam keadaan menuntut ilmu, karena ada hadits yang menyatakan bahwa orang yang mati dalam keadaan menuntut ilmu karena Allah, maka tidak ada perbedaan antara dia dan para Nabi kecuali hanya derajat kenabian".

4. Sebuah hadits berbunyi:

إن الله تكفل لطالب العلم برزقه. وقال سيدنا الحبيب عبد الله بن علوي الحداد نفع الله به : هذا تكفل خاص بعد التكفل العام الذي تكفل الله به لكل دابة في الأرض. فيكون معناه زيادة التيسير ورفع المؤنة والكلفة في طلب الرزق وحصوله
الفوائد المختارة : ١٩/المنهج السوي : ١٠٤

"Sesungguhnya Allah telah menjamin rizki orang yang menuntut ilmu".

Habib Abdullah bin Alawy al Haddad mengatakan: "Hadits ini merupakan jaminan khusus (ekstra) bagi penuntut ilmu di samping jaminan Allah terhadap rizki semua makhluk hidup yang ada di bumi secara umum (sebagaimana diindikasikan oleh firman Allah yang berbunyi:

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Artinya: Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.)

Maka, arti dari hadits ini adalah ditambahnya kemudahan dan hilangnya beban serta kesulitan dalam mencari dan mendapatkan Rizki". (al-Manhaj alSawy, 104)

PENDIDIKAN PALING BAIK ITU DI PESANTREN _______________________________________Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi se...
14/06/2020

PENDIDIKAN PALING BAIK ITU DI PESANTREN
_______________________________________

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap orang muslim laki-laki dan perempuan, sebagimana sabda Nabi Muhammad SAW. :

طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة

Dalam masa menuntut ilmu, kita harus fokus pada satu tujuan yang ingin kita raih yakni Ilmu. Dengan menghilangkan segala hasrat yang dapat menjauhkan kita dari tujuan utama, sebagaimana keterangan al-imam al-Ghozali dalam salah satu kitabnya, Ihya' Ulumuddin pada bab yang menjelaskan tentang etika seorang penuntut ilmu :

اﻟﻮﻇﻴﻔﺔ اﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﺃﻥ ﻳﻘﻠﻞ ﻋﻼﺋﻘﻪ ﻣﻦ اﻻﺷﺘﻐﺎﻝ ﺑﺎﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻳﺒﻌﺪ ﻋﻦ اﻷﻫﻞ ﻭاﻟﻮﻃﻦ ﻓﺈﻥ اﻟﻌﻼﺋﻖ ﺷﺎﻏﻠﺔ ﻭﺻﺎﺭﻓﺔ

"Hendaknya orang yang sedang menuntut ilmu meminimalisir keterkaitannya terhadap urusan dunia dan menjauhkan diri dari keluarga, kerabat dan kampung halamannya, karena keterkaitan tersebut dapat menyibukkan dan memalingkannya terhadap apa yang ia cari (ilmu)."

Hal ini senanda dengan Firman Alloh SWT. :

ما جعل الله لرجل من قلبين في جوفه

"Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya".

Sebab apabila fikiran/tujuan seorang penuntut ilmu terbagi-bagi (tidak konsisten), maka ia akan terbatas, bermalas-malasan dalam menuntut ilmu.

اﻟﻌﻠﻢ ﻻ ﻳﻌﻄﻴﻚ ﺑﻌﻀﻪ ﺣﺘﻰ ﺗﻌﻄﻴﻚ

"Ilmu itidak akan memberikan kepadamu sebagiannya, sehingga engkau memberikan kepadanya semua yang engkau miliki ”.

ﻭاﻟﻔﻜﺮﺓ اﻟﻤﺘﻮﺯﻋﺔ ﻋﻠﻰ ﺃﻣﻮﺭ ﻣﺘﻔﺮﻗﺔ ﻛﺠﺪﻭﻝ ﺗﻔﺮﻕ ﻣﺎﺅﻩ ﻓﻨﺸﻔﺖ اﻷﺭﺽ ﺑﻌﻀﻪ ﻭاﺧﺘﻄﻒ اﻟﻬﻮاء ﺑﻌﻀﻪ ﻓﻼ ﻳﺒﻘﻰ ﻣﻨﻪ ﻣﺎ ﻳﺠﺘﻤﻊ ﻭﻳﺒﻠﻎ اﻟﻤﺰﺩﺭﻉ

"Fikiran yang terbagi-bagi itu bagaikan sungai kecil yang airnya mengalir kemana-mana, tidak pada satu tempat. Kemudian sebagiannya ditelan oleh bumi, lalu sebagiannya lagi ditiup angin hingga tak tersisa sedikitpun dari air tersebut".

Selain dituntut untuk fokus dalam masa menuntut ilmu, kita juga harus pandai memilah-milah kepada siapa kita menimba ilmu. Hal ini sejalan dengan apa yang telah disabdakan Nabi Muhammad SAW:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ، أَنَّهُ قَالَ : ” يَا ابْنَ عُمَرَ دِينُكَ دِينُكَ، إِنَّمَا هُوَ لَحْمُكَ وَدَمُكَ، فَانْظُرْ عَمَّنْ تَأْخُذُ، خُذْ عَنِ الَّذِينَ اسْتَقَامُوا، وَلا تَأْخُذْ عَنِ الَّذِينَ مَالُوا“

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Ibnu ‘Umar, (jagalah) agamamu !, (jagalah) agamamu Sesungguhnya agamamu adalah daging dan darahmu, maka perhatikanlah dari siapa kau mengambilnya. Ambillah (ilmu agamamu) dari orang-orang yang istiqomah dan janganlah kau mengambilnya dari orang-orang yang yg tidak jelas sanad keilmuannya (menyimpang)".
(Hadits ini dikeluarkan oleh Al-Khothib Al-Baghdadi di dalam Al-Kifayaatu fii 'Ilmi Ar-Riwaayah no. 306, dengan sanad yang Dho’if (lemah), namun makna matannya Shohih).
_______________
Dikutip dari kitab Ihya' Ulumuddin karya al-imam al-Ghozali

Address

Jember

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Coretan Santri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category