15/10/2021
KELAHIRAN SANG NABI
Oleh : Abu Ghozie As Sundawie
Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfury -rahimahullah- berkata :
ููุฏ ุฑุณูู ุงููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุจุดุนุจ ุจูู ูุงุดู
ูู ู
ูุฉุ ุตุจูุญุฉ ููู
ุงูุงุซูููุ ุงูุชุงุณุน ูููุงู: ุงูุซุงูู ุนุดุฑ ู
ู ุดูุฑ ุฑุจูุน ุงูุฃูู ุนุงู
ุงููููุ ูุงูุชุงุฑูุฎ ุงูุฃูู ุฃุตุญ ูุงูุซุงูู ุฃุดูุฑ โ ููู ููุงูู ุงูููู
ุงูุซุงูู ูุงูุนุดุฑูู ู
ู ุดูุฑ ุฃุจุฑูู ุณูุฉ 571 ู
.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dilahirkan di pemukiman Bani Hasyim di kota makkah, diwaktu pagi pada hari senin, tanggal 9 atau ada yang mengatakan tanggal 12 bulan Rabiโul Awwl tahun gajah. Jadi tanggal lahir yang pertama (tanggal 9) adalah yang paling benar, sedangkan tanggal lahir yang kedua (tanggal 12) adalah yang paling masyhur, yakni bertepatan dengan tanggal 22 April tahun 571 Masehi.
PELAJARAN :
[1] Memgetahui waktu dan tempat kelahiran Nabi shalallahu alaihi wasallam. Beliau lahir di pemukiman Bani Hasyim, pada hari senin tanggal 9 atau 12 Rabiโul Awwal tahun Gajah atau bertepatan dengan tanggal 22 April 571 M.
[2] Hari senin merupakan hari yang istimewa dalam kehidupan Nabi shalallahu alaihi wasallam. Pada hari itu beliau dilahirkan, diangkat menjadi Nabi dan pada hari itupulalah beliau wafat.
Dari Abu Qotadah radhiyallahu anhu, bahwasanya nabi shalallahu alaihi wasallam pernah ditanya tentang beliau s**a puasa pada hari senin, maka beliau menjawab :
ุฐูููู ููููู
ู ููููุฏูุชู ูููููุ ูููููู
ู ุจูุนูุซูุชู ุฃููู ุฃูููุฒููู ุนูููููู ููููู
โSenin itu adalah hari ketika aku dilahirkan padanya, dan hari aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku padanyaโ (HR Muslim : 1162)
[3] Tentang hari kelahiran Nabi shalallahu alaihi wasallam tidak ada perbedaan pendapat dikalangan para Ulama bahwa beliau lahir pada hari senin, hanya saja yang ada perselisihan diantara mereka adalah bulan kelahirannya dimana ada yang mengatakan bulan Rabiโul Awwal dan ada yang mengatakan bulan Ramadhan, akan tetapi pendapat yang benar adalah bulan Rabiโul Awwal.
Lalu setelah itu para ulama berselisih lagi dalam masalah tanggalnya di bulan Rabiโul Awwal ada yang mengatakan tanggal 2, ada yang mengatakan tanggal 8, ada yang mengatakan tanggal 9, ada yang mengatakan tanggal 10, ada yang mengatakan tanggal 12, ada yang mengatakan tanggal 17, dan ada yang mengatakan tanggal 22,semuanya pada bulan Robiโul Awwal. Dan yang rojih adalah tanggal 9 walaupun yang masyhur tanggal 12 rabiโul Awwal. (lihat Ar Rahiqul Makhtum hal. 62)
[4] Peristiwa kelahiran nabi shalallahu alaihi wasallam tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan ibadah tertentu baik itu perayaan ataupun ibadah lainnya, karena seandainya ibadah seperti perayaan maulid nabi shalallahu alihi wasallam itu di perintahkan niscaya waktunya akan ditetapkan secara jelas
[5] Tahun kelahiran nabi shalallahu alaihi wasallam dinamakan tahun gajah karena pada tahun tersebut bertepatan dengan terjadi peristiwa serangan tentara gajah , datanglah Abrahah Al Asyram dari Yaman membawa 60.000 tentara dari berbagai macam kabilah. Ikut bersamanya juga sejumlah pas**an bergajah untuk menghancurkan Kaโbah. Ketika sampai di Wadi (lembah) Al Muhassir antara Muzdalifah dan Mina, dan bersiap untuk menyerang Makkah, Allah kirimkan kepada mereka burung yang berbondong bondong yang melempari mereka dengan batu yang berasal dari tanah yang panas. Jadilah mereka seperti daun daun yang dimakan ulat. Peristiwa ini terjadi di bulan Muharram Tepatnya 50 atau 55 hari sebelum kelahiran Nabi shalallahu alaihi wasallam bertepatan dengan akhir bulan Pebruari atau awal maret tahun 571 M. (Ar Rahiqul Makhtum, hal. 67)
[6] Sebelum penanggalan hijriyah ditetapkan, masyarakat Arab dahulu menjadikan peristiwa-peristiwa besar sebagai acuan tahun. Tahun renovasi Kaโbah misalnya, karena pada tahun tersebut, Kaโbah direnovasi ulang akibat banjir. Tahun fijar, karena saat itu terjadi perang fijar. Tahun fiil (gajah), karena saat itu terjadi penyerbuan Kaโbah oleh pas**an bergajah.
Oleh karena itu kita mengenal tahun kelahiran Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam dengan istilah tahun fiil/tahun gajah. Terkadang mereka juga menggunakan tahun kematian seorang tokoh sebagai patokan, misal 7 tahun sepeninggal Kaโab bin Luai.โ
Untuk acuan bulan, mereka menggunakan sistem bulan qomariyah (penetapan awal bulan berdasarkan fase-fase bulan).
Sistem penanggalan seperti ini berlanjut sampai ke masa Rasulullah shallallahuโalaihiwasallam dan khalifah Abu Bakr Ash-Sidiq radhiyallahuโanhu.
Barulah di masa khalifah Umar bin Khatab radhiyallahuโanhu, ditetapkan kalender hijriyah yang menjadi pedoman penanggalan bagi kaum muslimin. Demikian semoga bermanfaat, Wallahu a'lam.