AKHLAK MULIA MANDIRI GROUP

AKHLAK MULIA MANDIRI GROUP Thibbun Nabawi, Herbal Indonesia Ini adalah obat yang dapat menyembuhkan semua penyakit, kecuali kematian.

Ratusan ribu orang di seluruh dunia telah kehilangan keluarga, rumah dan gaya hidup mereka karena biaya pengobatan yang sangat mahal yang harus mereka keluarkan ketika sakit, obat ala nabi (Thibbun Nabawi) dan obat alami adalah solusi untuk kesehatan yang baik. Allah SWT telah memberi kita obat untuk setiap penyakit. Selalu ada harapan dari Allah SWT, jangan pernah menyerah! "Tidak ada penyakit yang Allah telah menciptakan, kecuali Allah juga telah menciptakan obatnya" (HR Bukhari).

╔══❖•ೋ°📖 ° ೋ•❖══╗       ✨DIBUKA PENDAFTARAN✨ WHATSAPP GRUP ISLAM SUNNAH                        ╚══❖•ೋ°📖 ° ೋ•❖══╝🌐  https...
15/01/2025

╔══❖•ೋ°📖 ° ೋ•❖══╗

✨DIBUKA PENDAFTARAN✨
WHATSAPP GRUP ISLAM SUNNAH

╚══❖•ೋ°📖 ° ೋ•❖══╝
🌐 https://grupislamsunnah.com
👤 Dibina oleh
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله تعالى
Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A., حفظه الله تعالى

🇵 🇪 🇳 🇩 🇦 🇫 🇹 🇦 🇷 🇦 🇳

📍 Gelombang VII Ikhwan.
📍 Gelombang VIII Akhwat.


بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

Segala puji bagi Allāh ﷻ, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasūlullāh ﷺ.
Dengan mengharap ridho dan pertolongan Allâh Ta'alaa, Grup Islam Sunnah kembali membuka pendaftaran member baru guna memberikan kesempatan kepada kaum muslimin dan muslimat yang ingin belajar atau mengulang pelajaran Islam dari dasar mulai dari tata cara wudhu', shalat dan ibadah² dasar lainnya yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ .

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR Muslim, no. 2699).

Sungguh termasuk orang yang beruntung apabila ia diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu agama karena Allâh telah janjikan padanya dimudahkan jalan menuju surga.
Semoga kita semua senantiasa diberikan taufiq untuk mencintai dan senang menuntut ilmu agama, Aamiin Allahumma Aamiin.

🔊 PERIODE PENDAFTARAN❗
~~~~~~~~~~~~~~~

📌 Periode Pendaftaran
🔓 15 Januari 2025 s.d 31 Januari 2025.

📌 Periode Ta'aruf Sobat & Informasi Tata Tertib
🔓 1 s.d 2 Februari 2025.

📌 Proses Pembelajaran akan dimulai serentak Insyaa Allah
🔓 3 Februari 2025.
~~~~~~~~~~~~~~~

📚 Di Grup Islam Sunnah ini Insyaa Allah kita akan belajar bersama:
▪Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Abdullah Taslim, M.A., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary, Lc., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, Lc., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Muhammad Romelan, M.Ag., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Rosyid Abu Rosyidah, M.Ag. حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. حفظه الله تعالى
▪Ustadz Wukir Saputro, M.Pd, حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Amrullah Akadhinta, S.T., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Muhammad Ihsan, M.Hi., حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Abdus Syakur Musawiru, M.Pd, حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Fadly Gugul, S.Ag, حفظه الله تعالى.
▪Ustadz Mahatir Fatoni, S.Ag, حفظه الله تعالى.
▪Dan Asatidzah lainnya.

🔰 Metode Pembelajaran:
▪Pembelajaran via grup WhatsApp dan web.
▪Materi akan dibagikan setiap hari Senin - Jumat berupa audio, transkip dan poster dakwah.
▪ Evaluasi pekanan setiap hari sabtu.
▪ Peserta akan bergabung dalam 2 grup (Materi & Forum).
Bersifat wajib mengikuti 2 grup, jika ada yang left salah satu grup otomatis akan diremove oleh Tim.

🔰 Cara Mendaftar:

1️⃣ Silakan isi data diri lengkap pada form pendaftaran berikut:
🌐 https://daftar.grupislamsunnah.com/

2️⃣ Setelah selesai mengisi form pendaftaran, akan mendapat balasan otomatis ke nomor WhatsApp terdaftar. (⚠ Diharap No. WA Aktif dan tidak berubah selama masa pendaftaran).

3️⃣ Balasan tersebut berisikan tautan untuk masuk grup, silahkan bergabung masuk ke dalam grup melalui tautan tersebut (harap bersabar menunggu approval manajemen).

® Pendaftaran dan semuanya GRATIS.

📞 CS Pendaftaran :
- CS Pendaftaran Ikhwan 085669230787
- CS Pendaftaran Akhwat 081287875615

🔊 Mari bantu sebarkan informasi ini kepada keluarga, kerabat, saudara, sahabat, tetangga, dan kaum Muslimin lainnya, semoga menjadi amal jariyah untuk kita semua. Aamiin.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

══════ ∴ |GiS| ∴ ══════

Bismillah...Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhuAlhamdulillah, wajib kita bersukur hanya kepada Allah Subhanahu ...
26/02/2024

Bismillah...
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhu

Alhamdulillah, wajib kita bersukur hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memeberikan kita semua berbagai macam kenikmatan, diantaranya adalah nikmat Islam dan nikmat Iman, tak kalah pentingnya adalah nikmat kesehatan dan waktu luang.

Menuntut Ilmu adalah kewajiban bagi setiap kaum muslimin, tidak ada udzur apapun tentang hal ini baik usia maupun cacat fisik, justru kita salut bagi kaum muslimin yang diberikan oleh Allah kekurangan fisik tetapi beliau masih dapat meluangkan waktu untuk Tholabul Ilmi (masyaallah, semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kemudahan bagi mereka yang memiliki kekurangan fisik namun semangat dalam menuntut ilmu), karena banyak member/sobat GiS yang tergabung dalam WAG GiS Gelombang 06 Ikhwan dan gelombang 7 Akhwat ini yang memiliki kekurangan tersebut.

Alhamdulillah Grup Islam Sunnah telah menerima pendaftaran sebanyak 10.378 dalam waktu 2 pekan pendaftaran dari tanggal1 hingga ditutup 15 Februari 2024, ini juga menunjukkan bahwa kesadaran kaum muslimin untuk memenuhi kewajibannya yaitu menunut Ilmu semakin meningkat.

Alhamdulillah GiS telah dibuka dan disambut oleh pembina Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah M.A., dan dapat kita saksikan melalui link berikut:

https://youtu.be/0OwBOkifEvI

Demikian informasi, semoga Allah senantiasa memberikan hidayah, taufik serta rahmat-Nya kepada kita semua. Aamiin...

GABUNG YUK        GRUP WHATSAPP GiS GRUP BELAJAR ILMU SYAR'I🌐  https://grupislamsunnah.com🇵 🇪 🇳 🇩 🇦 🇫 🇹 🇦 🇷 🇦 🇳   📍  Gel...
10/02/2024

GABUNG YUK
GRUP WHATSAPP GiS GRUP BELAJAR ILMU SYAR'I
🌐 https://grupislamsunnah.com
🇵 🇪 🇳 🇩 🇦 🇫 🇹 🇦 🇷 🇦 🇳
📍 Gelombang VI Ikhwan
📍 Gelombang VII Akhwat
👤 Dibina oleh
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله
Doktor lulusan Universitas Islam Madinah
بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم
Segala puji bagi Allāh ﷻ, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasūlullāh ﷺ.
Sebanyak tujuh belas kali dalam sehari, di setiap raka’at shalat kita, kita memohon petunjukNya.
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (QS. Al-Fatihah: 6)
Dalam sebuah hadis qudsi Allah Ta’ala berfirman,
يَا عِبَادِى كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُونِى أَهْدِكُمْ
“Wahai sekalian hamba-Ku, kalian semua berada dalam kesesatan kecuali yang Kuberi petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya akan Kuberi petunjuk.” (HR. Muslim no. 6737)
Tidaklah hidayah itu dikejar melainkan dengan ILMU, hidayah itu mahal Sobat, jadi bersemangatlah dan mintalah selalu pertolongan dari-Nya.
Mari bergabung dengan lebih dari 163.000 yang sudah menjadi member/Sobat GiS tersebar di seluruh dunia. Dibimbing oleh para Asatidzah yang Insyaa Allah lurus aqidah dan agamanya sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah serta pemahaman Salafush Shalih.
🔊 INFO PENTING❗
📌 Periode Pendaftaran
🔓 1 Februari 2024 s.d 15 Februari 2024
📌 Proses Invite ke grup serentak Insyaa Allah
🔓 17 Februari 2024 s.d 25 Februari 2024
(Jika dalam kurun waktu itu belum diinvite ke grup silahkan menghubungi CS Pendaftaran)
📌 Proses Pembelajaran akan dimulai serentak Insyaa Allah
🔓 26 Februari 2024
~~~
📚 Di Grup Islam Sunnah ini Insyaa Allah kita akan belajar bersama:
▪️Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Sofyan Baswedan, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abdullah Taslim, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Azhar Khalid bin Seff, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Muhammad Romelan Lc., M.Ag., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Anas Burhanuddin Lc., M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Yudi Kurnia, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Zainuddin Khuzairi, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. حفظه الله تعالى
▪️Dan Asatidzah lainnya.
🔰 Metode Pembelajaran:
▪️Pembelajaran via grup whatsap dan web.
▪️Materi akan dibagikan setiap hari Senin - Jumat berupa audio, transkip dan poster dakwah.
▪️ Peserta akan bergabung dalam 2 grup (Materi & Diskusi).
Bersifat wajib mengikuti 2 grup, jika ada yang left salah satu grup otomatis akan diremove oleh Team
🔰 Cara Mendaftar:
1️⃣ Silakan isi data diri lengkap pada form pendaftaran berikut:
🌐 https://daftar.grupislamsunnah.com/
2️⃣ Setelah selesai mengisi form pendaftaran, pastikan nomor Anda sudah terdaftar di GiS dengan cara:
1. Klik https://daftar.grupislamsunnah.com lalu
2. Scroll ke bawah, nanti ada tulisan "Check Status Pendaftaran". Itu loh, yang warna biru. Klik aja itu, kemudian,
3. Masukkan nomor Whatsapp Anda yang pernah didaftarkan.
4. Kemudian "Check Status Pendaftaran".
5. Selesai.
⚠️ Noted:
▶️ Jika belum terdaftar, maka segera daftar ulang selama waktu pendaftaran masih dibuka
▶️ Jika sudah terdaftar, tunggu untuk dimasukkan oleh admin ke dalam grup.
Note: GiS mohon izin untuk menambahkan nomor yang terdaftar ke dalam grup saat pembukaan grup serentak.
®️ Pendaftaran dan semuanya GRATIS.
📞 CS Pendaftaran : 082219202014
🔊 Mari bantu sebarkan informasi ini kepada keluarga, kerabat, saudara, sahabat, tetangga, dan kaum Muslimin lainnya, semoga menjadi amal jariyah untuk kita semua. Aamiin.
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.
══════ ∴ |GiS| ∴ ══════

GABUNG YUK        GRUP WHATSAPP GiS GRUP BELAJAR ILMU SYAR'I                       🌐  https://grupislamsunnah.com🇵 🇪 🇳 🇩...
02/02/2024

GABUNG YUK
GRUP WHATSAPP GiS GRUP BELAJAR ILMU SYAR'I

🌐 https://grupislamsunnah.com

🇵 🇪 🇳 🇩 🇦 🇫 🇹 🇦 🇷 🇦 🇳

📍 Gelombang VI Ikhwan
📍 Gelombang VII Akhwat

👤 Dibina oleh
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله
Doktor lulusan Universitas Islam Madinah


بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

Segala puji bagi Allāh ﷻ, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasūlullāh ﷺ.

Sebanyak tujuh belas kali dalam sehari, di setiap raka’at shalat kita, kita memohon petunjukNya.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (QS. Al-Fatihah: 6)

Dalam sebuah hadis qudsi Allah Ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِى كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُونِى أَهْدِكُمْ

“Wahai sekalian hamba-Ku, kalian semua berada dalam kesesatan kecuali yang Kuberi petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya akan Kuberi petunjuk.” (HR. Muslim no. 6737)

Tidaklah hidayah itu dikejar melainkan dengan ILMU, hidayah itu mahal Sobat, jadi bersemangatlah dan mintalah selalu pertolongan dari-Nya.

Mari bergabung dengan lebih dari 163.000 yang sudah menjadi member/Sobat GiS tersebar di seluruh dunia. Dibimbing oleh para Asatidzah yang Insyaa Allah lurus aqidah dan agamanya sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah serta pemahaman Salafush Shalih.

🔊 INFO PENTING❗

📌 Periode Pendaftaran
🔓 1 Februari 2024 s.d 15 Februari 2024

📌 Proses Invite ke grup serentak Insyaa Allah
🔓 17 Februari 2024 s.d 25 Februari 2024
(Jika dalam kurun waktu itu belum diinvite ke grup silahkan menghubungi CS Pendaftaran)

📌 Proses Pembelajaran akan dimulai serentak Insyaa Allah
🔓 26 Februari 2024
~~~

📚 Di Grup Islam Sunnah ini Insyaa Allah kita akan belajar bersama:
▪️Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Dr. Sofyan Baswedan, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abdullah Taslim, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Azhar Khalid bin Seff, M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Muhammad Romelan Lc., M.Ag., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Anas Burhanuddin Lc., M.A., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Yudi Kurnia, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Zainuddin Khuzairi, Lc., حفظه الله تعالى.
▪️Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. حفظه الله تعالى
▪️Dan Asatidzah lainnya.

🔰 Metode Pembelajaran:
▪️Pembelajaran via grup whatsap dan web.
▪️Materi akan dibagikan setiap hari Senin - Jumat berupa audio, transkip dan poster dakwah.
▪️ Peserta akan bergabung dalam 2 grup (Materi & Diskusi).
Bersifat wajib mengikuti 2 grup, jika ada yang left salah satu grup otomatis akan diremove oleh Team

🔰 Cara Mendaftar:
1️⃣ Silakan isi data diri lengkap pada form pendaftaran berikut:
🌐 https://daftar.grupislamsunnah.com/

2️⃣ Setelah selesai mengisi form pendaftaran, pastikan nomor Anda sudah terdaftar di GiS dengan cara:
1. Klik https://daftar.grupislamsunnah.com lalu
2. Scroll ke bawah, nanti ada tulisan "Check Status Pendaftaran". Itu loh, yang warna biru. Klik aja itu, kemudian,
3. Masukkan nomor Whatsapp Anda yang pernah didaftarkan.
4. Kemudian "Check Status Pendaftaran".
5. Selesai.

⚠️ Noted:
▶️ Jika belum terdaftar, maka segera daftar ulang selama waktu pendaftaran masih dibuka
▶️ Jika sudah terdaftar, tunggu untuk dimasukkan oleh admin ke dalam grup.

Note: GiS mohon izin untuk menambahkan nomor yang terdaftar ke dalam grup saat pembukaan grup serentak.

®️ Pendaftaran dan semuanya GRATIS.

📞 CS Pendaftaran : 082219202014

🔊 Mari bantu sebarkan informasi ini kepada keluarga, kerabat, saudara, sahabat, tetangga, dan kaum Muslimin lainnya, semoga menjadi amal jariyah untuk kita semua. Aamiin.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

══════ ∴ |GiS| ∴ ══════

BismillahirrohmanirrohimAssalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhuInsya kajian rutin sore dan malam hari ini Sabtu-Aha...
10/07/2021

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhu

Insya kajian rutin sore dan malam hari ini Sabtu-Ahad, 29 Dzulqo'dah-1Dzulhijjah1442 H/ 10-11 Juli 2021 M di YPDS AT-TAUHID (TPQ NURUL FIKRI) Jl. Bandeng No 328 Arso III Jaifuri Skanto Keerom terjadwal seperti biasa.

1. KANTIN MUSLIMAH
KAjiaN ruTIN MUSLIMAH (ba'da Ashar)
Mulai pukul 16.00 sampai selesai

2. NGAMAL AHAD
NGAji MALam AHAD (ba'da Isya)
Mulai pukul 20.00 sampai selesai

3. KAP
Kajian Ahad Pagi (ba'da Subuh)
Mulai pukul 05.00 sampai selesai

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kemudahan dan keringanan langkah kita menuju majelis Ilmu... Aamiin...

Menuntut ilmu agama hukumnya WAJIB bagi kaum muslimin, kecuali yg berhalangan secara syar'i.

من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة. رواه مسلم
“Barang siapa yang menempuh jalan guna menuntut ilmu, niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

Jazakumullahu khair wa barokallahu fiikum

Memurnikan Aqidah - Menebarkan Sunnah

🎋 FAWAID 🎋📋✒️ KEBIASAAN PARA SALAF APABILA BULAN SYA’BAN TELAH TIBA🎙️ Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullaah ber...
20/03/2021

🎋 FAWAID 🎋

📋✒️ KEBIASAAN PARA SALAF APABILA BULAN SYA’BAN TELAH TIBA

🎙️ Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullaah berkata,

كان المسلمون إذا دخل شعبان أكبوا على المصاحف وأخرجوا الزكاة.

“Dahulu kaum muslimin jika telah masuk bulan Sya’ban, mereka meningkatkan dalam menyibukkan diri membaca al-Qur'an dan mengeluarkan zakat (zakat harta).”
[Fathul Bari, jilid 13 hlm. 310-311].

🎙️ Salamah bin Kuhail rahimahullaah berkata,

كان يقال شهر شعبان شهر القُرّاء

“Dahulu bulan Sya’ban itu disebut dengan bulannya Qurraa (para pembaca Al-Qur'an).”

Habib bin Abi Tsabit rahimahullaah, jika memasuki bulan Sya’ban, beliau berkata,

هذا شهر القُرّاء

“Ini adalah bulannya Qurraa (para pembaca Al-Qur'an).”

وكان عمرو بن قيس الملائي إذا دخل شعبان أغلق حانوته و تفرغ لقراءة القرآن

“Dahulu, jika Amr bin Qais al-Malaa`i memasuki bulan Sya’ban, beliau menutup tempat jualannya dan menghabiskan waktunya untuk membaca Al-Quran.”
[Lathaa’if Al-Ma’aarif hlm. 138].

══════ ❁✿❁ ══════

📢 Official Account Grup Media Dakwah Sunnah

📷 Instagram : https://www.instagram.com/media_dakwahsunnah1
🎥 YouTube : https://www.youtube.com/channel/UCcxcUu8tO3AV__BauOStcOA
📮https://t.me/Media_dakwahsunnah1
🖥️ FB: https://www.facebook.com/groups/185830659455163/

♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan Artikel ini dan tidak mengubah isi tulisan, semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

BERBENAH DIRI, PERSIAPAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN Oleh: Abdullah Taslim, Lc., MAAllah Ta’ala telah mengutamakan seb...
09/03/2021

BERBENAH DIRI, PERSIAPAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN

Oleh: Abdullah Taslim, Lc., MA

Allah Ta’ala telah mengutamakan sebagian waktu (zaman) di atas sebagian lainnya, sebagaimana Dia mengutamakan sebagian manusia di atas sebagian lainnya dan sebagian tempat di atas tempat lainnya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ

“Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya, sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka” (QS al-Qashash:68).

Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di ketika menafsirkan ayat di atas, beliau berkata, “(Ayat ini menjelaskan) menyeluruhnya ciptaan Allah bagi seluruh makhluk-Nya, berlakunya kehendak-Nya bagi semua ciptaan-Nya, dan kemahaesaan-Nya dalam memilih dan mengistimewakan apa (yang dikehendaki-Nya), baik itu manusia, waktu (jaman) maupun tempat”[1].

Termasuk dalam hal ini adalah bulan Ramadhan yang Allah Ta’ala utamakan dan istimewakan dibanding bulan-bulan lainnya, sehingga dipilih-Nya sebagai waktu dilaksanakannya kewajiban berpuasa yang merupakan salah satu rukun Islam.

Sungguh Allah Ta’ala memuliakan bulan yang penuh berkah ini dan menjadikannya sebagai salah satu musim besar untuk menggapai kemuliaan di akhirat kelak, yang merupakan kesempatan bagi hamba-hamba Allah Ta’ala yang bertakwa untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan ketaatan dan mendekatkan diri kepada-Nya[2].

Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, padanya dilipatgandakan amal-amal kebaikan, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, di buka pintu-pintu surga dan di tutup pintu-pintu neraka[3].

Oleh karena itu, bulan ini merupakan kesempatan berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan ingin meraih ridha-Nya.

Dan karena agungnya keutamaan bulan suci ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyampaikan kabar gembira kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum akan kedatangan bulan yang penuh berkah ini[4].

Sahabat yang mulia, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, menyampaikan kabar gembira kepada para sahabatnya, “Telah datang bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, Allah mewajibkan kalian berpuasa padanya, pintu-pintu surga di buka pada bulan itu, pintu-pintu neraka di tutup, dan para setan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat malam (kemuliaan/lailatul qadr) yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang terhalangi (untuk mendapatkan) kebaikan malam itu maka sungguh dia telah dihalangi (dari keutamaan yang agung)”[5].

Imam Ibnu Rajab, ketika mengomentari hadits ini, beliau berkata, “Bagaimana mungkin orang yang beriman tidak gembira dengan dibukanya pintu-pintu surga? Bagaimana mungkin orang yang pernah berbuat dosa (dan ingin bertobat serta kembali kepada Allah Ta’ala) tidak gembira dengan ditutupnya pintu-pintu neraka? Dan bagaimana mungkin orang yang berakal tidak gembira ketika para setan dibelenggu?”[6].

Dulunya, para ulama salaf jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan Ramadhan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah Ta’ala agar mereka mencapai bulan yang mulia ini, karena mencapai bulan ini merupakan nikmat yang besar bagi orang-orang yang dianugerahi taufik oleh Alah Ta’ala. Mu’alla bin al-Fadhl berkata, “Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan (berikutnya) agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka (kerjakan)”[7].

Maka hendaknya seorang muslim mengambil teladan dari para ulama salaf dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan bersungguh-sungguh berdoa dan mempersiapkan diri untuk mendulang pahala kebaikan, pengampunan serta keridhaan dari Allah Ta’ala, agar di akhirat kelak mereka akan merasakan kebahagiaan dan kegembiraan besar ketika bertemu Allah Ta’ala dan mendapatkan ganjaran yang sempurna dari amal kebaikan mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan (besar): kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika dia bertemu Allah”[8].

Tentu saja persiapan diri yang dimaksud di sini bukanlah dengan memborong berbagai macam makanan dan minuman lezat di pasar untuk persiapan makan sahur dan balas dendam ketika berbuka puasa. Juga bukan dengan mengikuti berbagai program acara Televisi yang lebih banyak merusak dan melalaikan manusia dari mengingat Allah Ta’ala dari pada manfaat yang diharapkan, itupun kalau ada manfaatnya.

Tapi persiapan yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan diri lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah agung lainnya di bulan Ramadhan dengan sebaik-sebaiknya, yaitu dengan hati yang ikhlas dan praktek ibadah yang sesuai dengan petunjuk dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena balasan kebaikan/keutamaan dari semua amal shaleh yang dikerjakan manusia, sempurna atau tidaknya, tergantung dari sempurna atau kurangnya keikhlasannya dan jauh atau dekatnya praktek amal tersebut dari petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam[9].

Hal ini diisyaratkan dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sungguh seorang hamba benar-benar melaksanakan shalat, tapi tidak dituliskan baginya dari (pahala kebaikan) shalat tersebut kecuali sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, atau seperduanya”[10].

Juga dalam hadits lain tentang puasa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Terkadang orang yang berpuasa tidak mendapatkan bagian dari puasanya kecuali lapar dan dahaga saja”[11].

Meraih Takwa dan Kesucian Jiwa dengan Puasa Ramadhan
Hikmah dan tujuan utama diwajibkannya puasa adalah untuk mencapai takwa kepada Allah Ta’ala[12], yang hakikatnya adalah kesucian jiwa dan kebersihan hati[13]. Maka bulan Ramadhan merupakan kesempatan berharga bagi seorang muslim untuk berbenah diri guna meraih takwa kepada Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa” (QS al-Baqarah:183).

Imam Ibnu Katsir berkata, “Dalam ayat ini Allah Ta’ala berfirman kepada orang-orang yang beriman dan memerintahkan mereka untuk (melaksanakan ibadah) puasa, yang berarti menahan (diri) dari makan, minum dan hubungan suami-istri dengan niat ikhlas karena Allah Ta’ala (semata), karena puasa (merupakan sebab untuk mencapai) kebersihan dan kesucian jiwa, serta menghilangkan noda-noda buruk (yang mengotori hati) dan semua tingkah laku yang tercela”[14].

Lebih lanjut, Syaikh Abdur Rahman as-Sa’di menjelaskan unsur-unsur takwa yang terkandung dalam ibadah puasa, sebagai berikut:

– Orang yang berpuasa (berarti) meninggalkan semua yang diharamkan Allah (ketika berpuasa), berupa makan, minum, berhubungan suami-istri dan sebagainya, yang semua itu diinginkan oleh nafsu manusia, untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengharapkan balasan pahala dari-Nya dengan meninggalkan semua itu, ini adalah termasuk takwa (kepada-Nya).

– Orang yang berpuasa (berarti) melatih dirinya untuk (merasakan) muraqabatullah (selalu merasakan pengawasan Allah Ta’ala), maka dia meninggalkan apa yang diinginkan hawa nafsunya padahal dia mampu (melakukannya), karena dia mengetahui Allah maha mengawasi (perbuatan)nya.

– Sesungguhnya puasa akan mempersempit jalur-jalur (yang dilalui) setan (dalam diri manusia), karena sesungguhnya setan beredar dalam tubuh manusia di tempat mengalirnya darah[15], maka dengan berpuasa akan lemah kekuatannya dan berkurang perbuatan maksiat dari orang tersebut.

– Orang yang berpuasa umumnya banyak melakukan ketaatan (kepada Allah Ta’ala), dan amal-amal ketaatan merupakan bagian dari takwa.

– Orang yang kaya jika merasakan beratnya (rasa) lapar (dengan berpuasa) maka akan menimbulkan dalam dirinya (perasaan) iba dan selalu menolong orang-orang miskin dan tidak mampu, ini termasuk bagian dari takwa[16].

Bulan Ramadhan merupakan musim kebaikan untuk melatih dan membiasakan diri memiliki sifat-sifat mulia dalam agama Islam, di antaranya sifat sabar. Sifat ini sangat agung kedudukannya dalam Islam, bahkan tanpa adanya sifat sabar berarti iman seorang hamba akan pudar. Imam Ibnul Qayyim menggambarkan hal ini dalam ucapan beliau, “Sesungguhnya (kedudukan sifat) sabar dalam keimanan (seorang hamba) adalah seperti kedudukan kepala (manusia) pada tubuhnya, kalau kepala manusia hilang maka tidak ada kehidupan bagi tubuhnya”[17].

Sifat yang agung ini, sangat erat kaitannya dengan puasa, bahkan puasa itu sendiri adalah termasuk kesabaran. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih menamakan bulan puasa dengan syahrush shabr (bulan kesabaran)[18]. Bahkan Allah menjadikan ganjaran pahala puasa berlipat-lipat ganda tanpa batas[19], sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Semua amal (shaleh yang dikerjakan) manusia dilipatgandakan (pahalanya), satu kebaikan (diberi ganjaran) sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali puasa (ganjarannya tidak terbatas), karena sesungguhnya puasa itu (khusus) untuk-Ku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran (kebaikan) baginya”[20].

Demikian p**a sifat sabar, ganjaran pahalanya tidak terbatas, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

{إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ}

“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan disempurnakan (ganjaran) pahala mereka tanpa batas” (QS az-Zumar:10).

Imam Ibnu Rajab al-Hambali menjelaskan eratnya hubungan puasa dengan sifat sabar dalam ucapan beliau,“Sabar itu ada tiga macam: sabar dalam (melaksanakan) ketaatan kepada Allah, sabar dalam (meninggalkan) hal-hal yang diharamkan-Nya, dan sabar (dalam menghadapi) ketentuan-ketentuan-Nya yang tidak sesuai dengan keinginan (manusia). Ketiga macam sabar ini (seluruhnya) terkumpul dalam (ibadah) puasa, karena (dengan) berpuasa (kita harus) bersabar dalam (menjalankan) ketaatan kepada Allah, dan bersabar dari semua keinginan syahwat yang diharamkan-Nya bagi orang yang berpuasa, serta bersabar dalam (menghadapi) beratnya (rasa) lapar, haus, dan lemahnya badan yang dialami orang yang berpuasa”[21].

Penutup
Demikianlah nasehat ringkas tentang keutamaan bulan Ramadhan, semoga bermanfaat bagi semua orang muslim yang beriman kepada Allah Ta’ala dan mengharapkan ridha-Nya, serta memberi motivasi bagi mereka untuk bersemangat menyambut bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan mempersiapkan diri dalam perlombaan untuk meraih pengampunan dan kemuliaan dari-Nya, dengan bersungguh-sungguh mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah-ibadah agung yang disyariatkan-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada setiap malam (di bulan Ramadhan) ada penyeru (malaikat) yang menyerukan: Wahai orang yang menghendaki kebaikan hadapkanlah (dirimu), dan wahai orang yang menghendaki keburukan kurangilah (keburukanmu)!”[22].

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA

Artikel www.muslim.or.id

[1] Kitab “Taisiirul Kariimir Rahmaan” (hal. 622).

[2] Lihat kitab “al-‘Ibratu fi syahrish shaum” (hal. 5) tulisan guru kami yang mulia, syaikh ‘Abdul Muhsin bin Hamd al-‘Abbad – semoga Allah menjaga beliau dalam kebaikan – .

[3] Sebagaimana yang disebutkan dalam HSR al-Bukhari (no. 3103) dan Muslim (no. 1079).

[4] Lihat keterangan imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 174).

[5] HR Ahmad (2/385), an-Nasa’i (no. 2106) dan lain-lain, dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani dalam kitab “Tamaamul minnah” (hal. 395), karena dikuatkan dengan riwayat-riwayat lain.

[6] Kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 174).

[7] Dinukil oleh imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 174).

[8] HSR al-Bukhari (no. 7054) dan Muslim (no. 1151).

[9] Lihat kitab “Shifatu shalaatin Nabi r” (hal. 36) tulisan syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

[10] HR Ahmad (4/321), Abu Dawud (no. 796) dan Ibnu Hibban (no. 1889), dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, al-‘Iraqi dan syaikh al-Albani dalam kitab “Shalaatut taraawiih (hal. 119).

[11] HR Ibnu Majah (no. 1690), Ahmad (2/373), Ibnu Khuzaimah (no. 1997) dan al-Hakim (no. 1571) dinyatakan shahih oleh Ibnu Khuzaimah, al-Hakim dan syaikh al-Albani.

[12] Lihat kitab “Tafsiirul Qur’anil kariim” (2/317) tulisan syaikh Muhammad bin Shaleh al-‘Utsaimin.

[13] Lihat kitab “Manhajul Anbiya’ fii tazkiyatin nufuus” (hal. 19-20).

[14] Kitab “Tafsir Ibnu Katsir” (1/289).

[15] Sebagaimana dalam HSR al-Bukhari (no. 1933) dan Muslim (no. 2175).

[16] Kitab “Taisiirul Kariimir Rahmaan” (hal. 86).

[17] Kitab “al-Fawa-id” (hal. 97).

[18] Lihat “Silsilatul ahaaditsish shahiihah” (no. 2623).

[19] Lihat kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 177).

[20] HSR al-Bukhari (no. 1805) dan Muslim (no. 1151), lafazh ini yang terdapat dalam “Shahih Muslim”.

[21] Kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 177).

[22] HR at-Tirmidzi (no. 682), Ibnu Majah (no. 1642), Ibnu Khuzaimah (no. 1883) dan Ibnu Hibban (no. 3435), dinyatakan shahih oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan syaikh al-Albani.

Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html

ISTIGHFAR ANAK SHALEH MENGANGKAT DERAJAT ORANG TUANYA DI SURGAعَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ ، قَالَ ...
10/02/2021

ISTIGHFAR ANAK SHALEH MENGANGKAT DERAJAT ORANG TUANYA DI SURGA

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ”إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي الْجَنَّةِ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، أَنَّى لِي هَذِهِ ؟ فَيَقُولُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ . رواه احمد وابن ماجه

Dari Abu Hurairah berkata: Rasûlullâh ﷺ bersabda:
Sesungguhnya Allâh benar-benar mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga. Lalu ia berkata: Ya Rabbi, dari mana aku memperoleh hal ini? Allâh berfirman: Dengan sebab istighfar anakmu untukmu. (HR. Ahmad)

Merupakan rahmat dan anugerah Allâh, bahwa Allâh menjadikan banyak sebab untuk mengangkat derajat kedudukan seseorang dan diampuninya dosa-dosanya. Di antaranya adalah bahwa Allâh menjadikan istighfar seorang anak; yang memintakan ampun kepada Allâh untuk orang tuanya; Allâh menjadikannya sebagai sebab diangkatnya derajat kedudukan kedua orang tuanya di surga. Ini bisa ditelaah dari hadits di atas: sesungguhnya seseorang benar-benar diangkat derajatnya di surga. Maksudnya adalah bahwa kedudukannya di surga di angkat, bukan karena amalan yang ia lakukan secara langsung. Namun karena orang tua telah mendidik dan mengasuhnya dengan baik; di mana hal tersebut membuat sang anak memintakan ampun untuk kedua orang tua. Kemudian orang tua bertanya: bagaimana bisa, atau dari manakah semua ini aku dapatkan? Sedangkan aku tidak melakukan amalan yang membuahkan kedudukan setinggi ini?! Lalu dikatakan kepadanya: Ini adalah disebabkan permohonan ampun dari anakmu untukmu. Sebab, anak termasuk wujud dari usaha orang tuanya; sehingga ia tak ubahnya seperti sedekah jariyah yang pahalanya mengalir untuknya meski telah meninggal.

Silahkan share,
semoga bermanfaat, bârakallaahu fîkum.

Sumber: IG Majalah As-Sunnah

https://majalahassunnah.net/

Address

Jalan Poros Arso 3 Jaifuri Skanto Keerom
Jayapura
99368

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AKHLAK MULIA MANDIRI GROUP posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to AKHLAK MULIA MANDIRI GROUP:

Shortcuts

Share