Mahabbah Ummat RosululloH S.A.W Wilayah PAPUA

Mahabbah Ummat RosululloH S.A.W Wilayah PAPUA MOTTO MURRI :
"Perbaikilah DiriMu dan Pada Saat yang Sama Ajaklah Orang Lain Tuk Memperbaiki Dirinya juga dengan Ketulusan Hatinya Masing-masing".

10/04/2024
09/04/2024

Bismillahirrohmanirrohim 🙏🙏🙏
SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITHRI 1445 H,
SEMUANYA DIMAAFKAN DAN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.

"Sahabat MURRI Dimanapun Berada
Semoga Berkah, Sehat dan Lantjar Djaya selalu
aamiin Ya Robbal'Alamiin".

10/02/2024

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
============
*MAKRIFAT*
*NAWATU DIRI*
============

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, abah apakah perbedaannya antara riya dengah niat sirik sampai diri benar-benar iklas karena Allah swt, trmksh

===========
Wslm Wr Wb,
Riya Adalah Syirik Kecil, sedangkan Syirik Besarnya Adalah Menduakan or Mempersekutukan Alloh SWT dengan Sesuatu Apapun.

Sahabat MURRI,
Hadits Tentang *"Innamal A'malu Binniyat"* itu Merupakan yang Menjadi Dasar Hukum didalam Islam, Seringkali Para Ulama Salaf dan Kholaf Sangat Senang Memulai Karya-karya Tulisanya dgn Mengutif Hadits ini Tuk Mengingatkan Para Pembaca Betapa Pentingnya Meluruskan Niat or Mentauhidkan Niat.

Maka itu Ada Kaidah Umum yang Mengatakan : *"Bahwasanya Balasan yang diberikan kepada Manusia itu Menurut Ukuran or Takaran Niat Mereka"*. Maka Itu, Barangsiapa yang Meninggalkan Amaliyyah Ibadah karena Manusia Itu dinamakan *Riya*, sedangkan Melakukan Amaliyyah Ibadah Karena Manusia itu dinamakan *Syirik*, Tetapi Pabila Alloh SWT Selamatkan Seorang Hamba didalam Setiap Amaliyyahnya dari Melakukan Dua Hal diatas tadi maka Itu dinamakan dengan *Ikhlas*.

Penting Sekali,
Ketika Kalian Melakukan Suatu Amaliyyah Kebaikan maka Usahakanlah Selalu SAMA AZZAH Baik Lahir maupun Bathin Diri Kalian shg Setiap Gerak maupun DiamMu Baik Ketika Sendirian maupun disaat ndak Sendirian Tetap Tancapkan Nawatu Lillahi Wa Billahi Ta'ala. Jangan sampai Bercabang Dua yakni Melalui Kehendak Nafsu or Keinginan Hawa dengan Tujuan Keinginan Duniawi.

==============
Sahabat MURRI,
Peliharalah Diri Kalian dari Segala Keinginan diperhatikan oleh Makhluk dan Sucikanlah Diri Kalian dari Segala Memenuhi Kehendak dan Keinginan Hawa NafsuMu. Sebab Nawaitu yang Lurus hanya kapada Alloh SWT Semata dan ndak ditemukan didalam Perbuatan yang Kecampur oleh Riya dan Qolbu yang Jujur itu ndak ditemukan didalam Perbuatan yang Kecampur Kesombongan didalam Dirinya.

Usahakanlah ketika Kalian Melakukan Suatu Perbuatan yang Baik lalu dipuji or pun dicela maka Qolbu Kalian Menerimanya *SAMA AZZAH*, Begitu juga Ketika dikoreksi Kejelekan-kejelekan Amaliyyah Kalian oleh Seseorang maka Janganlah Sekali-kali Ada Perasaan Benci kepadanya.

Sekali lagi, Surat Al Bayyinat Mengajarkan Tentang Bukti Nyata Diri Seorang Hamba, maka itu Luruskan NiatMu hanya kepada Alloh SWT Azzah Itulah yg dinamakan *"Al-Hanif or Hunafaa"* sedangkan ketika Menjalankan Ibadah yang disertai dengan Ketulusan Hati Semata-mata hanya kepada Alloh SWT Azzah itulah yang dinamakan *"Mukhlishiina LaHuddin"*.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :=========================*MAKRIFAT**SHOLAWAT UMMIYYI MURRI*=========================*Refr...
09/02/2024

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
=========================
*MAKRIFAT*
*SHOLAWAT UMMIYYI MURRI*
=========================
*Refresh Tirakat Tiap Ashar Jum'at

​Assalaamu’alaykum…
Saudara-saudaraKu,
"Saya Menawarkan Sebuah Amalan Khusus Berupa Sholawat Ummiyyi kepada Semua Jam'iyyah, sbg Wasilah agar Dosa-dosa KITA Semua Khususnya Dosa-dosa Kecil diampuni oleh Alloh SWT, Namun bBila Berbuat Dosa Besar dianjurkan Tuk Taubatan Nashuha. Amalan ini Sangat Cocok bagi Anda yg Sering Berbuat TOMAT Alias Taubat Maksiat"'.

TATA CARANYA :
[Bacalah 80x setiap Ba’da Sholat Ashar dihari Jum’at, yakni ketika Anda Belum Merubah Duduk Tahiyyat Akhirnya (masih Duduk Tawwaruk) dan setelah Salam ke Kiri, sbb :
1. Bacalah Hadiah Fatihah ini :
"Ilaa Hadrotin Nabiyyil Musthofaa Sayyidina Muhammadin S.A.W Wa ‘Alaa AaliHi Wa AshHaabiHi Wa AzwaajiHi wa DzurriyyatiHi wa AHli BaytiHil Kiroom, wa Lijamii’i Man ‘Amila wa Shohibal Ijaazati Wal Barookati Wal Karoomati HaadziHis Sholawaati Ilaa Yaumil Qiyaamah Wa LiJamii’i MasyaaikhiHim Wa LiMasyaikhi MasyaaikhiHim Ilaa RosuulillaHi S.A.W Bisirril Faatihah… (baca Al Fatihah 1x).
2. Bacalah : "InnallooHa wa Malaa-ikataHu Yusholluuna ‘Alan Nabiyyi, Yaa AyyuHal Ladziina Aamanuu Sholluu ‘AlayHi wa Sallimuu Tasliimaa(n) 1x".
3. Bacalah Sholawat Ummiyyi ini 80x :
“Allohumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi Wa ‘Alaa AaliHi WashohbiHi wa Sallimu Tasliimaa(n)”.
4. Bacalah Wirid RosuululloH S.A.W seperti Biasa, yakni : dimulai dari Istighfar s.d Do’a setiap Ba’da Sholat 5 Waktu. Semoga Alloh SWT Mengampuni dan Mema’afkan Segala Dosa-dosa KITA, yakni : Dosa Besar Maupun Dosa-dosa Kecil yg telah Kita Lakukan, Aamiiin…

Saudara-saudariKu,
"Semoga Saya, Para Jam'iyyah MURRI dimanapun Berada dan Semua Orang-orang yg KITA Sayangi, Selalu dikaruniai oleh Alloh SWT Berupa Nikmat Iman dan Islam yg Sempurna hingga Ajal Menyemput KITA dan juga :
1. An Takuuna ZaujatuHum Muwaffiqah, Memiliki Pendamping hidup yang Tho’at dan Patuh (kpd Gusti Alloh SWT dan Rosul NYA) … aamiiin…
2. Wa AulaaduHum Abroron, Mempunyai anak-anak yangBerbakti (kpd Orang Tua)… aamiiin…
3. Wa IkhwaanuHum Atqiyaa’ Dikelilingi Para Sahabatyang Bertakwa… aamiiiin…
4. Wa JiroonuHum Sholihiin, Hidup di tengah-tengah Para Tetangga yang Sholih dan Sholiha… aamiiin…
5. Wa RizquHum fii BilaadiH, Memiliki Sumber Penghasilan yg Tetap di Negeri Sendiri (Daerah Sendiri)… aamiiiin…
6. Wat Tafakkuh Fiddiini, Yaitu : Memiliki Semangat didalam Mempelajari dan Memahami Agama... Aamiiin..
7. Wal Umri Fii Barkatillah Yaitu : Memiliki Umur yg Barokah, Semakin Panjang Usianya lalu Semakin Sholeh Amal Perbuatannya Itulah Tujuh Kebahagiaan Hidup yg Sempurna... Aamiin...

"Istajib Lanaa Bi-Ijaabatil Kubro Ya AlloH, dgn Berkahnya Semua dan Seluruh Umat Muslim yg Beribadah pad Hari Jum'at ini dan juga dgn Berkahnya Sholawat Ummiyyi dan Hari Jum’ah yg Mubaarokah ini… aamiiin 7x… Yaa Robbal ‘Aalamiiin… Berkah, Sehat dan Lantjar Djaya selalu.

~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:

Come and get links to murripusat’s all social media pages, Twitter, Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, etc., on Linkr.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :======================SHOLAWAT ROJAB MURRI======================  : Allohumma Baarik Lana...
09/02/2024

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
======================
SHOLAWAT ROJAB MURRI
======================

:
Allohumma Baarik Lanaa, Fii Rojaba Wa Sya'bana,
Wa Ballighnaa Romadhona, Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin

Bapak Ibu juga Saudara
Bulan Rojab Bulan Mulia
Bagaimana Hidup Bahagia
Amal Bekalnya spt Apa?.



Bulan Rojab Bulannya Alloh
Perbanyak Tasbih juga Istighfar
Supaya Kita disayang Alloh
Miliki Ikhlas juga Penyabar



Allohummaghfirlii Warhamnii,
Wa Tub 'Alayya 70 Kali, Subhallohil Hayyi, Al Qoyyumi 100 Kali.



Subhanallohi Ahadi, Ash Shomadi 100 Kali,
Subhanallohir Ro-ufi, Ar Rohiimi 100 Kali.



Ahmadu Rosululloh, Muhammadur Rosululloh, Jum'at Terakhir dibulan Rojab, dibaca 35 Kali.



Bulab Rojab Bulan Mulia
Perbanyak Sholat juga Puasa
Tegakanlah Sekeluarga
Hidup Mulia juga Bahagia



Bulan Rojab Bulannya Rohmat
Perbanyak Shodaqoh juga Sholawat
Supaya Kelak diakhirat
Dapat Syafa'at juga Selamat



Para Guru Datang Kemari
Para Awliya Hadir Menghampiri
Kangjeng Nabi sudah Merestui
Berkah Manfa'at Pengajian (Tasakuran) ini.

Aamiin Aamiin Aamiin Aamiin, Aamiin Aamiin Aamiin Aamiin, Aamiin Aamiin Aamiin Aamiin,
Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان آمين يا رب العالمين.

________
Dalam Kitab Nuzhatul Majaalis Hal. 239, Mengutip Sebuah Hadits Fadhoilul Amal Bahwa Nabi S.A.W. Bersabda :

كُلَّ يَوْمٍ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَّلِ مِنْ رَجَبٍ سُبْحَانَ الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ وَكُلَّ يَوْمٍ مِنَ الْعَشْرِ الثَّانِيِ مِائَةَ مَرَّةٍ سُبْحَانَ اللهِ الْأَحَدِ الصَّمَدِ وَمِنَ الْعَشْرِ الثَّالِثِ مِائَةَ مَرَّةٍ سُبْحَانَ اللهِ الرَّءُوْفِ الرحيم لَمْ يَصِفْ اَلْوَاصِفُوْنَ مَا يُعْطَى مِنَ الثَّوَابِ.

"(Barangsiapa) Setiap Hari dari Sepuluh Awal Bulan Rojab Membaca : "SUBHAANAL HAYYIL QOYUUM 100 Kali" dan Sepuluh kedua Membaca : "SUBHAANAL AHADISH SHOMAD 100 Kali", dan Sepuluh Ketiga Membaca : "SUBHAANALLOOHIR RO-UUFIR ROHIM 100 Kali", maka Orang yang Mensifati ndak bisa Mensifati Pahala (Keutamaan) yang akan diberikan kepada Orang Tersebut".

Dalam Kitab Kanzun Najaah Was Suruur Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds Hal. 39-43, Kitab Al Fawaid Syekh Ali Al Ahjuri, Kitab Khulashotul Atsar d.l.l. Mengatakan :

مَنْ قَرَأَ فِيْ آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَالْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ: أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ (خَمْسًا وَثَلَاثِيْنَ مَرَّةً) لَا تَنْقَطِعُ الدَّرَاهِمُ مِنْ يَدِهِ تِلْكَ السَّنَةَ.

"Barangsiapa pada Akhir Jum'at dibulan Rojab Membaca : "AHMADU RASUULULLOOH, MUHAMMADUR RASUULULLOOH 35 Kali" ketika Khotib Masih Berada diatas Mimbar, maka Dirham (Harta Duniawi) ndak Terputus dari Tangannya dalam Tahun Tersebut". Maknanya : Diberikan Kecukupan Rezeki.

~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:

Come and get links to murripusat’s all social media pages, Twitter, Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, etc., on Linkr.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :=====================*MAKRIFAT**DZIKIR DO'A BA'DA JUM'AT*=====================Biasanya se...
09/02/2024

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
=====================
*MAKRIFAT*
*DZIKIR DO'A BA'DA JUM'AT*
=====================

Biasanya setelah Sholat Jum'at Selesai Saya S**a Membiasakan Mendo'akan kepada Orang Tua seperti ini :
1. Baca Syahadat, Sholawat, Basmalah yang Khusu'.
2. Hadiah Fatihah Langsung kepada Ibu dan Abah Contoh : *"Wa Khususon ilaa Ruuhi Abii.. bin... (sebab sudah Wafat) wa ilaa Ruuhi wa Jasadi Ummii... binti... (sebab masih Hidup) Ya Alloh Ampunilah Hamba dan Ampunilah Kedua Orang Tua Hamba, Maafkanlah Segala Salah, Dosa dan Maksiat yang pernah Kami Lakukan Baik Lahir maupun Batin (setelah itu Membaca Do'a Walidain 10 Kali)"*.
3. Do'a Walidain : *"Allohummaghfirlii Dzunuubii Wa Liwaalidayya (10 Kali) Warhamhumaa Kamaa Robbayaani Shohiiro Bisirril Faatihah...*
4. Lalu Bangun Tuk Melaksanakan Sholat I'ada Zhuhur 4 Roka'at. Sholat I'ada ini bisa Sunnah bisa Wajib Tergantung Khutbah dan Sholat Jum'atnya Sah or Tidak (Baca Kembali Kajian Sholat I'ada MURRI).
5. Setelah itu Membaca : Syahadat, Sholawat dan Basmalah.
6. Lalu Berdo'a yang Khusu' : *"Ya Alloh Ampunilah Diri Hamba, Ampunilah Keluarga Hamba, Ampunilah Semua Para Sahabat MURRI dimanapun Berada Beserta Keluarganya, Ya Alloh Takdirkanlah Mereka Benar-benar bisa Bertaubat dan Memperbaiki Diri baik Lahir maupun Batinnya, Ya Alloh Sukseskanlah Kegiatan-kegiatan Kami, Berkahi dan Ridhoilah Kegiatan-kegiatan MURRI, Khususnya Kegiatan Minggu-minggu ini yaitu (Sebutkan Kegiatan pada Minggu ini) atas Izin, Ridho, Berkah dan RohmatMU Ya Robb*".
7. Langsung Membaca : Do'a Asma Nur Diri Ilahiyyah (ANDI) dan diakhiri dengan Surat Alfatihah 3 Kali yang Benar-benar Khusu'.

Bacaan Dzikir ini diambil dari Berbagai Kitab Fiqh dan Kita Para Guru Sepuh yang sudah diistiqomahkan Bersama Para Santrinya, maka Sangatlah Penting Tuk diamalkan oleh Semua Para Sahabat MURRI, Semoga Berkah, Sehat dan Lantjar Djaya selalu, aamiin

Adapun Susunan Lengkap Dzikir setelah Jum'atan Adalah sbb :
1. Setelah Sholat Jum'at Selesai agar Sholat I'ada Zhuhur, Adapun Sholat I'ada Zhuhur ini sebagai Bentuk Ihtiat (Kehati-hatian Hukum) dimana ada Dua Tafshil dalam Madzhab Syafi'i yaitu : Pabila ada yang Tak Sempurna didalam Rukun Khutbah dan Sholat Jum'atnya maka I'ada Zhuhur Menjadi Wajib Tetapi Pabila Rukun-rukun Khutbah dan Sholat Jum'atnya telah Cukup Syarat dan Sempurna maka Sholat I'ada Zhuhur Menjadi Sunnah dilaksanakan.

2. Dzikiran ini Bagusnya dilaksanakan di Masjid Tetapi Boleh juga dikerjakan dirumah, Kalau di MURRI dikerjakan di Saung MURRI setelah Pulang Jum'atan agar lebih Khusu' dan bisa Istiqomah sebab Tak Mengganggu Jama'ah Umum.

3. Bagusnya Sejak Duduk Tawwaruq selesai Sholat Jum'at Tak Bergeser Sedikit pun jua (Tak Berubah Duduknya) sampai Selesai Membaca Surat Musabbi'at (Serba dibaca 7 Kali) ini maka Barulah Duduk Bersila.

4. Membaca Tawwasul Hadiah Fatihah Khususnya kepada Rosululloh S.A.W. dan Keluarga serta Para Sahabatnya.

5. Membaca Surat Musabbi'at yaitu : Surat Al Fatihah dibaca 7 Kali, Surat Al Ikhlas dibaca 7 Kali, Surat Al Falaq dibaca 7 Kali, Surat An Naas dibaca 7 Kali.

6. Membaca Istighfar Taubat :

أََسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِـيْم ٣x

الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ المَعَاصِي وَالذُّنُوبِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ

7. Memohon Do'a Kecukupan 4 Kali :

اَللّٰهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ، أَغْنِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ ٤x

8. Membaca Doa Keselamatan :

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

9. Membaca Do'a-do'a Warid, yaitu : Do'a Akidah Qodho dan Qodar :

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

10. Membaca Do'a agar bisa Istiqomah Dzikir, Bersyukur dan Ibadah :

اَللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

11. Membaca Tasbih 33 Kali :

إِلٰهِيْ يَا رَبِّ سُبْحَانَكَ،
سُبْحَانَ اللّٰهِ ٣٣x

13. Membaca Tahmid 33 Kali :

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا،
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ

15. Mengakhiri Tahmid dengan Lafadz Tahmid :

اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ

16. Membaca Takbir Sebanyak 33 Kali :
اَللهُ اَكْبَرْ

17. Kemudian Mengakhiri Takbir dengan Lafadz Takbir yang Panjang dan Tahlil :

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ.

18. Membaca istighfar tiga kali:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْم

19. Membaca Do'a Singkat ini :

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ

20. Membaca Do'a-do'a Lainnya yang Lazim dibaca Sesudah Sholat Wajib.

~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:

Come and get links to murripusat’s all social media pages, Twitter, Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, etc., on Linkr.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :==================*MAKRIFAT KAIFIYAT**JUM'ATAN MURRI*==================*Kalian Refresh Ti...
09/02/2024

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
==================
*MAKRIFAT KAIFIYAT*
*JUM'ATAN MURRI*
==================
*Kalian Refresh Tiap Hari Jum'at*

Sahabat MURRI dimanapun Berada,
"Takala Kalian Para Lelaki Ganteng Mau Berangkat Ke Masjid selama dirumah Kalian Lakukan sbb :
1. *Kamis Sore or Pagi-pagi dihari Jum'at agar Potong Kuku* Ini Rutin Seminggu Sekali sebab Kuku Panjang itu Bukanlah Akhlak dan Ajaran Islam Tetapi Banyak Riwayat Mengatakan itu Akhlak dari Yahudi. Termasuk juga Merapikan Kumis [Potong Jangan dihabiskan] Pabila Keluar dari Batas Bibir, Potong Rambut Kepala & Rambut Anat [Kemaluan] bisa 40 Hari Sekali Termasuk juga Bulu Ketiak tetapi Tuk Jenggot Bisa Kalian Panjangkan Pelihara dgn Baik dan Rapi.
2. Guna Memotong ini Maksudnya adalah Potong Kuku Tangan agar diperbaiki Apa yg Kalian Lakukan setiap Hari lalu Potong Kuku Kaki agar diperbaiki lagi Perjalanan Hidup Kalian, Potong Kumis agar Bicara yg Bermanfaat or Lebih Baik Diam saja, Potong Bulu Anat agar Jagalah selalu Parji Kalian dari Perbuatan Keji, Potong Rambut Kepala agar Jagalah Otak dan Pikiran Kalian, Potong Bulu Ketiak agar Jagalah Akhlak Kalian dan Miliki Rasa Malu yg Tersembunyi sekalipun shg ndak Membuka Aib sesama, Panjangkan Jenggot Agar Kalian Lebih Dewasa & Bijaksanalah didalam Bersikap ndak Kekanak-kanakan spt Orang yg Belum Tumbuh Jenggot.
3. Sebelumnya disunnahkan agar Tidur Sebelum Berangkat Jum'at, Namanya *Tidur Qoylulah* supaya ketika Menghadiri Khutbah Jum'at ndak Ngantuk Apalagi Ketiduran. Tidur Qoylulah itu Simbol bahwa Takala Ibadah Persiapkan Zhahir Bathin Kalian sebab mau Menghadap Alloh SWT.
4. Mandi Jum'at, Niatnya :
نويت الغسل لصلاة الجمعة سنة لله تعالي
*"Nawaitul Ghusla Lisholati Jum'ati Sunatan LillaHi Ta'ala, Niat Saya Mandi Tuk Sholat Jum'at Sunnah Karena Alloh Ta'alaa".* Mandi Ini Simbol dari segala Urusan Duniawi disemua Indera Zhahir Bathin Kalian agar Kalian Tinggalkan sebab sudah saatnya Menghadap Robbul 'Izzati.
5. *Pakai Pakaian yg Baik dan Suci*. Ini Simbol dari Syareat Islam Kalian agar Sempurna dan Terbaik Baik Rukun Syaratnya dan juga Niat Sucinya yaitu dgn Ketulusan Hati ketika Mengerjakannya.
6. *Memakai Minyak Wangi Non Alkohol*. Ini Simbol dari Akhlak Kalian agar Wangi, Kalau Kepingin Mati Mayat dan Namanya Wangi Kemana-mana maka Wajib Perbaiki Akhlaknya.

"[Jangan Kelamaan Dandanan dan Ngaca juga jadi Semuanya dikerjakan dgn Cepat dan Sigap, Karena Kita mau Berjama'ah ketemu Banyak Orang maka supaya Enak dilihat dan ndak Bau Keringat karena sudah Mandi d.l.l. Namanya sudah Siaappp]".

"Para Sahabat MURRI agar Berangkat Ke Masjid sekitar Jam 11:00 Wib or Lewat Dikit dgn Tata Krama sbb ;
1. Niat Saat Keluar dari Rumah or Kantor Ke Masjid Ambil Jalan yg agak jauh lalu Pulang Jum'atan Ambil Jalan yg agak Dekat, Niatnya yaitu :
*"Bismillahirrohmanirrohiim, Ya Alloh Niat Saya (Kalau Banyakan pakai Kami Biar yg Lainnya Turut Kegendong Juga) Berangkat ke Masjid Tuk Ibadah Kpd Alloh SWT Lillah Wa Billlahi Ta'ala Bibarokati Al-Fatihah..*.(Baca Al-Fatihah 1x setelah itu Dahulukan Kaki Kanan Melangkah dgn Berjalan Rileks saja ndak Perlu Tergesa-gesa Kecuali Waktunya Mepet).
2. Ketika Sampai di Masjid Taruh Sandal ditempat yg Aman lalu Cari Shaf Pertama [Masa Bodong mau Ikhlas ndak Ikhlas juga, Shaf Pertama adalah Perinsip] dan Pabila Masih Ada Waktu Luang Tuk Sholat Sunnah Wudhu [Kalau Air Bekas Wudhu masih Ada] maka Sholatlah, Niatnya :
اصلي سنة الوضوء ركعتين لله تعالي
*"Usholli Sunnatal Wudhu-i Rok'ataini Lillahi Ta'alaa, Sholat Saya Sunnah Wudhu 2 Roka'at Sunnah karena Alloh Ta'ala".*
3. Pabila Masih Ada Waktu Sholat Tahiyyatul Masjid [Kalau Waktunya Mepet maka Kalian Mengerjakan Sholat Sunnah Wudhu saja Sholat Tahiyyatul Masjid sudah Kegendong sebab Sholat ini hanya Tatakrama masuk Masjid saja], yaitu :
اصلي سنة تحية المسجد ركعتين لله تعالي
*"Usholli Sunnatan Tahiyyatul Masjid Rok'ataini Lillahi Ta'ala, Sholat Saya Sunnah Tahiyyatul Masjid 2 Roka'at Sunnah karena Alloh Ta'alaa".*
4. Duduk I'tikaf, Niatnya yaitu :
نويت ان اعتكف في هذ المسجد سنة لله تعالي

*"Nawaitu An A'takifa Fi Haadzal Masjid Sunnatan Lillahi Ta'ala, Niat Saya I'tikaf di Masjid Ini Sunnah Karena Alloh Ta'alaa".*
5. *Dzikir I'tikaf*, yaitu :
"Bisa spt Dzikir Ma'tsurat tiap Ba'da Sholat Pardu, Bisa juga Kalian Memperbanyak Sholawat Jibril : *"SholalloHu 'Alaa Muhammad صلي الله علي محمد"* [Karena Hari Jum'at itu Perbanyak Sholawat], Bisa juga Kalian Memperbanyak Sholawat Ummat : *"AlloHumma Sholli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa 'Alaa Sayyidinaa Muhammad"* sampai Adzan Berlangsung. Caranya Kalian Hadiah Al Fatihah Dahulu lalu Membaca Ayat "Innalloha Wa Malaikatahu dst" kemudian Baca Sholawat Apapun Sebanyak-banyaknya.
6. Adzan Ada yg Satu Kali dan Ada yg Dua Kali, Kalau Satu Kali maka Sholat Qobliyyah Jum'atnya ketika Waktu Zhuhur sudah Ada tetapi Kalau Adzannya 2x maka Setelah Adzan Pertama agar *Sholat Sunnah Qobliyyah Jum'at* agak diringankan artinya ndak perlu pakai Surat Sunnah juga ndak Apa-apa, Niatnya yaitu :
اصلي سنة قبلية الجمعة ركعتين لله تعالي
*"Usholli Sunnatan Qobliyyatan Jumu'ati Rok'ataini Sunnatan LillaHi Ta'alaa, Sholat Saya Sunnah Qobliyyah Jum'at 2 Roka'at Sunnah karena Alloh Ta'alaa".*
7. Lalu Mendengarkan Khutbah Jum'at dgn Khusu' [Seksama Jangan Ngobrol or Tengok Kanan Kiri Termasuk Jangan Muter Tasbeh, tetapi Lihatlah Khotibnya] dan Jari-jari Tangan Kalian Jangan saling Mengapit spt Orang yg Putus Asa saja, Jangan Duduk-duduk yang dimakruhkan spt Duduk Anjing d.l.l., Tetapi Duduklah Bersila dgn Khusu' sambil Mendengarkan Khutbah Jum'at hingga Selesai dan Jangan Mengantuk Apalagi Tidur, Fahami Kelemahan Diri.
8. Baca Sholawat Nabi Ketika Khutbah Pertama Selesai, Bila Ada Waktu Bacalah Surat Al-Ikhlas, Bila Masih Ada waktu Bacalah Surotul Fatihah Boleh Kalian Mengangkat Kedua Tangan Kalian sambil Berdoa.
9. Ketika Berdo'a Angkatlah Kedua Tangan Kalian sampai Setinggi Bahu, Jangan Menempel dikedua Paha Yah spt Orang yg Mau-mau ndak-ndak [ndak Serius].
10. Sholat Jum'at, Niatnya yaitu :
اصلي فرض الجمعة ركعتين مأموما لله تعالي

*"Usholli Fardhol Jum'ati Rok'ataini Ma'muuman Lillahi Ta'alaa, Sholat Saya Pardu Jum'at 2 Roka'at Jadi Makmum Karena Alloh Ta'alaa".*

===========
Sahabat MURRI Kita Lanjutkan,
11. Setelah Sholat Jum'at Dzikir Ma'tsurot Ba'da Sholat yg Pendek saja dan Berdo'a Tuk Urusan Dunia maupun Akhirat Kalian.
12. Lalu Kerjakan Sholat *Sunnah Ba'diyyah Jum'at* Bisa di Masjid Bisa juga dirumah, Niatnya Yaitu :
اصلي سنة بعدية الجمعة ركعتين لله تعالي
*"Usholli Sunnatan Ba'diyyatan Jum'ati Rok'ataini Lillahi Ta'alaa, Sholat Saya Sunnah Qobliyyah Jum'at 2 Roka'at karena Alloh Ta'alaa".* Kalau Adatnya disatu Masjid Menzhuhurkan Berjama'ah maka Zhuhurlah dgn Berjama'ah, Ini Namanya Sholat I'adah Sunnah Tetap Niat Zhuhurnya Pardu hanya saja I'adahnya yg Sunnah.
13. Kalau Punya Uang Barulah Kalian Shodaqoh di Kotak Amal. Dambil Berdoa : *"Ya Alloh Terimalah Ibadah Hamba, Berkahi dan Ridhoi Diri dan Kehidupan Hamba Bibarokati Alfaatihah...* [Semua diatas Ini agar Kalian Istiqomahkan semoga suatu saat Nanti Do'a Kalian dimaqbul].
14. Dahulukan Kaki Kanan saat Masuk Masjid dan dahulukan Kaki Kiri saat Keluar dari Masjid.
15. Pakai Sandal or Sepatu Bagusnya Duduk dan dahulukan yang Kaki Sebelah Kanan.
16. Takala Keluar dari Masjid Ternyata Sandal or Sepatu Kalian Hilang Yaaa Nasib dah, Berarti Perjalanan Kalian Rumit [Ini Simbol Diri Kalian yg Rumit bin Ribet, Tafakur Yah Jangan Marah *_^], Beli Lagi Azzah yg Hilang Udah Ikhlaskan.

"Salaam Jum'at Mubaarak Semoga Ibadah Kita diterima dan diridhoi oleh Alloh SWT. Kerjakan dgn Semangat, Tulus, Pakai Ilmunya lalu Istiqomahkan. Semoga Barokah Selalu buat Kita Semua. Tuk Wanita yg Bersuami Supaya Mendapatkan Keutamaan Jum'at Bisa Kalian Siapkan Keperluan Suami saat Sebelum Berangkat Jum'at dan Tunggu Suami saat Pulang Jum'at dgn Menjawab Salamnya lalu Salim dan Cium Tangannya sambil Berkata : "Abang Mau Ngopi, Mau Teh, apa mau Nyusu.?." Setelah dibuatkan sambil Ngipas-ngipasin dan Lap Keringatnya (Ingat, Jangan Pakai Kipas Angin Sholihah Yah *__^) Minta dah Hasil Jum'atannya Tadi Khotib Mau'izhohnya Ttg Apaan, lalu Dengarkan Baik-baik. Mayoritasnya Pada Lupa or Mungkin Mereka Ketiduran saat Khutbah Berlangsung, Saya Sering Kroscek Para Mang Santri spt itu dgn Berdialog setelah sampai dirumah. Panduan ini Bisa Kalian Save & Share Halaalan Thoyyiban setiap Pagi dihari Jum'at Tuk Pengeling-ngeling".

~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:

Come and get links to murripusat’s all social media pages, Twitter, Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, etc., on Linkr.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :========================*MAKRIFAT**HABIB VERSI HADRAMAUT*========================Assalamu...
25/05/2023

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
========================
*MAKRIFAT*
*HABIB VERSI HADRAMAUT*
========================

Assalamualaikum Wrwb abah mohon maaf, abah jaman dulu pernah tinggal ditarim hadramaut dapatkan abah jelaskan perihal panggilan habib dan sayyid disana terimaksih

===========
Wslm Wr Wb,
1. *Jaman Pertama* : Awalnya Dzuriyah Nabi itu dipanggil Imam seperti Imam Zainal Abidin sampai Imam Ahmad Al Muhajir sampai Imam Al Faqih Muqoddam.

2. Lalu *Jaman Kedua* Setelah itu Dzuriyah Nabi dipanggil Syekh seperti Syekh Umar Mahdhor, Syekh Abu Bakar d.l.l. Umumnya Panggilan Syekh juga Bagi Ulama Golongan Ahwal disana.

3. Kemudian *Jaman Ketiga* Dzuriyah Nabi dipanggil Habib Awalnya dimasa Habib Umar bin Abdurrahman Al Athos (Shohiburratib), sebab saat itu Siapapun yang Melihat Habib Umar maka pada S**a padanya sehingga dikenalah Habib Pertama dijaman itu.

4. Terakhir dijaman ini, di Hadramaut Panggilan Habib itu Tuk Orang-orang Alim yang Berkelas dan Masyhur seperti Habib Umar bin Hafizh, Habib Salim Asyathiri, Habib Ali Masyhur, Habib Abu Bakar Al Adni d.l.l. Uniknya Habib Kazhim, Habib Ali Al Jufri dan Umumnya yang Seumuran dengan Beliau Sekalipun Alim dipanggilnya Sayyid, juga Kalau Ceramah Memanggil yang Seumuran dengan Berkata : *Seperti tadi yang dikatakan oleh Al Akhinaa (Saudara Kita)...*, Termasuk Habib Salim Anaknya Habib Umar yang Sulung saat dipanggil Habib Beliau Menjawab Malu : *"Ana Sayyid"* Maknanya : *"Saya Masih Taraf Sayyid"*. Keterangan diatas (Imam, Syekh, Habib) ada juga disaat Membaca Qosidah Basaudan.

5. Kalau di Indonesia Masih Bayi pun Terkadang dipanggil Habib, Kalau Jaman Dahulu dipanggil Yek or Yik sebab Banyak yang Masih Usia Mesantren. Kalau Umumnya dijawa pada Orang Umum Usia Anak dipanggil Lek.

6. Kalau Jaman Dahulu di Indonesia Keturunan Sayidina Hasan dipanggil *"Sayyid dan Sayyidah"* seperti Sayyid Syekh Abdul Qodir Al Jilani (Bukan Al Jaelani), Sayyid Ja'far Shodiq d.l.l. Tetapi Keturunan Sayyidina Husein dipanggil *"Syarif dan Syarifah"* seperti Syekh Syarif Hidayatulloh Termasuk Ibu Beliau pun Kecipratan dipanggil Syarifah Mudaim, Padahal Cucu dari Prabu Siliwangi Manahrasa.

7. Semoga bisa Menambah Wawasan Pengetahuan Mengenai Adat dan Budaya Daerah Hadramaut sana.

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :========================*MAKRIFAT**MEMUJI MALAH MENGHINA*========================Assalamu...
25/05/2023

ABAH Moch Djamhar Abdul Karim :
========================
*MAKRIFAT*
*MEMUJI MALAH MENGHINA*
========================

Assalamualaikum Warohmatollahi Wabarokatuh. Semoga Abah dalam kea'daan Sehat selalu, Maaf Abah Punten, Mau Nanya Masalah Ceramah Gus M Tentang Siroh Nabi Muhammad Ketika Kecil (sama spt Anak Kecil Kebanyakan) Tanggapan Njenengan Gimana? Gus M juga udah Klarifikasi Tapi Banyak Ulama Dan Habib yang masih Tak s**a Sama Gus M, Maaf Abah🙏🙏🙏🙏

===========
Wslm Wr Wb,
Bukan Tentang S**a dan ndak S**anya, Kamu juga Jangan spt Anak Kecil Bila Langsung Kepikiran spt itu, Semua Ada Hukum Kewajarannya dalam Hal Mengingatkan sebab sudah Masuk Ranah Publik, Masih Untung Takdirnya ndak diturunkan Langsung dari Panggung, Yaa Pastinya akan spt itu Resikonya, maka Biasa saja.

Pada Jaman sekarang ini disiplin Keilmuan ndak Terlalu dipermasalahkan, Adapun yang Menjadi Polemik Permasalahan di Medsos yang selalu ditonjolkan Adalah Kalian Berada dipihak Mana, dipihak Siapa, Pendukung Siapa or Lawan Siapa, maka Kefanatikan or Militansi Bisa Membutakan Mata Hati Seorang Hamba dijaman ini, maka dalam Spiritual Ketuhanan agar Jauhkan Hal itu sebab Dorna.

Ibarat Qobil dengan Habil Kalian Jangan Menjadi diantara Keduanya, Tetapi Jadilah Adam yang Mana Menengahi Keduanya Walaupun Takdir keduanya Memang Ributnya Itu lagi itu lagi, itu Takdir Pilihan Mereka, Nah Kalian sbg Sosok Adam Jangan Ikut Gelut juga. Tetapi Cukup Tahu dengan Mata Hati (Hati Nurani) Kalian Sebenarnya Apa Kekurangan Masing-masing Diri, si Qobil ndak Terima Bila si Iqlima Berjodoh dengan Habil dan Qobil Berjodoh dengan Labuda, si Habil Nerimo Berjodoh dengan Wanita yang Cantik Jelita Bernama Iqlima, disatu Sisi Habil Anak Sholeh Sueneng dikasih Takdirnya Baik spt itu sedangkan si Qobil seakan Tokoh Buruk dan Berjodoh dengan yang Wajahnya Kurang Cantik (Coba Jika Takdirnya Jatuh ke Diri Kalian Gimana Perasaannya), Tetapi Walaupun Habil Bernasib Baik dan Berjodoh dengan Wanita Cantik maka Ujung Kisahnya Malah Habil Mati Muda sebab Masalah itu ia Terbunuh dan Iqlima jadi Janda. Nah Saya Mau Kasih Tahu, bahwa Kalian Jangan Mau dijadikan Qobil or Habil, Tapi Jadilah Adam lalu Berdo'alah agar Munculnya Keturunan yang lebih Sholeh dan lebih Baik lagi maka itu Lahirlah Syits dengan Azura, yang Akhir Kisahnya setelah Adam Wafat maka Qobil Perang dengan Syits lalu Syits Menang dan Qobil ditahan oleh Syits dan Masuk Penjara lalu Akhirnya Qobil Mati disana.

PSIKOLOGI UMUM,
Bila Kalian Berada di Kelompok Habil Pasti akan Menyalahkan Pihak Qobil, dan Bila Kalian Berada di Kelompok Qobil Pasti akan Menyalahkan Pihak Habil, Psikologi Umumnya spt itu dan Dunia itu Isinya Kaya Gituh. Maka Jadilah Adam, Bukalah Mata Hati dan Kesadaran Kalian, Jangan Kelamaan Tertutup. Pabila Terbuka dan Sadar Baru Kita Bahas Ttg Nabi S.A.W. sbb :
1. Bila Berbicara Ttg Nabi S.A.W. maka Berhati-hatilah, sebab Jangan sampai Ada Kata-kata yang Merendahkan or Kata-katanya ndak Merendahkan Tapi dihati Aslinya Merendahkan, ini Hati-hati sebab Taruhannya Iman Kalian telah Batal.
2. Jangankan Merendahkan Nabi Melalui Kata-kata, Melihat Nama (Asma') Nabi saja (Arabic) diselokan or ditempat yang Kotor or dibawah yang Rendah maka Hati harus Tergerak lalu Jasad Bergerak dengan Segera Mengambilnya lalu dimuliakan dengan diletakkan pada Tempat yang Semestinya. Sekalipun Nabi S.A.W. Tetap Mulia yang dimuliakan.
3. Bila Berbicara Merendahkan Nabi S.A.W. Cuman Guyon (Bercanda) dilisan saja Keceplosan dan ndak sampai ke Hati, itu Namanya Terlalu Ekstrim Bercandanya maka Minta Ma'af dan Bertaubat Sungguh-sungguh dianggap sudah Cukup.
4. Bila Merendahkan Nabi S.A.W. sampai Masuk Hati dan di Iyahkan maka Sebagian Ulama Akidah Mengatakan Telah Keluar Islam agar Bersyahadat Kembali. Sebab Nabi Muhammad S.A.W. Termasuk didalam Dua Kalimat Syahadat sbg Contoh Menghina Nabi Memiliki Kuku yang Panjang Misalkan lalu Mengiyahkannya.
5. Pabila Sesama Muslim Wajib Mengingatkan dan yang Melakukannya dengan Rendah Hati Menerimanya, Bukan dengan Cara Membenci or Saling Benci, ini Jelas Keluar dari Hukum Kesadaran Diri, Apalagi disertai Pembenaran Diri maka Semakin Jauh dari Kebenaran yang Sebenarnya Sederhana.

6. Malah dalam Keterangan Kitab Imam Ibnu Katsir dijelaskan Siroh disaat Shubuh Pagi Hari dimana Anak-anak Paman Abi Tholib Rambutnya masih Kusut Tetapi Nabi S.A.W. pada Shubuh Pagi Hari sudah Bersih dan Rapi, Rambutnya Berminyak dan Memakai Celak Mata. Sebelum Jadi Rosul maka Jadi Nabi, shg Terjaga sebab sudah Memiliki Irhas dari Alloh SWT.
7. Hikmah Pelajaran yang Bisa diambil Adalah Pelajari dan Fahami lagi Ttg Akhlak dan Akidah, sebab dalam Kehidupan ini Sangat dibutuhkan sbg Penyeimbangnya. Sebab Kurang Fahamnya Akidah dan Akhlak dapat Menyebabkan Hidup Pastinya ndak Bijak, ndak Memahami Ttg Pantas or ndak Pantasnya, Baik or ndak Baiknya dan Benar or ndak Benarnya. Baik Berbicara Tuk Kalangan Santri or Kalangan Publik or Media Sosial pada Umumnya.
8. Nanti Saya Kisahkan secara Berseri Ttg Kisah Maulid Nabi S.A.W. yang saat ini Baru Seri ke-9 Masih dikisah Nabi Syits A.S. sebab Banyak Umat yang Belum Mengetahui Nasab Nabi S.A.W. keatasnya Padahal Mereka diberikan Anugerah Kemuliaan Beda-beda dan ndak Sama spt Kebanyakan Orang dijamannya, sebab Nur Muhammad itu diwariskan Turun Temurun dari Bapak ke Anak Terus Menerus kepada Orang-orang Khusus Pilihan Alloh SWT dari Nabi Adam A.S. sampai Abdulloh Tetap Terjaga Kesucian, Kemuliaan dan Keagungannya Tersebut, Ibarat Bibit Biji Pilihan lalu Begitu Lahir dan Tumbuh Menjadi Tanaman Besar yang Bisa Menaungi Semuanya dan Bermanfaat Tuk Semuanya Baik Lahir Maupun Bathin, itu yang dinamakan Syajarotul Yaqiin Binuuril Yaqiin.
9. Pabila Kalian Mahabbah kepada Guru Kalian maka Tentunya Kalian akan Menjaga Adab dimanapun Kalian Berada, Apalagi Takala Menceritakan Guru Kalian Tersebut. Begitu juga dengan Mahabbah kepada Nabi S.A.W., maka Pakailah Kalam-kalam Mahabbah yang Indah spt Bacaan Maulid saja sampai Para Ulama Banyak yang ndak Faham sebab Kalam-kalam Mahabbahnya Terlalu Tinggi dan Jarang ada dikamus-kamus Arabic. Berbeda Bila Kita Mengkisahkan Nabi S.A.W. Tanpa disertai Rasa Mahabbah shg Pastinya akan Kepeleset dibanyak Halnya.

*"Jaman Sekarang ini Banyak yang Memuji Guru Tapi Hakikatnya Justru Malah Menghinanya, Banyak yang Memuji Nabi S.A.W. Tapi Hakikatnya Justru Malah Menghinanya sebab Maulid itu harusnya Pujian Bukan Merendahkan, Banyak yang Memuji-muji Alloh SWT Tetapi Hakikatnya Justru Malah Menghina dan MelecehkanNYA, sama spt Banyak yang Beribadah kepada Alloh SWT Tapi Justru didalam Ibadahnya itu Malah Berbuat Syirik pada Alloh SWT, Hal ini karena Kurangnya Akhlak (Adab) dan Akidah yang Matang, juga Kurangnya Rasa Mahabbah yang Benar-benar Asli, sedangkan Mahabbah yang Aspal sudah Kebanyakan dan hanya Seremonial dan Simbol-simbol Mahabbah Belaka"*.

============
Ku Mau Cerita,
Ada Seorang Guru Mursyid dari Thoriqoh Qodiriyyah ketika Berjumpa dengan Saya Berkata : *"Saya Kenapa Yah Bila Membacakan Tafsir Al Jailani kepada Para Santri, dihati spt Ada yang Janggal, spt nggak Plong saja"*|| Saya Jawab : *"Yaa Wajar Kyai"*|| "Lho Kok Waajar, Maksudnya Apaan Yah.? (dengan Nada Penasaran)"||

*"Kyai ini Perjalanannya masih Belum Nyambung dengan Tuan Syekh, Walaupun Thoriqohnya Bersanad Kuat, karena Kelemahan Kyai ini di Lisan makanya Saya Silaturahmi Beberapa Kali Saya Korbankan Waktu Saya Tuk Kyai Tuk Hal itu Sebenarnya, sebab Kyai ini dibutuhkan Banyak Umat sedangkan Saya akan Membantu Siapapun yang Mana Mereka dibutuhkan oleh Umat Banyak spt Kyai ini Misalkan"*|| "Iyah Saya Faham, Sebenarnya Saya ingin Sekali dibedah Ruhani sama Jenengan Tetapi Saya Khan masih S**a Ceramah, Tahu Sendiri lah yang Namanya Ceramah itu Banyak Guyon dan Kepeleset Ucapannya"|| *"Makanya Kyai ini sudah saatnya Duduk dirumah saja Sebenarnya, Fokus Membimbing Umat maka akan lebih Cepat Jadi Spiritual Ketuhanannya sebab Saya Kasihan Umat Banyak yang jadi Korbannya"*|| "Tapi Khan Saya harus Menanggung 3000 Santri dan Lain-lain, Saya nggak Pakai Proposal maka itu Saya Ceramah Kesana-kemari Tuk Hal itu, Terkecuali sudah Ada Penggantinya, Nanti Tunggu saja Yah Kedua Anak Saya Lulus dari Mesir"|| *"Makanya Saya s**a Kesini Silaturahmi karena Kyai Masih Apik, Artinya Ada Jalan Spiritualnya yang masih Bisa dibangun, Sebenarnya Takala Kyai ini sudah Duduk maka Semuanya akan Tercukupi dan akan Menjadi Sosok Ulama yang Berkharismatik dan Bertuah (Itu Harapan Saya), Cuman Modalnya Keyakinan pada Alloh SWT yang harus ditumbuhkan dgn Cara Istiqomah Duduk dirumah dengan Menjalani Tirakat-tirakatnya dengan disiplin dan Menjauhkan Diri dari Segala Hal yang Bisa Melambatkan Perjalanan. Tuk Anak Kyai yang di Mesir, Berapa Tahunan lagi Lulusnya.?"*|| "Yaa Sekitar 5 Tahunan lagi"|| Saya Jawab Menutup : *"Yaa sudah, Semoga saja Umur Kyai dan Saya Masih Panjang, dan Semoga Kita dipertemukan Kembali Lima Tahun yang akan Datang (Akhirnya sampai saat ini Takdirnya Belum Berjumpa lagi)"*.

"Tanaman Syajarotul Yaqin Diri Bisa Tumbuh Besar Menaungi Banyak Hal Alam Semesta Raya yang Kita Jumpai dan Singgahi, Inilah Pohon Keistiqomahan Spiritual itu Berada, Inilah Hakikat Wuquf Sebenarnya, Mursyid Salah Satu Thoriqoh ini spt Mengalami Buah Simalakama dalam Kehidupannya, sebab Keyakinannya ndak Sebanding dengan Amanah yang Beliau Terima. Sama spt Kalian saja, Amanahnya Padahal Kecil Tapi Tuk Ukuran Kalian Seakan Besar bahkan Sangat Besar, shg Kalian Sulit Tuk Keluar dari Amanah Tersebut shg Bisa Fokus Membentuk Pohon *"Syajarotul Yaqiin"* dan Menjadi Insan yang lebih Amanah Kedepannya. Penyakit Diri Umumnya Adalah *"Tarsok-tarsok (Entar Besok Entar Besok)"* sampai Ada Dorongan yang Sangat Kuat Hadir sebenarnya Jiwa Kalian yang sejak Lama Tersiksa dan Terpenjara hendak Berontak Cuman Tak dihiraukan Terus oleh Kalian, Ruh Kalian pun Merasa Lelah dan Capek oleh Hiruk Pikuk Duniawi sebab Ia sudah Sering Mengingatkan Hati dan Panca Indera Kalian, Cuman Kalian ndak Sadar-sadar juga, Ada Sekalinya Sadar Malah Mabok lagi. Sebenarnya Akhlak yang diberitahukan Melalui Kalam Alloh SWT Bagi Hamba yang sudah Terlalu Kelewat Batas Adalah : *"Fafiruu ilalloh, Maka Larilah Kalian (Cepat-cepat) kepada Alloh SWT"* Munmpung masih dikasih Umur yang Panjang, Tapi Bagi Hamba yang masih Kondusif Taat dan Patuh maka Anjurannya Adalah : *"Yaa Ayyuhal Ladziina Aamanuu Tubuu ilallohi Taubatan Nashuha, Wahai Orang Mukmin Taubatlah Kalian kepada Alloh SWT dengan Sebenar-benarnya Taubat"*.

Semangat Matahati dan Hati NuraniMu sebab Itulah Jalan Mahabbah kepada Alloh SWT dan RosulNYA, dan Janganlah sampai Tertutup oleh Sikap dan Perilaku Kefanatikan yang Berlebihan dan Penyimpangan Hati dan I'tiqod kepada Selain Alloh SWT dan RosulNYA, maka itu Bersikaplah Biasa saja agar Terbentuknya Keseimbangan Diri dan Kematangan Diri, itulah yang dinamakan Adam yang Fokus akan Taubat dan Memperbaiki Dirinya. Sebab Kedepannya, akan Banyak Masalah-masalah yang lebih Besar lagi Berdatangan daripada Masalah yang sudah Pernah Terjadi, maka itu Siapkan Bekalnya Sejak Saat ini, Jangan sampai Kucrut-kucrut lagi, OKRAY *_^.

Address

Jayapura

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mahabbah Ummat RosululloH S.A.W Wilayah PAPUA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category