10/06/2015
Untuk menjadikan anak Anda menjadi sosok pribadi yang berbahagia dan gampang beradaptasi, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mendidik dan membesarkannya.
Agar buah hati Anda tumbuh dengan kepribadian yang baik, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut :
1. Melakukan candaan dan gurauan agar buah hati Anda tertawa
Kesuksesan kehidupan sosial seorang anak kelak akan terbantu jika Anda sering bercanda dengannya. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Economic and Social Research Council pada tahun 2011, ditemukan bahwa seorang anak akan mampu berpikir kreatif, lebih mampu untuk mencari teman serta mengelola stress,saat orangtuanya bergurau dengan mereka.
2. Memiliki sikap yang positif
Buah hati Anda akan menjadi anak yang agresif saat berusia lima tahun jika Anda sering mengeluarkan emosi negative atau bertindak kasar. Hal yang dapat Anda lakukan ketika sedang marah adalah menjauhkan diri dari buah hati untuk sejenak, agar stress yang sedang melanda Anda tidak tertular pada anak.
3. Mengajarkan kemandirian serta keterampilan
Sangatlah penting untuk mengajarkan kemandirian serta keterampilan dalam hidup. Karena, anak Anda akan lebih tabah dan ulet ketika menghadapi tantangan. Berilah contoh kepada anak Anda bagaimana cara untuk berempati terhadap penderitaan orang lain, meningkatkan rasa kemanusiaannya, bagaimana mengelola pikiran serta emosi tanpa menindas orang lain serta bagaimana cara memecahkan masalah dengan bijak.
4. Menjaga keutuhan pernikahan
Pernikahan yang Anda jalani haruslah kuat, jika Anda ingin membentuk anak yang stabil. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Child Development pada Mei 2011, ditemukan bahwa masalah tidur seorang balita dan anak berkaitan dengan perceraian. Masalah perilaku hingga prestasi anak saat mereka bersekolah berkaitan erat dengan perceraian atau masalah dalam keluarga.
5. Menjaga kesehatan mental
Segera cari bantuan jika Anda tengah merasa depresi, demi diri sendiri dan buah hati Anda.
Dalam penelitian ditemukan bahwa, bayi yang lebih banyak diam disebabkan oleh ibu yang depresi. Pola pengasuhan negative yang dapat meningkatkan stress pada anak juga akan terjadi jika ibunya depresi. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011 ditemukan bahwa ibu yang stress akan membentuk seorang anak yang lebih mudah stress saat mulai bersekolah.
6. Mempererat hubungan dengan anak
Anda laki-laki akan terbantu untuk mengurangi masalah perilaku saat tumbuh menjadi pria dewasa jika memiliki hubungan yang dekat dengan ibunya. Dibandingkan dengan anak perempuan, pengaruh hal ini lebih kuat.
7. Memberikan dukungan pada anak remaja
Usia remaja adalah saat dimana seorang anak mencari jati dirinya. Mereka akan terpengaruh dengan teman-teman sebayanya di luar sehingga akan sering melawan dan menolak keinginan orangtua. Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa mereka memusuhi Anda, dan Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.
Keinginan seorang anak untuk tidak terlalu tunduk pada orang tuanya menyiratkan sebuah ikatan yang aman. Sebenarnya, seorang anak sangat menginginkan sebuah dukungan, dibalik semua itu.
8. Mengenali anak
Yang ada dalam pikiran setiap orangtua adalah mereka mampu dan tahu cara untuk membesarkan anaknya. Namun, untuk mendidik dan membesarkan masing-masing anak, tidak ada ukuran yang sama.
Dalam sebuah studi pada tahun 2011 di Jurnal Psikologi Anak Abnormal, dikatakan bahwa dibandingkan dengan orangtua yang kaku, orangtua yang menyesuaikan pribadi anak mereka dengan gaya mendidik mereka memiliki kecemasan dan depresi lebih sedikit.
Bantuan memang dibutuhkan untuk seorang anak yang kesulitan untuk mengelola emosinya. Namun, Anda tidak boleh mencampurinya terlalu jauh. Yang perlu Anda perhatikan adalah cukup memberikan dukungan sesuai dengan tanda yang mereka berikan.