Zawiyah Jambi

Zawiyah Jambi Page Resmi Zawiyah Jambi - Tarekat Naqsybandi Haqqani (Jambi, Indonesia)

*BAHAYA GHADAB DAN RIYA*Sayyidinā Bayazid al-Bistami (q) mengatakan, “Sifat yang paling merusak yang mengotori hati adal...
07/04/2026

*BAHAYA GHADAB DAN RIYA*

Sayyidinā Bayazid al-Bistami (q) mengatakan, “Sifat yang paling merusak yang mengotori hati adalah ghadab (kemarahan) dan riyā’ (pamer). Orang yang s**a pamer memiliki akhlak yang sangat buruk, sebagaimana buruknya sifat marah pada diri manusia. Orang yang paling memahami makna dan hakikat riya adalah orang-orang yang ikhlas.”

Salah satu pengikutnya berkata, “Wahai Tuanku! Bagaimana orang-orang yang ikhlas mengetahui tentang riya?”

Beliau menjawab, “Wahai anakku! Orang-orang yang ikhlas juga pernah melewati pengalaman itu, namun merekalah yang diselamatkan oleh Allah dengan melewati tahap tersebut dan kemudian dibawa menuju keselamatan di sisi yang lain.”

Riya adalah penghalang bagi manusia dan merupakan salah satu anak panah setan.

Para Awliyaullah menghabiskan waktu berjam-jam untuk berjuang menghilangkan anak-anak panah yang ditembakkan setan kepada mereka. Engkau tidak akan mencapai keikhlasan jika masih ada satu atom saja sifat pamer dalam dirimu. Pada zaman sekarang, jika seorang profesor, guru, atau penceramah diminta menulis sebuah makalah, ia mengerahkan seluruh kemampuan pikirannya untuk menghasilkan ceramah yang mengesankan agar terlihat bahwa ia mengetahui sesuatu.

Itulah sebabnya Allah berfirman, sebagaimana disebutkan dalam Israiliyat (kitab-kitab terdahulu):

*Qāla Allāhu ‘azza wa jalla: yā ibna Ādam, in futtuka futta kulla syay’.*

Allah Yang Maha Tinggi berfirman, “Wahai anak Adam! Jika engkau kehilangan tujuan untuk mencapai-Ku, maka engkau telah kehilangan segalanya!” (Ibn Katsir, Tafsir Surat adz-Dzariyat, 5/696)

~Mawlana Shaykh Hisham Kabbani

Awliyaullah mengajarkan kita kerendahan hati.  Ketika kita menempatkan diri di bawah semua orang, maka semua orang bisa ...
10/02/2026

Awliyaullah mengajarkan kita kerendahan hati. Ketika kita menempatkan diri di bawah semua orang, maka semua orang bisa menjadi guru kita, bukan hanya manusia, tapi seluruh ciptaan Allah. Bila kita merasa diri sebagai orang yang paling berilmu, maka kita tidak bisa belajar dari orang lain. Kita menjadi guru bagi diri kita sendiri, dan ini tidak benar. Ini bukanlah jalannya ilmu. Jalannya ilmu adalah bahwa kita belajar dari orang di atas kita.

Allah (ﷻ) berfirman bahwa di atas orang yang berilmu masih ada orang yang lebih tinggi lagi ilmunya. (QS Yusuf, 12:76).

Ada jutaan, miliaran, bahkan triliunan orang di atas kita, sampai mencapai Rasulullah (ﷺ). Di atas beliau adalah al-Alīm. Jibril (عَلَيْهِ السَّلَامُ) adalah Mazharu ismil ‘Alīm, perwujudan dari Nama Allah, al-‘Alīm dan Rasulullah (ﷺ) adalah Mazharu ismil Ḥakīm, perwujudan dari Nama Allah, al-Ḥakīm, Yang Maha Bijaksana, yang mampu menggunakan ilmu itu di antara seluruh makhluk.

Mawlana Shaykh Nour Kabbani
Dallas, TX, 7 Februari 2026

IG: https://www.instagram.com/p/DUj6WjekahX/
Tiktok: https://www.tiktok.com//video/7605064376013409556
Youtube: https://youtube.com/shorts/1J8PUi52Q9I?feature=share

Hal yang sama terjadi pada Sayyidina ‘Abd al-Khalīq al-Ghujduwanī (ق).  Seorang wanita melemparkan air kotor kepadanya d...
08/01/2026

Hal yang sama terjadi pada Sayyidina ‘Abd al-Khalīq al-Ghujduwanī (ق). Seorang wanita melemparkan air kotor kepadanya dari balkon. Murid-muridnya marah, mereka mendobrak pintu, masuk ke dalam, dan memanggilnya, “Ke sini kau!”

Sayyidina ‘Abd al-Khalīq al-Ghujduwanī (ق) berkata, “Adab! Siapa yang mengizinkan kalian untuk mendobrak pintu dan mengejar wanita itu?” Ketika air itu membasahinya, beliau berkata, “Yā Rabbī, Engkau bisa saja menurunkan api kepadaku, tetapi Engkau membiarkan air yang turun kepadaku.” Beliau tidak memandang si wanita, beliau tidak memandang rumah, tidak memandang apa pun. Beliau tidak melihat pada yang fanī, beliau tidak memandang pada yang fana, tetapi beliau hanya memandang pada yang bāqī, yang mengujinya. Beliau melihat Asmā’Allah (ﷻ) terwujud, maka beliau berkata, “Alhamdulillāh, itu bukan api, tetapi air. Yā Rabbī, terima kasih. Aku pantas mendapatkan api, tetapi Engkau menurunkan air kepadaku.”

Saya mendengar kisah ini dari Mawlana Syekh Hisham (ق). Cerita-cerita seperti ini harus kita ambil ke dalam hati. Ini adalah makrifat. Jadi ketika Syekh menceritakan kisah-kisah kepada kita, itu bukannya untuk membuat kita tertawa atau bersenang-senang, melainkan agar kita paham: jika hal seperti itu terjadi pada kalian, maka ikutilah apa yang telah dilakukan oleh para Awliyā’.

Selengkapnya di

Mawlānā Syekh Nour KabbaniPermata Hijau, 20 September 2025Shuhbah setelah Qiyamul Lail Apa kabarmu Muhammad Arif?  Bagaimana kabar kru Anda?  Apakah orang Inggris baik-baik saja?  Sa…

Waktu, baik yang dimahkotai kesucian maupun yang terbungkus dalam keseharian, tidak pernah kosong dari-Nya.Tempat, baik ...
03/01/2026

Waktu, baik yang dimahkotai kesucian maupun yang terbungkus dalam keseharian, tidak pernah kosong dari-Nya.
Tempat, baik yang tersingkap maupun yang tersembunyi dalam lipatan yang gaib, tidak pernah luput dari tanda-Nya.

Setiap jiwa, yang dikenal di tengah manusia ataupun yang hilang dari ingatan mereka, memikul sebuah rahasia yang dititipkan dengan lembut, dengannya Yang Maha Nyata menyingkapkan diri-Nya. Dia tetap untuk selamanya melampaui keserupaan, batas, dan segala bentuk keterlingkupan.

Wahai manusia, bangkitlah melampaui tabir persepsi lahiriah, lepaskan pandanganmu dari rupa dan penampakan, dan bersungguh-sungguhlah untuk menyaksikan Yang Maha Nyata.

~Mawlana Syekh Nour Kabbani

Peluncuran Kanal YouTube Resmi Syekh Nour KabbaniAs-salāmu ʿalaykum,Dengan senang hati kami mengumumkan peluncuran kanal...
02/01/2026

Peluncuran Kanal YouTube Resmi Syekh Nour Kabbani

As-salāmu ʿalaykum,

Dengan senang hati kami mengumumkan peluncuran kanal YouTube resmi Syekh Nour Kabbani. Silakan klik tautan di bawah ini atau pindai kode QR yang tersedia, lalu ikuti/berlangganan agar kami dapat mulai melakukan siaran langsung serta membagikan konten baru dan terkini secara langsung kepada Anda.

Kanal YouTube: https://www.youtube.com/

Dukungan Anda membantu kami mengaktifkan siaran langsung dan terus menyebarkan ilmu yang bermanfaat.

Jazakumullāhu khayran.

Kata Sandi dan Rahasia dari Surat al-An'amMawlana Shaykh Adnan Kabbani Setiap hari di bulan Rajab dan bulan Sya`ban kita...
30/12/2025

Kata Sandi dan Rahasia dari Surat al-An'am
Mawlana Shaykh Adnan Kabbani

Setiap hari di bulan Rajab dan bulan Sya`ban kita dianjurkan untuk membaca Surat al-An`am, ini adalah surat yang sangat suci. Allah (swt) sendiri akan membacakannya pada Hari Kiamat untuk seluruh makhluk-Nya. Dia akan membusanai seluruh manusia dengan 99 Asmaul Husna-Nya, dengan Asmaullah Teragung dan dengan Samudra Wahdaniyah kepada mereka semua, kemudian menghitung mereka dengan nama terbesar mereka karena semua itu terkandung di dalam Surat al-An`am.

Dalam kehidupan ini mereka akan dibusanai, ruh mereka akan dibusanai, kubur mereka akan diterangi, jasad mereka akan diterangi dengan cahaya dari rahasia al-Qur'anul Karim dan Surat al-An`am.

Dan seluruh kunci dan kata sandi (password) untuk itu ada dalam ayat ini:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الۤمّۤ - ١
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُۗ - ٢
Bismillaahi 'r-rahmaani 'r-rahiim
Alif Laam Miim
Allaahu laa ilaaha illa huwa 'l-hayyu 'l-qayyuum
(QS Ali Imran, 3: 1-2)

Bacalah 33 kali, itu akan menghubungkan kalian dengannya.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

*JADILAH BAYANGAN CERMIN DARI SYEKH KALIAN* Janggut dibiarkan tumbuh memanjang dan disisir dengan sederhana. Sekarang in...
29/12/2025

*JADILAH BAYANGAN CERMIN DARI SYEKH KALIAN*

Janggut dibiarkan tumbuh memanjang dan disisir dengan sederhana.
Sekarang ini, janggut diberikan sampo, kondisioner, sering dipangkas dan diberi gaya.

MasyaAllah, apa itu syuyukh? Apa itu murid? Dan kita mengaku mengikuti Syekh Nazim.
Kita bahkan tidak mengikuti penampilan luar beliau, bagaimana kita mengikuti sisi batiniah beliau. Kita hanya sibuk terengah-engah.

Ego kita tidak menginginkan kita menjadi seorang darwis, ego kita menginginkan kita menjadi seorang Syekh! Jadi ia mengikuti Syekh Nazim untuk menjadi seorang Syekh seperti beliau, tetapi tidak mengikuti Syekh Nazim untuk menjadi darwis seperti beliau.

Tasbih di tangan, mana tasbih kita?
Bahkan tidak ada di kantong kita, dia ada di suatu tempat di rumah, di rak atau di laci.

Dr. Nour Kabbani
12 Januari 2021

LAYLATUL RAGHAIBMalam ini adalah malam yang sangat berharga.  Laylat al-Ragha’ib, “Malam Permintaan yang Suci,” yang mer...
24/12/2025

LAYLATUL RAGHAIB

Malam ini adalah malam yang sangat berharga. Laylat al-Ragha’ib, “Malam Permintaan yang Suci,” yang merupakan salah satu malam yang paling penting dalam sejarah Islam dan bagi seluruh umat manusia. Ini adalah malam di mana Cahaya Rasulullah (saw) ditransfer dari ayahnya ke dalam rahim ibunya dan jatuh pada hari Jumat pertama di bulan Rajab. Semua yang kalian minta di malam ini akan dikabulkan oleh Allah (swt) demi kemuliaan Nabi Muhammad (saw).

~ Mawlana Shaykh Hisham Kabbani

Shaykh Nour Kabbani: *Rahasia Malam Laylat al-Raghaib di Bulan Rajab* Poin-poin dalam shuhbah ini:-- Makna Laylat al-Rag...
24/12/2025

Shaykh Nour Kabbani: *Rahasia Malam Laylat al-Raghaib di Bulan Rajab*

Poin-poin dalam shuhbah ini:
-- Makna Laylat al-Raghaib
-- Untuk apa Rasulullah (saw) muncul ke dunia ini
-- Perjalanan kita ke Surga dimulai dengan mengenal Allah (swt)
-- Mengenai Taqliid, Istidlaal, ahlul iiqaan, ahlul `Ayaan,
-- Mengapa kita mengucapkan Allaahu, Allaahu, Allaahu Haqq
-- Seorang Wali tidak memerlukan buku-buku lagi
-- Pesan Tersembunyi dalam Doa al-Ma'tsuur Grandsyekh Abdullah
-- Bagaimana Cahaya Rasulullah (saw) masuk ke dalam diri kita
-- Membuat ego dalam mencapai an-nafs al-muthmainnah

Selengkapnya di:

Shaykh Nour KabbaniMasjid As-Siddiq, Burton, Michigan18 Februari 2021Poin-poin dalam shuhbah ini:makna Laylat al-RaghaibUntuk apa Rasulullah (saw) muncul ke ...

*MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAJAB*Nabi Muhammad (saw) bersabda:رَجَبٌ شَهْرُ اللَّهِ ، وَشَعْبَانُ شَهْرِي ، وَرَمَضَانُ ...
19/12/2025

*MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAJAB*

Nabi Muhammad (saw) bersabda:

رَجَبٌ شَهْرُ اللَّهِ ، وَشَعْبَانُ شَهْرِي ، وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي

"Rajab adalah Bulannya Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadan adalah bulan umat."

Nabi (saw) telah menegaskan bahwa Rajab adalah bulannya Allah (swt), Sya’ban bulannya Nabi (saw), dan Ramadan adalah bulannya umat. Itu artinya Rajab adalah persiapan bagi setiap orang untuk berjumpa dengan Nabi (saw) di bulan Sya’ban, dan di bulan Sya’ban kita berpuasa dan memuji Allah (swt) serta Nabi (saw) untuk mempersiapkan diri memasuki Ramadhan.

Nabi Muhammad (saw) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa satu hari di bulan Rajab, Allah (swt) akan senang terhadapnya dan ia akan memperoleh ridha Allah (swt) dan tingkat tertinggi dari Jannat al-Firdaus.”

Nabi Muhammad (saw) bersabda, "Hormatilah Rajab, bulannya Allah, Allah akan memberi penghormatan bagi kalian."

Penghormatan Allah (swt) tidak seperti penghormatan kita, penghormatan kita adalah penghormatan biasa. Kita adalah orang yang lemah, tidak berdaya dan lalai. Penghormatan kita tidak diperhitungkan, tetapi Allah (swt) berfirman, “Jika engkau memberi penghormatan kepada-Ku di bulan Rajab, Aku akan memberimu penghormatan.” Dikatakan bahwa pada Hari Kiamat, Allah akan memberi 1000 penghormatan bagi setiap hari yang diisi dengan puasa selama bulan Rajab!

(Melanjutkan hadits) “Dan barang siapa yang melakukan ghusl (mandi) pada hari pertama di bulan Rajab dengan niat memasuki hari pertama bulan Rajab dan pada hari ke-15 serta hari terakhir, Allah (swt) akan menghapus seluruh dosanya seolah-olah ia bagaikan baru dilahirkan.”

Allah (swt) memberi kita banyak jalan untuk menyelamatkan kita, untuk menjadi suci, dan bahagia di dunia dan akhirat. Nabi (saw) bersabda, “Kehormatan Rajab dibandingkan bulan-bulan yang lain bagaikan kehormatan al-Qur’an di antara kitab-kitab yang lain.”

Sayyidi Mawlana Shaykh Hisham Kabbani (q)
_________
Setiap memasuki bulan Rajab, Rasulullah (saw) berdoa,

اللهمَّ بارِكْ لَنَا في رَجَبَ وشعبانَ وبلِّغْنا رمضانَ

*Allāhumma bārik lanā fī Rajaba wa Sya`bāna wa ballighnā Ramadhān*
“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Syakban dan sampaikan kami ke bulan Ramadan”

(HR. Thabrani & al-Bayhaqi dari Anas Ibn Malik (ra))

Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Islam dan disebut *syahrullāh* , yaitu bulan Allah. Barang siapa berpuas...
19/12/2025

Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Islam dan disebut *syahrullāh* , yaitu bulan Allah. Barang siapa berpuasa tiga hari pada bulan ini, ia akan minum dari sungai di surga yang menurut penjelasan Nabi kita yang mulia (SAW) adalah “lebih putih daripada susu, lebih manis daripada madu, dan lebih sejuk daripada salju.”

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa barang siapa *berpuasa* satu hari pada bulan Rajab, ia akan terbebas dari dosa-dosa seperti bayi yang baru lahir; barang siapa berpuasa dua hari, maka dosa kedua orang tuanya akan diampuni; dan barang siapa berpuasa tiga hari, ia akan diselamatkan dari tiga musibah besar: azab kubur, meninggal dunia tanpa iman, dan kegelapan kubur. Jika seseorang berpuasa empat hari pada bulan Rajab, ia akan dilindungi dari Dajjal yang terkutuk. Terdapat pahala yang sangat besar untuk berpuasa pada hari apa pun di bulan Rajab. Barang siapa berpuasa enam hari pada bulan ini, ia akan diberi pahala seolah-olah ia bersama Nabi yang mulia dalam Perang Badar. Tujuh pintu neraka ditutup bagi orang yang berpuasa tujuh hari di bulan Rajab, dan delapan pintu surga dibukakan bagi orang yang berpuasa delapan hari.

Pada bulan Rajab, Allah memberikan *pahala* *tujuh puluh kali lipat* untuk setiap amal ibadah. Barang siapa membaca satu juz Al-Qur’an, ia akan diberi pahala seolah-olah telah membaca tujuh puluh juz. Untuk setiap satu rakaat shalat, ia akan diberi pahala seolah-olah tujuh puluh rakaat. Untuk setiap pengulangan Nama Suci, ia akan diberi pahala seolah-olah mengulanginya tujuh puluh kali. Dianjurkan untuk membaca istighfārullāh sebanyak tujuh puluh ribu kali sepanjang bulan ini, karena Rajab adalah bulan rahmat dan ampunan. Dianjurkan p**a untuk melaksanakan shalat sebanyak tiga puluh kali, masing-masing dua rakaat, sebagai penghormatan terhadap bulan ini, kapan pun waktunya memungkinkan, misalnya setelah matahari terbit, pada waktu isyrāq. Dalam rakaat-rakaat tersebut, setelah membaca Surah *al-Fātiḥah,* dibaca Surah *Qul yā ayyuhā al-kāfirūn* dan *Qul huwa Allāhu aḥad* masing-masing tiga kali.

Jika seseorang berpuasa sepanjang bulan Rajab, maka seorang malaikat dari surga akan menyerunya: “Wahai hamba Tuhan! Delapan pintu surga telah terbuka bagimu, masuklah melalui pintu mana pun yang engkau kehendaki!” Ada sebagian orang yang sangat saleh yang berpuasa selama tiga bulan penuh, sejak awal bulan Rajab hingga akhir Ramadan. Disebutkan p**a bahwa api neraka tidak akan diizinkan menyentuh siapa pun yang setiap hari mengulang bacaan *lā ilāha illā Allāh* sebanyak seribu kali, dan *lā ilāha illā Allāh, Muḥammadur rasūlullāh* sebanyak seratus kali, hingga akhir bulan Ramadan, sehingga seluruhnya berjumlah seratus ribu kali. Bacaan ini juga dapat dihadiahkan kepada orang lain, yang kemudian akan dianugerahi keselamatan dari api neraka.

Nama bulan Rajab ditulis dengan huruf-huruf Arab “rā”, “jīm”, dan “bā”. Huruf “ *rā* ” melambangkan *raḥmah* , yaitu kasih sayang dan belas kasih; huruf “ *jīm* ” melambangkan *jurm* , yakni pelanggaran atau dosa; dan huruf “ *bā* ” melambangkan *birr* , yaitu karunia dan rahmat Allah. Tuhan berfirman: “Dosa hamba-Ku berada di antara rahmat-Ku dan karunia-Ku.” Dosa itu diliputi oleh karunia dan rahmat-Nya, sehingga diampuni. Inilah makna bulan Rajab.

~Hajjah Amina Adil (qaddasallāhu sirrahā)

Address

Jambi

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Zawiyah Jambi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category