Pondok pesantren roudlotul muta'aalimiin

Pondok pesantren roudlotul muta'aalimiin Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pondok pesantren roudlotul muta'aalimiin, Education, Jambi.

30/03/2024

jika meng ingin kan sesuatu dekati pemilik nya

tasyakuran khataman Al-Qur'an binnadzor
02/03/2024

tasyakuran khataman Al-Qur'an binnadzor

16/11/2023

ذكاء وحرص واصطبار وبلغة # واشاد اسثاذ وطول الزمان.
1.cerdas.2.semangat nya tinggi. 3.bersabar.4.ada biaya.5.ada guru yang mengajar.6.lama waktu nya.(belajar)

16/11/2023

الالاتنال العلم إلا بستة. سانبيك عن مجموعها ببيان.
ingatlah ilmu itu tidak bisa didapat kecuali dengan 6 perkara yang akan saya ceritakan semuanya dengan jelas

15/11/2023
05/04/2023

Kajian Tasawuf Bersama : BUYA DR. ARRAZY HASYIM, MAYuk langsung disimak saja... Tafadhol dibagikan seluas-luasnya video ini agar orang lain mendapatkan manfa...

03/04/2023

Orang puasa gak boleh tarawih

generasi penerus tauhid
02/04/2023

generasi penerus tauhid

24/03/2023

Apapun ibadahnya jika di lakukan di tempat atau waktu istimewa maka akan menjadi istimewa....

05/01/2023

_*Kajian: 007*_
*NGAJI KITAB BIDAYATUL HIDAYAH karya : IMAM AL GHOZZALI*

_- Lanjutan dari: "MUQODDIMAH_
```SYARI'AT, THORIQOH DAN HAQIQAT```

Yang dimaksud dengan awal permulaan dan dzohiriyah disini adalah yang disebut dengan istilah _"Syarai'at" dan "Thoriqot" (amaliyah yang nyata)._
Adapun yang dimaksud dengan akhir atau nihayah dan batiniyyah disini adalah yang disebut dengan istilah _"Haqiqot" (hasil daripada amaliyah nyata)._
Dan dua hal atau katakanlah 3 hal ini, adalah saling berkaitan satu sama lain, yakni sesuatu yang harus seiring dan sejalan.

فشريعۃٌ بلا حقيقۃٍ عاطلۃٌ وحقيقۃٌ بلاشريعۃ باطلۃ (شرح)
_Syari'at tanpa adanya hakikat itu adalah kosong, (yakni diibaratkan pohon yg tanpa buah)._
_Dan hakikat tanpa syari'at itu adalah tidak mungkin, (yakni diibaratkan buah tanpa ada pohonnya)._

Syeh Asshoowy mengatakan; _"Syarai'at" adalah hukum-hukum yang harus kita jalani yang diperintahkan oleh Allah melalui Rosululloh Saw._
Seperti hukum wajib, sunnah, haram, makruh, dan mubah (boleh-boleh saja).
_Dan "Thoriqoh" adalah pengamalan terhadap hukum-hukum tersebut serta meminimalkan dari mengamalkan hukum-hukum mubah dan bertindak dengan penuh hati-hati, Seperti waro', riyadhoh, banyaknya lapar, diam dari sesuatu yang tidak berfaidah, dll._
_Adapun "Haqiqat" adalah kemampuan memahami kebenaran-kebenaran dari segala sesuatu, Seperti memahami pejelasan tentang asma-asma Allah dan sifat-sifat Allah dan tentang Dzat Allah, memahami rahasia-rahasia Al qur'an, memahami rahasia-rahasia tentang larangan, dan memahami hal-hal yang dimubahkan, dengan sebenar-benarnya, tidak asal-asalan, (jawa: ora sa'karepe nefsune dewe')._

Dan memahami kebenaran tentang ilmu ghoib, yakni pengetahuan yang tidak pernah atau belum pernah diajarkan dari orang lain, tapi semata-mata karena tuntunan dari Allah yang langsung dibisikkan oleh malaikat kedalam hati.
Sebagaimana firman Allah Swt :

اِن تتقواﷲ يجعل لكم فرقانا
_"Apabila kamu bertaqwa niscaya Allah akan menciptakan dalam dirimu pemahaman"._

وقال تعالی : واتقواﷲ ويعلمكمﷲ.
_"Bertaqwalah kamu, niscaya Allah akan memberimu pengetahuan", (yakni tanpa perantara)._

وقال الامام مالك رضيﷲعنه من عمل بما علم ورثهﷲ علمَ ما لم يُعْلم
_Imam Malik r,a. mengatakan; "Barang siapa mengamalkan apa-apa yang telah diketahuinya, maka Allah akan mewariskan padanya ilmu pengetahuan yang tidak pernah diajarkan oleh orang lain"._
Dari kata beliau ini bisa diambil kesimpulan bahwa, "Ilmu" sama dengan "Syarai'at", "Amal" sama dengan "Thoriqot",
Sedangkan pengetahuan yang diluar batas kemampuan itu adalah "Haqiqot".

*رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ*
*Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau jadikan kami bersama orang-orang yang zalim*
*وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَسْئَلُكَ الْإِجَابَةَ بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ.....*

26/12/2022

_*Kajian: 06*_
*NGAJI KITAB BIDAYATUL HIDAYAH karya : IMAM AL GHOZZALI*

_- Lanjutan dari: "MUQODDIMAH_
```NIYAT YANG SEHARUSNYA DALAM MENUNTUT ILMU```

وان كانت نيتك وقصدك بينك وبينﷲتعالی من طلب العلم الهدايۃ دون مجرد الروايۃ فابشر فان الملاءكۃ تبسط لك أجنحتها اذا مشيت وحيتان البحر تستغفر لك اذا سعيت،
Dan apabila niyat dan tujuanmu diantara hati dengan Alloh SWT, didalam menuntut ilmu adalah untuk mendapatkan hidayah, (Seperti niyat menghilangkan kebodohan, baik dari diri sendiri atau menghilangkan kebodohan dari orang lain, niyat melestarikan agama islam, mencari ridho Allah, mencari kebahagiaan akhairat, dll), tidak sekedar agar bisa meriwayatkan dalil-dalil dari para Ulama.
Maka bergembiralah kamu, karena sesungguhnya Malaikat akan membentangkan sayapnya saat kamu berjalan mencari ilmu, yakni agar kamu berpijak pada sayap-sayap Malaikat saat berjalan,
Dan yang hidup dilautanpun akan senantiasa memohonkan ampunan untukmu saat kamu sedang menuntut ilmu.

ولكن ينبغی لك ان تعلم قبل كل شيء ان الهدايۃ التی هی ثمرۃ العلم لها بدايۃ ونهايۃ وظاهر وباطن.
Akan tetapi alangkah baiknya sebelum kamu bertidak melakukan sesuatu, hendaknya kita tahu segala sesuatunya, (yakni sebelum kamu menjalankan ibadah atau sebelum kamu menjalankan suatu amal perbuatan, hendaknya ketahuilah dulu ilmu yang berkaitan dengannya).
Bahwa sesungguhnya hidayah itu adalah merupakan buah dari pada ilmu, (diibaratkan ilmu adalah sebuah pohon, maka ibadah mengamalkan ilmu yang merupakan hidayah dari Allah adalah merupakan buahnya).
Dan hidayah itu sendiri ada awal permulaannya dan ada akhirnya, ada dzohiriyahnya dan ada batiniyyahnya.

*اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى*
*Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hidayah, ketakwaan, perlindungan, dan kekayaan.*

*وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَسْئَلُكَ الْإِجَابَةَ بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ.....*

15/11/2022

Cahaya Hikmah.Imam al-Junaid mengatakan :
فالزاهد لا يفرح من الدنيا بموجود ولا يأسف منها على مفقود
Artinya :Orang yang zuhud tidak menjadi bangga karena memiliki dunia dan tidak menjadi sedih karena kehilangan dunia. Sumber :
(Madarij as-Salikin, 2/10).

Address

Jambi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok pesantren roudlotul muta'aalimiin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category