Great Business Scale Up

Great Business Scale Up

Share

GREAT Business Scale Up adalah sebuah 2 (two) days workshop dari GREAT Coach Indonesia yang akan diselenggarakan pada 06 - 07 April 2019.

Dalam worshop ini akan dibahas teknik dan cara suatu bisnis dapat naik kelas (scale up) ke level yang lebih tinggi

15/11/2022

Great Coach Indonesia
Layanan Coaching & Consulting Terpercaya.
==
Public Training & In House Training

"Jika kamu tidak melangkah kedepan kamu akan tetap berada ditempat sama"

===
Ciptakan pertumbuhan bisnis berkelanjutan dengan beragam program pelatihan.

Informasi Lebih Lengkap Silahkan Hubungi
πŸ“ž 0856.0085.0514

==

Great Coach indonesia 28/08/2020

Kok Bisnis ini Ramai di New Normal?

Oleh : Eko Supriyatno

Hari minggu lalu saya baru pertama kali bersama keluarga besar berani keluar ke daerah bogor dan sekitarnya

Adik-adik saya beserta keluarganya berangkat duluan.

Saya dan keluarga menyusul. sejujurnya saya agak kuatir di keramaian di jaman corona sekarang.

Apalagi posisi saya yang baru saja membaik karena kelelahan.

Namun karena adik saya meminta untuk ikut, sayapun memberanikan diri berangkat.

saya berpikir hari minggu ke arah ciawi bakalan macet parah, mengingat hari akhir libur panjang.

Alhamdulillah nyataanya jalan tol cukup lancar.

Kurang lebih 1 jam sudah sampai di cimory.

Saya agak kaget karena tempatnya ramai luar biasa.

Mau cari tempat duduk aja susah.

Apalagi di new normal kapasitas ruangan gak boleh melebihi 50%.

Kalaupun ada meja kosong biasanya dipasang tanda silang.

Gak bisa di tempati.

Ini tanda bahwa meskipun di kuartal kedua pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5.32% tapi beberapa tempat kuliner pada weekend ramai luar biasa

Padahal kuliner dine in termasuk yang pertumbuhannya minus di Q2.

Artinya meskipun secara rata-rata pertumbuhan sektor ini negatif tapi masih ada beberapa lokasi yang moncer.

Pertanyaannya adalah kenapa bisa seramai itu?

Saya menduga setidaknya ada tiga alasan yang mendasarinya.

Pertama adalah market behavior di middle class

Apa maksudnya?

Begini, data OJK dan BI menunjukkan bahwa tingkat saving meningkat di masa pandemi.

Jumlah simpanan di perbankan alias dana pihak ketiga (DPK) yang bersumber dari tabungan masyarakat terus mengalami kenaikan.

Meskipun tingkat suku bunga simpanan atau tabungan terus menyusut

Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kenaikan DPK memang lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit.

Deposito tercatat naik 12,53% secara year on year (yoy), diikuti giro 12,16% dan tabungan 10,11%.

Berdasarkan data BI kenaikan tertinggi terjadi pada giro 12,1%, tabungan 10,1% dan deposito 11,3%.

Saya ingin mengatakan bahwa mereka punya daya beli, hanya saja mereka menahan konsumsi karena berhati-hati.

Namun tidak semua konsumsi mereka bisa ditahan.

Salah satunya adalah liburan.

Kita tahu bahwa masa PSBB lalu masyakat tidak diperkenankan keluar masuk
antar kota.

Lalu ketika kebijakan pelonggaran PSBB dilakukan maka ini digunakan oleh kelas menengah untuk berlibur.

Alasannya sederhana saja, yakni bosan kalau harus terus-terusan di rumah .

Alasan kedua adalah soal Place.

Ramainya kunjungan kelas menengah ini tidak lepas dari lokasi yang memang destinasi.

Bogor dan puncak adalah tujuan orang jakarta melepas kepenatan dari ketakutan akan pandemi.

Jarak dan waktunya juga tidak terlampau jauh.

Disinilah terjadi pertemuan antara demand dan supply.

Alasan ketiga yaitu Kenyamanan tempat.

Selain lokasi yang tepat, mereka juga menyediakan tempat yang nyaman bagi pengunjung.

Setidaknya saya merasakan kedua tempat yang saya dan keluarga kunjungi.

Padahal jika ditilik
dari sisi harga, tempat-tempat tersebut harganya tidak murah lho.

Ini yang saya sebut dengan Value.

Mereka jual Value, konsumen merasa benefitnya lebih besar dari harganya.

So, wajar bila mereka begitu ramai trafficnya.

Jadi meskipun menurut data BPS pertumbuhannya negatif untuk sektor ini, tapi tetap di beberapa caffe dan restoran masih ada yang positif

Ini indikasi masih ada peluang kalau mau berjuang..

Bagaimana dengan bisnis Anda?

Semoga bermanfaat
Jangan lupa bantu share channel ini ya πŸ™

Great Coach indonesia Tumbuhkan bisnis anda dengan cara yang benar, agar kuat dan mampu menghadapi semua tantangan bisnis | www.greatcoachindonesia.com

Business Blueprint (part1) by Fundamental Business Growth (FBG) β€’ A podcast on Anchor 17/08/2020

Salah satu makna kemerdekaan adalah bertambahnya ilmu.

Memaknai kemerdekaan dengan terus meningkatkan pengetahuan akan menjadi jembatan dalam memerdakakan nir-knowledge.

Mengisi kemerdekaan dengan terus belajar akan bermanfaat buat pengembangan diri.

Salah satu kontribusi yang saya ingin wujudkan adalah berbagi pengetahuan bisnis secara gratis lewat berbagai media termasuk via podcast.

Karena sebaik-baik manusia adalah bermanfaat bagi sesama

Semoga bermanfaat

Business Blueprint (part1) by Fundamental Business Growth (FBG) β€’ A podcast on Anchor Business Blueprint adalah salah satu variabel yang digunakan dalam Konsep Fundamental Business Growth (FBG). Memahami Business Blueprint memudahkan kita dalam mengeksekusi bisnis yang menghasilkan cash

Great Coach indonesia 10/08/2020

Resesi Ekonomi, sudah atau belum?

Oleh : Eko Supriyatno

Pengertian Resesi

Dalam ekonomi makro, yang dimaksud resesi adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun (Wikipedia)

Sementara menurut Forbes,
resesi adalah penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Resesi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor yakni Guncangan Ekonomi yang sangat tiba-tiba (baca: seperti pandemi corona), Utang yang sangat besar, Gelembung Aset, Hiper-Inflasi dan Deflasi.

Selama resesi yang terjadi adalah orang kehilangan pekerjaan, perusahaan menghasilkan sedikit penjualan dan output ekonomi negara secara keseluruhan menurun

Resesi berakibat penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan.

Resesi sering diasosiasikan dengan deflasi atau bisa juga stagflasi.

Pertumbuhan Ekonomi Q2

Kita tahu pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal
pertama memang bernilai
positif 2.79 persen.

Namun di kuartal kedua akibat pandemi corona yang makin tinggi dan luas eskalasinya ekonomi Indonesia bertumbuh minus 5.32 persen

Per definisi kondisi Indonesia belum dapat dikatakan resesi.

Kita akan lihat apakah di kuartal ketiga akan mengalami pertumbuhan negatif atau
positif.

Jika pertumbuhannya negatif, maka secara definisi sudah dapat dikatakan Indonesia masuk dalam masa resesi

Nah yang menarik untuk kita ulas adalah bagaimana proyeksi ekonomi di kuartal ketiga nanti dan apa yang pemerintah akan lakukan

Untuk menjawabnya kita harus melihat dari beberapa sudut pandang

Yang pertama adalah baca data historis.

Yang saya maksud adalah data tentang kenapa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tumbuh negatif

Dan yang kedua adalah instrumen apa yang akan dikerjakan oleh pemerintah untuk mencegah pertumbuhan minus di kuartal ketiga

Saya akan ulas yang pertama,
yakni alasan kenapa ekonomi di kuartal kedua minus.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II (Q2) 2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen year on year (yoy).

Angka ini jelas memburuk dari Q1 2020 yang mencapai 2,97 persen.

Padahal Q2 tahun 2019 mencapai plus 5,05 persen

Yang menyedihkan adalah Pertumbuhan ekonomi Q2 2020 ini juga yang terburuk sejak krisis moneter tahun 1998.

Sementara itu pada Q2 tahun 2008 lalu, saat krisis finansial global melanda, Indonesia masih sanggup tumbuh 2,4 persen.

Lalu secara keseluruhan sepanjang tahun 2008 meskipun krisis ternyata ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 6,1 persen

Kontraksi Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Q2 tahun 2020 ini disebabkan oleh kontraksi di berbagai komponennya.

Dari komponen pengeluaran misalnya.

Konsumsi rumah tangga yang memiliki porsi 57,85 persen dari PDB tumbuh minus 5,51 persen.

Pembentukan Modal tetap Bruto (PMTB) atau indikator investasi yang menyumbang 30,61 persen dari PDB juga minus 8,61 persen.

Ekspor yang memegang porsi 15,69 persen PDB tumbuh minus 11,66 persen.

Impor dengan porsi 15,52 persen tumbuh minus 16,96 persen.

Konsumsi pemerintah dengan porsi 8,67 persen dari PDB tumbuh minus 6,9 persen.

Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) dengan porsi 1,36 persen tumbuh minus 7,76 persen.

Pada Q2 tahun 2020, BPS juga mencatat sebagian besar sektor mengalami pertumbuhan negatif.

Penyebab pertumbuhan minus memang karena supply dna demand mengalami masalah di sektor2 tsb.

Beberapa yang masih positif antara lain informasi dan komunikasi, jasa keuangan, pertanian, real estate, jasa pendidikan, jasa kesehatan, dan pengadaan air

Jika sektor-sektor positif tersebut pada kuartal ketiga tumbuh terus secara positif dan saat yang sama sektor lainnya bila diakumulasi juga tumbuh positif maka Ekonomi Indonesia pada kuartal terakhir akan positif

Tapi menurut hemat saya jika pandemi ini masih terus membesar maka kemungkinan new normal terus diberlakukan.

Padahal prasyarat ekonomi membaik adalah sektor kesehatan dapat teratasi.

Tanpa itu, rasanya sangat sulit mengharap ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif di akhir tahun 2020.

beberapa hari yang lalu, jokowi membentuk sebuah komite Penanganan C 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Intinya adalah bagaimana penanganan corona dan ekonomi berjalan beriringan.

Kalau kita perhatikan gembar-gembornya lebih dominan di ekonomi.

Sementara kita juga tahu kemungkinan tercepat vaksin dapat diberikan paling cepat januari atau februari tahun 2021.

Ini mengindikasikan bahwa kemungkinan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 akan negatif.

Dalam skenario buruk, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh minus 3,9 persen jika terjadi gelombang kedua Covid-19.

Dan jika demikian maka resesi ekonomi bakal benar-benar terjadi di Indonesia.

Karena itu tidak jalan lain, pemerintah harus mendoromg sektor yang tumbuh positif di kuartal kedua agar pertumbuhannya lebih tinggi.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai penggerak ekonomi.

Dengan cara ini konsumsi akan menggerakan Investasi

Dapat juga pemerintah menurunkan harga BBM dan Listrik sebagai bagian dari insentif penggerak ekonomi

Sektor yang juga harus benar-benar diperhatikan adalah UMKM.

sebab sektor ini menyumbang lebih dari 90% bagi tenaga kerja di Indonesia

Alokasi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sebesar Rp124 triliun harus segera terealisir.

Jika lambat terserap maka sangat fatal akibatanya.

Dan bila betul-betul terserap, maka Anggaran tersebut dapat mencakup insentif pajak, relaksasi dan restrukturisasi kredit dan perluasan modal kerja UMKM untuk menekan dampak pandemi, khususnya pada masyarakat menengah ke bawah.

Nah beberapa kata kunci di atas tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Setidaknya jikapun negatif tidak terlampau dalam.

Buat UMKM bersiaplah menghadapinya dengan ikut ambil bagian sesuai kompetensi dan bidang masing-masing.

Semoga bermanfaat
Jangan lupa bantu share channel ini ya πŸ™

Great Coach indonesia Tumbuhkan bisnis anda dengan cara yang benar, agar kuat dan mampu menghadapi semua tantangan bisnis | www.greatcoachindonesia.com

12/04/2020

Yuk, Self change

Oleh: Eko Supriyatno

Hari-hari ini kita terus melalui kehidupan dengan hanya menonton Televisi dan berbagai berita di medsos.

Itupun yang ditonton berita soal covid-19.

Pasti Anda tunggu berita soal berapa yang positif, yang sembuh dan yang meninggal.

Atau paling yang Anda tunggu berita soal PSBB

Apa Anda nggak bosan hidup dalam bayang-bayang corona.

Arya bima saja yang sempat positif covid hanya sesekali lihat berita corona.

Sebab berita corona membuat dia tambah drop.

sebaliknya tanpa banyak lihat berita ia lebih tenang.

Dengan begitu ia bisa segera sehat.

Alhamdulillah sekarang sudah sehat khan.

Mending sekarang Anda merubah gaya hidup dengan bagaimana mencari peluang yang lebih rasional

Gak usah terlalu banyak lihat berita atau medsos yang beritanya serem-serem lagi deh

Kalau mau lihat medsos
mending selektif...

Cari yang bisa memotivasi dan beraksi

Yang punya cash sedikit coba deh bisnis camilan makanan.

Jualannya bisa lewat WA, IG dan FB.

Promo aja dengan cara kasih gratisan sebagai sampel produk

Tapi nganterinnya pake masker, sarung tangan dan bahkan kalau punya APD bisa juga tuh

yang gak punya modal
coba aja bantu jual produk temen atau sanak saudara.

khan lumayan dapat komisi. Anda bisa jadi reseller.

yang biasa jadi ojol dan sekarang ordernya sepi, coba deh telponin temen-temennya atau family-nya yang punya bisnis kecil-kecilan

syaratnya si abang ojol harus nganternya pake APD kalau perlu.. he he he

tapi bukan becanda lho... khan supaya konsumen percaya dan merasa aman.

Intinya berubah deh, jangan nyerah. Insya Allah ada jalan.

Saya jadi ingat apa kata Jim Collins dalam bukunya Good to Great.

Ada satu prinsip yang sangat menarik di buku tersebut.

Apa itu? Disiplin

mungkin Anda akan berkatan dalam hati, β€œitu sih saya dah tahu”

Eit, nanti dulu

disiplin yang saya maksud disini bukan sekadar disiplin.

Tapi OPT. Apa itu?

Orang Disiplin, Pikiran Disiplin dan Tindakan Disiplin.

Jadi mulailah dari Kitanya.

Lalu rubah cara kita berpikir karena akan menentukan cara kita bertindak.

Insya Allah positif deh hasilnya.

So, yuk self change

semoga manfaat

Banyak tulisan lain yanh bisa dibaca di channel telegram greatcoach indonesia :

yuk gabung disiniπŸ‘‡

https://t.me/greatcoachindonesia

08/04/2020

Strategic Choices in Crisis Era??

Oleh: Eko Supriyatno

Dalam ilmu manajemen strategi terdapat empat set alternatif arah strategi.

Ada dua (2) variabel yang digunakan untuk mengalisa dan mengambil keputusan.

Variabel pertama adalah kondisi lingkungan eksternal.

Kondisi lingkungan eksternal ini memiliki dua sub variabel yakni mendukung dan tidak mendukung.

Variabel kedua adalah kondisi lingkungan internal.

Kondisi lingkungan internal memiliki dua sub variabel yaitu Kuat dan Lemah.

Analisis terhadap arah alternatif strategi biasanya menghasilkan empat (4) set strategi

Yuk lanjutin analisisnya ke:

https://t.me/greatcoachindonesia

02/04/2020

K***a Sigmoid

Oleh: Eko Supriyatno

K***a Sigmoid lebih dikenal dengan k***a S.

Karena bentuknya yang mirip huruf S tidur.

Dalam konteks manajemen perusahaan k***a S menjadi momok menakutkan karena ada saat dimana perusahaan akan terus turun.

Apalagi kondisi sekarang saat krisis global dan wabah covid-19 terjadi secara masif di Indonesia.

Salah satu strategi yang direkomendasikan adalah melakukan manajemen perubahan dengan berbagai upaya dalam mengantisipasi hal di atas terjadi.

Jika ingin eksis, maka perlu sebuah perubahan.

Perubahan ini terkait dengan sistem, kebijakan dan strategi baru yang lebih sesuai dengan kondisi kekinian

Kuncinya adalah Mengubah menjadi relevan dan up to date dengan bisnis saat ini dan akan datang.

Dari sisi S-curve, maka kita harus melompat, dari jalur k***a S yang lama menuju k***a S yang baru...

orang menyebutnya sebagai inovasi.

Selalu ada cara dan waktu bagaimana kita mengubahnya...

Bukankah agama mengajarkan bahwa Allah SWT tidak akan mengubah suatu kaum kalau kita tidak mengubahnya...

Insya Allah selalu ada jalan keluar

Semoga manfaat

Banyak video bisnis yang menarik untuk disimak di youtube chanel saya: https://www.youtube.com/channel/UCSxPksgtErkAgtt8zFoiFOA

Atau channel telegram greatcoach indonesia :

https://t.me/greatcoachindonesia

www.greatcoachindonesia.com

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.


GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!




01/04/2020

Confront The Brutal Facts

Oleh : Eko Supriyatno

Kondisi Bisnis saat ini benar-benar gonjang ganjing diterpa
masalah global dan masalah covid-19

Rupiah sempat jeblok di angka Rp. 17.000 lalu kemudian turun sedikit setelah BI guyur pasar dengan nilai ratusan trilliun

Wabah corona yang menginfeksi ribuan orang di indonesia jelas berpengaruh signifikan terhadap bisnis

Sektor pariwisata seperti tourism, hotel dan lainnya jelas paling banyak terpukul.

UMKM juga termasuk sektor yang paling terpukul karena biasanya tidak memiliki cadangan kas yg cukup untuk membiayai kelangsungan perusahaan

Tak terkecuali sektor informal yang jumlahnya jutaanpun kena imbasnya

Ibarat lari, saat ini bukan lari sprint 100 M atau 200 M.

Tapi saat ini harus lari marathon yang jarak tempuhnya bukan ratusan meter melainkan Puluhan Kilo Meter.

Karena itu manajemen bisnis harus benar-benar dikelola dengan sangat hati-hati

Wabil khusus soal arus kas atau cash flow yang notabene adalah jantungnya perusahaan

Sebab hampir semua orang tidak menyangka kondisi saat ini (wabah covid-19) bakalan terjadi di Indonesia dengan sebaran yg masif.

Kita tahu bahwa bisnis itu adalah sebuah ekosistem, dimana satu kena masalah akan berdampak pada sektor lainnya

Semua problem seakan bersatu padu untuk menghancurkan bisnis kita.

Masalah hutang yang menumpuk, persoalan produksi, masalah konsumen.. dan setumpuk masalah lainnya.

Kira2 kalau Anda menghadapi masalah di atas rasanya bagaimana ya?

Pasti mumet ya... saya juga merasakan hal yang sama..

Terus jika Anda mengalami problem di atas apa yang harus dilakukan?

Didiamkan atau diselesaikan...
Pasti di selesaikan donk...

Pertanyaannya bagaimana cara menyelesaikannya??

Seperti yang biasa saya lakukan.

saya gunakan ilmu good strategy.

Kontennya asalah Diagnosis, policy guidance & coherent action.

Saya petakan masalahnya berdasarkan fakta dan data yang benar-benar riil.

Lalu saya ambil kebijakan dan tindakan yang tepat dan terukur.

Beberapa keputusan yang saya ambil untuk menyelesaikan masalah adalah exit strategy, collaboration, Cost Reduction, Efisiensi dan Maintain klien

Dalam kondisi krisis seperti ini, maka ada beberapa jalan keluar yang bisa kita lakukan:

1. Pastikan Anda hanya bertransaksi dengan Good Customer

2. Jauhi Bad Customer, karena akan menambah amda semakin pusing

3. Pastikan sebisa mungkin transaksi bisnis anda dengan cash, kalaupun dengan kredit pastikan p**a bahwa paymentnke pemasok lebih lama waktu pembayarannya

3. Sebisa mungkin Cash Rationya bisa minimal di atas 100% dah lumayan.. syukur-syukur di atasnya.

Bila mengikuti konsep great by choice bahkan sebisa mungkin bisa diangga 300 persen

4. Membelajakan uang hanya pada transaksi yang menghasilkan uang juga (kalau bisa cash)

5.Tunda investasi yang mengeluarkan uang besar, karena berpotensi mengurangi cash anda.

6.Kalau masih ada piutang tagih segera

7. Jangan nambah stok yang belum ada pembelinya, karena akan menjadi beban tambahan yang berpotensi membuat bisnis anda bermasalah

8. Gunakan konsep sold it before we build it.

Apalagi kalau konsepnya cash atau bahkan deposit

9.Jangan lupa tetap jualan, karena akan memperbanyak prospek.

Selalu tes dan ukur hasilnya

10.Jika perlu lakukan product development atau diversification untuk produk yang sangat dibutuhkan pada saat sekarang

Insya Allah bila anda lalukan secara terukur, maka problem2 yang saya disebutkan di atas akan bisa diselesaikan.

Saya tidak mengatakan bahwa 100% masalah terselesaikan.

Namun problem mapping sudah clear dan peta penyelesaian makin jelas.

Nah mengapa ini relatif bisa teratasi?

Saya teringat paradoks stockdale.

Salah satu prinsip dalam good to great adalah stockdale paradox.

Prinsip mendasar yang menyatakan bahwa dalam kondisi sesulit apapun, someday pasti bisa keluar dari masalah.

Yang penting tetap lakukan tes dan ukur.

Nah prinsip inilah yang mendasari bahwa dalam sikon sesulit apapun Insya Allah bisa selesai.

Semoga bermanfaat

Banyak video bisnis yang menarik untuk disimak di youtube chanel saya: https://www.youtube.com/channel/UCSxPksgtErkAgtt8zFoiFOA

Atau channel telegram greatcoach indonesia :

https://t.me/greatcoachindonesia

www.greatcoachindonesia.com

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.


GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!






www.greatcoachindonesia.com

Follow ig:

follow ig:

Fb: Eko Supriyatno

Photos from Great Business Scale Up's post 14/02/2020

Siapa market anda? Kalau anda menjawab "semua orang" maka anda perlu mengecek kembali level bisnis anda.

Jawaban tersebut menunjukkan bahwa bisnis anda belum memasuki level 2. Nah apa Saja indikator bisnis berada di level 2? Simak ulasannya pada gambar.

Jangan lupa kunjungi video-video Saya di YouTube, anda cukup mencari kata kunci "coach eko" untuk mengakses video-video pembelajaran dari Saya secara GRATIS!

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.

GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!

@ Great Coach Indonesia

Photos from Great Business Scale Up's post 10/02/2020

Mau Jadi RAKSASA kok harus ke Hulu?! Ternyata Ada pendekatan Konsep Fundamental Business Grow, Simak paparan lengkapnya yang diulas oleh Coach

Geser πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.

GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!

@ Great Coach Indonesia

Photos from Great Business Scale Up's post 06/02/2020

Tahukah Anda dahsyatnya apabila bisnis Anda sudah sampai pada level 4? Di mana Anda dapat berfokus menghasilkan formulasi strategi perusahaan untuk dieksekusi oleh para manajer.

Simak paparan lengkapnya yang diulas oleh Coach

Geser πŸ‘‰

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.

GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!




Photos from Great Business Scale Up's post 03/02/2020

Omset turun malah naikkan Harga?!

Baca ulasannya diatas supaya anda paham proses dibalik strategi bisnis yang kami lakukan pada klien tersebut.

Untuk memahami fundamental business growth (FBG) anda perlu menyimak video bisnis based on fakta dan data di youtube chanel saya: https://www.youtube.com/channel/UCSxPksgtErkAgtt8zFoiFOA

www.greatcoachindonesia.com

Great Coach Indonesia (GCI) siap membantu anda dengan program-program public training, in-house training, workshop & coaching untuk membantu bisnis anda bertransformasi menjadi lebih sehat, lebih kuat dan siap menghadapi Masa depan.

GCI : Ahlinya Transformasi Bisnis!




Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Penggilingan Cakung, Jakarta Timur
Jakarta
13910