Alumni Al Hikmah

Alumni Al Hikmah

Share

Halaman Alumni Al Hikmah dibuat sebagai media informasi dan dikembangkan untuk proyek sosial.

Photos from Alumni Al Hikmah's post 19/01/2019

*HASIL RESUME KAJIAN AL-HIKAM ALUMNI PONPES AL HIKMAH BERSAMA KH. LABIB SHODIQ SUHAIMI*.

Di Masjid Al-Ikhlas, Ciputat. Tangsel, Sabtu, 12 Januari 2019

*"Hikmah ke -13 Kitab Al Hikam"*

1. Kaifa yasyruqu qolbun shuwarul akwaan munthobi'athun fii mir'aatihi "Bagaimana bisa, hati menjadi terang, jikalau potret sesuatu selain Allah masih melekat dalam cermin hatinya"?

2. Am kaifa yarhalu ilaallahi wa huwa mukabbalun bisyahawaatihi
"Lantas bagaimana bisa berjalan menuju Allah, sementara ia masih terbelenggu oleh syahwatnya?
Tidak akan sempurna amal ibadah seseorang selama masih saja menuruti hawa nafsunya.

3. Am kaifa yathma'u an yadkhula hadrotaallahi wa huwa lam yatathohhar min janaabati ghofalaatihi
" Bagaimana ia bisa mengharap untuk bisa masuk ke hadirat Allah, sementara ia belum bersuci dari janabat kelalaiannya?
Kelalaian dari mengingat Allah itu diumpamakan seperti orang yg junub, dan orang yang junub itu diharamkan masuk masjid. Begitu p**a orang yang lalai mengingat Allah juga tercegah masuk ke hadirat Allah, mendekat diri kepada-Nya.

4. Am kaifa yarjuu an yafhama daqooiqol asroor wa huwa lam yatub min hafawaatihi
"Atau bagaimana ia berharap bisa memahami berbagai macam rahasia yang samar, sementara ia belum bertaubat dari kekeliruannya kepada Allah".

5. Abah mengingatkan kami para santri agar kiranya dalam setiap hari ada ilmu yg didapat. Tentu saja Abah menukil beberapa ayat, hadis, dan qaul Ulama utk meneguhkan pesannya.
Salah satunya Abah menukil ayat pertama dalam surat Al-'Ashr (ุงู„ุนุตุฑ). Abah ngandika, bahwa paling tidak ada 3 makna ุงู„ุนุตุฑ.
a. Al-Ashr dimaknai sebagai waktu, saat, masa, dll.
b. Al-Ashr juga dimaknai dengan umur atau usia. ุงู„ุนู…ุฑ ุฑุฃุณ ูƒู„ ุดูŠุก.
c. Al-'Ashr oleh para penempuh jalan tasawuf dimaknai sebagai "memeras dosa". Artian "memeras" diambil dari akar kata: ุนุตุฑ ูŠุนุตุฑ. Utk menyebut jus, orang Arab menyebutnya ุนุตูŠุฑ alias perasan (buah).
Dengan demikian, selaku santri kami dipesankan agar sadar sepenuhnya bahwa setiap saat, adalah umur yg Allah berikan kepada kita yg sudah semestinya kita gunakan untuk memeras dosa-dosa yg menghinggapi diri kita.
Dengan demikian, dosa akan semakin berkurang dan pada saatnya nanti hati kita akan selalu terpaut dan bahkan "isyroq" karena telah dekat dg Gusti Allah.

6. Berkumpulnya dua hal yang berlawanan dalam satu tempat dan masa adalah mustahil, sebagaimana berkumpulnya antara diam dengan gerak, antara terang dan gelap. Demikian p**a nur iman berlawanan dengan kegelapan yang ditimbulkan karena selalu berharap/bersandar kepada selain Allah.

7. Di pengajian kemarin, Abah menukilkan beberapa riwayat jalan hidup para salaf salih, antara lain: Syeikh Abul Uyun al-Mishri (Guru Abuya Sayyid Muhammad Alawi, Makkah), Imam Asy-Sya'roni, Hb. Umar Malaysia, dan seorang ulama besar alam Jin.
Mari kita memulai dari Syeikh Abul Uyun al-Mishri
Beliau ditakdirkan Allah swt sejak lahir memiliki mripat tdk dapat melihat. Tentu saja beliau dianugerahi Allah mata batin yg sangat bening.
Satu hari, beliau kedatangan seorang tamu dg membawa buah tangan berupa buah-buahan (sebut saja mangga). Melihat tamu dengan bawaannya, tetiba jari-jari tangannya bergerak-gerak, dan berucap: "buah mangga yg anda bawa haram!".
Tentu saja sang tamu kaget, salting, dan panas dingin seketika.
Akhirnya sang tamu ceritakan bahwa buah mangga yg dibawanya ia petik dari pohon mangga milik tetangganya, yg tumbuh di tanah tetangganya, namun salah satu cabangnya ada yg masuk ke dalam pagar areal rumahnya.
Note:
Masa itu, ada kanun dari pemerintah Mesir bahwa jika ada yang masuk ke dalam areal pribadi kita, maka ia automaticly menjadi milik kita. Tentu saja sang tamu merasa punya dalil atas tindakannya. Namun Syeikh Abul Uyun teguh bahwa buah yg dibawa tamunya adalah haram.
Demikian sekelumit ttg Syeikh Abul Uyun al-Mishri.
Jemari tangannya dianugerahi Allah swt dapat menangkap "signal" kehalalan dan atau keharaman apa yg ada di dekatnya, apalgi apa yg akan dikonsumsinya.
Apakah Anda miliki kekhususan spt beliau?
Kalo aaya tidak punya.
Andai saya punya khususiyah spt beliau, jangan-jangan jemari saya gerak-gerak terus tanpa henti.
#ุงู„ู„ู‡ู… ุงุบู†ู†ุง ุจุญู„ุงู„ูƒ ุนู† ุญุฑุงู…ูƒ
Selanjutnya, mari kita menilik suluk dari Imam Asy-Sya'roni

8. Imam Asy-Sya'roni
Selain Syeikh Abul Uyun al-Mishri (seorang kekasih Allah yg dianugerahi khususiyyah), Abah juga menukil riwayat mengenai sosok seorang kekasih Allah, Imam Asy-Sya'roni.
Imam Asy-Sya'roni adalah seorang faqiih, dan beliau menjabat sebagai qadhi al-qudhat (ringkesnya: Hakim Agung). Layaknya seorang hakim agung, selain alim allamah, beliau tentu memiliki pengaruh dan wibawa sangat tinggi dalam masyarakat.
Untuk menuju ke tempat tugasnya, dengan menunggangi "kendaraan" mewahnya, setiap hari beliau p**ang-pergi melewati pasar (kalo sekarang umum diaebit pasar tumpah atau pasar tradisional, yg umumnya kurang rapi dan kurang bersih dan tidak spt pasar modern yg tertata rapi).
Satu ketika, saat melewati pasar, beliau melihat seorang tua dg berpakaian lusuh dan "kumel", sedang menjajakan keset yg terbuat dari kain-kain bekas. Entah mengapa, melihat pak tua penjual keset tadi, tetiba beliau membatin: "bahwa tak mungkin seorang kekasih Allah berperforma spr itu".
Esok harinya, saat beliau melewati pasar yg sama, utk menuju "Mahkamah Agungnya", saat melihat pak tua penjual keset, batinan serupa muncul kembali.
Di keesokan harinya lagi, saat sang hakim ini kembali melewati pasar, dan kembali melihat pak tua itu, belum juga batinan (batinan=abstrack noun dari verb membatin) sperti kemarin muncul, secara mengejutkan, pak tua penjual keset justeru menunjuk sang hakim seraya berucap: "wahai orang yg dikusai kendaraan, kekasih Allah tidak mungkin di dalam hatinya ada takabbur!".
Sontak, sang hakim terjatuh dari kendaraannya (unta) sebab kaget, takut, gemetar, dan tentu saja merasa berdosa. Setelah terjatuh, sang hakim merangkak menuju pak tua tadi, dan dg penuh sesal sang hakim meminta ampun dan meminta agar diterima menjadi murid pak tua penjual keset tadi.
Tentu saja pak tua tidak dengan mudah menerima sang hakim menjadi santrinya.
Saking pinginnya, sang hakim meminta-minta sampe ke rumah pak tua tadi dan terusssss meminta.
Akhirnya, untuk dapat diterima menjadi muridnya, pak tua mengajukan syarat bahwa untuk menjadi muridnya, sang hakim harus lebih dulu membakar kitab-kitab karangannya.
Sebagai seorang hakim agung, tentu saja Asy-Sya'roni telah menashnif banyak kitab. Namun, dg penuh ketulusan semua karya tulisnya ia hanguskan. Akhirnya, jadilah seorang hakim agung menjadi santri pak tua tukang jual keset.
Setelah berproses, Imam Asy-Sya'roni menjadi seorang kekasih Allah.
Satu ketika, ketika ditanya kenapa kitab-kitab karyanya harus dihanguskan?
Pak tua itu menjawab: "Apa yg diharapkan dari karya seseorang yg di dalam hatinya ada kibr?", tidak ada, kecuali kerusakan!".

#ุงู„ู„ู‡ู… ุงุบูุฑ ู„ู†ุง

9. Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki al-Makki, tiap kali hendak "takhathub" dan "liqa" dengan Kanjeng Nabi Muhammad saw, beliau lebih dahulu sowan kepada al-Habib Ali Al-Idrus Malaysia.
Hb. Ali Al-Idrus adalah seorang kekasih Allah yg memilih jalan sunyi dalam laku hidupnya. Beliau memilih tinggal di rumah kontrakan kecil, walau sangat banyak orang yg hendak menghadiahi beliau rumah mewah.
Massage:
a. Jika kita sedang mengalami "kesulitan" dalam beribadah, kita bisa sowan kepada orang-orang salih.
b. Sederhana itu tidak sederhana.

10. Satu ketika, seseorang sedang buang hajat (qila: mencari rumput). Tetiba ada ular cukup besar, dan tentu saja mengagetkannya. Karena keberadaan ular tsb membahayakan dan menakutkan, maka oleh orang itu ular dibunuh. Jadilah ular mati!
Usut punya usut, ternyata ular yg dibunuh adalah jelmaan dari jin, dan repotnya keluarga dari jin yg menjelma ular itu protes, tidak terima, dan menuntut kematian bagi si pembunuhnya. Tentu saja dg dalil jiwa dibayar jiwa, tangan dibayar tangan, mata dibayar mata, dst.
Sebagai tindak lanjut protesnya, keluarga jin secara resmi mengajukan "berkas" tuntutan kepada pemimpin jin, tentu saja dg harapan si pembunuh dihukum mati. Dalam hal ini, pemimpin jin akan bertindak selaku dan atas nama hakim tingkat akhir (tak bisa banding dan kasasi). Sebagai pemimpin bangsa jin, tentu saja ybs sangat alim allamah.
Setelah laporan diajukan, dilakukanlah gelar perkara.
Saat gelar perkara, terjadi dialog panjang antara tim penuntut dan sang hakim. Namun secara ringkes, dialognya adalah sbb:
Hakim: "Siapa dan apa yg saudara tuntut?".
Penuntut: "Kami menuntut agar pembunuh keluarga kami dihukum mati".
H: "Bagaimana detil peristiwa pembunuhan itu terjadi?".
tiiiiittt....tuuuuuttt...tiiiiit...tuuuuuuutttt..
Setelah diceritakan panjang lebar, tibalah saatnya sang hakim utk memutus.
H: "dengan memerhatikan kronologi kejadian, dan dengan alat bukti yg ada, maka dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah, pengadilan memutuskan bahwa tertuntut bebas atas segala tuntutan dan tuduhan".
Putusan ini didasarkan pada fakta bahwa dalam pendangan pembunuh, yg ia bunuh adalah ular, dan bukan jin. Sehingga jika ternyata yg dibunuh adalah jin, maka tidak dalam pengetahuannya dan oleh karenanya tidak dapat dipersalahkan.
Pengadilan selesai! Tertuntut bebas, dan penuntut pun sadar dan menerima.
#ูู„ุง ุดูŠุก ู„ู‚ุงุชู„ู‡..

08/01/2019

Assalamualaikum, Wr. Wb.
Yth. Bpk/ibu Sdr/i Alumni PP. Al Hikmah Benda.

Dalam rangka Silaturahmi & Pengajian Rutin Kitab al Hikam Ibnu Athoillah yang diasuh oleh Syaikhuna KH. Labib Shodiq Suhaemi, kami mengharap Kehadirannya pada:
*Hari : Sabtu 12 Januari 2019*
*Waktu : 11.00- 15.30*
*Tempat: *Masjid Al-Ikhlas* (Deket Rumah H. Khoiron Durori, MA)
Jl. WR. Supratman Gg. Solo No. 13 RT. 03/01 Kampung Utan, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangsel.

Masjid Al-Ikhlas
Jl. Al-Ikhlas, Cemp. Putih, Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
https://goo.gl/maps/dE3Up2ueHjq

Demikian atas kehadirannya kami ucapkan terimakasih. Wassalam.

Contact panitia:
1. Zaenal Arifin : 08561207480
2. H. Khoiron Durori, MA : 082227599081

06/01/2019

Assalamualaikum, Wr. Wb.
Yth. Bpk/ibu Sdr/i Alumni PP. Al Hikmah Benda.

Dalam rangka Silaturahmi & Pengajian Rutin Kitab al Hikam Ibnu Athoillah yang diasuh oleh Syaikhuna KH. Labib Shodiq Suhaemi, kami mengharap Kehadirannya pada:
*Hari : Sabtu 12 Januari 2019*
*Waktu : 11.00- 15.30*
*Tempat: *Masjid Al-Ikhlas* (Deket Rumah H. Khoiron Durori, MA)
Jl. WR. Supratman Gg. Solo No. 13 RT. 03/01 Kampung Utan, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangsel.

Demikian atas kehadirannya kami ucapkan terimakasih. Wassalam.

Contact panitia:
1. Zaenal Arifin : 08561207480
2. H. Khoiron Durori, MA : 082227599081

08/07/2018
06/06/2018

Monggo Alumni Ponpes Al-Hikmah Benda. Di tunggu kehadiran nya.

10/04/2018

*HASIL RESUME KAJIAN AL HIKAM ALUMNI PONPES AL HIKMAH BERSAMA KH. LABIB SHODIQ SUHAIMI*.

Di Masjid Nurul Falah Komplek Pertamina Pondok Ranji Ciputat Tangsel, Minggu, 08 April 2018:

"Hikmah ke -11 Kitab Al Hikam"
*Tiada Kesempurnaan tanpa Ikhlas*

1. "Idfin wujuudaka fi ardil humuuli famaa nabata mimma lam yudfan la yatimmu nataajuhu".
Tanamkanlah dirimu dlm tanah kerendahan, sebab tiap sesuatu yg tumbuh tetapi tdk ditanam maka tdk sempurna hasil buah nya.
2. Tiada sesuatu yg lebih bahaya bagi seorang yg beramal, tetapi menginginkan kedudukan dan pengin terkenal ditengah2 masyarakat pergaulan termasuk keinginan hawa nafsu.
3. Sedikit mengulas hikmah hikam ke 9-10 :
# Tanawa'at ajnaasul 'amal litanawui waaridaatil ahwaal: jenis jenis amaliyyah yang bermacam macam itu disebabkan oleh waarid ( anugerah anugerah Allah) yang turun di dalam bathin. Hakikatnya anugerah Allah lah yang menyebabkan amal.
Kita mengaji alhikam karena adanya waarid yang menggerakkan amaliyyah bathin kita lalu memunculkan keinginan untuk mengaji alhikam.... Syukur alhamdulillah kita ditakdirkan Allah bisa meraih anugerah Allah bisa mengaji alhikam.
# Al 'amal shuwarun qooimatun wa arwahuhaa wujuudu sirril ikhlash fiihaa : Amaliyyah yang kita lakukan adalah : gambar, kerangka yang tegak saja. Ibarat tubuh yoo tubuh saja tidak ada nyawanya. Nyawa dari tubuh itu adalah sirrul ikhlas fiihaa (rahasia ikhlas di dalamnya). Ikhlas adalah salah satu rahasia Allah, Rahasia Allah yang dititipkan pada hamba Allah yang di cintai.
4. Menunduhkan nafsu bukanlah pekerjaan yg mudah, seseorang itu perlu kembali kpd hatinya bukan kpd akal nya, karna hati tdk akan membohongi dirinya sendiri sekalipun akal menutupi kebenaran atas perintah nafsunya. Kekuatan hati adalah Ikhlas.
5. Anggota tubuh paling utama adalah hati, dan tugas hati adalah ingat Alloh swt, walaupun dlm kondisi sibuk dg dunia.
6. Banyak wali yg tdk berani berdoa (meminta) karena menganggap itu adalah mengatur-ngatur Alloh, padahal Alloh adalah Al Qoyyum. Adapun jika harus berdoa, maka itu bukan karena meminta tapi melaksanakan perintah sebagai Ibadah.
7. Urusan Dunia serahkan kpd Alloh swt.
8. Intisari ikhlas adalah melakukan sesuatu karna Alloh swt semata, bukan krn ada kepentingan lain.
9. Abuya Al sayyid Muhammad al hasani ibn Alawi ibn Abbas ibn Abd al aziz al maliki Al hasani al idrisi al makki berkata : "Andaikan malaikat izroil datang untuk mencabut nyawaku, sungguh akan ku katakan pdnya "Tunggulah sampai aku selesai mengajar".
10. Salah satu tanda ma'rifat kpd Alloh adalah jangan ngende2 ibadah.
11. Al imam kholid bin walid al mughiroh pernah beliau belum sempat membaca alQur'an kemudian beliau cepet2 memegang al qur'an dan mengutarakan permohonan maafnya.
12. Kalimat "Shollallohu 'ala Muhammad" itu adalah Tauqiifi (petunjuk langsung dari Nabi Muhammad Saw) bukan *Taufiiqiy* atau ijtihaady, Maka kita tdk boleh merubah nya dg kalimat2 lain.
- kalimat sholawat itu khusus untuk nabi, para shahabatpun tdk boleh menggunakanya.
- kalau selain kanjeng nabi silakan menggunakan kata2 Rodhiaallohuanhu..
13. Begitu p**a ketika kita menjalankan ibadah haji/umroh maka tdklah boleh kita memasukan sesuatu amalan yg tdk ada tuntunan dari Nabi Ibrohim as maupun kanjeng rosul saw.
14. Orang hebat tidak menampilkan kehebatannya, seperti imam abdus salam almasyisy gurunya al imam abul hasan as syaadzili, imam abdus salam al masyisy kerja jadi tukang cangkul tapi ketika bosnya lihat ternyata traktor/ cangkulnya jalan sendiri ( ketika dikonfirmasi) syeikh abdus salam berhenti nyangkul dan ke maroko karena ke hebatannya sudah diketahui orang lain.
15. Abu muslim al khoulany tukang songgol punya keramat seperti nabi ibrahim, suatu hari gak punya makanan, lalu beliau pergi membawa dedek dengan karung, ketika dibuka ternyata isinya makanan enak.
16. Kebanyakan penghuni surga iku albulhu (orang yg tidak punya uang). Tapi segalanya di dunia ini pake uang๐Ÿ˜‚
17. Jangan menginterpensi Alloh tp mengamalkan Alquran yg berbunyi 'ud 'uni astajib lakum. Sesuai Maqomnya,kita blm bisa Ma'rifat masih sangat jauh
18.
18. ู„ุง ูŠู…ุณู‡ ุงู„ุง ุงู„ู…ุทู‡ุฑูˆู†

(Menurut Abah Labib ketika pengajian Al Hikam.)

Hanya orang-orang yang suci sajalah yang sempat baca Al-Qur'an.

Mu'az bin Jabal ketika tdk sempat baca Al-Qur'an maka dia pegang Al Qur'an sambil berkata:

ุนุฐุฑุง ุนุฐุฑุง ูŠุง ู‚ุฑุงู† ู‚ุฏ ุดุบู„ู†ูŠ ุนู†ูƒ ุงู„ุฌู‡ุงุฏ
Maaf Al-Qur'an, aku tdk sempat membacamu karena sibuk berjihad.

sedangkan zaman now.

ุนุฐุฑุง ุนุฐุฑุง ูŠุง ู‚ุฑุฃู† ู‚ุฏ ุดุบู„ู†ูŠ ุนู†ูƒ ุงู„ุฌู‡ุงุฒ

maaf Al Qur'an, aku tidak sempat membacamu karena sibuk main HP.
.....๐Ÿ™

06/12/2017

*Alhamdulillah.. ๐Ÿ˜‡*

๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿค๐ŸปโœŠ๐Ÿป

*Kontingen Al-Hikmah 2 yang mewakili Jawa tengah* meraih hasil maksimal di event *MQK Nasional Jepara*
๐Ÿฅ‡ *Juara 1 cabang Hadits Wustho* ๐Ÿ†
๐Ÿฅ‡ *juara 1 cabang Hadits Ulya* ๐Ÿ†
๐Ÿฅ‡ *Juara 1 cabang Tarikh Wustho* ๐Ÿ†
๐Ÿฅ‡ *Juara 1 cabang Debat Inggris Putra* ๐Ÿ†
๐Ÿฅ‡ *Juara 1 cabang Debat Arab Putri* ๐Ÿ†

*Semoga bermanfaat dan barokah untuk semuanya* ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ˜‡

Photos 21/06/2017

Tolong infokan kepada Alumni Alhikmah yang lainya..syukron

Photos 23/01/2017

Insya Allah besok hari selasa ba'da magrib Fadhilatu Syekh Dr. Yusri jabr Al Hasani ulama terkemuka dari Mesir akan berkunjung ke Al Hikmah. Untuk para alumni yang ingin ikut menghadiri silahkan datang langsung ke pondok.

Berikut biografi beliau...

Beliau adalah Syekh Yusri Rusydi Jabr al-Hasani, nasabnya berakhir di Sayyidina Hasan bin Ali, cucu Rasulullah Shallallahu `alaihi wa Sallam. Beliau berakidah Sunni mazhab Asy`ari dan dalam fikih bermazhab Syafi`I.
Lahir di Kota Kairo pada tanggal 23 September 1954. Kemudian masuk ke sekolah negeri hingga akhirnya diterima sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Kairo dan menjadi sarjana pada tahun 1978 dengan peringkat sangat baik. Kemudian mendapatkan gelar Magister dalam bidang Bedah Umum dan Bedah Vaskular dari universitas yang sama pada tahun 1983. Beliau kemudian mendapatkan gelar Doktor dalam bidang Bedah Umum pada tahun 1991 dan menjadi anggota Persatuan Dokter Bedah Internasional pada tahun 1992.
Beliau pun kemudian kembali menjadi mahasiswa di Universitas al-Azhar fakultas Syariah wa al-Qanun pada tahun 1992 dan mendapatkan gelar Lisence (strata satu) di jurusan Syariah Islamiah pada tahun 1997 dengan peringkat baik sekali.
Belajar al-Quran
Beliau memulai menghafal al-Quran dengan riwayat Hafs ketika menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Univ. Kairo, kepada Syekh Abdul Hakim bin Abdussalam Khatir (saat ini menjadi tim pentashih al-Quran di Madinah Munawwarah).
Kemudian beliau berhasil merampungkan hafalannya pada tahun 1985, kepada Syekh Muhammad Adam. Beliau juga menghafalkan kepada Syekh Muhammad Badawi al-Sayyid dengan sanad yang menyambung hingga ke Rasulullah.
Guru-guru Beliau
- Beliau menghadiri majlis kitab al-Muwattha karya Imam Malik yang dibimbing oleh Syekh al-Hafiz al-Tijani pada tahun 1976 hingga 1978.
- Beliau juga menghadiri majlis Syekh Muhammad Najib al-Muthi`I, penulis yang melengkapi kitab al-Majmu` Syarh al-Muhazzab. Beliau menghadiri majlis Syekh Muhammad Najib al-Muthi`I pada tahun 1978 hingga 1981, mempelajari kitab Shahih Bukhari, Hasyiyah Qalyubi wa al-Umairah, Ihya Ulumuddin, dan mendapatkan ijazah darinya dalam bidang fikih dan hadis.
- Beliau juga menghadiri majlis kitab Syamail Muhammadiyah milik Imam Tirmizi yang dibimbing oleh Syekh Abdullah bin Siddiq al-Ghumari al-Hasani pada tahun 1980 di masjid Rusydi di kota Dokki. Dan beliau mendapatkan sanad dalam kitab hadis ini yang menyambung kepada Imam Tirmizi. Beliau juga menghadiri majlis Muwattha, dan kitab al-Luma` yang dibacakan oleh Syeikh Ali Jum`ah. Beliau terus menghadiri majlis Syekh Abdullah al-Ghumari hingga wafat pada tahun 1993.
- Beliau juga menghadiri majlis yang dibimbing oleh Syeikh Ali Jum`ah di masjid al-Azhar. Mengkaji kitab Waraqat dan Jam`ul Jawami`, dan juga mengikuti pengajian Shahih Bukhari, Sahih Muslim dengan sanad yang bersambung kepada mereka. Beliau juga sempat mengikuti sebagian pengajian kitab Sunan Abi Dawud, Muqaddimah Ibnu Shalah, Mughni al-Muhtaj, al-Asybah wa al-Nazair, Kharidah Bahiyah, Fathul Qarib dan beberapa kitab lain.
Di antara guru-guru beliau yang lain adalah:
- Syekh Ahmad al-Mursi.
- Syekh Ismail Shadiq al-Adawi.
- Syekh Kamal al-Annani.
- Dr. Nasr Farid Washil mantan M***i Negara Mesir.
- Syekh Zaki Ibrahim al-Hasani.
- Syekh Muhammad bin Alawi al-Maliki.
- Syekh Muhammad bin Abdul Baits al-Kattani.
- Syekh Muhammad Hasan Utsman.
- Syekh Habib Ali al-Jufri al-Husaini.
- Dr. Muhamamad Rabi` al-Jauhari.
- Dan para guru lain selama belajar di al-Azhar.

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jakarta