Rifco Institute didirikan oleh Rifki Pratomo pada bulan Juni 2013. Kisah berikut ini adalah bagaimana semuanya dimulaiā¦
Rifki, lahir di Indonesia, telah menjalani sebagian besar hidupnya di Timur Tengah, Qatar. Sejak di bangku Sekolah Dasar, beliau beruntung untuk mendapatkan pendidikan berkurikulum Inggris sampai dia berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas di tahun 2007. Selama masa pencarian kuliah, prestasi akademik Rifki diakui oleh banyak institusi kuliah terbaik di dunia. Beberapa tawaran yang diberikan kepada Rifki termasuk dari kuliah seperti Embry Riddle Aeronautical University (Program Aerospace Engineering no. 1 di USA), University of Manchester di Inggris, University of Toronto di Canada, Australian National University di Australia dan beberapa institusi kuliah internasional lainnya. Disaat dia bingung untuk memilih tawaran mana yang terbaik, Rifki mencoba menguji dirinya lebih jauh dengan mengikuti kompetisi beasiswa yang diadakan oleh Ratu Qatar, HH. Sheikha Mozah bint Nasser Al Missned. Kompetisi tersebut terdiri dari menciptakan essay mengenai Sustainable Business and Economy, dimana kompetisi tersebut diikuti oleh berbagai pelajar dari seluruh dunia. Rifki berhasil memenangkan kompetisi tersebut dan mendapatkan beasiswa oleh Ratu Qatar untuk melanjutkan pendidikannya di Carnegie Mellon University yang berada di Qatar Foundation Campus. Carnegie Mellon University adalah kuliah nomor 1 di dunia di bidang Computer Science, dan disaat itu nomor 10 di USA di bidang business. Rifki menerima hadiah tersebut dan memutuskan untuk memperdalam ilmunya di bidang Business Administration, Management. Pada tahun 2010, Rifki berhasil mendapatkan gelar BSc. Business Administration dari Carnegie Mellon University. Lalu beliau memutuskan untuk pulang ke Indonesia dimana dia mendapatkan tawaran kerja di Shell, Citibank dan BII Maybank. Disaat yang sama beliau mendapat tawaran untuk melanjutkan pendidikan Masters dari University of Manchester dan Imperial College London. Setelah melakukan beberapa pertimbangan, Rifki memutuskan untuk mencoba memulai karirnya di BII Maybank sebagai Management Associate Trainee. Pada awal tahun 2013, beliau berhasil lulus Management Associate Program dan menjabat sebagai Investment Banking Manager di perusahaan tersebut. Pertengahan tahun 2013, Rifki mengundurkan diri dari posisinya untuk menjalani passionnya di bidang entrepreneurship. Disaat itu Rifki mendirikan Rifco Institute dengan keinginan untuk membantu dan memberikan motivasi kepada anak muda Indonesia agar mereka dapat menemukan potensi karir dan passion mereka.