07/01/2016
Hingga Rabu kemarin, emas berhasil menguat tiga hari beruntun dan menyentuh level tertinggi tujuh pekan. Kecemasan akan kesehatan ekonomi China kembali memukul bursa saham, sementara ketegangan geopolitik setelah di Timur Tengah, kini bertambah di semenanjung Korea, yang mengangkat kinerja emas.
Bursa saham global kembali merosot setelah China membiarkan nilai tukar yuan melemah, yang bisa menjadi cermin melambatnya ekonomi China, uji coba bom hydrogen Korea Utara semakin memperburuk sentimen. Korea Utara mengatakan berhasil menguji miniatur bom hydrogen, yang membuat Jepang dan Korea Selatan waspada.
Emas mampu mempertahankan penguatan setelah notulensi rapat moneter Federal Reserve memberi tekanan terhadap dollar. Indeks dollar terhadap mata uang utama melemah tipis.