30/01/2014
Happiness, Prosperity, Longevity
People that always care about PROCESS will learn more than people who always care result
The HighScope Active Learning Approach, encourages children to "Learn by Doing" which involves them in direct, hands-on-experiences with people; objects; ideas; and event.Our Program :- Toddler - Pre Kindy - K - 6th Grade
30/01/2014
Happiness, Prosperity, Longevity
Pada Saat anda yakin bahwa anda bisa, anda pasti bisa .. # Maxwell Maltz
Lupakanlah semua alasan kenapa tidak bisa, yang perlu anda cari tahu adalah alasan kenapa itu bisa - Dr. Robert Anthony | Semangatttttt Keluarga HighScope untuk hari ini ...
TOMORROW ------> BUSINESS DAY | Come Hungry, Leave Happy !! They can't wait to see you guys ...
Semangat dan SUkses untuk anak - anak yang sedang melaksanakan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional...
03/04/2013
Dear parents,
We would like to inform you that Holiday Program is coming with a bunch of very fascinating, full of adventure, and excitement program during the school holiday, also with more various & attractive educative activities.
We invite your children to have fun together with us and gain meaningful experiences that they will always remember, while learning a lot of new things in our Holiday Program. The Holiday Program is OPEN FOR PUBLIC, therefore you may invite friends or relatives to join this special event.
17 – 28 June, 2013 ( 2 Weeks )
Monday – Friday
Toddler ( 18 months ) – Prekindy 5 years
Normal Price : Rp. 2.000.000
Disc 20% for Early Bird ( until 30 April 2013 ) Rp. 1.600.000
Please contact us at the Admission & Administration Office for more information 021. 5891059
Thank you for your attention and cooperation.
01/04/2013
Jangan biarkan buah hati Anda hanya mengisi liburannya dengan bermain saja. Orangtua sebaiknya memutar otak untuk mengisi sisa liburan anak dengan kegiatan kreatif dalam suasana yang menyenangkan.
Liburan merupakan masa yang dinantikan anak-anak. Selain bermain, banyak yang bisa dilakukan mereka. Dalam mengisi waktu liburan anak-anak, tidak ada salahnya jika orangtua mengisinya dengan kegiatan kreatif.
Mengasah kreativitas anak tidak harus dilakukan saat anak di sekolah, tetapi bisa di mana saja dan kapan saja. Karena saat liburan pun, anak-anak bisa mengisinya dengan melakukan kegiatan yang membuatnya kreatif.
"Saat liburan, ketika anak-anak diajak langsung ke tempat-tempat yang mendidik dan mengasah kreativitasnya, maka hal itu bisa dijadikan untuk memperkaya proses pembelajarannya di dalam kelas," kata pakar emotional intelligence dari Radani Edutainment.
Menurutnya, ada banyak hal yang bisa kita lakukan dan jelajahi selama liburan ini dan semuanya seru, menyenangkan, dan mendidik. Dalam bukunya yang berjudul Pelesir Seri Pengembangan Bakat Panduan Libur Penuh Edukasi, Hanny menjelaskan bahwa merencanakan kegiatan yang menyenangkan dan mendidik untuk mengisi waktu luang anak saat liburan panjang merupakan hal yang mengasyikkan sekaligus menantang.
"Orangtua dituntut untuk bertindak kreatif agar anak tidak bosan melakukan kegiatan yang bisa merangsang kreatifnya saat liburan," ujarnya.
Misalnya saja dengan melakukan kegiatan melukis. Melukis, bukan saja bisa dilakukan di atas kertas. Sepatu misalnya. Orangtua bisa menyiapkan sepatu putih polos dan cat yang bisa digunakan untuk kain di atas sepatu. Selain mendapatkan kegiatan yang baru, anak-anak juga bisa mendapatkan kegiatan yang menyenangkan yang sebelumnya tidak pernah mereka lakukan.
Liburan yang baik untuk anak tentunya yang menggunakan liburan sebagai salah satu pendekatan dalam menstimulasi perkembangan anak dalam melakukan hal baru. Dengan begitu, anak akan merasa gembira, nyaman, bertambah pengalaman yang mencerdaskan emosi maupun intelektual, sehat fisik maupun mental.
"Liburan bisa dijadikan sebagai salah satu pendekatan untuk menstimulasi anak," sebut Hanny yang mengambil pendidikan di Emotional Intelligence Six Seconds USA tahun 2004 dan 2005.
Lebih lanjut Hanny menjelaskan, faktor untuk membuat anak gembira adalah sangat penting. Banyak tempat liburan yang mendidik dan sekaligus menyenangkan. "Jika anak sudah bosan, tanyakan apa yang diinginkan dan bernegosiasi dengan anak," ujar wanita yang juga menyelesaikan pendidikan Braingym di Singapura tahun 2011.
Misalnya saja saat anak lebih memilih mal ketimbang melakukan kegiatan-kegiatan kreatifnya, maka carilah mal yang memiliki fasilitas menarik untuk anak.
Misalnya saja di Taman Anggrek Condominium Tower, di sana terdapat salah satu gerai bernama Gokomo Kids Chess. Adapun yang menjadi daya tarik utama adalah gerai tersebut memberikan pelajaran mengenai catur.
Sebab, permainan ini dapat memberikan pengalaman baru kepada anak, terutama karena melalui catur, anak dapat meningkatkan daya konsentrasi, daya ingat dan yang pasti kreativitas anak pun meningkat.
Psikolog anak dari Universitas Indonesia, Gisella Tani Pratiwi SPsi menuturkan bahwa dengan mengajak anak mengisi liburan dengan aktivitas seru, berarti orangtua juga memberikan manfaat yang baik untuk mereka. Karena dengan kegiatan liburan yang menyenangkan ini, anak menjadi bahagia, dan bisa me-refresh kejenuhan yang ada saat masa-masa sekolah kemarin.
"Selalu luangkan waktu bersama untuk menemani anak-anak berlibur. Dan jangan berhenti untuk menemukan inovasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan menyenangkan yang bisa membuat anak kreatif selama liburan," ujar psikolog yang akrab disapa Gissel ini.
Ingat, berlibur bukanlah suatu kegiatan yang hanya bisa diisi dengan bermain saja, tetapi juga sebagai momen untuk anak agar bisa mengembangkan kreativitasnya yang bisa mencerdaskan anak.
ANNOUNCEMENT ECEP & ES :
April 1 – 5, 2013 : Term Break
April 8 : First day of Term IV
Have Fun!!!
Wayne Dyer
Menghakimi itu tidak menunjukkan kejelekan orang lain. tetapi menunjukkan bagaimana kualitas hati kita yang sesungguhnya!
"Any fact facing us is not as important as our attitude toward it, for that determines our success or failure. The way you think about a fact may defeat you before you ever do anything about it. You are overcome by the fact because you think you are."
Norman Vincent Peale
Kunci Pendidikan Yang Baik Yaitu Attitude
Sekolah telah menyediakan serangkaian materi untuk mendidik seorang anak hingga dewasa termasuk perkembangan dirinya. Namun, tanggung jawab pendidikan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Kunci menuju pendidikan yang baik adalah keterlibatan orang dewasa yaitu orang-tua yang penuh perhatian. Jika orang-tua terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak di sekolah, maka prestasi anak tersebut akan meningkat. Setiap siswa yang berprestasi dan berhasil menamatkan pendidikan dengan hasil baik selalu memiliki orang-tua yang selalu bersikap mendukung. Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua bagi anaknya setelah mereka memasuki pendidikan di sekolah? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang-tua agar anaknya dapat berprestasi di sekolah.
1. Dukungan Orang-Tua
Orang-tua sebaiknya memberi perhatian kepada anak-anak mereka dan menanamkan kepada mereka nilai dan tujuan pendidikan. Mereka juga berupaya mengetahui perkembangan anak mereka di sekolah. Caranya adalah dengan berkunjung ke sekolah untuk melihat situasi dan lingkungan pendidikan di sekolah. Menaruh minat terhadap aktivitas sekolah akan secara langsung mempengaruhi pendidikan anak Anda.
2. Kerja Sama dengan Guru
Biasanya apabila timbul masalah-masalah gawat, barulah beberapa orang-tua menghubungi guru anak-anak mereka. Sebaiknya, orang-tua perlu mengenal guru di sekolah dan menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Berkomunikasilah dengan guru untuk perkembangan anak Anda. Guru juga perlu diberitahu bahwa Anda memandang penting pendidikan anak Anda di sekolah sebagai bagian kehidupannya. Ini akan membuat guru lebih memperhatikan anak Anda. Hadirilah pertemuan orang-tua murid dan guru yang diselenggarakan oleh sekolah. Pada pertemuan ini, Anda memiliki kesempatan untuk mengetahui prestasi akademis anak Anda serta perkembangan anak Anda di sekolah.
Jika seorang guru mengatakan hal yang buruk mengenai anak Anda, dengarkan guru tersebut dengan penuh respek, dan selidiki apa yang ia katakan. Anda juga dapat menanyai guru-guru di sekolah mengenai prestasi, sikap, dan kehadiran anak di sekolah. Jika seorang anak sering bermuka dua, maka penjelasan dari guru bisa jadi mengungkap hal-hal yang disembunyikan anak Anda saat bersikap manis di rumah.
3. Sediakan waktu untuk anak
Selalu sediakan waktu yang cukup banyak bagi anak Anda. Jika anak pulang sekolah, umumnya mereka cukup stres dengan beban pekerjaan rumah, ulangan, maupun problem lainnya. Sungguh ideal jika orang-tua misalnya seorang ibu berada di rumah pada saat anak-anak di rumah. Seorang anak akan senang bercerita ketika pulang sekolah seraya mengeluarkan semua keluhan dan bebannya kepada orang-tua. Bisa jadi mereka mulai menceritakan teman-temannya yang nakal yang mulai menawari rokok dan narkoba. Anda bisa segera tanggap dengan hal tersebut jika Anda menyediakan waktu bagi anak-anak Anda.
4. Awasi kegiatan belajar di rumah
Tunjukkan Anda berminat pada pendidikan anak Anda. Pastikan anak-anak Anda sudah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mereka. Wajibkan diri Anda untuk mempelajari sesuatu bersama anak-anak Anda. Membacalah bersama-sama mereka. Jangan lupa jadwalkan waktu setiap hari untuk memeriksa pekerjaan rumah anak Anda. Kendalikan waktu menonton TV, Internet dan bermain game dari anak-anak Anda.
5. Ajari tanggung jawab
Sekolah umumnya akan memberi banyak tugas untuk dipersiapkan anak di rumah dan di sekolah. Apakah mereka mengerjakan tugas-tugas itu dengan benar dan baik? Seorang anak dapat bertanggung jawab mengerjakan tugas mereka di sekolah jika Anda telah mengajar mereka untuk mengerjakan tanggung jawab di rumah. Cobalah mulai memberikan anak Anda pekerjaan rumah tangga rutin setiap hari seperti membersihkan tempat tidur sendiri menurut jadwal yang spesifik. Pelatihan di rumah seperti itu akan membutuhkan banyak upaya di pihak Anda karena perlu diawasi. Tetapi hal itu akan mengajar anak Anda rasa tanggung jawab yang mereka butuhkan agar berhasil di sekolah dan di kemudian hari dalam kehidupan.
6. Disiplin
Jalankan disiplin dengan tegas namun dengan penuh kasih sayang. Jika Anda selalu menuruti keinginan anak, maka mereka akan menjadi manja dan tidak bertanggung jawab. Problem lain bisa muncul jika Anda terlalu memanjakan anak Anda seperti seks remaja, narkoba, prestasi yang buruk, dan masalah lainnya.
7. Kesehatan
Jaga kesehatan anak Anda agar prestasi belajarnya tidak terganggu. Buat jadwal tidur yang cukup untuk anak Anda. Anak-anak yang kelelahan tidak dapat belajar dengan baik. Lalu hindari makanan seperti junk food, karena selain menyebabkan problem obesitas, juga mendatangkan pengaruh yang buruk terhadap kesanggupannya untuk berkonsentrasi.
8. Jadi teman terbaik
Jadilah teman terbaik bagi anak Anda. Luangkan waktu untuk berbagi berbagai hal dengan mereka. Seorang anak membutuhkan semua teman yang matang yang bisa ia dapatkan.
Sebagai orang-tua, Anda dapat menghindari banyak problem dan kekhawatiran atas pendidikan anak Anda dengan mengingat bahwa kerja sama yang sukses dibangun di atas komunikasi yang baik. Kerja sama yang baik dengan para pendidik di sekolah juga dapat membantu melindungi anak Anda.
Referensi : http://episentrum.com/artikel-psikologi/kunci-pendidikan-yang-baik
http://episentrum.com/artikel-psikologi/kunci-pendidikan-yang-baik
Good Morning Parents, How are you today ?
As we know that weather changes caused some disease to some of our children in ECEP.
In order to prevent the disease from spreading around the school, we would like to inform you that the school will be closed due to general cleaning of all ECEP class room on Wednesday – Friday , March 21 – 23, 2013 and School starts Monday, March 25, 2013
If your child look unwell / sick, we recommend your child to stay at home until your child is completely in good condition.
Have a great day ..
| Monday | 08:00 - 15:00 |
| Tuesday | 08:00 - 15:00 |
| Wednesday | 08:00 - 15:00 |
| Thursday | 08:00 - 15:00 |
| Friday | 08:00 - 14:00 |