Untuk para alumni SMA PGRI 4 Jakarta, bagaimana kalau kita mengadakan acara reuni akbar, mohon berikan tanggapan anda di kolom komentar. Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas dan atau keluar dari tema.
SMA PGRI 4 Jakarta
SMA PGRI 4 Jakarta adalah salah satu lembaga pendidikan menengah atas yang berlokasi di Jakarta Timu Sekolah ini didirikan pada tahun 1981. Aamiin. H. Kelas
2. Hj.
Kurikulum yang digunakan di SMA PGRI 4 Jakarta adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang mulai diterapkan sejak tahun 2006 kepada setiap siswa yang bersekolah di SMA PGRIi 4 Jakarta. Kepala Sekolah pertama sekaligus penggagas berdirinya sekolah ini adalah Bapak H. Wahyu Pramulya, BA (alm.). Beliau menjabat sejak tahun 1981 hingga tahun 1993. Dedikasi beliau terhadap dunia pendidikan
30/11/2013
Tinggal menunggu hasil, apapun itu, kami telah berusaha dan berjuang.
Selamat kepada tim Futsal SMA PGRI 4 Jakarta, telah menjuarai Bambang Wiyogo Cup Futsal Pelajar Kompetisi 2013 Tingkat Jakarta Timur. Tingkatkan terus prestasi, jadikan semangat berprestasi dan berkompetisi sebagai motivasi memajukan sekolah.
18/11/2013
JUARA I KEJUARAAN FUTSAL PELAJAR KOMPETISI 2013 BAMBANG WIYOGO CUP
Selamat kepada Tim Musikalisasi Puisi SMA PGRI 4 Jakarta telah meraih prestasi di Lomba Musikalisasi Puisi pada ajang Pesta Seni Pelajar Tingkat Kotamadya Jakarta 2013. Tahun depan dan tahun selanjutnya semoga prestasi yang lebih baik dapat kita raih.
Semangat!!!
02/10/2013
LOMBA PESTA SENI PELAJAR TK. WALIKOTA JAKARTA TIMUR 2013
02/10/2013
Penyerahan Piala
Kepala Sekolah yang Bijak
(Mengatasi Konfilk Secara Sempurna)
Pada suatu hari, di sebuah sekolah menengah. Saat jam istirahat, ada perkelahian antara dua murid laki-laki di kelas. Kerumunan murid pun berakhir saat seorang guru datang menengahi dan melerai mereka. Tidak lama kemudian, saat pelajaran berikutnya akan dimulai, Kepala Sekolah masuk ke kelas tersebut dan langsung menyampaikan maksud kedatangannya.
“Andika, kamu nanti datang kantor Bapak, jam 3 sore.”Seisi kelas terdiam sedangkan murid yang dimaksud seketika berwajah pucat pasi.
“Baik Pak,” ia menjawab lemah. Habis aku! Pasti akan dimarahi dan dikenai sanksi gara-gara perkelahian tadi, begitu pikir Andika.
Tepat pukul 3 sore, Andika telah ada di depan kantor dan mengetuk pintu ruangan kepala sekolah. Jantungnya berdegup keras dan tubuhnya serasa lunglai.
“Masuk!” terdengar suara dari dalam. Andika pun masuk. Dengan takut-takut, ia berdiri dekat meja kepala sekolah, sambil menundukkan kepalanya dalam-dalam.
“Duduklah Andika. Kamu tentu sudah bisa menebak, kenapa Bapak memanggilmu kan? Tentu berkaitan dengan perkelahianmu tadi,” kata kepala sekolah yang diikuti anggukan kepala Andika.
Lanjutnya, “Andika telah melanggar peraturan tentang tidak boleh berkelahi di dalam lingkungan sekolah, apalagi di kelas. Tetapiada beberapa hal yang ingin bapak sampaikan berkaitan dengan kasusmu ini. Pertama, bapak senang kamu datang tepat waktu, itu menunjukkan kamu adalah anak yang disiplin.” Beliau membuka laci mejanya, mengambil sebuah permen, dan meletakkannya di meja.
“Kedua, bapak menghargai kedatanganmu saat ini. Artinya kamu menghargai bapak sebagai guru dan kepala sekolahmu. Kamu adalah anak yang berjiwa besar dan siap bertanggung jawab. Betul begitu Andika?’ Kembali Andika mengiyakan dalam diam. Beliau mengambil permen dan meletakkannya lagi di meja.
“Bapak sudah berbicara dengan guru yang melerai perkelahian dan mendengar dari beberapa temanmu. Kamu berkelahi dengan Rudi karena membela teman perempuan yang dilecehkan olehnya. Benar begitu? Bapak salut. Ini pertanda kamu adalah seorang gentleman, laki-laki sejati. Tapi ingat: berkelahi bukanlah pilihan untuk menyelesaikan masalah. Andika harus lebih bijak dan jelas, bukan dengan berkelahi seperti tadi.” Kepala sekolah meletakkan sebuah permen lagi di atas meja.
“Nah yang terakhir, karakter positif yang telah Andika tunjukkan hari ini harus dipertahankan dan dikembangkan di masa depan. Bapak yakin kamu akan berubah dan akan maju di kemudian hari. Belajar lebih baik Andika, oke?” Sambil tersenyum, beliau menambahkan satu buah permen lagi di meja dan menyodorkan permen-permen tersebut ke arah Andika. “Ambillah hadiah dan kenang-kenangan dari Bapak ini!”
Andika yang awalnya ketakutan akan mendapat hukuman, dan tidak menyangka justru mendapat “penghargaan” dari kepala sekolahnya, mengangguk mantap. “Terima kasih Pak. Saya sangat terkejut. Bapak tidak menghukum saya bahkan memuji dan menghargai saya. Saya berjanji, pasti berubah dan akan lebih rajin belajar untuk masa depan saya sendiri.”
Renungan :
Betapa pentingnya nilai budi pekerti ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Kita tahu, mereka kadang melakukan kesalahan tetapi kalau cara kita sekadar keras dengan hanya menghukum tanpa diberi pengertian yang baik, tentu akan melahirkan ketidaksehatan perkembangan mental. Antara lain, bisa menimbulkan sakit hati, dendam, kebencian,depresi, putus asa, dan sifat-sifar negatif lainnya.
Akan tetapi bila kita mampu memberikan pengertian sekaligus menanamkan budi pekerti yang baik, sekalipun ada hukuman, tetap nilainya akan berbeda. Harga diri dan kepercayaan diri anak-anak tetap terjaga dan sangat positif dalam pertumbuhan di kehidupan mereka selanjutnya.
Semoga bermanfaat.
Sumber: Pendidikan Karakter
08/07/2013
08/07/2013
Pemberitahuan
Untuk pelaksanaan cap tiga jari ijazah akan dilaksanakan sebagai berikut;
Kelas XII IPA : Kamis, 20 Juni 2013 mulai pk. 08.00
Kelas XII IPS1 : Jum'at, 21 Juni 2013
Kelas XII IPS2 : Senin, 24 Juni 2013
Demikian pemberitahuan ini dibuat. Mohon hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Terimakasih.
17/06/2013
Selangkah Menuju Keberhasilan Dengan Etos Kerja Keras, Disiplin & Tanggungjawab
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jakarta