IBA Sunter

IBA Sunter

Share

SHARPEN YOUR BRAIN THROUGH MUSIC
Jl.

Danau Sunter Utara Blok B1B no. 11 Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara 14350
telp. +62 21 6583 2977 / 97 , 3327 5556
email: [email protected]
twitter: @IBASunter IBA(International Brain Academy) akan membantu anak-2 untuk mengaktifkan ke 5 bagian yaitu: otak kanan, otak kiri, otak kecil, sumsum tulang belakang dan sistim syaraf berfungsi secara berkesinambungan (networked thinking) MELALUI PEM

25/08/2015

Q: Banyak yang mengatakan anak anak IBA bermain tanpa ekspresi. Apakah benar?

A: Tergantung pengertian ekspresi itu apa.

Pengekspresian sebuah lagu datang dari hati. Seseorang yang kaya pengalaman hidupnya, pernah mengalami cinta, putus asa, depresi, sakit, bahagia, perasaan menanti nanti, perasaan dendam, humor, nakal dan sebagainya ketika bermain sebuah lagu yang ditulis komposernya untuk mengekspresikan perasaannya saat itu tentulah klop. Umpama: Liszt menulis Lieberstraum yang artinya lagu cinta. Banyak lagu Rachmaninoff, Bhrams, Beethoven yang melukiskan betapa putus asa dan tidak puasnya mereka. Chopin menulis banyak lagu yang melukiskan betapa hidupnya begitu rapuh (karena waktu itu dia sakit TBC dan belum ada obatnya, dikucilkan orang orang. Dari jarak 20 meter melihat dia langsung lari, hotel tempat dia tinggal dibakar karena takut tertular). Dan sebagainya.

Pengalaman seseorang semakin kaya seiring dengan bertambahnya umur. Jika kita ingin anak anak kita bermain dengan ekspresi yang benar, maka harus tunggu dia pernah mengalami pengalaman pengalaman hidup tersebut baru musik yang dia mainkan bisa menyentuh. Jadi jika demikian? Apakah kita melarang anak anak kita main musik musik yang ekspresinya s**ar? Tentu tidak, jika dia s**a, meskipun ekspresinya tidak sesuai, jika melalui lagu tersebut dia belajar banyak hal. Umpama: Lagu Wedding Day oleh Grieg, yang romantis, seringkali jika dimainkan anak anak, terdengar gegap gempita seperti mars militer. Tetapi anak anak s**a, dan melalui lagu tersebut belajar oktaf lompat lompat, baca grup grup, karakter tanya jawab, dan sebagainya.

Ekspresi yang dibuat buat, misal: di sini dibuat tambah keras, di sini tambah lembut, disini harus dilambatin sedikit, disini begini dll. Tanpa tahu mengapa alasannya adalah musik yang artifisial (seperti bunga palsu). Terdengar bagus di telinga dan terlihat sebagai anak yang rajin, tetapi tidak menyentuh hati.

Kebanyakan ekspresi anak berkembang bagus sekali setelah dia puber. Ekspresi anak anak yang bagus sekali adalah lagu lagu yang cepat, nakal, antusias, lucu, atau untuk anak anak yang sensitif lagu lagu yang melankolis, merdu, dan sebagainya. Kebanyakan bisa terbalik, anak laki laki ketika kecil senangnya lagu yang keras, cepat, seperti militer, perang, kejar kejaran, ketika puber senangnya yang romantis, yang menghanyutkan. Ada juga anak perempuan yang ketika kecil malu dan takut takut, selalu main lagu yang lembut, ketika puber main lagu yang keras, cepat, horor, dan sebagainya. Memang musik itu hidup, dan seiring dengan perjalanan hidup kita, musik itu terus tumbuh.

Ingatlah manusia itu makhluk hidup & bukan benda mati. Seperti tumbuhan, ketika masih kecil & baru mulai tumbuh, jangan langsung dipotong-potong untuk dirapikan, lama-lama menjadi bonsai. Tetapi jika tumbuhannya sudah agak besar, saat itulah kita boleh mulai merapikannya.

Kita memberikan nutrisi yang tepat untuk otak anak kita artinya ketika dia ingin main lagu riang tanpa banyak filosofi kita berikan apa yang dia butuh. Saat itu dia akan berkembang cepat sekali memainkan lagu-lagu yang riang cepat tanpa filosofi. Sebaliknya jika kita berikan lagu-lagu yang lambat, sedih banyak filosofi, dia mungkin merasa bosan dan tidak mau main / latihan piano lagi.Orang orang asia cenderung memakai otak kanan (otak kanan lebih dominan), sehingga tidak heran p**a, ekspresi orang orang asia lebih berwarna dan lebih cepat dikuasai dalam waktu singkat begitu tiba saatnya.

Mobile uploads 21/08/2015

Free Trial
021-65832977

International Brain Academy
Jl. Danau Sunter Utara Blok B1B No. 11 Sunter, Jakarta Utara

20/08/2015

Q: Mengapa baca not penting?

A: Baca partitur musik sama seperti baca pada tulisan bahasa manusia biasa. Kita merasa aneh bila untuk bisa membaca selembar koran perlu waktu berminggu minggu / berbulan-bulan / bahkan bertahun tahun. Sama halnya dengan membaca partitur musik. Apabila anak murid telah menguasai cara baca yang benar, maka anak akan s**a main dengan sendirinya, seperti anak menemukan buku cerita / majalah dll.

Kemampuan baca not tidak datang dengan sendirinya, kemampuan ini juga bukan karena dihafal mati matian. Tapi dipikir dan dibandingkan, digabung dalam grup grup, maka melalui cara inilah fungsi otak kiri dikembangkan. Otak kiri ini jugalah yang membuat seseorang menjadi pandai. Sebab sesuatu yang diketahui karena dipikir / dicari sendiri lebih banyak artinya dan dimengertinya daripada sesuatu yang diketahui karena dihafal / diberitahu.

Photos from IBA Sunter's post 19/08/2015

International Brain Academy mengucapkan:

"Dirgahayu Republik Indonesia ke 70"

Kami bangga turut serta mencerdaskan anak bangsa.

14/08/2015

Q: Apa bedanya anak yang belajar dengan CDEFG duluan dengan anak yang belajar dengan metode snowman perbandingan ini?

A: Tiap-tiap anak berbeda beda, tapi biasanya memang lebih mudah mengajar yang tidak pernah mengenal CDEFG, apalagi yang tidak pernah merasa kalau baca not itu susah. Ketika mereka sudah mengenal snowman baik, diajari CDEFG menjadi mudah sekali karena tanpa tahu pun mereka sudah tau di mana letaknya, tinggal diberi nama selesai.

Kebanyakan anak anak yang kesulitan belajar dengan CDEFG biasanya merasa takut belajar lagu baru, punya persepsi kalau sebuah lagu belajarnya mesti lama, belajar piano itu sulit. Melihat partitur yang penuh not menjadi takut. Apabila anak sudah punya persepsi seperti itu, mentalnya sudah down dan merasa piano itu kok s**ar, sehingga dibantui dengan cara yang paling sederhana pun / paling mudah pun tetap merasa ini susah, ini perlu perjuangan berat. Beberapa anak yang kaku, malah tidak mau menerima dengan cara ini, tetap baca dengan CDEFG sehingga perkembangannya menjadi lama, karena setiap gambar ditransfer dulu menjadi tulisan, dibaca setengah mati, lalu dilihat lagi tuts piano, juga belum hafal yang mana CDEFG / do re mi, kepala naik turun baca partitur dan lihat tuts, dan ketika balik lagi partiturnya sudah sampai mana sudah lupa. Ada juga yang sudah hafal mati matian kalau jempol mesti di C / Do, sehingga jangkauan pianonya hanya lima not, ketika jempolnya pindah ke A otaknya protes / tidak bisa terima, lagi lagi perkembangannya terhambat.

Photos from IBA Sunter's post 13/08/2015

FREE TRIAL
021-65832977

Photos from IBA Sunter's post 12/08/2015

IBA Saturday Motivation bersama Pianis:
Stephanus Maximillian
Sabtu, 8 Agustus 2015 @ IBA Sunter

Photos from IBA Sunter's post 11/08/2015

IBA Saturday Motivation
bersama Principal IBA Sunter: Ibu Pauline Wonoadi
Sabtu, 8 Agustus 2015

Photos from IBA Sunter's post 10/08/2015

IBA Saturday Motivation bersama pianis:
Stephanus Maximillian Harsono
Sabtu, 8 Agustus 2015 @ IBA Sunter

Mobile uploads 08/08/2015

Stephanus Maximillian

Kelahiran Semarang - Indonesia. Belajar musik dengan metode Prof. Wei (Snowmans Dream) bulan Desember 2004.

Bulan Februari 2005 memberi konser Hadyn Piano Concerto D Mayor bersama Wei di Semarang.

Bulan Februari 2006 memberi konser di Jakarta dan Singapore bersama Wei. Lagu lainnya Mozart F Mayor dan Shostakovich 2.

Nopember 2006 memainkan Danze Macabre dengan Jong Ren Yong
di Esplanade Singapore.

Tahun 2014 menjuarai de nationale Finale van het Princes Christina Councours (juara 1 & juara favorit) yang diselenggarakan di Denhaag, Belanda.

Mobile uploads 06/08/2015

Kami mengundang Bapak/ibu/saudara/i untuk hadir dalam acara:

IBA Saturday Motivation
Bersama Pianis:

STEPHANUS MAXIMILLIAN

(Juara 1 & juara favorit in de nationale finale van het Princes Christina Concours 2014 yg diselenggarakan di Denhaag Belanda)

Stephan akan bercerita mengenai pengalamannya dan akan memainkan beberapa lagu.

Pada Sabtu, 8 Agustus 2015
Pukul 14.00-16.00 WIB
Tempat: (IBA) International Brain Academy Sunter

Gratis. Contac Person: Fery 021-65832977

Akan ada diskon khusus masuk IBA dan free trial.

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jalan Danau Sunter Utara Blok B1B No. 11 Sunter Agung Podomoro
Jakarta
14350