Kiyai NU ku

Kiyai NU ku

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kiyai NU ku, Education, Jakarta.

07/09/2019

MENDIDIK ANAK ALA GUS BAHA'

Harta benda dan anak adalah (mengandung) fitnah. Begitu kata Alquran. Lantas fitnah yang bagaimana?

Secara sederhana, fitnah di sini mempunyai arti cobaan dan ujian. Orang yang mempunyai harta cenderung sulit stabil dalam hal ibadah, begitu p**a orang yang mempunyai anak.

Ketika belum punya anak ia sangat gemar sedekah, lalu ketika punya anak, merasa eman-eman dengan sedekah, sebab ia merasa harus memenuhi kebutuhan anak.

Begitu kira-kira.

Berbicara soal anak, saya teringat ketika ngaji dengan Gus Baha' di Bedukan Wonokromo. Kira-kira di tahun 2017. Gus Baha' punya cara pandang tentang anak yang tidak lazim bagi kebanyakan orang.

"Ojo wani-wani karo anak, ndak kuwalat." - Jangan berani sama anak, nanti kalian bisa celaka.

Bagi saya, yang selalu mendengar Jangan berani sama orang tua, nanti celaka. Gus Baha' membalik kalimat tersebut, bahwa anak harus dihormati.

Anak selamanya adalah anak

Gus Baha' menjelaskan bahwa anak, mempunyai ikatan yang tidak akan putus. Berbeda dengan istri, ketika cerai maka hak dan kewajiban yang pernah melekat akan gugur seketika.

Ikatan yang tak akan putus tersebut, meskipun jika anak mempunyai kelakuan yang nakal, mbedugal dan ndableg, mereka akan tetap menjadi anak, bahkan jika anak dan orang tua saling berjanji tidak mau mengakui hubungan mereka, maka tetap saja secara syariat mereka tetap mempunyai hubungan, jika salah satu di antara mereka yang meninggal dunia, maka warisan tetap berlaku. Jika perempuan, maka walinya tetap saja adalah ayahnya.

Begitulah anak. Statusnya akan selalu melekat tanpa sekat.

Anak adalah penerus Kalimat Tauhid

Gus Baha' memberikan poin penting tentang kalimat tauhid. Baginya, kalimat tauhid adalah kalimat kebenaran yang universal dan absolut. Sehingga jika kalimat tersebut diucapkan oleh orang gila sekalipun, kalimat tersebut akan selalu benar.

Kebenaran kalimat tauhid tidak bisa dimonopoli oleh siapapun. Meskipun diucapkan oleh seorang pendosa sekalipun kalimat tauhid tidak menjadi hina, begitu p**a jika diucapkan oleh orang saleh sekalipun kalimat tersebut juga tidak akan bertambah mulia.

Siapapun orang yang mengucapkan kalimat tauhid akan menjadi mulia, siapapun orangnya. Sebab itulah Gus Baha' menghormati anaknya, sebab anaknyalah yang kelak akan meneruskan kalimat tauhid tersebut.

Sebab inilah, Gus Baha' mengaku tidak pernah memukul anaknya, "Bagaimana bisa mukul ketika saya selalu ingat bahwa ia adalah umatnya Nabi Muhammad yang kelak akan menjadi penerus agama Islam." begitu kira-kira kalimat Gus Baha'.

Jangan sampai anak merasa kecewa dengan Bapaknya

Kekecewaan anak terhadap orang tua, agaknya sebanding dengan kekecewaan orang tua terhadap anak. Sebagai orang tua kita merasa yang paling berhak atas masa depan anak kita. Sebagai anak, kita justru yang paling berhak kelak mau menjadi apa. Wajar, sebab zaman yang dialami oleh orang tua dan anak sama sekali berbeda.

Gus Baha' selalu mewanti-wanti bagaimana anaknya harus bangga kepada bapaknya, ini bukan persoalan sombong-sombongan, tapi ini mendidik kepada anak agar ia tidak kecewa kepada orang tuanya dengan membanding-bandingkan orang tuanya dengan orang tua temannya.

Gus Baha' mempunyai pola hidup yang sederhana, beliau punya televisi hanya karena, jangan sampai anaknya pergi dari rumah hanya ingin menonton televisi di tetangga.

Bagi saya ini persoalan yang sulit. Bagaimana agar anak bisa bangga mempunyai orang tua seperti kita.

Gus Baha', ketika memberikan uang saku untuk sekolah kepada anaknya yang masih sekolah setingkat SD: Mas Hasan selalu lebih dari teman-temannya. Kata istrinya apakah itu tidak boros jika anak seusia itu dengan uang 5.000 sedangkan teman-temannya hanya diberi uang saku 2.000

Kata Gus Baha' tidak. Sama sekali tidak boros. Gus Baha ingin mengajarkan kepada anaknnya untuk selalu jajan kepada penjual-penjual jajanan di sekolah, persoalan tidak sehat dan atau tidak enak lalu dibuang silahkan, buang saja.

Persoalan dibuang berarti itu adalah rejekinya hewan-hewan seperti semut, cacing dan lain-lain. Gus Baha' ingin mengajarkan bahwa kita harus mempunyai kontribusi kepada orang yang mencari nafkah dengan cara yang halal; berjualan jajanan di sekolah-sekolah.

Tidak ada yang mubazir, bagi Gus Baha'. Cara pandang seperti ini tentunya tidak lazim, dan tergantung pada niatnya.

Meskipun tidak lazim, minimal bisa memberikan kita pemahaman yang lain, bahwa mendidik anak adalah pilihan orang tua. Nasehat Gus Baha' kepada para orang tua adalah jangan mengira bahwa anak nakal itu tidak ada hubungannya dengan orang tua, sangat berhubungan. Jika kalian ingin melihat dirimu, maka lihatlah anakmu.

Cerminan seperti ini sering mengingatkan saya kepada teman-teman saya yang merasa menyesal hingga menangis setelah memarahi anaknya.

Jika kita marah-marah bahkan memukul anak kita, pada hakikatnya kita sedang memarahi diri sendiri dan memukul diri kita sendiri. Kita sedang menyakiti diri kita sendiri.

fb : kaum sarungan
Foto ig:

17/08/2019

Inilah Profil Habib Hussein Al Muthahar, Pencipta Lagu "Hari Merdeka" 17 Agustus 1945

Lagu “Hari Merdeka” 17 Agustus 1945 yang sering dikumandangkan dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia diciptakan oleh H.Muthahar. Banyak orang mengira H singkatan dari Haji. Namun ternyata dia adalah Habib Husein Al Muthahar, kakek dari da’i kondang Semarang, Habib Umar Muthahar.

Habib Husib Mutahar, lahir di Semarang 5 Agustus 1916.Ia aktif ambil bagian dalam perjuangan dan perjalanan bangsa.

Ia ikut dalam “Pertempuran Lima Hari” melawan Belanda yang heroik di Semarang.

Ketika pemerintah pusat terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta, ia diajak Panglima Angkatan Laut saat itu Laksamana Muda Mohammad Nazir sebagai sekretaris panglima, dan diberi pangkat kapten angkatan laut.

Ketika mendampingi Laksamana Muda Nazir asal daerah Danau Maninjau Sumatera Barat itulah, B**g Karno juga merasa memerlukan Habib. Ia meminta Habib sebagai sopir yang mengemudikan mobilnya di Semarang, beberapa hari setelah “Pertempuran Lima Hari.”

Kemudian Sang Habib pun diminta oleh B**g Karno untuk dijadikan ajudan, dan diberi pangkat mayor angkatan darat.

Belanda melancarkan agresi tahun 1948, B**g Karno, B**g Hatta dan lain-lain pimpinan negara dibuang ke Sumatera, setelah serangan Belanda yang melumpuhkan ibukota Yogyakarta pada 1948 itu.

Dalam keadaan genting akan dibuang ke Sumatera itu, B**g Karno menitipkan pada Habb Husin Muthahar, bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan pada proklamasi kemerdekaan di Pegangsaan Timur. Bendera itu dijahit sendiri oleh Ibu Fatmawati, istri B**g Karno, ibunda Megawati.

Sembari ikut gerilya, Muthahar pun berhasil menyelamatkan bendera itu, yang kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka.

Habib Husein Muthahar adalah juga seniman, pencipta lagu. Dalam semnangat kemerdekaan yang sedang menggebu, ia menciptakan lagu 17 Agustus. Ia juga menciptakan puluhan lagu bernuansa perjuangan, seperti Syukur, Hymne Pramuka, dan Dirgayahu Indonesiaku.

Ia juga dikenal sebagai tokoh kepanduan dan pendiri Gerakan Pramuka, serta pernah menjabat sebagai Duta Besar RI di Takhta Suci Vatikan, pusat agama Katholik se dunia..

Muthahar meninggal dunia di Jakarta tanggal 9 Juni 2004 di usia 88 tahun.

Ia berhak dimakamkan di Taman Pahlawan Nasional Kalibata karena menerima anugerah Tanda Kehormatan Negara Bintang Mahaputera atas jasanya menyelamatkan Bendera Pusaka Merah Putih dan juga menerima anugerah Bintang Gerilya atas jasanya ikut dalam perang gerilya pada tahun 1948-1949.

Tetapi ia tidak menginginkan itu. Sesuai dengan wasiatnya, ia merasa sebagai rakyat biasa karena itu ingin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut Jakarta Selatan.

10/08/2019

Full teks Qosidah kesukaan Syaikhuna KH.Maimoen Zubair

Qosidah karangan Abuya sayyid Muhammad Bin Alawi Almaliki Alhasani🙏

سعدنا في الدنيا * فوزنا في الأخرى
بخديجة الكبرى * وفاطمة الزهراء
* * *
يا أهيل المعروف* والعطاء المألوف
غارة للملهوف * أنكم به أدرى
* * *
يا أهيل المطلوب * والعطاء الموهوب
غارة للمكروب * أنكم به أدرى
* * *
يا أهيل الإسعاد * والعطاء والإمداد
غارة يا أسياد * أنكم بي أدرى
* * *
يا أهيل الإسعاف * والعطاء ذي هو واف
أمنة للمختاف * إنكم به أدرى
* * *
يا أهيل الجاهات * والمنح للفاقات
والدرك للغارات * إنكم بي أدرى
*
يا أهيل الهمات * يارجال العزمات
ياجمال الحملات * إنكم بي أدرى
*
يا أهل بيت المختار * عاليين المقدار
اشفعوا للمختار * إنكم بي أدرى
*
يـــا أهل بيت الهــادي* قـــدوتــــي وأسيــادي
إجــزلـوا لــــي زادي * إنـكـــــم بــــــي أدرى
*
قـدركـــم رافــع عــال * وعطـــاكــم دهبــــــال
وسنــاكـــم دهبـــــــال * أرســـلوا لــــي نهـــرا
*
أنتموا خيــــر النــاس * جودكـــم يشفي البـــاس
اشــفعـــــوا للقســـاس * إنـــــكـم بـــــــــي أدرى
*
بخــــديجـــة أمي * ذي تجلـــــي همــــي
اجــزلي لي قسمي * إنــــك بـــــــي أدرى
*
وأهل شــعب المعلاة * والتــي فـــي أعـــلاه
حـــــي تلك المولاة * ســيــــدتنا الكبــــرى
*
وبحــــق السبطيــــــــن * للنبـي نــور العيــــن
وبجـــــــــاه العميــــــن * إنــــهم بـــــي أدرى
*
وبــــذات العلميــــــــن* عـــائشه نــون العيــن
زوج خيـر الكــونيـــن * إنهـــــا بــــــي أدرى
*
وببـــــــــاقي الأزواج * طيبــــــــات الآراج
مغنيـــات المحتـــــاج * إنهــــن بــــي أدرى .

05/08/2019

Semoga Alloh selalu melindungi beliau di manapun beliau berada.
Amiin

Syaikhuna Maimoen Zubair
Pengasuh pondok pesantren Al-Anwar-Sarang-Rembang-Jawa tengah.

14/07/2019

Cara Sunnah Minum Air Adalah :

1. Minumlah air dengan
tangan kanan.
2. Minum air dengan
duduk.
3. Mulailah minum air
dengan mengucapkan
Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
minum.
5. Minumlah air dalam 3
teguk.
6. Setelah selesai setiap
tegukan, katakanlah
Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
katakan akhirnya
Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan 3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang!!?

Repost from : kyaiku.com

11/07/2019

SKENARIO SINGKAT JIKA WAHABI SALAFI TAKFIRY TERSEBAR DI NEGERI INI:

1. Mereka menyebarkan paham TRI TAUHID dgn tujuan MENGABURKAN tauhid yang telah diajarkan oleh Kanjeng Nabi Saw..

2. Menjisimkan Allah pada arah dan tempat yang mustahil bagi Allah. Ini bertujuan untuk memurtadkan ummat Islam secara pelan2..

3. Menvonis orang tua Kanjeng Nabi Saw masuk neraka. Ini bertujuan agar Rasul yg mulia menjadi rendah karena lahir dari ahli neraka...

4. Membid'ah sesatkan sholawatan agar ummat Islam tidak cinta lagi pada Kanjeng Nabi Saw. Syi'ar Islam pun akan meredup..

5. Anti madzhab agar ummat Islam jauh dari ajaran ulama' dengan tujuan ummat Islam mudah dikendalikan...

6. Mengacaukan persatuan ummat... Kondisi timur tengah adalah faktanya

7. Hasil akhirnya adalah dihancurkannya Islam, dan akhirnya Zionis pun bergembira ria...

8. Anti pemerintah demokrasi Pancasila Uud45 dan hukum di indonesia mereka sebut Thagut..
dan berusaha mengadu domba umat dgn bela agama.

Photos from Kiyai NU ku's post 11/07/2019

Ringkasan ilmu Mantiq 😍
Jadi lebih mudah belajar mantiq

08/07/2019

Yuk perbaiki gerakan dan bacaan sholat kita😉

Tuntutan sholat
Oleh: PP SIDOGIRI PASURUAN

sumber FB: Al Hikam

Photos from Kiyai NU ku's post 08/07/2019

Beberapa foto ini bagus Buat mengingat2 lagi yg sudah lupa tentang isi kitab matan jurumiyah. Hehe
Dulu waktu itu Mimin pas lg sekolah ibtida di Madrasah Diniyah
Semoga bermanfaat 🙏

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Jakarta