01/11/2012
“Nothing you do for children is ever wasted.”
~ Garrison Keillor
ABOUT THE SYSTEM - teaching readingThe I CAN READ® system, incorporating the reading programme.
ABOUT THE SYSTEM - teaching reading
The I CAN READ® system, incorporating the reading programme, has been developed over several years by registered psychologists and came about through research conducted between 1995 and 2000 by Antony Earnshaw and Annabel Seargeant. It is structured, cumulative and hierarchical, and is the first system in the world to direct students how to link clusters of let
01/11/2012
“Nothing you do for children is ever wasted.”
~ Garrison Keillor
31/10/2012
ENJOY whatever the conditions.....
ENJOY whatever it was.....
ENJOY whatever is said....
ENJOYed at any time....
Just one word "ENJOY"
31/10/2012
~~Alexander Graham Bell
Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum difokuskan.
Seperti cerita seorang jendral yang selalu berhasil memanah tepat pada sasaran berapa kalipun dia memanah...
Tidak lama kemudian seorang tukang minyak berkata bahwa itu bisa karena selalu fokus dan terus melakukan hal itu terus...
Kemudian tukang minyak tersebut menantang sang jendral untuk memasukkan minyak dalam kendi melalui lubang koin logam.
Si tukang minyak berhasil tanpa ada sedikit minyak pun yang tersentuh ke koin logam tersebut.
Fokus akan sesuatu akan melahirkan keberhasilan yang sempurna terus menerus.
30/10/2012
30/10/2012
Bahkan anjing pun bisa membantu manusia...
Sudahkah anda membantu hari ini?
30/10/2012
Anak Malas Pergi Bersekolah?
Orang tua akan merasa stres jika mendengar anaknya benci ke sekolah dan tidak mau sekolah lagi. Cara untuk membujuknya adalah bukan dengan memarahi atau membentaknya, melainkan cari tahu apa penyebabnya dan ajaklah si kecil bicara secara baik-baik.
Anak yang tidak mau sekolah bisa saja karena kekerasan dalam sekolah, tidak s**a dengan salah satu temannya, bermasalah dengan guru, merasa berbeda dengan anak-anak yang lain dan mungkin hanya mempunyai teman yang sedikit. atau stres untuk datang ke sekolah, hal ini akan berefek ke tubuh si anak. Anak yang stres tentang sekolahnya akan memicu timbulnya sakit kepala atau sakit pada bagian pencernaannya.
Memiliki masalah dengan waktu tidurnya merupakan salah satu tanda dari stres. Jika anak tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk tidur, maka anak akan s**a marah-marah dan menjadi cepat lelah sepanjang hari.
Kadang penyebab lainnya adalah berhubungan dengan tugas sekolah, yang terlalu mudah sehingga merasa bosan atau bahkan terlalu susah yang membuat anak merasa tidak lebih pintar dibandingkan dengan teman-temannya.
Berikut beberapa tips agar anak mau berangkat ke sekolah:
1. Ajaklah anak bicara secara baik-baik tentang masalah yang dihadapi di sekolahnya. Anak bisa berbicara dengan orang tua, teman atau guru yang dipercaya sehingga bisa membuatnya merasa lebih baik.
2. Biasakan anak untuk selalu menulis apapun yang terjadi atau perasaannya dalam sebuah diari. Hal ini bagus bagi anak yang tidak ingin berbagi dengan siapapun, karena bisa membantu mengeluarkan segala emosi yang dipendamnya.
3. Jika bermasalah dengan pelajaran di sekolah, mintalah bantuan guru di sekolah atau guru privat untuk memberinya tambahan pelajaran. Jangan biarkan hal ini berlangsung terlalu lama, karena lebih mudah untuk mengejar ketinggalan satu bab pelajaran dibandingkan dengan satu buku pelajaran.
4. Biasakan mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan sang anak untuk ke sekolah sejak malam harinya, sehingga saat pagi hari anak tidak merasa stres atau terburu-buru yang membuatnya malas untuk pergi ke sekolah.
5. Ajaklah anak untuk menulis apa yang tidak dis**ai di sekolah dan apa yang ds**ai di sekolah (meskipun mungkin hanya saat istirahat saja). Lalu cari solusi bersama-sama untuk mengatasi hal-hal yang tidak dis**ai anak di sekolah.
Memang tidak mudah untuk mengubah semua yang tidak dis**ai anak di sekolah secara langsung. Tapi dengan mengetahui apa penyebab anak tidak mau sekolah, orang tua bisa memperkirakan bagaimana jalan keluar yang terbaik untuk sang anak sehingga mau kembali lagi ke sekolah.
Cari tahulah apa penyebabnya dan jangan pernah memarahi atau membentak sang anak.
I hope this review can help & if u like it u can like and shared this review....
30/10/2012
just for a laugh in the morning (^O^)
30/10/2012
If the only tool you have is a hammer, you tend to see every problem as a nail.
~Abraham Maslow~
Kuncinya ada di dalam pikiran. Bentuk mind set kita agar menjadi positive dan kuat.
Have a nice morning Friend's..
29/10/2012
12 langkah awal dalam pendidikan karakter anak (usia 5-12 tahun):
-Perhatikan perilakunya.
-Benarkan jika ia melakukan kesalahan.
-Beri dukungan pada inisiatif positifnya.
-Arahkan pada kegiatan-kegiatan positif dan menyalurkan hobinya.
-Berilah tempat untuk anak berkreasi di dalam rumah.
-Berikan pujian ketika anak mendapatkan niali yang sempurna.
-Tidak merendahkannya dan tidak menampakan kekecewaan ketika anak tidak mendapatkan nilai yang bagus, tapi hendaknya diberi semangat untuk melakukan yang terbaik.
-Berilah kasih sayang dan rasa betah di rumah.
-Jadikan anak Anda sebagai teman, jadi si anak akan merasa bebas (tanpa menghilangkan rasa hormat) untuk berkomunikasi dengan Anda.
-Berdialog dengan anak secara kontinyu untuk mengetahui apa yang diinginkannya dengan begitu Anda dapat mengarahkannya.
-Berkomunikasi dengan guru di sekolahnya untuk mengetahui kemajuan atau kemunduran si Anak, agar Anda sebagai orangtua dapat mengatasinya dari rumah.
-Perhatikan pergaulan anak. Dengan siapa anak bergaul, sedikit banyak pergaulan pun dapat mempengaruhi karakter anak.
-Luangkan waktu untuk bersenang-senang dengan anak.
Kehidupan anak di lima tahun pertama adalah masa paling penting untuk pembentukan karakternya. Memasuki usia enam tahun, struktur dasar kepribadiannya sudah mulai terbentuk. Hal ini akan terus berlanjut sepanjang kehidupan anak sebagai dasar kepribadiannya.
Bagaimanapun sebagai orangtua tentunya ingin mempunyai anak yang berkarakter baik. Oleh karena itu kita harus dapat mengarahkan anak ke hal yang baik-baik. Paparan langkah awal dalam pendidikan karakter anak (usia 5-12 thn) di atas diharapkan dapat memberikan informasi untuk Anda.
29/10/2012
“Children aren't coloring books. You don't get to fill them with your favorite colors.”
― Khaled Hosseini
Have A Nice Day Today.... (^o^)