22/10/2024
Saudara-saudariku yang dirahmati Allah,
Hidup ini ibarat sebuah motor tua. Mungkin tidak lagi secepat dulu, tidak lagi semulus mesin baru. Ada karat di sana-sini, ada bunyi berderit ketika dijalankan, tetapi motor tua ini tetap bisa bergerak, membawa kita ke tujuan.
Begitu p**a kehidupan kita. Mungkin tubuh kita tidak lagi sekuat masa muda, beban hidup semakin terasa, dan tantangan terus datang. Namun, selama kita terus berusaha dan tidak menyerah, insyaAllah kita akan sampai pada tujuan, yaitu keridhaan Allah.
Motor tua mungkin butuh lebih banyak perawatan dan perhatian, begitu p**a hati kita. Jangan biarkan hati kita menjadi berkarat oleh dosa, oleh rasa putus asa, atau oleh amarah yang menyesakkan. Terus rawat hati kita dengan taubat, dengan dzikir, dan dengan doa kepada Allah.
Motor tua juga mengajarkan kita tentang kesabaran. Tidak perlu tergesa-gesa, yang penting adalah terus bergerak. Setiap perjalanan adalah proses, setiap langkah adalah ujian. Allah tidak melihat seberapa cepat kita sampai, tapi seberapa ikhlas dan gigih kita dalam perjalanan.
Maka, mari kita rawat iman kita seperti motor tua yang butuh perbaikan, dan terus melaju meski perlahan. Jangan putus asa, karena di setiap langkah kecil kita, ada rahmat dan barakah dari Allah yang menanti.
Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani hidup ini, sebagaimana motor tua yang tetap melaju, meski tertatih.