Creative Action Indonesia

Creative Action Indonesia

Share

Recharge Your Life.. Get Motivated - Stay Motivated artikel-artikel inspiratif dan kreatif yang membuat anda termotivasi setiap hari, Recharge Your Life..

14/12/2025

_*"ONLINE NETWORKING"*_
Minggu, 14 Desember 2025
Jam 19.30 - 20.30 wib.
di Zoom Meeting, klik
https://telkomsel.zoom.us/j/95286022993?pwd=iJgbbXIx6PISs24Gizx1J4LIo9mvWY.1
ID Rapat: 952 8602 2993
Kode Sandi: HALOCOACH

*"BUSINESS COACHING CLINIC"*
_Fasilitas diskusi saling sharing ide-ide pengembangan bisnis dan opini serta solusi atas berbagai macam problem bisnis Anda, meliputi:_
- Sales & Marketing Strategy
- Social Media Marketing & AI
- Manajemen SDM & Leadership
- Manajemen Keuangan & Investasi
- Pengembangan Karir Profesional
- DLL.

_*Coach Jaga:*_
- Haryo Ardito
- ..

_"Makin banyak yang ikut mikirin lebih baik daripada Anda pikir sendirian" 085711227575_
https://www.instagram.com/halocoach_

02/12/2025

Kala bisnis ingin berkembang tentu dibutuhkan ide cespleng dan solusi atas berbagai problematikanya, itulah perlunya networking berkumpul bertemu ngobrol saling sharing dengan orang-orang yg beda pendapat, beda sudut pandang.
Meski gelas telah penuh terisi, sometimes perlu juga open mind dengan advis orang lain lebih dari sekedar mendapatkan second opinion yang bisa jadi adalah resep manjur yg tak pernah terpikirkan sebelumnya.

kembali menghadirkan,
*"BUSINESS COACHING CLINIC"*
_Fasilitas diskusi saling sharing ide-ide pengembangan bisnis dan opini serta solusi atas berbagai macam problem bisnis Anda, meliputi:_
- Sales dan Marketing Strategy
- Social Media Marketing & AI
- Manajemen SDM & Leadership
- Manajemen Keuangan & Investasi
- Pengembangan Karir Profesional
- DLL.

"ONLINE NETWORKING"
Selasa, 2 Desember 2025
Jam 19.30 - 21.00 wib.
Coach Jaga: Haryo Ardito
di Zoom Meeting, klik
https://telkomsel.zoom.us/j/95024024801?pwd=OQs95rcIcwPaFVsaADg6bVYZYikmEz.1
Kode Sandi: halocoach
ID Rapat: 950 2402 4801

27/11/2025

_Intelegensi merupakan bahasan yang sudah ada sejak perkembangan awal ilmu psikologi, terutama pada psikologi pendidikan._

_*Teori Uni faktor*_ dipandang sebagai teori yang tertua. Alfred Binet termasuk salah satu ahli psikologi yang mengatakan bahwa inteligensi bersifat monogenetik, yaitu berkembang dari satu faktor satuan atau faktor umum. Menurut Binet, inteligensi merupakan sisi tunggal dari karakteristik yang terus berkembang sejalan dengan proses kematangan seseorang.

_Menurut Binet, inteligensi merupakan sisi tunggal dari karakteristik yang terus berkembang sejalan dengan proses kematangan seseorang. Binet menggambarkan inteligensi sebagai sesuatu yang fungsional sehingga memungkinkan orang lain untuk mengamati dan menilai tingkat perkembangan individu berdasar suatu kriteria tertentu._

Jadi untuk melihat apakah seseorang cukup cerdas atau tidak, dapat diamati dari cara dan kemampuannya untuk melakukan suatu tindakan dan kemampuannya untuk mengubah arah tindakannya itu apabila perlu. Inilah yang dimaksud dengan komponen arah, adaptasi dan kritik dalam definisi inteligensi.

_*The Two-Factor Theory*, Teori dwifaktor dikembangkan oleh Charles Spearman seorang psikolog dan ahli statistik dari Inggris. Spearman (1927) mengusulkan teori kecerdasan dua faktor yang menurutnya dapat menjelaskan pola hubungan antara kelompok tes kognitif yang ia analisis. Dalam bentuknya yang paling sederhana, teori ini menyatakan bahwa kinerja pada setiap tugas kognitif tergantung pada faktor umum (g) ditambah satu atau faktor yang lebih spesifik dan unik untuk tugas tertentu (s) (Aiken, 1997)._
https://www.instagram.com/halocoach_
Kedua faktor ini, baik faktor “g” maupun faktor “s” bekerja bersama-sama sebagai suatu kesatuan. Semua faktor yang spesifik akan bersama-sama membentuk single common factor “g” faktor. Spearman berpendapat bahwa kemampuan seseorang bertindak dalam setiap situasi sangat bergantung pada kemampuan umum maupun kemampuan khusus.

_*Multiple factor Theory*, Teori multifaktor dikembangkan oleh Edward Lee Thorndike (1916). Menurut teori ini, inteligensi terdiri dari hubungan-hubungan neural antara stimulus dan respon. Hubungan-hubungan neural khusus inilah yang mengarahkan tingkah laku indivivu. Pada dasarnya teori. Thorndike menyatakan bahwa inteligensi terdiri atas berbagai kemampuan spesifik yang ditampakkan dalam wujud perilaku intelegen. Thorndike mengemukakan empat atribut inteligensi, yaitu: Tingkatan, Rentang, Daerah, dan Kecepatan._

_*Model Hirearki*_ dicetuskan oleh Vernon. Dalam menjelaskan teori inteligensinya, teori ini menempatkan satu faktor kognitif umum (g) dipuncak hierarki, kemudian dibawahnya terdapat dua faktor inteligensi utama (mayor) yaitu verbaleduacitional (v:ed) dan practical-mechanical-spatial (k:m). Setiap kelompok mayor tersebut kemudian terpecah ke dalam beberapa faktor kelompok minor. Sebagai contoh, v:ed terdiri dari kemampuan seperti kefasihan verbal, kemampuan numerik, dan mungkin kreativitas. Beberapa faktor kelompok kecil di bawah k:m adalah pemahaman mekanik, kemampuan psikomotorik, serta hubungan spasial yang kemudian terpecah lagi menjadi bermacammacam faktor spesifik pada tingkat hierarki yang paling rendah.
https://www.instagram.com/motivatordiehard

_*Primary Mental Ability*, dikembangan oleh L.L. Thurstone berdasarkan analisis faktor dengan mengkolerasikan 60 tes, yang akhirnya disusun menjadi kecakapan-kecakapan primer. Thurstone menjelaskan mengenai organisasi inteligensi yang abstrak atau biasa disebut dengan “Primary-Mental Ability”. Thurstone berpendapat bahwa inteligensi terdiri dari faktor yang jamak (multiple factors), mencakup tujuh kemampuan mental utama (primary mental abilities), yaitu:_
1. Verbal meaning (V) : Memahami gagasan dan arti kata, yang diukur dengan tes kosa kata.
2. _Number (N) : Kecepatan dan akurasi melakukan perhitungan aritmatika._
3. Space (S) : Kemampuan visualisasi hubungan yang berbentuk dalam tiga dimensi, seperti dalam mengenali gambar dalam orientasi berbeda.
4. _Perceptual speed (P) : Kemampuan untuk membedakan detail visual, serta menetapkan persamaan dan perbedaan antara obyek dalam gambar secara cepat._
5. Word fluency (W) : Kecepatan dalam memikirkan katakata, seperti dalam membuat puisi atau dalam memecahkan anagram.
6. _Memory (M) : Kemampuan untuk menghafal katakata, angka, huruf, dan sejenisnya, dengan_
7. Inductive reasoning (I) : Kemampuan untuk menurunkan aturan dari informasi yang diberikan, seperti dalam menentukan aturan dari serangkaian angka dari hanya sebagian dari rangkaian angka tsb.

👉 _Ikutlah Webinar:_
*"CONFLICT MANAGEMENT "*
_*Materi Diskusi:*_
1. Dampak Konflik Dalam Organisasi
2. Identifikasi Penyebab & Sumber Konflik
3. Memahami Kepribadian Manusia
4. Mengelola Emosi (EQ) dalam Konflik
5. Mengelola Respons dalam Konflik
6. Komunikasi Efektif Menghadapi Konflik
7. Empathy & Active Listening Skills
8. Pengambilan Keputusan dalam Konflik
9. Tindakan Preventif Mencegah Konflik

*Rabu, 20 November 2024*
Jam 19.00 - 21.00 WIB
Tempat : Zoom Meeting
Daftar ke WA 082384247970
_*BONUS:*_
_- Test Kuesioner & Materi Conflict Management Style (AA3C)._
_- Test Kuesioner & Materi Emotional Intelligence (EQ)._
_- Test Kuesioner & Materi Personality Temperament (DESR)._

27/11/2025

Penyanyi sekaligus entertainer serba bisa, *Soimah Pancawati*, kembali mencuri perhatian publik. Dalam sebuah pernyataan jujur yang ia sampaikan di sebuah acara, Soimah mengaku bahwa dirinya sempat menjadi "Orang Kaya Baru" alias OKB dalam arti sebenarnya—gaya hidup glamor yang dipicu dendam pada masa lalu yang penuh keterbatasan._

Soimah bercerita bahwa sebelum mencapai popularitas seperti sekarang, kehidupannya jauh dari kata nyaman. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana di daerah Bantul, Yogyakarta, dan sempat merasakan sulitnya hidup dalam kondisi ekonomi pas-pasan. Rasa minder dan perasaan tertinggal sering menghantuinya saat melihat kehidupan orang-orang yang lebih mapan.

_“Dulu waktu kecil aku sering merasa minder. Lihat teman sekolah bisa jajan enak, pakai sepatu bagus, sementara aku harus irit banget. Rasanya sakit,” ungkap Soimah dengan mata berkaca-kaca._

Ketika akhirnya sukses di dunia hiburan dan memiliki penghasilan besar, Soimah mengaku terjebak dalam pola pikir balas dendam terhadap masa lalunya. Ia membeli barang-barang mahal, mengubah penampilan, dan mencoba menunjukkan bahwa dirinya sudah berubah—sudah tidak miskin lagi.

_*“Aku pernah jadi OKB*, karena ingin semua orang tahu kalau aku sudah berhasil. Beli barang branded, perawatan ini itu, pokoknya yang kelihatan wah. Itu semua karena aku dendam sama kemiskinan dulu,” ujarnya terus terang._

Namun perjalanan itu tidak membuatnya benar-benar bahagia. Setelah beberapa tahun menjalani gaya hidup konsumtif, Soimah menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukan berasal dari barang mahal atau pengakuan orang lain. Ia mulai mengubah cara pandangnya dan lebih memilih hidup sederhana namun penuh makna.

_Kini, Soimah dikenal sebagai salah satu selebritas yang apa adanya. Ia tak ragu tampil tanpa makeup, bercanda dengan logat Jawa kental, dan tetap menjaga kesederhanaan meski kekayaannya luar biasa. Ia juga kerap mengingatkan generasi muda untuk tidak terjebak dalam kehidupan yang hanya mengejar pengakuan sosial._

*“Kalau kita sukses, nikmati saja, tapi jangan sampai hidup kita dikuasai gengsi. Percuma punya segalanya kalau hati masih merasa kosong,”* tuturnya.

_Kisah Soimah ini menjadi cermin bagi banyak orang yang mungkin merasa rendah diri karena latar belakang hidupnya. Ia membuktikan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya soal harta, tapi juga soal kedewasaan dalam menerima dan mencintai diri sendiri—termasuk masa lalu yang pahit sekalipun._ * *

👉 ikut Training Online:
👨‍💼 *"STRESS MANAGEMENT"*
🗓️ Minggu, 3 Agustus 2025
🕣 Jam 19.30 - 21.30 WIB
📲 Daftar WA 081901030099
https://www.instagram.com/blarmanagement

26/11/2025

_Situasi yang mendesak kerap mendorong seseorang untuk mengambil keputusan sesuatu secara dengan buru-buru. Tak hanya untuk kejadian yang penting, seseorang kerap melakukannya ketika memikirkan hal-hal sepele seperti menu makan siang._

Ada beberapa faktor yang dapat berpengaruh dalam baik atau buruknya keputusan yang dipilih. Salah satunya, agar bisa membuat keputusan dengan lebih cepat, otak kita mengandalkan sejumlah pintasan kognitif yang disebut dengan heuristik.

_*Heuristik* merupakan sebuah strategi untuk membuat keputusan yang cepat berdasarkan informasi yang telah dicerna oleh otak. Strategi ini akan mempersingkat waktu pengambilan keputusan tanpa terus menerus berpikir tentang tindakan selanjutnya._

Sayangnya, strategi heuristik juga dapat menyebabkan pikiran menjadi abai pada hal-hal yang rinci sehingga kerap berujung pada sebuah keputusan yang salah.

_Berpikir cepat mungkin akan lebih membantu jika Anda melakukannya untuk keputusan-keputusan kecil yang tidak menimbulkan banyak risiko. Namun, lain halnya jika keputusan tersebut menyangkut hal-hal yang lebih kompleks dan penting._

Ketika seseorang sedang terburu-buru, ia akan cenderung melompat ke kesimpulan cepat yang mungkin penuh dengan bias tanpa mempertimbangkan fakta lainnya. https://www.instagram.com/haryo_ardito

_Bayangkan jika keputusan tersebut merupakan keputusan penting yang berpengaruh besar terhadap hidup Anda, rasa sesal yang muncul bisa saja memberi dampak pada keadaan mental Anda ke depannya._

Selain itu, Anda jadi lupa akan dampaknya pada orang-orang di sekitar saat mengambil keputusan dengan buru-buru.

_Tidak salah jika Anda memikirkan keputusan mana yang baik untuk kebahagiaan Anda, tapi Anda juga harus ingat bahwa ada beberapa pilihan yang dapat berpengaruh pada orang lain._

Mungkin keputusan yang Anda buat akan menciptakan tingkat stres yang lebih tinggi. Efek buruknya, Anda bisa saja melampiaskan semua emosi negatif tersebut kepada orang-orang terdekat.

_Oleh karena itu, pikirkan kembali prioritas Anda sebelum benar-benar membuat keputusan. Jika hal tersebut merupakan sesuatu yang besar, ada baiknya Anda menyisakan lebih banyak waktu untuk memikirkan segala konsekuensi yang akan datang._
https://www.instagram.com/p/DC3p7j0PfQS/

Hindari membuat keputusan ketika Anda sedang merasakan suatu emosi tertentu yang dominan, misalnya ketika marah atau sedih. Tunda sejenak sampai Anda merasa jauh lebih tenang dan sedang tidak dirundung banyak masalah agar bisa berpikir lebih jernih. _

👉 ikut Training Online:
👨‍💼 *"CONFLICT MANAGEMENT AT WORKPLACE"*
🗓️ 3 Desember 2024
🕣 Jam 19.30 - 21.30 WIB
📲 Daftar WA 081901030099
https://www.instagram.com/blarmanagement

👨‍💼 *"DESIGN THINKING"*
🗓️ 16-17 Desember 2024
🕣 Jam 19.15 - 21.45 WIB
📲 Daftar ke WA 082112552151

22/11/2025

*"The House of Rothschild"*
Mayer Amschel Bauer (Rothschild), pendiri dinasti perbankan Rothschild yang lahir pada 1743 di Frankfurt, Jerman. Th 1770 Rothschild menikahi Gutle Schnapper dan menerima banyak harta dari ayah mertuanya. Rothschild pun memutar jalur bisnisnya dari penjualan barang antik ke bidang perbankan. Pada 1785, dia mulai menyediakan dana pinjaman pada para pelanggannya._

Kedekatannya dengan Pangeran William membuatnya sadar bahwa meminjamkan uang ke pemerintah jauh lebih menguntungkan daripada ke masyarakat biasa. Dia lalu mulai menyediakan layanan perbankan untuk Pangeran Wilhelm yang memjadi pewaris tahta Landgrave of Hesse-Kassel di tahun yang sama. Bisnisnya berkembang saat Revolusi Perancis berlangsung karena semua bisnisnya terhindar dari pajak.

_Pada 1790 *Rothschild* melontarkan ungkapan mengejutkan yang kemudian benar dibuktikannya. Rothschild mengatakan dirinya akan mengendalikan perputaran uang di seluruh negara. *"Hanya saya yang bisa menerbitkan dan mengendalikan uang di suatu negara, dan saya tidak peduli siapa yang menulis hukumnya,"* ungkap Mayer Rothschild._ https://www.instagram.com/motivatordiehard

Terbukti satu tahun setelahnya, Rothschild berhasil mengendalikan perputaran uang di Amerika Serikat (AS) melalui wakil dari kabinet Washington, Alexander Hamilton. Saat itu, AS mendirikan bank sentral bernama First Bank of the United States.

_Sejak mengakuisisi Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral AS (The Fed), selama ratusan tahun, anak cucu Rothschild sangat aktif membangun bisnis perbankan keluarga. Tampaknya mimpi Mayer Rothschild untuk mengendalikan seluruh uang di dunia sudah tercapai._

Setelah lebih dari 230 tahun, keluarga Rothschild akhirnya berhasil memiliki hampir semua bank sentral di dunia. Hanya tiga negara yang menolak bank sentralnya menerima tambahan modal dari dinasti Rothschild yaitu Iran, Kuba, dan Korea Utara.

_Selama ratusan tahun tsb, keluarga Rothschild dipercaya sering mengancam para pemimpin negara pemerintahan dan kabinet. Keturunan Rothschild lalu menempatkan orang-orang kepercayaan dari keluarganya untuk mengatur dan mengendalikan bank-bank sentral tersebut._

Keluarga Rothschild juga mengendalikan tiap pemerintahan di level makro dan tidak takut pada apapun. Tak heran keluarga tsb berhasil mengoperasikan bank keluarganya di 40 negara di dunia. https://www.instagram.com/dmarketingc
_Saat ini, kekayaan keluarga Rothschild ditaksir sekitar USD 400 miliar atau setara Rp6.800 triliun._

🤴 *"LEADERSHIP DEVELOPMENT FOR FUTURE LEADER"*
👨 Trainer: https://www.instagram.com/haryo_ardito
🗓️ _Mei 2025_
🕣 Jam 19.30 - 21.30 WIB
🎪 Tempat : Zoom Meeting
📲 Daftar WA 081901030099
https://www.instagram.com/blarmanagement

20/11/2025

_*Pacesetting* adalah gaya kepemimpinan di mana pemimpin menetapkan standar dan harapan tinggi untuk tim mereka._

Pemimpin yang menggunakan gaya ini bekerja dengan tingkat kinerja, kecepatan, dan kualitas tertinggi dengan harapan bahwa seluruh tim akan sejalan dengan contoh yang ditetapkan oleh pemimpin si pemimpin.

_Gaya kepemimpinan ini berfokus pada hasil, yang berarti pemimpin mengharapkan tim mereka akan memenuhi harapan tinggi dengan batas waktu yang telah ditetapkan._

Pada saat yang sama, pemimpin tidak akan mendelegasikan tugas-tugas kepada karyawan yang tidak dapat menanganinya.

_Pemimpin yang menerapkan gaya ini menginginkan anggota timnya untuk mencapai atau bahkan melebihi standar yang telah ditunjukkan._

Gaya ini menekankan tanggung jawab individu, artinya setiap anggota tim harus memenuhi semua batas waktu dan mencapai target yang telah ditentukan.

_Agar kepemimpinan pacesetting berfungsi secara optimal, diperlukan pemimpin dan anggota tim yang sangat terampil. Pada saat yang sama, budaya perusahaan harus berorientasi pada perbaikan terus-menerus._
https://www.instagram.com/p/DBP2MvizL2y/

Gaya ini paling efektif untuk mendapatkan hasil cepat dari tim yang sangat kompeten dan termotivasi. Seperti yang tersirat dalam istilah 'pacesetting', gaya kepemimpinan ini mengharuskan pemimpin “menetapkan ritme” kerja dalam tim.

_Ibaratnya dalam perlombaan lari, seorang *'pacesetter'* akan memimpin event lari jarak menengah atau jauh untuk jarak awal guna menciptakan tempo cepat agar pesaing terdekat ikut berlari lebih cepat._

Sisi positifnya, gaya kepemimpinan pacesetting dapat berfungsi dengan tepat dengan tim yang tepat atau dalam keadaan yang tepat. Gaya ini efektif ketika tim Anda perlu menyelesaikan proyek besar dengan cepat atau memenuhi deadline yang mendesak.

_Ketika Anda memiliki target yang memiliki batas waktu tertentu, kepemimpinan pacesetting dapat berfungsi dengan baik. Dengan berorientasi pada hasil, gaya ini dapat menciptakan tekanan yang diperlukan untuk mencapai target dengan tepat waktu dan efisiensi maksimal tanpa mengurangi kualitas._

Kepemimpinan pacesetting dapat bekerja dengan efektif ketika Anda bekerja memiliki tim yang terampil dan berpengalaman. Tim Anda harus dapat percaya diri dengan kemampuan mereka dan dapat mengerjakan tugas mereka tanpa banyak pengawasan.
https://www.instagram.com/p/DBXn7GsTygb/

_Ketika Anda memimpin dengan gaya ini, tim Anda yang berkelas dunia dapat memiliki kesempatan untuk benar-benar menunjukkan kemampuan mereka sehingga dapat menempatkan perusahaan Anda dalam posisi terbaik untuk meraih kesuksesan di masa depan._

*AMA-BANDUNG Presents:*
_*"HIGH PERFORMANCE LEADERSHIP"*_
Narasumber: Haryo Ardito
https://www.instagram.com/haryo_ardito
*Rabu, 6 November 2024*
_Jam 18.00 sd 21.00 wib_
Di Hotel Yello, Paskal, Bandung
Daftar ke WA 082115495884
https://ama-bandung.org/

19/11/2025

_Dalam masyarakat modern yang penuh dengan tekanan dan tuntutan, penting bagi anak-anak untuk tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang kuat, tetapi juga keterampilan sosial-emosional yang seimbang. Konsep ini dikenal sebagai "Social-Emotional Learning (SEL)", yang merupakan upaya untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan emosi, sosial, dan interpersonal yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang sukses dan bahagia di masa depan._

*Pernahkah Anda kesulitan menetapkan tujuan atau mengambil keputusan? Bagaimana dengan mengatasi emosi? Atau bergaul dan berempati dengan orang lain?* Semua ini adalah keterampilan sosial dan emosional yang penting. Dan beberapa sekolah secara eksplisit mengajarkannya kepada anak-anak. *Pembelajaran Sosial-Emosional (SEL)* adalah proses mengembangkan dan menggunakan keterampilan sosial dan emosional. (Anda mungkin juga mendengar SEL disebut sebagai pembelajaran sosial-emosional.

_Seseorang dengan keterampilan sosial-emosional yang kuat lebih siap menghadapi tantangan sehari-hari, membangun hubungan positif, dan membuat keputusan yang tepat. SEL membantu siswa dan orang dewasa berkembang di sekolah dan dalam kehidupan. Keterampilan ini dapat diajarkan dan dipelajari sejak usia prasekolah hingga dewasa._

Hal ini penting karena orang tidak dilahirkan dengan kemampuan mengelola emosi, memecahkan masalah, dan bergaul dengan orang lain. Keterampilan semacam ini harus dikembangkan, dan sekolah dapat membantu siswa mempelajarinya. Penting juga untuk diketahui bahwa beberapa siswa mungkin memerlukan dukungan yang terarah agar dapat memperoleh manfaat penuh dari SEL. https://www.instagram.com/p/DQcPtLFElkC/

_SEL bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga tentang memahami emosi, berinteraksi dengan orang lain, dan menjadi pribadi yang seimbang secara emosional. Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan lebih rinci mengenai apa itu SEL, mengapa ini penting, dan bagaimana pendekatan ini dapat membantu anak-anak menghadapi tantangan dalam masyarakat yang terus berubah. Kita juga akan membahas komponen-komponen utama dari SEL dan bagaimana SEL dapat diimplementasikan baik di sekolah maupun di rumah._

SEL juga bisa disebut sebagai proses pengembangan kesadaran diri, pengendalian diri, dan keterampilan interpersonal yang sangat penting untuk kesuksesan di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan. Ini lebih dari sekadar pelajaran di dalam kelas. SEL adalah tentang membantu anak-anak menjadi individu yang seimbang secara emosional dan sosial.

_Disamping menguasai pelajaran-pelajaran yang bersifat akademik, SEL penting untuk dipelajari oleh siswa sejak dini. Orang yang memiliki keterampilan sosial-emosional yang kuat akan lebih mampu menghadapi tantangan sehari-hari dan mendapatkan keuntungan secara akademis, profesional, dan sosial. Dari pemecahan masalah yang efektif hingga disiplin diri, dari pengendalian impuls hingga manajemen emosi dan banyak lagi, SEL memberikan fondasi untuk efek jangka panjang yang positif pada anak-anak, orang dewasa, dan masyarakat. * !!*_

👉 info Training Online:
👨‍💼 *"CONFLICT MANAGEMENT AT WORKPLACE"*
🧑‍🏫 Trainer: https://www.instagram.com/haryo_ardito
🗓️ Jumat, 31 Oktober 2025
🕣 Jam 19.30 - 21.30 WIB
📲 Daftar WA 081901030099
https://www.instagram.com/blarmanagement

19/11/2025

"The Four Intelligences of the Business Mind" by Valeh Nazemoff.* Buku ini membahas empat kecerdasan yang dibutuhkan untuk sukses dalam bisnis, yaitu:

1. *Strategic Intelligence* (Kecerdasan Strategis)
2. *Operational Intelligence* (Kecerdasan Operasional)
3. *Financial Intelligence* (Kecerdasan Finansial)
4. *Social Intelligence* (Kecerdasan Sosial)

Setiap bab akan membahas satu jenis kecerdasan secara mendalam, termasuk definisi, manfaat, dan cara meningkatkannya.

**Bab 1: Strategic Intelligence (Kecerdasan Strategis)**

* **Definisi:** Kemampuan untuk melihat gambaran besar dan membuat keputusan yang tepat untuk mencapai tujuan jangka panjang.
* **Manfaat:** Membantu bisnis untuk mengidentifikasi peluang, menghindari ancaman, dan membuat rencana yang efektif.
* **Cara Meningkatkan:** Mempelajari tren industri, melakukan analisis SWOT, dan mengembangkan visi yang jelas.

**Bab 2: Operational Intelligence (Kecerdasan Operasional)**

* **Definisi:** Kemampuan untuk mengelola operasi bisnis sehari-hari secara efisien dan efektif.
* **Manfaat:** Membantu bisnis untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk atau layanan.
* **Cara Meningkatkan:** Mengembangkan sistem dan prosedur yang efisien, mengotomatiskan tugas-tugas rutin, dan memantau kinerja secara teratur.

**Bab 3: Financial Intelligence (Kecerdasan Finansial)**

* **Definisi:** Kemampuan untuk memahami dan mengelola keuangan bisnis.
* **Manfaat:** Membantu bisnis untuk membuat keputusan keuangan yang tepat, mengelola arus kas, dan meningkatkan profitabilitas.
* **Cara Meningkatkan:** Mempelajari dasar-dasar akuntansi dan keuangan, memahami laporan keuangan, dan membuat anggaran yang realistis.

**Bab 4: Social Intelligence (Kecerdasan Sosial)**

* **Definisi:** Kemampuan untuk membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan orang lain.
* **Manfaat:** Membantu bisnis untuk meningkatkan kolaborasi, membangun tim yang solid, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
* **Cara Meningkatkan:** Mengembangkan keterampilan komunikasi, mendengarkan secara aktif, dan membangun jaringan yang luas.

**Kesimpulan**

Keempat kecerdasan ini saling terkait dan penting untuk kesuksesan bisnis. Dengan mengembangkan keempat kecerdasan ini, para pemimpin bisnis dapat membuat keputusan yang lebih baik, meningkatkan kinerja bisnis, dan mencapai tujuan jangka panjang. https://www.instagram.com/halocoach_

12/11/2025

udah jadi leader tapi ngga kuasai management?
😆

10/11/2025

_Terjadinya kesalahpahaman dalam berkomunikasi berpotensi menimbulkan hubungan yang tidak harmonis. Pada dasarnya masalah atau perbedaan dalam sebuah hubungan pasti ada._
https://www.instagram.com/p/DBzrkuUSzSw/

Masalah atau perbedaan akan berlanjut menjadi konflik tergantung dari keterampilan menejemen konflik setiap individu. Pentingnya mengenali dan memahami menejemen konflik dalam sebuah hubungan merupakan upaya menjaga keberlangsungan sebuah hubungan secara lebih positif.

_Menurut Gottman dan Korkoff disebutkan bahwa ada dua manajemen konflik, yaitu manajemen konflik yang konstruktif dan manajemen konflik yang destruktif. Positive problem solving (kompromi dan negosiasi) sebagai manajemen konflik yang konstruktif, dan conflict engagement (menyerang dan lepas kontrol, withdrawl (menarik diri), dan compliance (menyerah dan tidak membela diri) sebagai manajemen konflik yang destruktif._

Manajemen konflik disebut konstruktif bila dalam upaya untuk menyelesaikan konflik tersebut kelangsungan hubungan antara pihak-pihak yang berkonflik masih terjaga dan masih memungkinkan individu-individunya untuk berinteraksi secara harmonis. Sedangkan manajemen konflik disebut destruktif bila pihak yang berkonflik tidak menjaga keharmonisan interaksi, misal dengan menyerang dan lepas kontrol kepada salah satu pihak, menarik diri atau bahkan menyerah.
https://www.instagram.com/halocoach_

_Menurut Collins dan Laursen, kemampuan manajemen konflik banyak didukung oleh karakteristik-karakteristik seperti keterbukaan akan pendapat, hubungan yang hangat, serta kebiasaan untuk tidak memecahkan masalah secara sepihak._

Karakteristik kepribadian yang terutama berpengaruh terhadap gaya manajemen konflik individu adalah kecenderungan agresif, kebutuhan untuk mengontrol dan menguasai, orientasi koperatif atau kompetitif, kemampuan berempati, dan kemampuan untuk menemukan alternatif penyelesaian konflik.

👉 _Ikutlah Training Online:_
👨‍💼 *"CONFLICT MANAGEMENT "*
🎙️ _Pembicara: Haryo Ardito_
https://www.instagram.com/haryo_ardito

_*Materi Pelatihan & Diskusi:*_
1. Dampak Konflik Dalam Organisasi
2. Identifikasi Penyebab & Sumber Konflik
3. Memahami Kepribadian Manusia
4. Mengelola Emosi (EQ) dalam Konflik
5. Mengelola Respons dalam Konflik
6. Komunikasi Efektif Menghadapi Konflik
7. Empathy & Active Listening Skills
8. Pengambilan Keputusan dalam Konflik
9. Tindakan Preventif Mencegah Konflik

🗓️ *Jumat, 1 November 2024*
🕣 Jam 19.30 - 21.30 WIB
🎪 Tempat : Zoom Meeting
📲 Daftar WA 081901030099
https://www.instagram.com/blarmanagement

_*BONUS:*_
_- Test Kuesioner & Materi Conflict Management Style (AA3C)._
_- Test Kuesioner & Materi Emotional Intelligence (EQ)._
_- Test Kuesioner & Materi Personality Temperament (DESR)._

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jakarta