19/02/2014
->Bepe: Profesionalisme Harus Berjalan Beriringan dengan Cinta ke Persija.
Laga antara Pelita Bandung Raya (PBR) melawan
Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat,
Soreang, Senin (17/2), berakhir imbang 2-2.
Pertandingan berakhir dengan catatan penting
lantaran Bambang Pamungkas mencetak dua gol
ke gawang tim yang telah membesarkan
namanya.
Lantas apa pendapat Bepe, panggilan striker
bernomor punggung 20 itu? Bepe mengakui
bahwa pertandingan itu sangat emosional
buatnya. Ia harus bekerja maksimal untuk PBR,
sementara di sisi lain ada rasa cinta ke Persija.
“Ini adalah pertandingan yang sangat emosional
bagi saya, di mana profesionalisme sebagai
pemain Pelita Bandung Raya dan rasa cinta saya
kepada Persija Jakarta harus berjalan beriringan,”
kata Bepe kepada SportSatu.
“Saya bersyukur dapat mengejawantahkan
keduanya dengan baik di atas lapangan.
Mencetak gol untuk Pelita Bandung Raya adalah
tugas saya dan tidak merayakannya adalah wujud
rasa hormat saya kepada Persija,” terangnya.
Bepe sendiri mengaku sempat berat ketika
dipercaya untuk turun sejak awal. Namun,
dengan keteguhan hati, ia berjalan keluar untuk
bertanding melawan Macan Kemayoran.
“Semalam Dejan memberitahu jika akan
diturunkan sejak awal. Langsung terpikir bahwa
pertandingan nanti akan sulit bagi mengingat
semua mata akan tertuju kepada saya. Akan
tetapi, saya mengenal betul diri sendiri dan yakin
jika saya akan dapat melewatinya dengan baik.”
“Saya tidak ingin membuktikan apapun kepada
siapapun. Apa yang saya lakukan adalah murni
menjadi tugas dan kewajiban. Dan, saya akan
terus berusaha untuk melakukannya,” sambung
Bepe.