13/05/2026
Sekarang, kita terbiasa hidup dalam sistem yang sama. Hampir semua punya harga dan harus dibeli, entah dengan uang fisik maupun scan digital. Namun, 2600 kilometer dari Jakarta, tepatnya di Pasar Wulandoni Lembata, ada cara lain untuk bertransaksi.
Di Wulandoni, kebutuhan menjadi penentu berharganya nilai satu barang. Hal ini tentunya hanya dapat dipahami langsung oleh dua pihak yang sama-sama butuh.
Bayangkan saat warga pesisir dan pegunungan bertemu, membawa hasil dari ruang hidup mereka masing-masing lalu saling menukar hasil dari melaut dan meladang, tanpa angka dan negosiasi yang rumit. Sistem ini sudah berjalan jauh sebelum ekonomi modern hadir.
Di sini, kita belajar satu hal sederhana: bahwa hubungan antar manusia tidak selalu harus dimediasi oleh uang untuk menukar nilai yang dipunyai masing-masing.
Melalui Sebumi Signature Thematic Trip: LarantukaโLembata "When the Mountain Meets the Sea", kami siap mengajakmu untuk melihat langsung bagaimana nilai, kebutuhan, dan kepercayaan hidup dalam keseharian masyarakat.
๐
2-8 Juli 2026
๐ฅ Eksklusif bagi 15 peserta
Salin link ini, atau isi form yang ada di Linktree kami untuk mendaftar!
๐ bit.ly/SBMLarantukaLembata26
09/05/2026
In Larantuka and Lembata, land and sea are not just landscapes. They shape the way people live.
Not just about seeing a place. Itโs about learning from communities who live with local wisdom, witnessing how climate change is felt on the frontlines, and taking part in efforts to protect what remains.
From the muro tradition and Wulandoniโs barter market, to marine conservation with local communities, each moment reveals a deeper connection between people and nature.
Itโs a way to understand, to connect, and to see your role differently.
Sebumi Thematic Trip: Larantuka โ Lembata
When the Mountain Meets the Sea
๐ 02 โ 08 July 2026 (7D6N)*
๐ฅ Limited to 15 participants
*updated trip date
Copy this link or click in bio to register!
๐ bit.ly/SBMLarantukaLembata26
08/05/2026
ARTJOG mengajarkan kita satu hal, bahwa seni tidak pernah benar-benar diam. Ia selalu berbicara tentang zaman, tentang manusia, dan tentang dunia yang sedang kita hadapi.
Percakapan itu menjadi semakin relevan melalui ARS LONGA: GENERATIO yang jadi tema ARTJOG tahun ini. Krisis iklim menjadi salah satu isu mendesak yang mulai sering diperbincangkan, karena generasi selanjutnya akan mewarisi apa yang
Melalui Jogja Art Camp: Climate Change Through Arts,
kami mengajakmu untuk tidak hanya melihat langsung dan merasakan gelaran ARTJOG, namun juga memahami dan menerjemahkan realitas yang kamu miliki menjadi karya.
Selain itu, selama 3 hari kamu juga akan banyak belajar, bereksplorasi, dan menciptakan sesuatu yang dapat memberi dampak bagi orang lain yang melihatnya.
๐
26โ28 Juni 2026
๐ Yogyakarta
โ ๏ธ Limited to 8 participants
Let your perspective become a story.
Let your art become a voice.
๐ Link tersedia di bio kami dan kode QR di slide terakhir!
06/05/2026
Jakarta terasa semakin padat.
Kita terus bergerak tanpa sempat benar-benar berhenti.
Pelan-pelan, jarak dengan diri, sesama, dan alamโฆ ikut menjauh.
Pasar Bahagia hadir sebagai ruang jeda ๐ฟ
Ruang untuk mengambil napas, kembali merasa, dan melihat dengan lebih jernih.
Di sini, memilih bukan sekadar membeli, tapi bagian dari cara kita merawat satu sama lain, dan merawat bumi.
๐๏ธ 16โ17 Mei 2026
โฐ 08.00โ18.00 WIB
๐ Anindhaloka, Pesanggrahan โ Jakarta Selatan
๐๏ธ Free Entry
02/05/2026
โDidiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntunan alam dan zamannya.โ - Ki Hajar Dewantara
Pendidikan yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar menuntun kita untuk serba tahu, tetapi juga tentang keterampilan untuk bertahan dan merawat kehidupan di bumi.
Seperti yang diingatkan oleh Ki Hajar Dewantara, pendidikan harus selaras dengan kodrat alam dan zamannya. Di tengah triple planetary crisis (perubahan iklim, hilangnya biodiversitas, dan polusi), apakah pendidikan kita sudah cukup membekali kita tentang kesadaran dan pengetahuan ekologis?
Di Sebumi, kami menjawabnya melalui Sustainable Lifestyle Framework, pendekatan holistik yang menghubungkan kesadaran diri, pilihan sehari-hari, hingga dampak sistemik.
Bersama Almacita School, pendekatan ini dihidupkan lewat pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak belajar langsung dari alam untuk memahami perjalanan pangan dari tanah ke piring.
Karena pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang mengetahui. Tapi juga tentang kepedulian yang menggerakkan perubahan.
01/05/2026
PANGGILAN TERAKHIR!
Di Larantuka dan Lembata, daratan dan lautan bukan sekadar lanskap. Keduanya membentuk cara hidup masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Ini bukan hanya tentang melihat sebuah tempat. Ini tentang belajar dari komunitas yang hidup dengan kearifan lokal, menyaksikan bagaimana perubahan iklim dirasakan langsung di garis depan, serta ikut ambil bagian dalam upaya menjaga apa yang masih tersisa.
Dari tradisi muro dan pasar barter Wulandoni, hingga konservasi laut bersama masyarakat lokal, setiap momen menghadirkan hubungan yang lebih dalam antara manusia dan alam.
Perjalanan ini menjadi cara untuk memahami, terhubung, dan melihat peran diri dengan cara yang berbeda.
SEBUMI THEMATIC TRIP: LARANTUKA - LEMBATA
"Menyusuri Gunung Bertaut Laut: Jiwa Kearifan Lokal Untuk Keberlanjutan Alam dan Manusia"
๐ 28 Mei โ 03 Juni 2026 (7H6M)
๐ฅ Terbatas untuk 15 peserta
Salin tautan ini atau klik di bio untuk mendaftar!
๐ bit.ly/SBMLarantukaLembata26
28/04/2026
Bambu tumbuh cepat, kuat, dan selalu tersedia.
Namun di balik setiap produk yang dihasilkan, ada kulit bambu yang sering kali terbuang. Dari situ, kami mulai bertanya, bisakah limbah ini punya kehidupan kedua?
Melalui Anyam Wangi, Seakar mengajakmu melihat kembali potensi yang sering terlewat. Dalam workshop ini, kamu akan memahami bagaimana sebuah material sederhana bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai tanpa menyisakan limbah.
Selama 2 jam, kamu akan membuat karya sendiri, meracik potpourri dari bahan alami lokal, dan terhubung kembali dengan proses yang lebih sadar. Karena, terkadang kita hanya butuh cara pandang baru.
๐ Saturday, May 02, 2026
๐ Impact Hub Jakarta
๐ฐ IDR 350.000
๐ Free Voucher Anomali Coffee dan Impact Hub
Slot terbatas, daftar sekarang!
๐ bit.ly/AnyamWangiWorkshop
27/04/2026
Perjalanan bisa lebih dari sekadar datang dan pergi, dan melalui Sebumi Belajar: Ecotourism as a Living Classroom, kami belajar bahwa perjalanan bisa menjadi ruang belajar tentang alam, masyarakat, dan cara kita terhubung dengan keduanya.
Mulai dari diskusi bersama Iben, Dwinda, Wathan, hingga sesi inklusivitas bersama Teman Tuli, kami kembali diingatkan bahwa pariwisata tidak hanya tentang menikmati, tapi juga memberi dan menjaga.
Karena pada akhirnya, perjalanan yang bermakna adalah perjalanan yang berdampak.
Terima kasih untuk semua yang telah hadir, dan untuk dukungan dari Nutrihub Jakarta dan . Tunggu kami pada kegiatan berikutnya!๐