05/07/2026
“Nak… saya mau ikut bersedekah.”
Kalimat sederhana itu keluar dari lisan Bunda Nazhiroh, seorang wanita berusia 84 tahun, sesaat setelah Tabligh Akbar Hidup Sesudah Hidup di Masjid Al-Muhajirin Serang.
Beliau sempat pulang ke rumah, lalu kembali lagi dengan langkah tergesa-gesa menghampiri tim Kauny. Di tangannya tergenggam uang Rp100.000, yang diambil dari sisa uang yang beliau miliki.
Dengan uang pensiun sekitar Rp1,2 juta setiap bulan, dan sisa uang hanya Rp200 ribu, Bunda Nazhiroh tidak sedang memikirkan apa yang akan berkurang. Yang beliau pikirkan hanyalah bekal yang akan dibawa pulang kepada Allah.
“Usia saya sudah tua… banyak salah. Saya ingin punya bekal untuk akhirat.”
Air mata kami hampir tak terbendung.
Ternyata, yang paling kaya bukanlah yang memiliki paling banyak, tetapi yang paling siap menghadap Rabb-nya.
Lalu bagaimana dengan kita, yang mungkin Allah titipkan rezeki jauh lebih banyak?
Semoga Allah menerima wakaf Bunda Nazhiroh, mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya kelak, dan menjadikan kisah beliau sebagai sebab hidayah bagi banyak orang.
Jika kisah ini mengetuk hati Anda, mari ikut mengambil bagian dalam Wakaf Pembangunan Kauny Al Quran University
🤲 Rekening Wakaf
BSI 8989 700 988
an. YWKI WAKAF PEMBANGUNAN
📲 Konfirmasi wakaf melalui Admin: 0821-12000-967
Jangan menunggu harta menjadi banyak untuk bersedekah. Bisa jadi, kesempatan terbaik adalah hari ini.