Forum Muda Paramadina

Forum Muda Paramadina

Share

www.forummuda.com | Forum tempat anak muda berbagi wawasan I Dikelola oleh Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina

Setiap bulan kita mengadakan kegiatan:

1. Reading of Social Sciences (RISOS)
Semua peserta membaca dan mendiskusikan sejumlah artikel jurnal dan buku mengenai pemikiran sosial paling mutakhir.

2. Nobar Pisa
Program nonton dan diskusi film. Film-film yang diputar di forum ini adalah film-film bermutu dari seluruh genre.

3. Diskusi Mingguan
Setiap Senin kita mendiskusikan artikel terbaru terkait demokrasi, perdamaian dan resolusi konflik.

Photos from PUSAD Paramadina's post 24/06/2020
29/10/2019

KONSENSUS KEBANGSAAN BARU, AMUNISI GERAKAN PEMUDA HARI INI

91 tahun memperingati Sumpah pemuda, gerakan mahasiswa kita tengah bergairah. Kita kesal karena demi investasi, investasi, dan investasi, pemerintah melemahkan KPK, merevisi sejumlah UU yang diprediksi semakin menyengsarakan rakyat, serta menurunkan peringkat demokrasi kita. Apa yang terjadi?

Tahun 2013 silam, Faisal Basri sudah mengingatkan bahwa struktur ekonomi dan politik kita selama ini ekstraktif, tidak inklusif. Ia menjelaskan secara gamblang dalam buku “Menemukan Konsensus Kebangsaan Baru: Negara, Pasar, dan Cita-cita Keadilan,” karya yang berasal dari Nurcholish Madjid Memorial Lecture enam tahun lalu. Buku ini membantu kita memahami masalah ekonomi politik yang carut marut.

“Seharusnya kita malu mengklaim ber-Pancasila dan pada saat yang sama mencerca kapitalisme tetapi sangat kikir dalam memberdayakan rakyatnya, membiarkan rakyatnya berjibaku di medan laga yang bernama pasar dan persaingan bebas tanpa jaring-jaring pengaman yang memadai…Pasar di dalam dirinya tak memiliki desain untuk menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan. Pasar juga tak menjamin apakah kemajuan kita berkelanjutan dan berhasil keluar dari middle-income trap. Kitalah yang menentukan nasib diri kita sendiri.”

“Jika kita bisa memanfaatkan karunia sumber yang amat unik dan berharga ini serta mendayagunakan seluruh kekuatan kita secara bertanggung jawab, niscaya kita bakal jadi kekuatan besar di dunia yang disegani, yang menyejahterakan rakyatnya serta menghadirkan keadilan.”

Sudah saatnya pemuda bergerak melawan ketidak-adilan bertumpu pada pengetahuan yang memadai. Buku ini dapat menjadi amunisi agar gerakan semakin berisi. Lebih rinci, silakan kirim komentar dan inbox alamat emailmu untuk mendapatkan link download buku tersebut.

22/02/2018

Undangan Peluncuran & Diskusi Buku

"JALAN PULANG": KELUAR DARI EKSTREMISME
Delapan Kisah “Hijrah” dari Kekerasan Menuju Binadamai

Selasa, 27 Februari 2018 • Pukul 10:00-15:00 WIB
Gedung Perpustakaan Nasional: Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta

Buku ini berisi kisah orang-orang yang sudah hijrah dari ekstremisme dan kini bekerja dalam rangka binadamai. Mereka mencakup mantan tentara anak di Maluku, mantan teroris-jihadis di Poso, pembangun rekonsiliasi antara pihak-pihak yang berseberangan terkait peristiwa 1965 di Jawa dan Nusa Tenggara Timur, dan mantan korban/pelaku konflik kekerasan di Ambon dan Aceh. Ketika Indonesia masih diganggu berbagai jenis ekstremisme, sangat penting bagi bangsa ini untuk mendengar dan belajar dari pengalaman mereka.

Narasumber: Sidney Jones (Institute for Policy Analysis of Conflict) • Ihsan Ali-Fauzi (Pusat Studi Agama dan Demokrasi) • Jacky Manuputty (Lembaga Antar Iman Maluku) • Zainal Abidin Bagir (Pusat Studi Agama dan Lintas-Budaya, UGM).

Acara dilengkapi pemutaran dan diskusi "Jalan Pulang", film semi-dokumenter tentang reintegrasi mantan teroris-jihadis di Poso, Sulawesi Tengah, berdasarkan pengalaman sutradaranya sendiri.

Narasumber: Arifuddin Lako (sutradara film) • Adriany Badrah (produser film) • Rival “Pallo” Himran (penulis dan penyanyi theme song film "Jalan Pulang").

• RSVP: 0815 11666 075 (WhatsApp).
• 50 kopi buku akan diberikan gratis kepada 50 orang peserta yang datang pertama.
• Acara akan diselingi makan siang.

Photos from Forum Muda Paramadina's post 20/02/2018

Undangan Peluncuran & Diskusi Buku
KELUAR DARI EKSTREMISME
Delapan Kisah “Hijrah” dari Kekerasan Menuju Binadamai

Selasa, 27 Februari 2018 • Pukul 10:00-15:00 WIB
Gedung Perpustakaan Nasional: Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat

Buku ini berisi kisah orang-orang yang sudah hijrah dari ekstremisme dan kini bekerja dalam rangka binadamai. Mereka mencakup mantan tentara anak di Maluku, mantan teroris-jihadis di Poso, pembangun rekonsiliasi antara pihak-pihak yang berseberangan terkait peristiwa 1965 di Jawa dan Nusa Tenggara Timur, dan mantan korban/pelaku konflik kekerasan di Ambon dan Aceh. Ketika Indonesia masih diganggu berbagai jenis ekstremisme, sangat penting bagi bangsa ini untuk mendengar dan belajar dari pengalaman mereka.

Narasumber: Sidney Jones (Institute for Policy Analysis of Conflict) • Ihsan Ali-Fauzi (Pusat Studi Agama dan Demokrasi) • Jacky Manuputty (Lembaga Antar Iman Maluku) • Zainal Abidin Bagir (Pusat Studi Agama dan Lintas-Budaya, UGM).

Acara dilengkapi dengan pemutaran dan diskusi "Jalan Pulang", film semi-dokumenter tentang reintegrasi mantan teroris-jihadis di Poso, Sulawesi Tengah, berdasarkan pengalamannya sendiri.

Narasumber: Arifuddin Lako (sutradara film) • Adriany Badrah (produser film) • Rival “Pallo” Himran (penulis dan penyanyi theme song film "Jalan Pulang").

•50 kopi buku akan diberikan gratis kepada 50 orang peserta yang datang pertama.
•Acara akan diselingi makan siang dan penampilan Rival “Pallo” Himran.
•Acara terbuka untuk umum, tempat terbatas. RSVP: 081511666075 (WA)

19/02/2018

Undangan Peluncuran & Diskusi Buku

KELUAR DARI EKSTREMISME
Delapan Kisah “Hijrah” dari Kekerasan Menuju Binadamai

Selasa, 27 Februari 2018 • Pukul 10:00-15:00 WIB
Gedung Perpustakaan Nasional: Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat

Buku ini berisi kisah orang-orang yang sudah hijrah dari ekstremisme dan kini bekerja dalam rangka binadamai. Mereka mencakup mantan tentara anak di Maluku, mantan teroris-jihadis di Poso, pembangun rekonsiliasi antara pihak-pihak yang berseberangan terkait peristiwa 1965 di Jawa dan Nusa Tenggara Timur, dan mantan korban/pelaku konflik kekerasan di Ambon dan Aceh. Ketika Indonesia masih diganggu berbagai jenis ekstremisme, sangat penting bagi bangsa ini untuk mendengar dan belajar dari pengalaman mereka.

Narasumber: Sidney Jones (Institute for Policy Analysis of Conflict) • Ihsan Ali-Fauzi (Pusat Studi Agama dan Demokrasi) • Jacky Manuputty (Lembaga Antar Iman Maluku) • Zainal Abidin Bagir (Pusat Studi Agama dan Lintas-Budaya, UGM).

Acara dilengkapi dengan pemutaran dan diskusi "Jalan Pulang", film semi-dokumenter tentang reintegrasi mantan teroris-jihadis di Poso, Sulawesi Tengah, berdasarkan pengalamannya sendiri.

Narasumber: Arifuddin Lako (sutradara film) • Adriany Badrah (produser film) • Rival “Pallo” Himran (penulis dan penyanyi theme song film "Jalan Pulang").

• 50 kopi buku akan diberikan gratis kepada 50 orang peserta yang datang pertama.
• Acara akan diselingi makan siang dan penampilan Rival “Pallo” Himran.
• Acara terbuka untuk umum. RSVP: 081511666075 (WA)

27/01/2018

Undangan

MALAM PENGUMUMAN PEMENANG SAYEMBARA ESAI “WRITE A PIECE FOR PEACE”

Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Selasa, 30 Januari 2018, pukul 18:00 WIB.-selesai

Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina, akan menyelenggarakan malam pengumuman pemenang sayembara esai “Write a Piece for Peace” pada Selasa, 30 Januari, 2018, di Teater Salihara, Jakarta Selatan. Acara akan diisi pidato kunci oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (dalam konfirmasi), penampilan musik oleh M. Istiqamah Djamad (Pusakata), dan peluncuran buku kumpulan esai terbaik.

Sayembara ini mendapat sambutan hangat dari seluruh Indonesia. Hingga ditutup pada 30 November 2017, sayembara diikuti 1.083 peserta: masing-masing 800 orang mahasiswa dan 283 orang siswa sekolah menengah atas. Sayembara akan memilih 6 (enam) pemenang untuk mendapatkan hadiah total sebesar Rp. 37.500.000 (tigapuluh tujuh juta limaratus rupiah).

Dewan juri terdiri dari lima penulis dan aktivis perdamaian yang sering tampil sebagai komentator sosial: Zen RS, Feby Indirani, Pangeran Siahaan, Irfan Amalee, dan Irsyad Rafsadi. Mereka sangat terkesan dengan esai-esai yang masuk. “Menyimak esai-esai yang masuk, para juri tak jarang ikut terbawa oleh kengerian dan kegetiran yang dialami dan dituturkan mereka yang jadi korban kekerasan. Mereka mungkin tidak menawarkan gagasan atau terobosan baru, tapi pengalaman mereka begitu dekat dan relevan dengan banyak orang. Kami juga terharu membaca harapan dan pergulatan mereka untuk mendapatkan pengalaman hidup yang lebih damai,” kata mereka.

Sayembara esai ini diselenggarakan dalam rangka mengembangkan bakat tulis-menulis anak-anak muda (maksimal 25 tahun) dan menyediakan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi berbagai gagasan dan inisiatif terkait toleransi dan binadamai di Indonesia.

Acara dikelola PUSAD Paramadina bekerjasama dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dan United Nation for Development Program (UNDP). Contact person: Ali Nur Sahid (08568997483; [email protected] )

18/12/2017

Peluncuran dan Diskusi Buku

PELINTIRAN KEBENCIAN:
Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi

NARASUMBER
• Endy M. Bayuni (Chief Editor The Jakarta Post)
• Alissa Wahid (Ketua Jaringan Gusdurian)
• Ihsan Ali-Fauzi (Direktur PUSAD Paramadina)

TEMPAT/WAKTU
• Kamis, 21 Desember 2017, Pukul 12:00-16:00 WIB
• EV Hive D. Lab, Jl. Riau No.1, Menteng, Jakarta Pusat
• Acara diawali makan siang & tersedia 50 kopi buku gratis untuk peserta yang hadir pertama

TENTANG BUKU

Wabah intoleransi agama biasanya dianggap sebagai fenomena yang spontan dan berakar pada tradisi agama-agama itu sendiri, yang saling bertabrakan. Tapi dalam buku ini, Cherian George, penulisnya, memperlihatkan bahwa wabah tersebut sebagian besarnya melibatkan kampanye dahsyat para oportunis politik untuk memobilisasi pendukung dan menyingkirkan lawan.

George menyebut strategi ini “pelintiran kebencian” – teknik bermata-dua yang mengombinasikan ujaran kebencian (hasutan melalui tindak menyetankan kelompok lain) dengan rekayasa ketersinggungan (menampilkan kemarahan yang dibuat-buat). Teknik ini dibawa ke masyarakat yang beragam, seperti masyarakat Buddha di Myanmar dan Kristen Ortodoks di Rusia.

George meninjau tiga negara demokratis terbesar di dunia, di mana kelompok-kelompok intoleran dalam Hindu sayap-kanan India, Kristen sayap-kanan Amerika, dan Muslim sayap-kanan Indonesia menjadi pelaku pelintiran kebencian. Dia juga menunjukkan bagaimana Internet dan Google telah membuka kesempatan baru bagi munculnya pelintiran kebencian lintas-batas.

Buku ini juga menawarkan obat yang dapat kita minum untuk mengatasi wabah penyakit pelintiran kebencian. Tawaran-tawaran itu penting kita diskusikan. Agar demokrasi kita bisa bertahan, kita wajib memahami apa yang menggerogoti tubuhnya dan mencari pil yang bisa menyembuhkannya.

Photos from Forum Muda Paramadina's post 30/10/2017

Undangan
Peluncuran Buku & Diskusi

KETIKA AGAMA BAWA DAMAI, BUKAN PERANG:
BELAJAR DARI "IMAM & PASTOR"

Agama kadang menjadi faktor yang menyulut konflik kekerasan, tapi agama juga menjadi sumberdaya penting bagi upaya-upaya perdamaian. Kapan dan bagaimana agamawan menjadi aktor yang membangun binadamai dan mencegah kekerasan?

Ahmad Syafi’i Mufid (FKUB DKI Jakarta), Sidney Jones (IPAC), dan Ihsan Ali-Fauzi (PUSAD Paramadina) akan membahas tema di atas, sambil meluncurkan buku Ketika Agama Bawa Damai, bukan Perang: Belajar dari “Imam dan Pastor”.

Acara akan diawali pemutaran film “The Imam & The Pastor” dan pidato kunci oleh Bapak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Acara akan berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Rabu, 1 November 2017
Waktu: Pukul 12:00 WIB (diawali makan siang)
Tempat: Aula H.M. Rasyidi, Gedung Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin 6, Jakarta Pusat

Acara diselenggarakan atas kerjasama Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina, dan Tifa Foundation.

Buku akan dibagikan gratis kepada 100 peserta yang hadir dan registrasi pertama. Diskusi terbuka untuk umum, daftar WA: 0815-1166-6075 atau email: [email protected]

Salam,
PKUB, PUSAD Paramadina & Tifa Foundation

24/10/2017

Kompetisi Esai
WRITE A PIECE FOR PEACE ✍✌

Bagaimana kaum muda di Indonesia menyikapi masalah kekerasan di sekitarnya? Kompetisi esai ini mengajak kamu untuk menceritakan dampak kekerasan terhadap kehidupanmu dan apa yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya.

📚Tema
Ungkapkan gagasan dan pengalamanmu dalam bentuk esai pendek dan personal mengenai topik-topik berikut ini:
•Dampak Kekerasan. Apakah kamu atau orang di sekelilingmu pernah melakukan, mengalami atau menyaksikan peristiwa kekerasan atau kebencian karena perbedaan pandangan atau keyakinan? Bagaimana kebencian dan kekerasan itu berdampak terhadap kehidupanmu atau orang-orang di sekitarmu?
•Penyebab Kekerasan. Mengapa kamu atau orang-orang di sekitarmu membiarkan, mendukung, atau terlibat dalam aksi-aksi kekerasan dan kebencian karena perbedaan pandangan atau keyakinan?
•Transformasi dan komitmen pribadi kepada perdamaian. Bagaimana kamu atau orang-orang di sekitarmu dapat meninggalkan atau mengentaskan masalah kekerasan dan kebencian karena perbedaan pandangan atau keyakinan?

Siapa yang dapat berpartisipasi?
Siswa dan mahasiswa usia 16-25 tahun.

🏆Total hadiah Rp. 37 Juta lebih.

📙Semua esai terbaik akan diterbitkan dalam buku kumpulan esai.

📩Pendaftaran dan pengiriman esai dilakukan secara online melalui form ini. https://goo.gl/forms/4jtDQVcUonU27A1c2

Esai dikirimkan selambat-lambatnya 30 November 2017

📍Info selengkapnya di http://www.paramadina-pusad.or.id/write-a-piece-for-peace

02/10/2017

Undangan Kuliah Umum

KETIKA AGAMA MEMBAWA DAMAI, BUKAN PERANG
Belajar dari "The Imam & The Pastor"

Pada 1990-an, Imam Ashafa dan Pastor James adalah pemimpin milisi Muslim dan Kristen yang saling bunuh di Nigeria. Keduanya lalu berubah, menyerukan binadamai dan mengecam kekerasan atas nama agama. Berbagai penghargaan dunia dialamatkan ke mereka.

Untuk menghormati kedatangan mereka dan belajar dari mereka, akan diadakan kuliah umum pada:

Senin, 9 Oktober 2017
Waktu: Pukul 13:00-16:00 WIB (registrasi pukul 12:00 WIB)
Tempat: Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPH UI), Jalan HR Rasuna Said, Kav C No. 22, Kuningan Jakarta Selatan
Moderator: Desi Anwar (Presenter, Direktur CNN Indonesia)

Acara diselenggarakan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina, bekerjasama dengan Center for Religious & Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM, Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) UGM, dan Lembaga Antar-Iman Maluku (LAIM). Kami didukung Yayasan Tifa, Jakarta, dan Tanenbaum Foundation, New York.

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Kuliah umum disampaikan dalam Bahasa Inggris. Registasi via WA melalui +6281511666075

PUSAD Paramadina

24/08/2017

Lowongan Magang (Internship)

PUSAD Paramadina kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk mengikuti program internship yang kali ini akan berlangsung selama periode Oktober-Desember 2017. Di sini Anda akan mengikuti berbagai kursus penguatan kapasitas dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan penelitian dan advokasi yang kami lakukan. Ini adalah kesempatan baik bagi Anda untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi terhadap upaya-upaya penguatan demokrasi yang berkeadilan dan menghargai keragaman seperti yang kami cita-citakan.

Apa saja manfaat bagi peserta intern?

-Terlibat dalam kegiatan riset dan advokasi lembaga serta kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan mitra-mitra lembaga.
-Mengikuti kegiatan penguatan kapasitas Bahasa Inggris secara intensif bersama native speaker dari Australian Volunteers for International Development (AVID).
-Mendapatkan akses kepada jurnal online bertaraf internasional serta referensi berkualitas.
-Mendapatkan buku-buku terbitan PUSAD Paramadina secara gratis.
-Mendapatkan biaya pengganti transportasi kehadiran di kantor PUSAD Paramadina.
-Mendapatkan sertifikat internship di PUSAD Paramadina bagi yang memenuhi syarat minimum kinerja.
-Berkesempatan mendapatkan rekomendasi beasiswa studi atau rekomendasi menjadi staf di PUSAD Paramadina bagi yang memiliki kinerja baik selama masa intern.

Siapa saja yang dapat mengikuti program ini?

-Mahasiswa tingkat akhir atau yang memiliki waktu untuk hadir di kantor sedikitnya dua hari dalam seminggu (diutamakan berdomisili di Jakarta dan sekitarnya).
-Meminati isu agama dan demokrasi serta memiliki semangat belajar untuk menjadi peneliti dan pegiat kemanusiaan.
-Memiliki inisiatif, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

Bagaimana mengikuti program ini?

Sila kirimkan CV terbaru dan tulisan 1 halaman tentang bagaimana keterlibatan Anda dalam program ini dapat membantu pengembangan diri dan lembaga. Kirim ke [email protected] dengan subjek e-mail [Internship-PUSAD-2017]. Batas akhir penerimaan lamaran adalah 7 September 2017. Kandidat potensial akan dihubungi untuk wawancara.

http://www.paramadina-pusad.or.id/lowongan-magang

Lowongan Magang (Internship) 23/08/2017

Lowongan Magang (Internship)

PUSAD Paramadina kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk mengikuti program internship yang kali ini akan berlangsung selama periode Oktober-Desember 2017. Di sini Anda akan mengikuti berbagai kursus penguatan kapasitas dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan penelitian dan advokasi yang kami lakukan. Ini adalah kesempatan baik bagi Anda untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi terhadap upaya-upaya penguatan demokrasi yang berkeadilan dan menghargai keragaman seperti yang kami cita-citakan.

Apa saja manfaat bagi peserta intern?

-Terlibat dalam kegiatan riset dan advokasi lembaga serta kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan mitra-mitra lembaga.
-Mengikuti kegiatan penguatan kapasitas Bahasa Inggris secara intensif bersama native speaker dari Australian Volunteers for International Development (AVID).
-Mendapatkan akses kepada jurnal online bertaraf internasional serta referensi berkualitas.
-Mendapatkan buku-buku terbitan PUSAD Paramadina secara gratis.
-Mendapatkan biaya pengganti transportasi kehadiran di kantor PUSAD Paramadina.
-Mendapatkan sertifikat internship di PUSAD Paramadina bagi yang memenuhi syarat minimum kinerja.
-Berkesempatan mendapatkan rekomendasi beasiswa studi atau rekomendasi menjadi staf di PUSAD Paramadina bagi yang memiliki kinerja baik selama masa intern.

Siapa saja yang dapat mengikuti program ini?

-Mahasiswa tingkat akhir atau yang memiliki waktu untuk hadir di kantor sedikitnya dua hari dalam seminggu (diutamakan berdomisili di Jakarta dan sekitarnya).
-Meminati isu agama dan demokrasi serta memiliki semangat belajar untuk menjadi peneliti dan pegiat kemanusiaan.
-Memiliki inisiatif, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

Bagaimana mengikuti program ini?

Sila kirimkan CV terbaru dan tulisan 1 halaman tentang bagaimana keterlibatan Anda dalam program ini dapat membantu pengembangan diri dan lembaga. Kirim ke [email protected] dengan subjek e-mail [Internship-PUSAD-2017]. Batas akhir penerimaan lamaran adalah 7 September 2017. Kandidat potensial akan dihubungi untuk wawancara.

http://www.paramadina-pusad.or.id/lowongan-magang

Lowongan Magang (Internship) PUSAD Paramadina kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk mengikuti program internship yang kali ini akan berlangsung selama periode Oktober-Desember 2017. Di sini Anda akan mengikuti berbagai kursus penguatan kapasitas dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan penelitian dan a…

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Bona Indah Plaza Blok A2 No D12 Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Cilandak
Jakarta
12440