30/04/2017
Bernyanyi adalah proses pengungkapan emosi, jiwa dan ekspresi. Sekadar benyanyi mungkin tidak akan menarik jika tidak dilengkapi dengan pemanis suara yang biasa disebut dengan vibra. Secara teori, vibra atau vibrasi merupakan getaran. Vibrato adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membuat suara bergelombang / bergetar dengan cepat dan tetap. Banyak misteri-misteri vibrato yang tidak terungkap dan terkadang hanya sebagian guru pembimbing saja yang mengajarkan secara khusus teknik vibrato. Berikut beberapa tips cara melatih dan membentuk vibra/vibrasi yang umum diajarkan oleh beberapa instruksi les vokal :
Langkah ke-1 , relakskan badan Anda. Karena dengan kondisi ini tidak akan membuat Anda tegang dan nervous.
Langkah ke-2, lakukan warming up/pemanasan. Sebelum kita memulai bernyanyi, kita diwajibkan melakukan warming up untuk meregangkan otot-otot diafragma dan juga membentuk diafragman menjadi semakin kuat, sehingga dapat meningkatkan kualitas produksi suara Anda. Ada 4 tahap dalam melakukan warming up yaitu :
– Pertama, lakukanlah hamming dalam satu nafas (berdengung dalam keadaan mulut tertutup) selama kurang lebih 3 – 4 menit.
– Kedua, bunyikan huruf vokal di bawah ini dalam satu nafas dan lakukan hal ini secara berulang-ulang sebanyak dua kali. Pastikan bahwa pernafasan yang Anda gunakan melalui perut (diafragma) bukan dada, karena hal ini membantu Anda untuk mengeluarkan bunyi suara secara lepas yang tidak tertahan di tenggorokan. Letakkan nada yang Anda bunyikan ke langit-langit mulut, bukan di depan mulut agar suara yang Anda hasilkan terdengar bulat dan indah. Bila perlu, gunakan cermin untuk melihat mulut Anda apakah sudah terbuka dengan huruf vokal yang diminta. Berikut contohnya:
A ………..
E ………..
I ………..
O ……….
U ……….
– Ketiga, letakkan tangan Anda di hulu hati. Lakukan vocalizing dengan bunyi vokal A I U E O seperti Anda mengeluarkan suara yang lantang dan tetap dalam satu nafas. Cara ini dapat membantu meningkatkan power Anda sehingga diafragma Anda akan terlatih untuk menjadi kuat dan juga membantu artikulasi Anda dalam membentuk vokal menjadi bulat dan berisi. Sekali lagi, pastikan pernafasan Anda menggunakan perut (diafragma), bukan pernafasan dada. Jangan lupa untuk meletakkan bunyi nada Anda di langit-langit mulut. Berikut contohnya :
A!
I!
U!
E1
O!
Tidak perlu khawatir jika Anda merasakan bagian perut Anda terasa sakit, karena hal ini baru pertama kali dilakukan oleh Anda. Jika Anda sering berlatih dan melakukan hal ini setiap hari, maka Anda akan mulai terbiasa.
– Keempat, cara ini sama seperti di atas dengan mengeluarkan bunyi vokal A I U E O tetapi secara patah-patah dalam satu nafas habis. Mengapa demikian? Hal ini membantu Anda mempermudah pembentukan sekaligus melakukan latihan teknik vibra/ vibrato. Lakukanlah secara berulang-ulang sebanyak dua kali dengan tempo lambat lalu selanjutnya dengan tempo cepat. Ingat, kontrol panjang-pendek dan naik turun nada pada suara Anda untuk melatih ketetapan dan keseimbangan nada Anda pada saat bernyanyi nanti. Berikut contohnya :
A-A-A-A-A-A-A
I-I-I-I-I-I-I-I-I-I-I
U-U-U-U-U-U-U
E-E-E-E-E-E-E-E
O-O-O-O-O-O-O
Lakukanlah warming up setiap hari selama 15 menit, ini akan mempermudah Anda dalam mengolah vokal secara optimal.
Langkah ke-3 yaitu melatih vibra. Ingat bahwa Vibrato sebaiknya dilakukan pada bagian perut, bukan dari tenggorokan atau rahang. Pada saat Anda membuat suara yang baik dengan resonansi suara yang hebat, mungkin jika Anda perhatikan bahwa bahwa bibir bagian bawah Anda akan terasa bergetar pada bagian nada terbaik Anda. Ini merupakan awal dari vibrato yang alami. Jangan dipaksakan, dan jangan p**a dihilangkan, biarkan saja berkembang secara alami sambil terus mengembangkan vibrato yang terkendali dari perut.
Secara mendasar, mengetahui dan melatih vibrato biasanya banyak para instruksi yang mengajarkan beberapa cara seperti menirukan suara starter mobil, ada juga dengan cara menekan perut