27/10/2019
Ayat 101-150
ﻭَ ﻟَﻤَّﺎ ﺟَﺎﺀَﻫُﻢْ ﺭَﺳُﻮْﻝٌ ﻣِّﻦْ ﻋِﻨْﺪِ
ﺍﻟﻠﻪِ ﻣُﺼَﺪِّﻕٌ ﻟِّﻤَﺎ ﻣَﻌَﻬُﻢْ ﻧَﺒَﺬَ ﻓَﺮِﻳْﻖٌ
ﻣِّﻦَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺃُﻭْﺗُﻮْﺍ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻛِﺘَﺎﺏَ ﺍﻟﻠّﻪِ
ﻭَﺭَﺍﺀَ ﻇُﻬُﻮْﺭِﻫِﻢْ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻢْ ﻻَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ
)101 (
101. Dan setelah datang kepada mereka
seorang rasul dari sisi Allah yang
membenarkan apa (kitab) yang ada pada
mereka, sebagian dari orang-orang yang
diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab
Allah ke belakang punggung mereka seolah-
olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu
adalah Kitab Allah).
ﻭَ ﺍﺗَّﺒَﻌُﻮْﺍ ﻣَﺎ ﺗَﺘْﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴْﻦُ ﻋَﻠَﻰ
ﻣُﻠْﻚِ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥَ ﻭَ ﻣَﺎ ﻛَﻔَﺮَ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥُ ﻭَ
ﻟَﻜِﻦَّ ﺍﻟﺸَّﻴْﺎﻃِﻴْﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭْﺍ ﻳُﻌَﻠِّﻤُﻮْﻥَ
ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍﻟﺴِّﺤْﺮَ ﻭَ ﻣَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻋَﻠَﻰ
ﺍﻟْﻤَﻠَﻜَﻴْﻦِ ﺑِﺒَﺎﺑِﻞَ ﻫَﺎﺭُﻭْﺕَ ﻭَﻣَﺎﺭُﻭْﺕَ ﻭَ ﻣَﺎ
ﻳُﻌَﻠِّﻤَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﺃَﺣَﺪٍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻘُﻮْﻻَ ﺇِﻧَّﻤَﺎ
ﻧَﺤْﻦُ ﻓِﺘْﻨَﺔٌ ﻓَﻼَ ﺗَﻜْﻔُﺮْ ﻓَﻴَﺘَﻌَﻠَّﻤُﻮْﻥَ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ
ﻣَﺎ ﻳُﻔَﺮِّﻗُﻮْﻥَ ﺑِﻪِ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀِ ﻭَ ﺯَﻭْﺟِﻪِ ﻭَ
ﻣَﺎ ﻫُﻢ ﺑِﻀَﺂﺭِّﻳْﻦَ ﺑِﻪِ ﻣِﻦْ ﺃَﺣَﺪٍ ﺇِﻻَّ ﺑِﺈِﺫْﻥِ
ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻳَﺘَﻌَﻠَّﻤُﻮْﻥَ ﻣَﺎ ﻳَﻀُﺮُّﻫُﻢْ ﻭَ ﻻَ
ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻭَ ﻟَﻘَﺪْ ﻋَﻠِﻤُﻮْﺍ ﻟَﻤَﻦِ ﺍﺷْﺘَﺮَﺍﻩُ ﻣَﺎ
ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﻣِﻦْ ﺧَﻼَﻕٍ ﻭَ ﻟَﺒِﺌْﺲَ ﻣَﺎ
ﺷَﺮَﻭْﺍ ﺑِﻪِ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻬُﻢْ ﻟَﻮْ ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ
)102 (
102. Dan mereka mengikuti apa yang
dibaca (dipelajari) oleh para setan itu pada
masa kerajaan Sulaiman, padahal Sulaiman
tidak kafir (dan tidak mengerjakan sihir),
dan hanya setan-setan itulah yang kafir
serta mengajarkan sihir kepada manusia.
Dan (mereka juga mengikuti) apa yang
diturunkan kepada dua orang malaikat di
negeri Babil, yaitu Harut dan Marut. Mereka
berdua tidak mengajarkan (sesuatu) kepada
seorang pun kecuali berpesan (sebelumnya),
“Sesungguhnya kami hanyalah cobaan
(bagimu). Oleh sebab itu, janganlah kau kafir
(dan jangan kau menyalahgunakan
pelajaran ini)”. (Akan tetapi), mereka
(menyalahgunakan hal itu dan) hanya
mempelajari dari kedua malaikat itu apa
dapat menceraikan antara seorang (suami)
dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat
mendatangkan bahaya kepada seseorang
kecuali dengan izin Allah. Mereka (hanya)
mempelajari sesuatu yang dapat
mendatangkan bahaya kepada (diri) mereka
dan tidak memberikan manfaat. Dan
sesungguhnya mereka meyakini bahwa
barangsiapa membeli (barang) itu, ia tidak
akan mendapatkan keuntungan di akhirat.
Alangkah jeleknya barang yang mereka jual
diri mereka dengannya itu, jika mereka
mengetahui.
ﻭَ ﻟَﻮْ ﺃَﻧَّﻬُﻢْ ﺁﻣَﻨُﻮْﺍ ﻭَ ﺍﺗَّﻘَﻮْﺍ ﻟَﻤَﺜُﻮْﺑَﺔٌ
ﻣِّﻦْ ﻋِﻨْﺪِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَّﻮْ ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ
)103 (
103. Sesungguhnya jika mereka
beriman dan bertakwa, niscaya pahala dari
sisi Allah adalah lebih baik, jika mereka
mengetahui.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮْﺍ ﻻَ ﺗَﻘُﻮْﻟُﻮْﺍ
ﺭَﺍﻋِﻨَﺎ ﻭَ ﻗُﻮْﻟُﻮﺍ ﺍﻧْﻈُﺮْﻧَﺎ ﻭَ ﺍﺳْﻤَﻌُﻮْﺍ ﻭَ
ﻟِﻠْﻜَﺎﻓِﺮِﻳْﻦَ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﺃَﻟِﻴْﻢٌ )104 (
104. Wahai orang-orang yang beriman,
janganlah berkata (kepada Muhammad),
“Râ`inâ”, tetapi, katakanlah, “Unzhurnâ”,
dan dengarkanlah (perintah ini). Dan bagi
orang-orang kafir siksaan yang amat pedih.
[1]
ﻣَّﺎ ﻳَﻮَﺩُّ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭْﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻭَ ﻻَ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴْﻦَ ﺃَﻥْ ﻳُﻨَﺰَّﻝَ
ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢ ﻣِّﻦْ ﺧَﻴْﺮٍ ﻣِّﻦْ ﺭَّﺑِّﻜُﻢْ ﻭَ ﺍﻟﻠﻪُ
ﻳَﺨْﺘَﺺُّ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻣَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﻭَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺫُﻭ
ﺍﻟْﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ )105 (
105. Orang-orang kafir dari Ahli Kitab
dan musyrikin tidak menginginkan jika
kebaikan diturunkan dari Tuhan kalian atas
diri kalian. Dan Allah hanya mengkhususkan
rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki,
dan Allah mempunyai karunia yang besar.
ﻣَﺎ ﻧَﻨْﺴَﺦْ ﻣِﻦْ ﺁﻳَﺔٍ ﺃَﻭْ ﻧُﻨْﺴِﻬَﺎ ﻧَﺄْﺕِ
ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻣِّﻨْﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﻣِﺜْﻠِﻬَﺎ ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﻌْﻠَﻢْ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ
ﻋَﻠَﻰَ ﻛُﻞِّ ﺷَﻴْﺊٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ )106 (
106. Setiap Kami tidak menghapus
suatu ayat (baca : hukum) atau
melupakannya, Kami akan mendatangkan
yang lebih baik darinya atau sebanding
dengannya. Apakah engkau tidak
mengetahui bahwa sesungguhnya Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu?
ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﻌْﻠَﻢْ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻟَﻪُ ﻣُﻠْﻚُ
ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَ ﻣَﺎ ﻟَﻜُﻢْ ﻣِّﻦْ
ﺩُﻭْﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﻭَﻟِﻲٍّ ﻭَ ﻻَ ﻧَﺼِﻴْﺮٍ )107 (
107. Apakah engkau tidak mengetahui
bahwa hanya bagi Allahlah kerajaan langit
dan bumi? Dan kalian tidak memiliki
seorang pelindung dan penolong selain
Allah.
ﺃَﻡْ ﺗُﺮِﻳْﺪُﻭْﻥَ ﺃَﻥْ ﺗَﺴْﺄَﻟُﻮْﺍ ﺭَﺳُﻮْﻟَﻜُﻢْ
ﻛَﻤَﺎ ﺳُﺌِﻞَ ﻣُﻮْﺳَﻰ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﻭَ ﻣَﻦْ
ﻳَﺘَﺒَﺪَّﻝِ ﺍﻟْﻜُﻔْﺮَ ﺑِﺎﻟْﺈِﻳْﻤَﺎﻥِ ﻓَﻘَﺪْ ﺿَﻞَّ
ﺳَﻮَﺍﺀَ ﺍﻟﺴَّﺒِﻴْﻞِ )108 (
108. Apakah kalian ingin meminta
kepada Rasul kalian (sebuah permintaan
yang tidak logis) sebagaimana Musa pernah
diminta (untuk itu) pada zaman dahulu? Dan
barangsiapa menukar iman dengan
kekafiran, maka ia telah sesat dari jalan yang
lurus.
ﻭَﺩَّ ﻛَﺜِﻴْﺮٌ ﻣِّﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻟَﻮْ
ﻳَﺮُﺩُّﻭْﻧَﻜُﻢْ ﻣِّﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧِﻜُﻢْ ﻛُﻔَّﺎﺭًﺍ
ﺣَﺴَﺪًﺍ ﻣِّﻦْ ﻋِﻨْﺪِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻣِّﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﻣَﺎ
ﺗَﺒَﻴَّﻦَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺤَﻖُّ ﻓَﺎﻋْﻔُﻮْﺍ ﻭَ ﺍﺻْﻔَﺤُﻮْﺍ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺄْﺗِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﺄَﻣْﺮِﻩِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻋَﻠَﻰ
ﻛُﻞِّ ﺷَﻴْﺊٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ )109 (
109. Mayoritas Ahli Kitab menginginkan
agar dapat mengembalikan kalian kepada
kekafiran setelah kalian beriman, karena
dengki yang (timbul) dari diri mereka
setelah kebenaran menjadi nyata bagi
mereka. Maafkanlah mereka dan ampunilah
sehingga Allah mendatangkan (baca :
mengeluarkan) perintah-Nya. Sesungguhnya
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
ﻭَ ﺃَﻗِﻴْﻤُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻭَ ﺁﺗُﻮﺍ ﺍﻟﺰَّﻛَﺎﺓَ ﻭَ
ﻣَﺎ ﺗُﻘَﺪِّﻣُﻮْﺍ ﻟِﺄَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻣِّﻦْ ﺧَﻴْﺮٍ ﺗَﺠِﺪُﻭْﻩُ
ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺑِﻤَﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ ﺑَﺼِﻴْﺮٌ
)110 (
110. Dan dirikanlah shalat serta
tunaikanlah zakat. Setiap kebajikan yang
kalian haturkan bagi diri kalian, tentu kalian
akan mendapatkannya di sisi Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang
kalian lakukan.
ﻭَ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ ﻟَﻦْ ﻳَﺪْﺧُﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺇِﻻَّ ﻣَﻦْ
ﻛَﺎﻥَ ﻫُﻮْﺩًﺍ ﺃَﻭْ ﻧَﺼَﺎﺭَﻯ ﺗِﻠْﻚَ ﺃَﻣَﺎﻧِﻴُّﻬُﻢْ
ﻗُﻞْ ﻫَﺎﺗُﻮْﺍ ﺑُﺮْﻫَﺎﻧَﻜُﻢْ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ
ﺻَﺎﺩِﻗِﻴْﻦَ )111 (
111. Dan mereka berkata, “Tidak akan
pernah masuk surga kecuali orang-orang
(yang beragama) Yahudi atau Nasrani".
Demikian itu (hanya) angan-angan kosong
mereka belaka. Katakanlah, “Tunjukkanlah
bukti kalian jika kalian benar (baca : jujur)”.
ﺑَﻠَﻰ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ِﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻫُﻮَ
ﻣُﺤْﺴِﻦٌ ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﺟْﺮُﻩُ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺑِّﻪِ ﻭَ ﻻَ
ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَ ﻻَ ﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮْﻥَ )112 (
112. Iya! Barangsiapa yang
menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang
ia berbuat kebajikan, maka ia memiliki
pahalanya di sisi Tuhannya, tiada ketakutan
(baca : kekhawatiran) bagi mereka, dan
mereka tidak bersedih hati. [2]
ﻭَ ﻗَﺎﻟَﺖِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮْﺩُ ﻟَﻴْﺴَﺖِ ﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ
ﻋَﻠَﻰَ ﺷَﻴْﺊٍ ﻭَ ﻗَﺎﻟَﺖِ ﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ﻟَﻴْﺴَﺖِ
ﺍﻟْﻴَﻬُﻮْﺩُ ﻋَﻠَﻰ ﺷَﻴْﺊٍ ﻭَ ﻫُﻢْ ﻳَﺘْﻠُﻮْﻥَ
ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻛَﺬَﻟِﻚَ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻻَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ
ﻣِﺜْﻞَ ﻗَﻮْﻟِﻬِﻢْ ﻓَﺎﻟﻠﻪُ ﻳَﺤْﻜُﻢُ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ
ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻓِﻴْﻪِ ﻳَﺨْﺘَﻠِﻔُﻮْﻥَ
)113 (
113. Orang-orang Yahudi berkata,
“Orang-orang Nasrani itu tidak memiliki
kedudukan (di sisi Allah) [3]”, dan orang-
orang Nasrani juga berkata, “Orang-orang
Yahudi tidak memiliki kedudukan (di sisi
Allah)”, padahal mereka (sama-sama)
membaca al-Kitab. Begitu juga orang-orang
yang tidak mengetahui itu mengatakan
seperti ucapan mereka itu. Maka, Allahlah
yang akan mengadili di antara mereka pada
hari kiamat tentang apa yang mereka
perselisihkan itu.
ﻭَ ﻣَﻦْ ﺃَﻇْﻠَﻢُ ﻣِﻤَّﻦْ ﻣَّﻨَﻊَ ﻣَﺴَﺎﺟِﺪَ
ﺍﻟﻠﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﺬْﻛَﺮَ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﺍﺳْﻤُﻪُ ﻭَ ﺳَﻌَﻰ
ﻓِﻲْ ﺧَﺮَﺍﺑِﻬَﺎ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻬُﻢْ ﺃَﻥْ
ﻳَﺪْﺧُﻠُﻮْﻫَﺎ ﺇِﻻَّ ﺧَﺂﺋِﻔِﻴْﻦَ ﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ
ﺧِﺰْﻱٌ ﻭَ ﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﻋَﺬَﺍﺏٌ
ﻋَﻈِﻴْﻢٌ )114 (
114. Dan siapakah yang lebih aniaya
daripada orang yang menghalang-halangi
menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-
Nya dan berusaha untuk
menghancurkannya? Mereka itu tidak
sepatutnya masuk ke dalamnya kecuali
dengan perasaan takut (kepada Allah).
Mereka akan mengalami kehinaan di dunia
ini dan mendapat siksa yang berat di akhirat
kelak.
ﻭَ ِﻟﻠﻪِ ﺍﻟْﻤَﺸْﺮِﻕُ ﻭَ ﺍﻟْﻤَﻐْﺮِﺏُ ﻓَﺄَﻳْﻨَﻤَﺎ
ﺗُﻮَﻟُّﻮْﺍ ﻓَﺜَﻢَّ ﻭَﺟْﻪُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺍﺳِﻊٌ
ﻋَﻠِﻴْﻢٌ )115 (
115. Dan hanya bagi Allah-lah timur dan
barat. Maka, ke arah mana pun kalian
menghadap, di situlah terdapat “wajah”
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas, Maha
Mengetahui.
ﻭَ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﻟَﺪًﺍ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻪُ
ﺑَﻞ ﻟَّﻪُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ
ﻛُﻞٌّ ﻟَّﻪُ ﻗَﺎﻧِﺘُﻮْﻥَ )116 (
116. Mereka (orang-orang Yahudi,
Nasrani, dan musyrikin) berkata, “Allah
mempunyai seorang anak”. Maha Suci Allah!
Bahkan, segala yang berada di langit dan di
bumi adalah kepunyaan Allah. Seluruhnya
tunduk kepada-Nya.
ﺑَﺪِﻳْﻊُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَ ﺇِﺫَﺍ
ﻗَﻀَﻰ ﺃَﻣْﺮﺍً ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﻟَﻪُ ﻛُﻦْ
ﻓَﻴَﻜُﻮْﻥُ )117 (
117. Ia adalah Pencipta langit dan bumi,
dan bila Ia berkehendak (untuk
menciptakan) sesuatu, maka Ia hanya
berkata kepadanya, “Jadilah!”. Lalu, jadilah
ia.
ﻭَ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻻَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ ﻟَﻮْﻻَ
ﻳُﻜَﻠِّﻤُﻨَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺃَﻭْ ﺗَﺄْﺗِﻴْﻨَﺎ ﺁﻳَﺔٌ ﻛَﺬَﻟِﻚَ ﻗَﺎﻝَ
ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻬِﻢ ﻣِّﺜْﻞَ ﻗَﻮْﻟِﻬِﻢْ
ﺗَﺸَﺎﺑَﻬَﺖْ ﻗُﻠُﻮْﺑُﻬُﻢْ ﻗَﺪْ ﺑَﻴَّﻨَّﺎ ﺍﻟْﺂﻳَﺎﺕِ ﻟِﻘَﻮْﻡٍ
ﻳُﻮْﻗِﻨُﻮْﻥَ )118 (
118. Dan orang-orang yang tidak
mengetahui itu berkata, “Mengapa Allah
tidak (langsung) berbicara dengan kami
atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya
kepada kami?” Demikian p**a, orang-orang
sebelum mereka telah mengatakan seperti
ucapan mereka ini. Hati mereka serupa.
Sesungguhnya Kami telah menjelaskan
tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum
yang meyakini.
ﺇِﻧَّﺎ ﺃَﺭْﺳَﻠْﻨَﺎﻙَ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﺑَﺸِﻴْﺮًﺍ ﻭَ
ﻧَﺬِﻳْﺮًﺍ ﻭَ ﻻَ ﺗُﺴْﺄَﻝُ ﻋَﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏِ
ﺍﻟْﺠَﺤِﻴْﻢِ )119 (
119. Sesungguhnya Kami telah
mengutusmu (Muhammad) dengan
kebenaran sebagai pembawa berita
gembira dan pemberi peringatan, dan
engkau tidak akan dimintai
(pertanggungjawaban) atas (kesesatan)
para penghuni neraka.
ﻭَ ﻟَﻦْ ﺗَﺮْﺿَﻰ ﻋَﻨﻚَ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮْﺩُ ﻭَ ﻻَ
ﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺘَّﺒِﻊَ ﻣِﻠَّﺘَﻬُﻢْ ﻗُﻞْ ﺇِﻥَّ
ﻫُﺪَﻯ ﺍﻟﻠﻪِ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَ ﻟَﺌِﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻌْﺖَ
ﺃَﻫْﻮَﺍﺀَﻫُﻢْ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺟَﺎﺀَﻙَ ﻣِﻦَ
ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻣَﺎ ﻟَﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﻭَﻟِﻲٍّ ﻭَ ﻻَ
ﻧَﺼِﻴْﺮٍ )120 (
120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani
tidak akan ridha kepadamu hingga engkau
mengikuti agama mereka. Katakanlah,
“Sesungguhnya petunjuk Allah adalah
petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan
seandainya engkau mengikuti kemauan
mereka setelah engkau mengetahui, maka
engkau tidak akan memiliki pelindung dan
penolong dari Allah. [4]
ﺍَﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﺗَﻴْﻨَﺎﻫُﻢُ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻳَﺘْﻠُﻮْﻧَﻪُ
ﺣَﻖَّ ﺗِﻼَﻭَﺗِﻪِ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮْﻥَ ﺑِﻪِ ﻭَ ﻣَﻦْ
ﻳَﻜْﻔُﺮْ ﺑِﻪِ ﻓَﺄُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮُﻭْﻥَ
)121 (
121. Orang-orang yang telah Kami
berikan kitab (samawi) kepada mereka,
(lalu) mereka membacanya (baca :
mempelajarinya) dengan sebenarnya,
mereka itu beriman kepadanya (Nabi Islam).
Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya,
maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
ﻳَﺎ ﺑَﻨِﻲْ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴْﻞَ ﺍﺫْﻛُﺮُﻭْﺍ ﻧِﻌْﻤَﺘِﻲَ
ﺍﻟَّﺘِﻲْ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻧِّﻲْ ﻓَﻀَّﻠْﺘُﻜُﻢْ
ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ )122 (
122. Wahai Bani Israil, ingatlah akan
nikmat-Ku yang telah Kuanugrahkan kepada
kalian dan bahwa Aku telah mengutamakan
kalian atas seluruh umat semesta alam.
ﻭَ ﺍﺗَّﻘُﻮْﺍ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻻَّ ﺗَﺠْﺰِﻱْ ﻧَﻔْﺲٌ ﻋَﻦْ
ﻧَّﻔْﺲٍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَ ﻻَ ﻳُﻘْﺒَﻞُ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻋَﺪْﻝٌ ﻭَ ﻻَ
ﺗَﻨْﻔَﻌُﻬَﺎ ﺷَﻔَﺎﻋَﺔٌ ﻭَ ﻻَ ﻫُﻢْ ﻳُﻨْﺼَﺮُﻭْﻥَ
)123 (
123. Dan takutlah akan suatu hari di
mana seseorang tidak akan dapat membela
orang lain sedikit pun, tidak akan diterima
tebusan (apapun) darinya, syafaat tidak
akan dapat memberikan manfaat
kepadanya, dan mereka tidak akan ditolong.
ﻭَ ﺇِﺫِ ﺍﺑْﺘَﻠَﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﺭَﺑُّﻪُ ﺑِﻜَﻠِﻤَﺎﺕٍ
ﻓَﺄَﺗَﻤَّﻬُﻦَّ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧِّﻲْ ﺟَﺎﻋِﻠُﻚَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ
ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻭَ ﻣِﻦْ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻲْ ﻗَﺎﻝَ ﻻَ ﻳَﻨَﺎﻝُ
ﻋَﻬْﺪِﻱ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴْﻦَ )124 (
124. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim diuji
oleh Tuhannya dengan beberapa kalimat
(perintah dan larangan), lalu ia
menunaikannya (dengan baik). Ia berfirman,
“Sesungguhnya Aku menjadikanmu sebagai
imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim
berkata, “Dan dari keturunanku (juga)?” Ia
berfirman, “Janji-Ku (ini) tidak akan
mengenai orang-orang yang lalim”.
ﻭَ ﺇِﺫْ ﺟَﻌَﻠْﻨَﺎ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﻣَﺜَﺎﺑَﺔً ﻟِّﻠﻨَّﺎﺱِ ﻭَ
ﺃَﻣْﻨﺎً ﻭَ ﺍﺗَّﺨِﺬُﻭْﺍ ﻣِﻦْ ﻣَّﻘَﺎﻡِ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ
ﻣُﺼَﻠًّﻰ ﻭَ ﻋَﻬِﺪْﻧَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ
ﻭَﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴْﻞَ ﺃَﻥْ ﻃَﻬِّﺮَﺍ ﺑَﻴْﺘِﻲَ ﻟِﻠﻄَّﺎﺋِﻔِﻴْﻦَ
ﻭَ ﺍﻟْﻌَﺎﻛِﻔِﻴْﻦَ ﻭَ ﺍﻟﺮُّﻛَّﻊِ ﺍﻟﺴُّﺠُﻮْﺩِ )125 (
125. Dan (ingatlah) ketika Kami
menjadikan rumah (Ka’bah) itu tempat
berkumpul bagi manusia dan tempat yang
aman. Dan jadikanlah dari maqâm [5]
Ibrahim sebagai tempat shalat. Dan telah
Kami perintahkan kepada Ibrahim dan
Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku (ini) untuk
orang-orang yang melakukan thawaf, yang
beri’tikaf [6], yang ruku’, dan yang sujud”.
ﻭَ ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢُ ﺭَﺏِّ ﺍﺟْﻌَﻞْ
ﻫَﺬَﺍ ﺑَﻠَﺪًﺍ ﺁﻣِﻨًﺎ ﻭَ ﺍﺭْﺯُﻕْ ﺃَﻫْﻠَﻪُ ﻣِﻦَ
ﺍﻟﺜَّﻤَﺮَﺍﺕِ ﻣَﻦْ ﺁﻣَﻦَ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ
ﺍﻟْﺂﺧِﺮِ ﻗَﺎﻝَ ﻭَ ﻣَﻦ ﻛَﻔَﺮَ ﻓَﺄُﻣَﺘِّﻌُﻪُ ﻗَﻠِﻴْﻼً
ﺛُﻢَّ ﺃَﺿْﻄَﺮُّﻩُ ﺇِﻟَﻰ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَ ﺑِﺌْﺲَ
ﺍﻟْﻤَﺼِﻴْﺮُ )126 (
126. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim
berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini
negeri yang aman sentosa dan
anugrahkanlah rezeki buah-buahan kepada
penduduknya yang beriman kepada Allah
dan hari kemudian”. Allah berfirman, “Dan
barangsiapa kafir (ingkar), Aku akan
memberikan sedikit kesenangan kepadanya.
Lalu, Aku akan menjerumuskannya ke dalam
siksa api neraka, dan itulah seburuk-buruk
tempat kembali".
ﻭَ ﺇِﺫْ ﻳَﺮْﻓَﻊُ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢُ ﺍﻟْﻘَﻮَﺍﻋِﺪَ ﻣِﻦَ
ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﻭَﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴْﻞُ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺗَﻘَﺒَّﻞْ ﻣِﻨَّﺎ ﺇِﻧَّﻚَ
ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺴَّﻤِﻴْﻊُ ﺍﻟْﻌَﻠِﻴْﻢُ )127 (
127. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim dan
Ismail meninggikan (baca : membangun)
pondasi Ka’bah (seraya berdoa), “Ya Tuhan
kami, terimalah (ini) dari kami.
Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Mendengar, Maha Mengetahui.
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَ ﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻣُﺴْﻠِﻤَﻴْﻦِ ﻟَﻚَ ﻭَ ﻣِﻦْ
ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻨَﺎ ﺃُﻣَّﺔً ﻣُّﺴْﻠِﻤَﺔً ﻟَّﻚَ ﻭَ ﺃَﺭِﻧَﺎ
ﻣَﻨَﺎﺳِﻜَﻨَﺎ ﻭَ ﺗُﺐْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺂ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺘَّﻮَّﺍﺏُ
ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢُ )128 (
128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami
berdua orang yang tunduk-patuh kepada-
Mu, (jadikan) di antara anak cucu kami umat
yang tunduk-patuh kepada Engkau,
tunjukkanlah kepada kami cara-cara (ibadah
haji) kami, dan terimalah tobat kami.
Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Penerima tobat, Maha Penyayang.
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَ ﺍﺑْﻌَﺚْ ﻓِﻴْﻬِﻢْ ﺭَﺳُﻮْﻻً ﻣِّﻨْﻬُﻢْ
ﻳَﺘْﻠُﻮْ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺁﻳَﺎﺗِﻚَ ﻭَ ﻳُﻌَﻠِّﻤُﻬُﻢُ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ
ﻭَ ﺍﻟْﺤِﻜْﻤَﺔَ ﻭَ ﻳُﺰَﻛِّﻴْﻬِﻢْ ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﻌَﺰِﻳْﺰُ
ﺍﻟﺤَﻜِﻴْﻢُ )129 (
129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk
mereka seorang rasul dari kalangan mereka
yang akan membacakan ayat-ayat-Mu,
mengajarkan al-Kitab dan hikmah kepada
mereka, dan menyucikan mereka.
Sesungguhnya Engkaulah yang Maha
Perkasa, Maha Bijaksana”.
ﻭَ ﻣَﻦْ ﻳَﺮْﻏَﺐُ ﻋَﻦْ ﻣِّﻠَّﺔِ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﺇِﻻَّ
ﻣَﻦْ ﺳَﻔِﻪَ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﻭَ ﻟَﻘَﺪِ ﺍﺻْﻄَﻔَﻴْﻨَﺎﻩُ
ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَ ﺇِﻧَّﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓِ ﻟَﻤِﻦَ
ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴْﻦَ )130 (
130. Dan tak seorang pun yang
membenci agama Ibrahim kecuali orang
yang bodoh. Sungguh Kami telah
memilihnya di dunia, dan di akhirat ia
termasuk orang-orang yang saleh.
ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺭَﺑُّﻪُ ﺃَﺳْﻠِﻢْ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺳْﻠَﻤْﺖُ
ﻟِﺮَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ )131 (
131. Ketika Tuhannya berfirman
kepadanya, “Tunduk-patuhlah!” Ia
menjawab, “Aku tunduk-patuh kepada
Tuhan semesta alam”.
ﻭَ ﻭَﺻَّﻰ ﺑِﻬَﺎ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢُ ﺑَﻨِﻴْﻪِ ﻭَ
ﻳَﻌْﻘُﻮْﺏُ ﻳَﺎ ﺑَﻨِﻲَّ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺍﺻْﻄَﻔَﻰ
ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦَ ﻓَﻼَ ﺗَﻤُﻮْﺗُﻦَّ ﺇَﻻَّ ﻭَ ﺃَﻧْﺘُﻢ
ﻣُّﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ )132 (
132. Ibrahim dan Ya’qub telah
mewasiatkan agama itu kepada putra-putri
mereka, “Wahai anak-anakku,
sesungguhnya Allah telah memilih agama ini
untuk kalian. Maka, janganlah kalian
meninggal dunia kecuali dalam memeluk
agama Islam (pasrah kepada Allah)”.
ﺃَﻡْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺷُﻬَﺪَﺍﺀَ ﺇِﺫْ ﺣَﻀَﺮَ ﻳَﻌْﻘُﻮْﺏَ
ﺍﻟْﻤَﻮْﺕُ ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﻟِﺒَﻨِﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭْﻥَ ﻣِﻦ
ﺑَﻌْﺪِﻱْ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﺇِﻟَﻬَﻚَ ﻭَ ﺇِﻟَﻪَ ﺁﺑَﺎﺋِﻚَ
ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﻭَ ﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴْﻞَ ﻭَﺇِﺳْﺤَﺎﻕَ ﺇِﻟَﻬًﺎ
ﻭَﺍﺣِﺪًﺍ ﻭَ ﻧَﺤْﻦُ ﻟَﻪُ ﻣُﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ )133 (
133. Apakah kalian (hadir) menyaksikan
ketika kematian menjemput Ya’qub, ketika ia
berkata kepada putra-putrinya, “Apa yang
kalian sembah sepeninggalku?” Mereka
menjawab, “Kami akan menyembah
Tuhanmu dan Tuhan nenek-moyangmu,
Ibrahim, Ismail dan Ishaq, Tuhan Yang Maha
Esa, dan kami hanya tunduk-patuh kepada-
Nya”.
ﺗِﻠْﻚَ ﺃُﻣَّﺔٌ ﻗَﺪْ ﺧَﻠَﺖْ ﻟَﻬَﺎ ﻣَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻭَ
ﻟَﻜُﻢ ﻣَّﺎ ﻛَﺴَﺒْﺘُﻢْ ﻭَ ﻻَ ﺗُﺴْﺄَﻟُﻮْﻥَ ﻋَﻤَّﺎ
ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ )134 (
134. Mereka adalah umat yang telah
berlalu. Bagi mereka apa yang telah mereka
lakukan dan bagi kalian apa yang sudah
kalian kerjakan, serta kalian tidak akan
diminta pertanggungjawaban terhadap apa
yang telah mereka kerjakan.
ﻭَ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ ﻛُﻮْﻧُﻮْﺍ ﻫُﻮْﺩًﺍ ﺃَﻭْ ﻧَﺼَﺎﺭَﻯ
ﺗَﻬْﺘَﺪُﻭْﺍ ﻗُﻞْ ﺑَﻞْ ﻣِﻠَّﺔَ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﺣَﻨِﻴْﻔًﺎ ﻭَ
ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴْﻦَ )135 (
135. Dan mereka (Ahli Kitab) berkata,
“Anutlah agama Yahudi atau Nasrani,
niscaya kalian akan mendapatkan petunjuk”.
Katakanlah, “Tidak, bahkan (kami mengikuti)
agama Ibrahim yang lurus. Dan ia tidak
termasuk dari golongan musyrikin”.
ﻗُﻮْﻟُﻮْﺍ ﺁﻣَﻨَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻣَﺂ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﻭَ
ﻣَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﻭَ ﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴْﻞَ ﻭَ
ﺇِﺳْﺤَﺎﻕَ ﻭَ ﻳَﻌْﻘُﻮْﺏَ ﻭَ ﺍﻟْﺄﺳْﺒَﺎﻁِ ﻭَ ﻣَﺎ
ﺃُﻭْﺗِﻲَ ﻣُﻮْﺳَﻰ ﻭَ ﻋِﻴْﺴَﻰ ﻭَ ﻣَﺎ ﺃُﻭْﺗِﻲَ
ﺍﻟﻨَّﺒِﻴُّﻮْﻥَ ﻣِﻦ ﺭَّﺑِّﻬِﻢْ ﻻَ ﻧُﻔَﺮِّﻕُ ﺑَﻴْﻦَ ﺃَﺣَﺪٍ
ﻣِّﻨْﻬُﻢْ ﻭَ ﻧَﺤْﻦُ ﻟَﻪُ ﻣُﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ )136 (
136. Katakanlah, “Kami beriman kepada
Allah dan apa yang telah diturunkan kepada
kami, kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub
dan (para nabi dari) anak-cucu(nya), serta
kepada apa yang telah diberikan kepada
Musa, Isa, dan nabi-nabi (lain) dari Tuhan
mereka. Kami tidak membeda-bedakan
seorang pun di antara mereka dan kami
hanya tunduk-patuh kepada-Nya”.
ﻓَﺈِﻥْ ﺁﻣَﻨُﻮْﺍ ﺑِﻤِﺜْﻞِ ﻣَﺎ ﺁﻣَﻨْﺘُﻢ ﺑِﻪِ ﻓَﻘَﺪِ
ﺍﻫْﺘَﺪَﻭْﺍ ﻭَّ ﺇِﻥْ ﺗَﻮَﻟَّﻮْﺍ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻫُﻢْ ﻓِﻲْ
ﺷِﻘَﺎﻕٍ ﻓَﺴَﻴَﻜْﻔِﻴْﻜَﻬُﻢُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﻫُﻮَ
ﺍﻟﺴَّﻤِﻴْﻊُ ﺍﻟْﻌَﻠِﻴْﻢُ )137 (
137. Maka, jika mereka beriman kepada
apa yang telah kalian imani, sungguh
mereka telah mendapatkan petunjuk, dan
jika mereka berpaling, sesungguhnya
mereka bermusuhan (dengan kalian). Allah
akan memeliharamu dari (bahaya) mereka.
Dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha
Mengetahui.
ﺻِﺒْﻐَﺔَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻣَﻦْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ
ﺻِﺒْﻐَﺔً ﻭَ ﻧَﺤْﻦُ ﻟَﻪُ ﻋَﺎﺑِﺪﻭْﻥَ )138 (
138. (Terimalah) shibghah (warna,
agama) Allah (ini). Dan shibghah siapakah
yang lebih baik dari shibghah Allah? Dan
hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.
ﻗُﻞْ ﺃَﺗُﺤَﺂﺟُّﻮْﻧَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻫُﻮَ ﺭَﺑُّﻨَﺎ
ﻭَ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﻭَ ﻟَﻨَﺎ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟُﻨَﺎ ﻭَ ﻟَﻜُﻢْ
ﺃَﻋْﻤَﺎﻟُﻜُﻢْ ﻭَ ﻧَﺤْﻦُ ﻟَﻪُ ﻣُﺨْﻠِﺼُﻮْﻥَ )139 (
139. Katakanlah, “Apakah kalian
berdebat dengan kami tentang Allah,
sedangkan Ia adalah Tuhan kami dan Tuhan
kalian; hanya bagi kami amalan kami dan
bagi kalian amalan kalian, serta hanya
kepada-Nya kami tulus,
ﺃَﻡْ ﺗَﻘُﻮْﻟُﻮْﻥَ ﺇِﻥَّ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﻭَ
ﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴْﻞَ ﻭَ ﺇِﺳْﺤَﺎﻕَ ﻭَ ﻳَﻌْﻘُﻮْﺏَ ﻭَ
ﺍﻟْﺄﺳْﺒَﺎﻁَ ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻫُﻮْﺩًﺍ ﺃَﻭْ ﻧَﺼَﺎﺭَﻯ ﻗُﻞْ
ﺃَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﺃَﻋْﻠَﻢُ ﺃَﻡِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﻣَﻦْ ﺃَﻇْﻠَﻢُ ﻣِﻤَّﻦْ
ﻛَﺘَﻢَ ﺷَﻬَﺎﺩَﺓً ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﻣَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ
ﺑِﻐَﺎﻓِﻞٍ ﻋَﻤَّﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ )140 (
140. ataukah kalian mengatakan bahwa
Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub dan anak
cucunya adalah penganut agama Yahudi
atau Nasrani? Katakanlah, “Apakah kalian
yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan
siapakah yang lebih lalim dari orang yang
menyembunyikan kesaksian [7] dari Allah
yang ada padanya? Dan Allah tidak akan
pernah lengah atas apa yang kalian
lakukan”.
ﺗِﻠْﻚَ ﺃُﻣَّﺔٌ ﻗَﺪْ ﺧَﻠَﺖْ ﻟَﻬَﺎ ﻣَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻭَ
ﻟَﻜُﻢ ﻣَّﺎ ﻛَﺴَﺒْﺘُﻢْ ﻭَ ﻻَ ﺗُﺴْﺄَﻟُﻮْﻥَ ﻋَﻤَّﺎ
ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ )141 (
141. Mereka adalah umat yang telah
berlalu. Bagi mereka apa yang telah mereka
lakukan dan bagi kalian apa yang sudah
kalian kerjakan, serta kalian tidak akan
diminta pertanggungjawaban terhadap apa
yang telah mereka kerjakan.
ﺳَﻴَﻘُﻮْﻝُ ﺍﻟﺴُّﻔَﻬَﺎﺀُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻣَﺎ
ﻭَ ﻻَّﻫُﻢْ ﻋَﻦْ ﻗِﺒْﻠَﺘِﻬِﻢُ ﺍﻟَّﺘِﻲْ ﻛَﺎﻧُﻮْﺍ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ
ﻗُﻞْ ِﻟﻠﻪِ ﺍﻟْﻤَﺸْﺮِﻕُ ﻭَ ﺍﻟْﻤَﻐْﺮِﺏُ ﻳَﻬْﺪِﻱْ
ﻣَﻦ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻁٍ ﻣُّﺴْﺘَﻘِﻴْﻢٍ )142 (
142. Orang-orang bodoh dari
(kelompok) manusia itu tidak lama lagi akan
berkata (baca : mempertanyakan), “Apakah
yang menyebabkan mereka berpaling dari
kiblat [8] yang selama ini mereka telah
berkiblat kepadanya?” Katakanlah, “Hanya
milik Allah-lah timur dan barat. Ia akan
memberikan petunjuk kepada siapa yang
dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”.
ﻭَ ﻛَﺬَﻟِﻚَ ﺟَﻌَﻠْﻨَﺎﻛُﻢْ ﺃُﻣَّﺔً ﻭَﺳَﻄًﺎ
ﻟِّﺘَﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ ﺷُﻬَﺪَﺍﺀَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻭَ ﻳَﻜُﻮْﻥَ
ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺷَﻬِﻴْﺪًﺍ ﻭَ ﻣَﺎ ﺟَﻌَﻠْﻨَﺎ
ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲْ ﻛُﻨْﺖَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺇِﻻَّ ﻟِﻨَﻌْﻠَﻢَ ﻣَﻦ
ﻳَﺘَّﺒِﻊُ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮْﻝَ ﻣِﻤَّﻦْ ﻳَﻨْﻘَﻠِﺐُ ﻋَﻠَﻰ
ﻋَﻘِﺒَﻴْﻪِ ﻭَ ﺇِﻥْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻟَﻜَﺒِﻴْﺮَﺓً ﺇِﻻَّ ﻋَﻠَﻰ
ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻫَﺪَﻯ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪُ
ﻟِﻴُﻀِﻴْﻊَ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧَﻜُﻢْ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺑِﺎﻟﻨَّﺎﺱِ
ﻟَﺮَﺅُﻭْﻑٌ ﺭَّﺣِﻴْﻢٌ )143 (
143. Dan demikian juga (sebagaimana
kiblat kalian adalah sebuah kiblat
pertengahan), Kami telah menjadikan kalian
(umat Islam) sebagai umat pertengahan [9]
agar kalian menjadi saksi atas seluruh umat
manusia dan Rasulullah menjadi saksi atas
kalian. Dan Kami tidak menetapkan kiblat
yang selama ini telah kau (jadikan kiblatmu)
melainkan agar Kami mengetahui siapa
yang mengikuti Rasul dan siapa yang
membelot. Dan sesungguhnya pemindahan
kiblat itu sangat terasa berat kecuali bagi
orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh
Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan
iman kalian [10]. Sesungguhnya Allah Maha
Pengasih, Maha Penyayang kepada umat
manusia.
ﻗَﺪْ ﻧَﺮَﻯ ﺗَﻘَﻠُّﺐَ ﻭَﺟْﻬِﻚَ ﻓِﻲ
ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀ ﻓَﻠَﻨُﻮَﻟِّﻴَﻨَّﻚَ ﻗِﺒْﻠَﺔً ﺗَﺮْﺿَﺎﻫَﺎ ﻓَﻮَﻝِّ
ﻭَﺟْﻬَﻚَ ﺷَﻄْﺮَ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ ﻭَ
ﺣَﻴْﺚُ ﻣَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻓَﻮَﻟُّﻮْﺍ ﻭُﺟُﻮْﻫَﻜُﻢْ
ﺷَﻄْﺮَﻩُ ﻭَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺃُﻭْﺗُﻮﺍ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ
ﻟَﻴَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ ﺃَﻧَّﻪُ ﺍﻟْﺤَﻖُّ ﻣِﻦْ ﺭَّﺑِّﻬِﻢْ ﻭَ ﻣَﺎ
ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻐَﺎﻓِﻞٍ ﻋَﻤَّﺎ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ )144 (
144. Kami telah mengetahui engkau
sering menengadah ke langit (menunggu
penentuan kiblat). (Sekarang) Kami akan
memalingkanmu ke arah kiblat yang akan
kau ridhai. Maka, palingkanlah mukamu ke
arah Masjidil Haram, dan di mana saja kalian
berada, palingkanlah muka kalian ke
arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang
yang telah diberi al-Kitab (Taurat dan Injil)
mengetahui bahwa ketentuan itu adalah
benar (telah datang) dari Tuhan mereka [11],
dan Allah tidak akan lengah terhadap apa
yang mereka lakukan itu.
ﻭَ ﻟَﺌِﻦْ ﺃَﺗَﻴْﺖَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺃُﻭْﺗُﻮﺍ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ
ﺑِﻜُﻞِّ ﺁﻳَﺔٍ ﻣَّﺎ ﺗَﺒِﻌُﻮْﺍ ﻗِﺒْﻠَﺘَﻚَ ﻭَ ﻣَﺎ ﺃَﻧْﺖَ
ﺑِﺘَﺎﺑِﻊٍ ﻗِﺒْﻠَﺘَﻬُﻢْ ﻭَ ﻣَﺎ ﺑَﻌْﻀُﻬُﻢْ ﺑِﺘَﺎﺑِﻊٍ ﻗِﺒْﻠَﺔَ
ﺑَﻌْﺾٍ ﻭَ ﻟَﺌِﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻌْﺖَ ﺃَﻫْﻮَﺍﺀَﻫُﻢْ ﻣِّﻦْ
ﺑَﻌْﺪِ ﻣَﺎ ﺟَﺎﺀَﻙَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﺇِﻧَّﻚَ ﺇِﺫَﺍً
ﻟَّﻤِﻦَ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴْﻦَ )145 (
145. Dan sungguh jika engkau
mendatangkan seluruh bukti sekalipun
untuk orang-orang yang telah diberi al-Kitab
(Taurat dan Injil) itu, mereka tidak akan
mengikuti kiblatmu, dan engkau pun tidak
(berhak) akan mengikuti kiblat mereka dan
sebagian mereka pun tidak (berhak)
mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika
engkau mengikuti keinginan mereka setelah
engkau mengetahui, dengan demikian
sungguh engkau termasuk golongan orang-
orang yang zalim.
ﺍَﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﺗَﻴْﻨَﺎﻫُﻢُ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻮْﻧَﻪُ
ﻛَﻤَﺎ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻮْﻥَ ﺃَﺑْﻨَﺎﺀَﻫُﻢْ ﻭَ ﺇِﻥَّ ﻓَﺮِﻳْﻘﺎً
ﻣِّﻨْﻬُﻢْ ﻟَﻴَﻜْﺘُﻤُﻮْﻥَ ﺍﻟْﺤَﻖَّ ﻭَ ﻫُﻢْ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮْﻥَ
)146 (
146. Orang-orang yang telah Kami
berikan al-Kitab (Taurat dan Injil) kepada
mereka (Yahudi dan Nasrani) mengenalnya
(Muhammad) seperti mereka mengenal
anak-anak mereka sendiri. Dan
sesungguhnya sebagian dari mereka
menyembunyikan kebenaran, padahal
mereka mengetahui.
ﺍَﻟْﺤَﻖُّ ﻣِﻦ ﺭَّﺑِّﻚَ ﻓَﻼَ ﺗَﻜُﻮْﻧَﻦَّ ﻣِﻦَ
ﺍﻟْﻤُﻤْﺘَﺮِﻳْﻦَ )147 (
147. Kebenaran itu[12] adalah dari
Tuhanmu. Oleh sebab itu, janganlah engkau
termasuk orang-orang yang ragu.
ﻭَ ﻟِﻜُﻞٍّ ﻭِﺟْﻬَﺔٌ ﻫُﻮَ ﻣُﻮَﻟِّﻴْﻬَﺎ
ﻓَﺎﺳْﺘَﺒِﻘُﻮﺍ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ ﺃَﻳْﻦَ ﻣَﺎ ﺗَﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ
ﻳَﺄْﺕِ ﺑِﻜُﻢُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺟَﻤِﻴْﻌًﺎ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻋَﻠَﻰ
ﻛُﻞِّ ﺷَﻴْﺊٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ )148 (
148. Dan setiap umat memiliki kiblat
(tersendiri) yang ditentukan oleh-Nya. Oleh
karena itu, (janganlah banyak berdebat
tentang masalah ini, dan sebagai gantinya)
berlomba-lombalah kalian (dalam berbuat)
kebaikan. Di mana pun kalian berada, pasti
Allah akan mengumpulkan kalian semua
(pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu.
ﻭَ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﺧَﺮَﺟْﺖَ ﻓَﻮَﻝِّ ﻭَﺟْﻬَﻚَ
ﺷَﻄْﺮَ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ ﻭَ ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻠْﺤَﻖُّ
ﻣِﻦ ﺭَّﺑِّﻚَ ﻭَ ﻣَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻐَﺎﻓِﻞٍ ﻋَﻤَّﺎ
ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ )149 (
149. Dan dari mana pun engkau keluar,
palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil
Haram. Sesungguhnya ketentuan ini adalah
suatu kebenaran (yang datang) dari
Tuhanmu. Dan Allah tidak akan lengah
terhadap apa yang kalian lakukan.
ﻭَ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﺧَﺮَﺟْﺖَ ﻓَﻮَﻝِّ ﻭَﺟْﻬَﻚَ
ﺷَﻄْﺮَ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ ﻭَ ﺣَﻴْﺚُ ﻣَﺎ
ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻓَﻮَﻟُّﻮْﺍ ﻭُﺟُﻮْﻫَﻜُﻢْ ﺷَﻄْﺮَﻩُ ﻟِﺌَﻼَّ
ﻳَﻜُﻮْﻥَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺣُﺠَّﺔٌ ﺇِﻻَّ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ
ﻇَﻠَﻤُﻮْﺍ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻓَﻼَ ﺗَﺨْﺸَﻮْﻫُﻢْ ﻭَ
ﺍﺧْﺸَﻮْﻧِﻲْ ﻭَ ﻟِﺄُﺗِﻢَّ ﻧِﻌْﻤَﺘِﻲْ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَ
ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﻬْﺘَﺪُﻭْﻥَ )150 (
150. Dan dari mana pun engkau keluar,
palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil
Haram, dan di mana pun kalian berada,
palingkanlah wajah kalian ke arahnya
supaya tidak ada hujah bagi mereka atas
kalian kecuali bagi orang-orang yang zalim
dari mereka; maka, janganlah kalian takut
kepada mereka dan takutlah hanya kepada-
Ku, dan supaya Kusempurnakan nikmat-Ku
atas kalian, serta supaya kalian mendapat
petunjuk.