22/12/2018
Ibunda kita adalah orang yang paling dulu kita cintai baru kepada ayah kita.
ibundalah yang bersabar menahan letih selama 9 bulan demi kehidupan kita.
>> Ibu mengorbankan semua kemauannya demi keselamatan bayinya.
>> Ibu mengorbankan semua lapar dan hausnya demi keselamatan janin.
>> Ibu berbakti untuk kita selama 9 bulan itu di dalam kandungan.
Tidurnya terganggu, duduknya terganggu dan Puncaknya adalah sakit yang tidak ada yang melebihi sakit itu kecuali Sakratul maut.
Ibu menggelepar dan meraung menahan sakit demi kelahiran kita, air matanya mengalir deras dan tubuhnya berontak kesana kemari, menahan dahsyatnya bayi yang keluar dari rahimnya.
>> Diantara mereka wafat karena tak tahan menahan sakit.
>> Diantara mereka tetap hidup, lemas dan mandi keringat, berhari hari ibu lemah dan tak berdaya karena dahsyatnya kepedihan itu..
Kemudian
>> Ibu menyusui kita.
>> Buang air besar dan kecil kita dibersihkan dengan tangan lembut Ibu.
>> Tidurnya terganggu, seluruh aktifitasnya terganggu, semua demi kita…
Barangkali ada ibunda kita selesai dan tidak lagi meneruskan baktinya setelah dua bulan kelahiran anda.
Baktilah padanya,,!! karena dalam bakti padanya terdapat keridhoan Tuhan dan kecintaan Tuhan kepada kita, dan akan menghapus dosa dosa kita.
Semoga aku dan Kalian dalam kebahagiaan selalu.