09/01/2017
TARGET MARKET ADALAH KUNCI BISNIS ONLINE
Ya! 1 kunci bisnis online ini akan membantu anda dalam 'meraup' keuntungan.
Halo kawan - kawan! Sehat semua ya? Saya harap begitu.
"Kunci bisnis online, adalah mengetahui jelas siapa 'target market'. Setelah itu, diolah menjadi rupiah".
Yes! 1 kunci yang ingin saya beritahukan untuk anda adalah : target market.
Ketahui siapa target market, pelajari behaviornya, kenali kebutuhannya, gali masalahnya. Setelah itu, diolah menjadi rupiah.
Mengetahui target market itu sangat penting dan menjadi kunci dalam bisnis online.
Kalau saja anda tau persis siapa target market, maka tugas selanjutnya adalah kreatifitas mengolahnya menjadi uang. Saya sudah buktikan.. !
Dengan mengetahui target market, Alhamdulillah tahun lalu membukukan milyaran rupiah. Ya! Kuncinya : mengetahui target market.
Begini, saya jelaskan.. Apa yang bisa anda lakukan jika mengetahui target merket :
1. Mudah dan tepat dalam mentarget iklan di facebook ( FB Ads )
Targeting, atau membidik audiens saat menjalankan iklan facebook adalah bagian penting.
Jika targeting kurang tepat, maka iklan anda akan jalan seenaknya dan kurang powerfull. Bahkan bisa boncos, menghabiskan biaya namun tidak menghasilkan penjualan.
Jika anda tahu siapa target market, sampai ke behaviornya, maka akan mudah dalam targeting iklan FB.
Dan jika iklan FB targetnya pas, maka ikan berjalan powerfull dan tayang ke orang - orang yang tepat. Sheingga iklan lebih powerfull dan menghasilkan
Contohnya...
Target market untuk hotglass.co.id adalah : Tinggal di kota besar, usia 23 - 35 tahun yang memiliki behavior 'traveling' dan peduli terhadap penampilannya.
Dari sedikit saja info ini, maka saat iklan facebook saya bisa menggunakan targeting seperti ini :
Usia 23 - 25 tahun, lokasi All Indonesian atau bidik kota - kota tertentu ( kota besar ), interest salah satu fanspage fashion shopping.
Kemudian di narrow ( di persempit ) dengan interest sunglasses, di persempit lagi dengan behavior all freq traveler, di persempit lagi dengan shopping and fashion.
Audiens tersebut, bagus dan menghasilkan penjualan.. Tentu aja, dengan syarat ad copy ( visual & copywritingnya bagus ).
Soal facebook ads jika anda belum paham, anda bisa ikut kelas bos. Tapi nanti kalau dibuka. Sekarang lagi gak dibuka pendaftarannya :)
2. Mengetahui target market, anda mampu merubah temperatur calon pembeli
Ya, calon pembeli ( audiens ) itu ada temperatur nya. Temperaturnya ada 3 : Cold - Warm - Hot.
Cold, artinya masih dingin. Dia belum mengenal anda, belum tahu manfaat produk anda, belum tahu bagaimana bisnis anda.
Warm, artiinya sudah mulai hangat. Dia sudah kepo - kepo, mulai kenal, mulai tanya - tanya.
Hot, dia sudah panas. Tinggal berikan penawarna yang cantik, Insyaa Allah laris.
Nah, jika audiens anda masih baru dan belum mengenal anda 'cold market', maka tugas anda cukup panjang.
Harus merubah temperatur dari cold ke warm dan berujung di hot.
Kalau anda tahu detail target market, maka ini tidak terlalu rumit.
Anda tinggal lakukan pendekatan, edukasi, membuat konten, membuat iklan video, yang sesuai dengan minat 'target market'.
Bayangkan jika tidak mengetahui detail target market. Anda kebingungan apa yang harus dilakukan.
Sehingga, anda hanya mampu buat program diskon, harga coret agar cepat laris. Begitu - begitu saja.
Padahal, sebelum harga di coret, anda perlu merubah dulu temperaturnya.
3. Mengetahui target market, mudah dalam interaksi
Ya! Tanpa interaksi, maka tak terjadi transaksi. Anda harus mampu membangun interaksi..
Salah satunya, anda bisa berinteraksi melalui konten - konten video. Atau konten - konten artikel.
Nah, pertanyaannya, video seperti apa yang harus dibuat? Artikel apa yang harus dibuat? Jenis video seperti apa yang harus dibuat? Anda kebingungan.
Beda halnya, jika tahu siapa target market. Tinggal membuat video / artikel yang sesuai dengan 'minat' target market.
4. Menawarkan produk - produk lain yang related dan profit lebih banyak.
Ya, jika anda tahu siapa target market, maka anda bisa menjualinya dengan berbagai macam produk.
Tapi tentu, gunakan kaidah FOKUS. Jalani semuanya dengan fokus. 1 - 1 dulu.
Contohnya begini..
Anda tahu Mba Sally Giovany? Pemilik Batik Trusmi.
Saat tahun lalu saya kesana membantu untuk men-training karyawannya, saya melihat Mba Sally cerdas. Menjuali 1 target market dengan berbagai produk.
Target marketnya, adalah wisatawan.
Produk yang dijual beliau ( utama ), menjual batik. Setelah batik besar, beliau membuka tempat wisata membatik.
Lalu, membuka restaurannya juga. Dan dengar - dengar ingin membuat hotel..
Jeger!!! Dari 1 target market, bisa kaya 7 turunan. Dengan catatan : Anda tahu mendetail 'siapa target market'.
Contoh lainnya,
Saya menjual Hotglass ( kacamata kayu ). Target marketnya kebanyakan traveler.
Maka, kedepan saya bisa menawarkan produk sepatu traveler ( tinggal membuat toko online baru yang menjual sepatu traveler ).
Saya juga bisa menawarkan kemeja untuk traveling, paket traveling.
Atau bahkan buat program membeli kacamata hotglass, GRATIS tiket ke bali ( contohnya ).
Panjang kan urusannya jika tahu siapa target market?
Tapi, tentu.. Ini gak bisa dijalankan berbarengan.
Jalan aja 1 persatu terlebih dahulu. Besarkan dulu dan buat sistem.
Jika sudah besar dan tersistem, baru boleh buka lagi bisnis baru yang produknya membidik target market yang sama.
Sampai sini paham?
Pertanyaannya... Bagaimana anda bisa menentukan target market? Soal ini kita bahas di pembahasan berikutnya yaa...
Semoga bermanfaat
SB : Om Fahmi Hakim (Coach Kelas BOS)
Silahkan SHARE utk berbagi manfaat..:)