05/01/2016
Ikhwah Fillah...
Dakwah ini adalah perjuangan. Sudah sunnatullah, dalam perjuangan ada kalanya menemui kemudahan, namun ada kalanya menemui kesulitan. Lalu jika menemui kesulitan, maka timbullah rasa sedih, risau, bimbang, atau perasaan kecewa lainnya. Ini manusiawi. Tapi mari kita berusaha menjadi manusia Rabbani, yang selalu mengajarkan Al Kitab dan tetap mempelajarinya.
Mari kita perhatikan firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Insyirah,
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ ﴿١﴾ وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ ﴿٢﴾ الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ ﴿٣﴾ وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ ﴿٤
Artinya :
1). Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? (2). Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu (3). Yang memberatkan punggungmu ? (4). Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, (Q.S Al-Insyirah : 1-4)
Surat Al-Insyirah ayat 1-4 tersebut mengisyaratkan kita bahwa sejak menempuh jalan dakwah ini Allah SWT telah melapangkan dada kita, telah menghilangkan beban yang memberatkan punggung, dan meninggikan nama kita dengan Islam.
Namun jalan dakwah ini memang sulit, jalan yang panjang, tidak mudah, sehingga tidak semua orang lulus ujian dalam menempuhnya. Untuk itu Allah SWT telah berjanji bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan. Bahkan janji ini disebut dua kali berturut-turut dalam surat Al-Insyirah. Barangkali karena kondisi sulit sering membuat kita lupa akan janji Allah itu, sehingga Allah SWT menyebut janji tersebut dua kali berturut-turut.
Allah Ta’ala berfirman,
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ﴿٥﴾ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ﴿٦
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan…” (QS. Al-Insyirah : 5-6)
Oleh karena itu, jangan pernah menyerah dalam menyeru dalam hal kebaikan dan teruslah bergerak Ikhwah Fillah !
05/01/2016
Ikhwah fillah...
Orang yang cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk kehidupan yang yang berikutnya (setelah kematian).
Rasulullah S.A.W bersabda :
"Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan : (yaitu) kematian." (HR. Tirmidzi dan Nasa'i)
Ikhwah fillah...
Mari kita sebarkan dakwah dan saling mengingatkan dalam hal kebaikan.
Semoga bermanfaat
03/01/2016
Ikhwah Fillah...
Majulah Tanpa Menyingkirkan Orang Lain
Naiklah Tinggi Tanpa Menjatuhkan Orang Lain
Dan Berbahagialah Tanpa Menyakiti Orang Lain
31/12/2015
Ikhwah fillah...
Mencari ilmu merupakan kewajiban setiap manusia. Tanpa ilmu kita tidak bisa menjalani hidup ini dengan baik. Orang yang tidak memiliki ilmu biasanya akan di manfaatkan oleh orang lain. Bahkan, orang yang tak berilmu itu akan dibodohi oleh orang lain.
Namun, pernahkah terbesit di hati kalian perasaan takjub [ujub] dengan ilmu yang kalian punya?
Jika pernah, mari kita perhatikan hadist ini,
"Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakan-nya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk peranginya. Jangan p**a menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan/rapat ) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepada-mu. Barang siapa seperti itu maka bagi -nya neraka . . . neraka . . . neraka."
(HR. At Tirmidzi & Ibnu Majah)
Imam Asy-Syafi'i juga berkata,
فكلما ازددت علماً ازددت معرفة بجهلي
(Fakullama izdadtu ilman, izdadtu ma'rifatan bijahly)
"Maka, setiap bertambah ilmuku, semakin bertambah aku tahu akan kebodohanku."
Ikhwah fillah...
Mari kita renungi bersama.
Ayo kita hilangkan rasa takjub (ujub) terhadap ilmu, prestasi, karya, harta, jabatan maupun fisik yang kita miliki. Sebaiknya kita belajar dari sifat padi, "Semakin banyak isinya, semakin p**a ia menunduk" (tawadhu’).
Semoga bermanfaat.
28/12/2015
Ikhwah fillah..
Ana ingin bertanya kepada kalian.
1. Pernahkah kalian merasa malas untuk membaca Al Qur'an?
2. Pernahkah kalian merasa tidak punya waktu untuk membaca Al Quran?
3. Pernahkah kalian merasa tidak sanggup belajar Al Quran karena sulit "katanya"?
Kalau hal itu memang pernah kalian rasakan. Coba kalian ingat 3 hal ini, yaitu :
1. Di dalam Al Qur'an terdapat pedoman hidup.
2. Di dalam Al Qur'an terdapat pahala yang besar.
3. Membaca Al Qur'an sangat mudah dan sangat mendatangkan kebaikan.
Ketiga hal tersebut juga harus kalian barengi dengan niatan untuk beribadah kepada Allah dan Karena Allah ta'ala ya akhi wa ukhti. Insya Allah rasa malasnya akan hilang😊
Allah Ta'ala berfirman,
اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ ۙ (29)
لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ؕ اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ(30) "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri.[QS. Fatir : 29 -30]
Di dalam hadist juga disebutkan kebaikan dari membaca Al Qur'an, yaitu : “Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
Ikhwah fillah...
Betapa dahsyatnya keutamaan Al Qur'an itu. Jadi, jangan "merasa" malas lagi untuk membaca dan mengamalkan Al Qur'an ya😊
Ayo kita saling berbagi dalam kebaikan dan semoga bermanfaat.
27/12/2015
Ikhwah fillah...
Ini dia quotes of the day hari ini.
Jadi, kita jangan kikir ilmu ya akhi wa ukhti. Kita jangan ragu juga untuk menyampaikan ilmu positif yang bermanfaat meskipun hanya sedikit 😃
Mari kita kokohkan ukhuwah, sebarkan dakwah, ukir sejarah👊
27/12/2015
Ikhwah fillah...
Sering sekali kita memasuki pasar, mall dan pusat - pusat keramian lainnya, namun sudahkah/pernahkah kita membaca do'a masuk pasar? Atau jangan-jangan kita malah tidak tahu ada do'a masuk pasar.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tempat yang paling baik adalah masjid. Sedangkan tempat yang paling buruk adalah pasar”. (HR Ibnu Hibban)
Pasar, mall, dan pusat - pusat keramaian adalah tempat peperangan para syaitan. Mereka menjadikan pasar sebagai tempat perang tersebut karena dia mengalahkan mayoritas penghuninya disebabkan karena mereka lalai dari dzikrullah dan gemar melakukan kemaksiatan.
Oleh karena itu, mari kita baca do'a masuk pasar sebelum memasuki pusat - pusat keramaian tersebut.
Adapun keutamaan do'a tersebut ialah, dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Siapa yang membaca doa di atas ketika masuk pasar, Allah akan mencatat untuknya satu juta kebaikan, dan menghapuskan darinya satu juta keburukan.” (HR. At-Tarmidzi, Al - Hakim)
Ikhwah fillah...
Kalau kita ingat Allah dan berdzikir kepadaNya di tempat-tempat tersebut maka kita akan mendapat keutamaan yang besar dan dahsyat tersebut.
Mari kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan selamat mengamalkan😃