Udah punya ide tapi belum sempat daftar?
Jangan khawatir, ada perpanjangan waktu pendaftaran Online Competition Video Pendek
Buruan daftar!!!
tautan pendaftaran di bio ya ☝️
PPIM UIN Jakarta
Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Jumlah penduduk Muslim Asia Tenggara yang besar menjadi salah satu kekuatan Islam di wilayah ini.
Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) adalah lembaga penelitian otonom di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lembaga ini didirikan pada 1 April 1995 yang bertujuan untuk mengajak sejumlah sarjana dari berbagai macam disiplin ilmu dan latar belakang untuk mengadakan beberapa kegiatan penelitian, pengkajian, pelatihan, dan penyebaran informasi khususnya tentang Islam Indonesia dan Is
Operating as usual
In this edition, there are also the following articles:
The Word ‘Lebai’ and Its Ethnic Origins: Reassessing an Early Designation for Muslim Religious Officials in the Malay World
Alexander Wain
10.36712/sdi.v28i2.13344
Forbidden Visibility: Q***r Activism, Shari‘a Sphere and Politics of Sexuality in Aceh
Moch. Nur Ichwan
10.36712/sdi.v28i2.15030
The Politics of Syariatisation in Indonesia: MMI and GARIS' Struggle for Islamic Law
Ratno Lukito
10.36712/sdi.v28i2.15819
From Fiqh to Political Advocacy: Muhammadiyah's Ecological Movement in the Post New Order Indonesia
David Efendi, Nanang Indra Kurniawan, Purwo Santoso
10.36712/sdi.v28i2.14444
Doing Hijrah Through Music: A Religious Phenomenon Among Indonesian Musician Community
Bambang Qomaruzzaman, Busro Busro
10.36712/sdi.v28i2.13277
Al-Lughah al-’Arabīyah fī al-ma‘āhid al-Islāmīyah bī Indūnīsīyā: Mushkilātuhā wa ṭuruq ḥallihā
Muhammad Napis Djuaeni, Ahmadi Usman
10.36712/sdi.v28i2.21936
🎥 Ayo Ikuti Kompetisi Video Pendek REACT! 🌱
Tunjukkan suara dan aksi kamu dalam menjaga lingkungan.
🗓️ Pendaftaran: 15 - 25 Juni 2024
📹 Tema: Faith and Environment: Youth Voices on Religion and Ecology in Indonesia
🏆 Hadiah Total: Rp 10.000.000!
Informasi selengkapnya:
bit.ly/OnlineCompetitionPPIM
Let's Act React! 🌿✨
Online Competition Video Pendek - PPIM UIN Jakarta Kompetisi Online, Video Pendek
Menurut laporan Greenpeace berjudul "Throwing Away The Future: How Companies Still Have It Wrong on Plastic Pollution ‘Solutions’," sekitar 855 miliar sachet terjual di pasar global pada tahun 2019.
Greenpeace juga memperkirakan bahwa pada tahun 2027, jumlah kemasan sachet yang terjual bisa mencapai 1,3 triliun. Sektor makanan dan minuman menjadi kontributor utama sampah plastik sachet ini.
Fakta ini menjadi peringatan bagi kita untuk segera menghentikan produksi dan penggunaan kemasan sachet.
Berbeda dengan jenis kemasan plastik lainnya, fisik kemasan sachet sangat sulit untuk didaur ulang.
Sumber: Waste4Change.com
Global boiling, climate change, juga krisis sampah di perkotaan kian hari kian mengkhawatirkan, bukan? Hal ini mendorong PPIM UIN Jakarta untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kebijakan, CSO, dan komunitas masyarakat dalam mengatasi tantangan lingkungan di Indonesia. Salah satu mitra kolaborasi ini adalah Perkumpulan Pemerhati dan Peduli Lingkungan (Pepulih).
Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami ucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Pepulih yang tahun ini mencapai tonggak bersejarah 20 tahun berdiri. Dua dekade ini bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang tak pernah pudar dalam menerjemahkan nilai-nilai iman menjadi gerakan nyata di bidang lingkungan.
PPIM UIN Jakarta juga berterima kasih atas Penghargaan Mitra Pepulih 2024 yang diberikan. Semoga PPIM UIN Jakarta dan Pepulih dapat terus berkontribusi secara signifikan bagi pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
"Selamat ulang tahun yang ke-20, Pepulih. Semoga terus menginspirasi dan membawa perubahan positif!", ucap Didin syafruddin, Ph.D, Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta.
Layaknya pohon yang bermakna sumber kehidupan, Pancasila lahir menjadi kekuatan Bangsa Indonesia. Ia menancap dalam lubuk sanubari sebagai pemersatu bangsa yang bhinneka, kuat dan abadi.
Pancasila telah menjaga jiwa-jiwa setiap insan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Ia membentuk karakter budi pekerti luhur dari generasi ke generasi.
Sumber:
Selamat dan sukses kepada Prof. Jamhari, M.A., Ph.D., dalam mengemban amanah sebagai Rektor UIII periode 2024-2029🥳🥳
Indonesia emas, Indonesia hijau 🌱
Selamat hari kebangkitan Nasional
Bencana banjir bandang melanda beberapa wilayah di Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) malam. Banjir ini diakibatkan oleh hujan deras di wilayah hulu Gunung Marapi yang menyebabkan aliran lahar dingin.
Hingga saat ini, puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dan masih banyak yang hilang. Tim SAR masih terus melakukan pencarian dan evakuasi korban.
Mari kita doakan bersama untuk keselamatan para korban dan kelancaran proses evakuasi.
"Pendidikan harus menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata," Ki Hadjar Dewantara
Perubahan iklim sudah di depan mata, bagaimana lembaga pendidikan merespons kondisi ini?
Selamat Hari Buruh
Memperbaiki lingkungan tak hanya soal tindakan atau aksi, tetapi juga memperbaiki teologi masyarakat.
Paus Fransiskus mengutuk kurangnya kemajuan dalam memerangi perubahan iklim.
Geser untuk informasi selengkapnya!
Bumi kita sedang tidak baik-baik saja.
Krisis iklim menyebabkan bencana alam semakin sering terjadi. Fatwa MUI Nomor 86/2023 tentang Pengendalian Perubahan Iklim Global mengingatkan kita untuk peduli pada alam.
Mari bersama wujudkan kepedulian terhadap alam melalui aksi nyata.
Bagikan postingan ini, jangan berhenti di Kamu ya 😃
Manusia & Alam Harus Harmonis!
Yuk, simak penjelasan Profesor Quraish Shihab
tentang bagaimana membangun hubungan yang
harmonis antara manusia dan alam.
Mengurangi penimbunan barang ternyata mudah kan ? Dengan menerapkan cara di atas, uang aman lingkungan nyaman, dosa pun berkurang!
Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada kesehatan dan ekonomi, kehidupan berbangsa pun terdampak.
Menurut Sobat PPIM apalagi yang terdampak oleh krisis iklim?
Peran Agama dalam Mengatasi Krisis Ekologi di Indonesia
Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta menyelenggarakan diskusi menarik tentang peran agama dalam mengatasi krisis ekologi di Indonesia.
Profesor Frans Wijsen dari Universitas Radbound, Belanda, memaparkan hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, namun memiliki persentase penyangkal perubahan iklim tertinggi di dunia.
Diskusi ini mempertanyakan: Apakah agama memainkan peran dalam hal ini?
Frans Wijsen juga menjelaskan penelitiannya yang menggunakan Skala Manusia dan Alam (HaN Scale) di 22 negara, termasuk Indonesia. Skala ini mengidentifikasi empat model hubungan manusia dengan alam:
Religious steward
Humanist steward
Religious master
Religious participant
Temuan penelitian menunjukkan bahwa umat Muslim dan Protestan memiliki persetujuan yang lebih tinggi dengan model master dibandingkan umat Katolik dan Hindu.
Peneliti senior PPIM UIN Jakarta, Iim Halimatusa’diyah, menambahkan bahwa Skala HaN belum dapat menggambarkan perilaku, persepsi, dan sikap individu.
Iim menjelaskan hasil penelitian PPIM bahwa agama memiliki peran penting, tetapi efeknya berbeda tergantung pada nilai agama individu dan tipe serta tingkat keagamaan mereka.
Diskusi ini merupakan bagian dari seri Seminar ke-47 PPIM yang bertujuan memperkaya pandangan terkait isu lingkungan berbasis keagamaan di Indonesia.
Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta, Didin Syafruddin, berharap proyek ini dapat menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang hijau dan berkelanjutan.
Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!
Bagaimana menurutmu, apakah agama berperan dalam mengatasi krisis ekologi?
Mari bersama-sama menjaga kelestarian alam untuk masa depan yang lebih baik!
Addressing environmental challenges in 1990s Europe, researchers at Radboud University in the Netherlands created the Humans and Nature scale to measure public support for nature care. Despite its validation in over twenty countries, this scale has never been applied in a Muslim-majority nation. Since 2019, Gadjah Mada University researchers have used the scale in a large-scale survey in Indonesia, considering the predominantly religious population and their vulnerability to natural disasters. The study aims to explore the role of religion and assess whether a unique Indonesian Muslim perspective exists regarding nature and human-nature interaction. Join us for the PPIM Seminar Series (47), titled "Humans, Nature, and God in Indonesia: Does Religion Matter?" where Prof. Frans J.S. Wijsen (Radboud University - The Netherlands; Adjunct Professor - UGM) will share preliminary findings and interpretations of his research.
Don't miss this insightful session!
🗓️ Friday, 1st March 2024
⏰ 02:00 PM - End
📍 Seminar Room 3rd Floor - PPIM UIN JAKARTA (Jl. Kertamukti No.5, Cirendeu, South Tangerang)
💻 Live Streaming: Youtube & Facebook PPIM UIN Jakarta
📝 Link Register: https://bit.ly/PPIMseminar47
👤 Seminar will be held in two languages, Bahasa & English.
✨Free e-certificate & PPIM research books✨
🥤Please bring your own tumbler🥤
Thank You🙏🏻
Read the analysis from PPIM UIN Jakarta researchers at www.ppim.uinjkt.ac.id or http://www.thejakartapost.com/opinion/2024/02/19/what-does-prabowo-gibrans-win-mean-for-indonesian-democracy.html =1708301391
Pesta Demokrasi, Jangan Sampai Jadi Bencana!
Pemilu 2024 semakin dekat, tapi ingat: Sampah APK dari pemilu sebelumnya masih menjadi ancaman bagi lingkungan.
Bahan-bahan APK, seperti plastik, kertas, dan kain, sulit terurai. Sampah ini mencemari tanah dan air, membahayakan hewan, dan bahkan menyebabkan banjir.
Mari jadi pemilih cerdas!
祝福您,新年快乐。
Sejatinya setiap agama mengajarkan umat-Nya untuk menjaga kelestarian alam. Jadi mari kita sama-sama mengawali tahun naga kayu ini dengan aksi nyata dalam mewujudkannya😇🐲
Selamat memperingati Isra Mi'raj 1445 H, 😇😇
Menjadi aktivis lingkungan seringkali digambarkan sebagai sosok heroik yang turun tangan menyelamatkan Bumi. Mereka berdemonstrasi, berdebat di forum internasional, atau terjun langsung ke daerah terpencil untuk melindungi alam. Tentu, peran mereka tak tergantikan. Tapi, benarkah menjadi aktivis adalah satu-satunya cara untuk menjaga Bumi?
Banyak orang ingin menjaga kelestarian Bumi, tetapi kebingungan sering kali menjadi penghalang untuk memulai. Hasil riset Development Dialogue Asia pada tahun 2022 menunjukkan bahwa 90% masyarakat Indonesia merasa bertanggung jawab untuk mengurangi kerusakan lingkungan demi generasi mendatang. Bahkan, 82% merasa bersalah atas dampak negatif manusia terhadap lingkungan.
Baca selengkapnya di www.ppim.uinjkt.ac.id
Dilansir dari wapresri.go.id, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima para pakar Filologi yang tergabung dalam Tim Museum Literasi Syekh Nawawi Al-Bantani, di Kediaman Resmi Wapres, Jl. Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Rabu (24/01/2024).
Pada kesempatan ini, tim yang dipimpin oleh Oman Fathurahman, Guru Besar Filologi Universitas Islam Negeri Jakarta yang juga Penasihat Masyarakat Pernaskahan Nusantara ini, menyampaikan gagasan untuk dibangunnya Museum Literasi Syekh Nawawi Al-Bantani di kawasan Universitas Syekh Nawawi Tanara, Banten.
“Jadi kami mengusulkan bahwa Universitas Syekh Nawawi Banten ini perlu memiliki distingsi (pembeda), perlu memiliki kekhasan yang membedakan dengan universitas-universitas yang sudah ada supaya kemanfaatannya lebih luas,” tutur Oman dalam keterangan yang diberikan usai pertemuan.
“Salah satu yang kita usulkan itu adalah dengan adanya museum. Mungkin namanya bisa nanti kita diskusikan, tapi semacam museum literasi Syekh Nawawi,” tambahnya.
Selain Oman Fathurrahman, hadir dalam kesempatan ini diantaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang juga merupakan seorang sejarawan Banten M***i Ali, serta jajaran Tim Museum Literasi Syekh Nawawi Al-Bantani diantaranya Siti Haniatunnisa, Muhammad Zainal Arifin, Jamhari Makruf, dan Fadli Husnurrahman.
Baca selengkapnya di https://ppim.uinjkt.ac.id/2024/02/05/4345/ atau https://www.wapresri.go.id/wapres-sambut-baik-rencana-pembangunan-museum-literasi-syekh-nawawi-al-bantani/
Read the analysis from PPIM UIN Jakarta researchers (Iim Halimatusa'diyah & Fikri Fahrul Faiz) at https://ppim.uinjkt.ac.id/2024/02/02/will-better-informed-indonesian-youth-vote-for-dynastic-politicians/
Ternyata gak cuma ibadah dan muamalah, fiqih juga mengajarkan hubungan manusia dengan lingkungan hidup
Jakarta – PPIM, Pada Launching Religion Environmentalism Action (REACT) (22/01), ilmuwan pembangkit listrik tenaga mikro hidroelektrik, Tri Mumpuni, mengajak masyarakat untuk menjaga keberkahan alam Indonesia. Menurut dia, sebagai negara dengan kekayaan alam berlimpah, Indonesia seharusnya mampu menyejahterakan masyarakatnya. Namun, kekayaan itu dinilai belum mampu membuat masyarakat mandiri mengelola alam karena masih terdapat upaya perusakan lingkungan yang masif.
“Indonesia itu negara kaya, tetapi kita belum dapat sejahtera dan mandiri. Itu artinya, kita belum memperoleh keberkahan,” ujar dia.
Mumpuni sering bersentuhan dengan masyarakat bawah secara langsung. Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya dapat memiliki kontribusi 70 persen untuk membangun ekosistem berkelanjutan yang ramah lingkungan, sisanya adalah masalah teknis. Menurutnya, agama menjadi unsur pendorong yang sangat penting untuk mewujudkan itu.
Baca artikel selengkapnya di https://ppim.uinjkt.ac.id/2024/01/29/launching-react-tri-mumpuni-ajak-masyarakat-menjaga-keberkahan-alam-indonesia/
Center for the Study of Islam and Society (Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat) Islamic State University (UIN Jakarta) in collaboration with the Netherlands are going to conduct the project titled Religious Environmentalism Actions: Empowering Young Religious Leaders and Communities toward Achieving Sustainable Environmental Development in Indonesia (REACT), focuses on empowering youth to engage in religious environmentalism actively. To support the objectives of the project, we are looking for MONITORING & EVALUATION OFFICER who has the capability to spread the issues globally and fully work from the office.
Bayangkan masa depan di mana lingkungan telah rusak parah. Udara yang kita hirup penuh polusi, air yang kita minum tercemar, dan tanah yang kita pijak gersang. Bencana alam terjadi semakin sering dan dahsyat, merenggut nyawa dan harta benda.
Analogi ini tidak terlalu jauh dari kenyataan yang kita hadapi saat ini. Perubahan iklim telah menyebabkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, termasuk meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana alam, perubahan pola cuaca, dan kenaikan permukaan laut.
Kota-kota di dunia, termasuk kota-kota di Indonesia, merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karena kepadatan penduduk yang tinggi, infrastruktur yang belum memadai, serta kemiskinan dan ketimpangan.
Kota Jakarta merupakan salah satu contoh kota yang paling rentan terhadap bencana di Indonesia. Kota ini memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, infrastruktur yang belum memadai, dan tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi.
Baca selengkapnya di www.ppim.uinjkt.ac.id
Click here to claim your Sponsored Listing.
Videos (show all)
Location
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Kertamukti No. 5
Jakarta
15419
Opening Hours
Monday | 09:00 - 17:00 |
Tuesday | 09:00 - 17:00 |
Wednesday | 09:00 - 17:00 |
Thursday | 09:00 - 17:00 |
Friday | 09:00 - 17:00 |
Jakarta
🥇Lembaga Pendidikan Spesialis Masuk Akademi TNI-POLRI, Sekolah Kedinasan dan Perguruan Tinggi Negeri
Jalan Raya Kelapa Hibrida Blok PF Kav. No. 15
Jakarta
Koding Next is a programming school for Kids and Teenagers. However we also offer classes for other age groups. In Koding Next, we believe that anyone can learn how to code.
Jalan Pramuka Sari 1 No. 7
Jakarta
Wadah Pemuda Kreatif dan Inovatif dalam mengembangkan kreativitas, serta menyebarkan VIRUS-VIRUS Kreatif dan Inspiratif.
Jakarta
Sarana sharing keilmuan mengenai Ilmu Hukum, Kenotariatan & PPAT, Webinar Hukum, dan Diskusi Hukum D
Jalan Kyai H. Syahdan No. 9 Palmerah
Jakarta, 11480
Jasa Data Analis Tesis Rstudio Python Amos SEM Eviews Solusi Lengkap Layanan Statistika
Jalan Nilam
Jakarta
membantu dalam pengurusan ijazah mulai dari ijazah paket sampai jenjang pendidikan tinggi