26/05/2020
Jadwal Masuk Sekolah Dari
Kemendikbud Sudah Keluar, Berikut
Panduan Pelaksanaan Pembukaan
Sekolah - Sudah beberapa bulan
terakhir pelajar se Tanah Air
diliburkan dari aktivitas belajar
mengajar di sekolah. Sudah ada titik
terang kapan peserta didik akan
masuk kembali.
Hal itu disampaikan langsung pihak
Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Indonesia seperti dilansir
dari Kompas.com.
Kementerian Pendidikan dan
kebudayaan (Kemendikbud)
memastikan tidak akan melakukan
pengunduran tahun ajaran baru
sekolah.
Menteri Pendidikan, Nadiem
Makariem merencanakan sekolah
akan segera kembali dibuka pada
tahun ajaran baru di bulan Juli
mendatang
Sementara itu di sisi lain, pandemi
virus corona termasuk di Indonesia
belum menunjukkan tanda-tanda
penurunan kasus hingga saat ini.
Sehingga apabila kebijakan membukSehingga apabila kebijakan membuka
kembali sekolah dan proses
pembelajaran di kelas, maka perlu
sejumlah hal yang perlu diperhatikan.
Sosialisasi pola new normal
Epidemiolog dr Dicky Budiman
M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health
Security CEPH Griffith University
mengatakan, pelaksanaan pola hidup
baru dan pola kehidupan lainnya di
berbagai sektor dan tingkatan selama
pandemi Covid-19 harus mulai
disosialisasikan.
Hal tersebut penting mengingat
potensi besar bahwa pandemi ini akan
berlangsung lama, bahkan cenderung
menjadi endemik.
"Sekaligus saya tidak sependapat
dengan adanya pernyataan salah satu
lembaga survey pemilu yang
menyatakan pandemi ini akan selesai
Juni," kata Dicky saat dihubungi
Kompas.com, Senin (18/5/2020).
Dicky yang telah terlibat dalam
penanganan pandemi hampir 18 tahun
sejak wabah SARS, HIV, dan flu
burung ini menuturkan, penerapan pola
kerja baru dan sekolah baru haruslah
dipersiapkan dengan matang.
Dia menambahkan, pelaksanaannya
baru bisa atau boleh dilakukan jika
kesiapan perangkat dan prosedur
skrining telah dipenuhi.
"Bila belum dilakukan skrining maka
sangat tidak dianjurkan untuk
dipaksakan karena berbahaya," ujar
dia.
Dicky mengungkapkan, potensi
penularan Covid-19 dapat terjadi baik
pada orang dewasa muda dan anak-
anak. Bahkan, hal ini dapat berakibat
fatal atau kematian. Dicky pun
memberikan panduan umum
pelaksanaan pola sekolah baru dan
kerja baru di tengah pandemi yang
saat ini terjadi.
Panduan umum pelaksanaan pola
sekolah baru
1. Proses skrining kesehatan bagi
guru dan karyawan sekolah
Karyawan dengan obesitas, diabetes,
penyakit jantung, paru dan pembuluh
darah, kehamilan, kanker, atau daya
tahan tubuh lemah atau menurun,
tidak disarankan untuk mengajar atau
bekerja di sekolah.
Golongan-golongan tersebut dapat
diberikan opsi work from home (WFH)
2. Skrining zona lokasi tempat tinggal
Melakukan identifikasi zona tempat
tinggal guru dan karyawan. Jika
tinggal di zona merah disarankan
bekerja di lokasi sekolah dekat
tempat tinggalnya.
3. Lakukan test Covid-19
Test disarankan dengan metode RT-
PCR sesuai standar WHO.
Jika secara teknis terdapat
keterbatasan biaya atau reagen maka
dapat dilakukan opsi pooling test
dengan jumlah sampel kurang dari 30.
4. Guru dan karyawan yang telah lolos
tahapan skrining diberi tanda
Bagi guru dan karyawan yang telah
lolos tahapan skrining untuk Covid-19,
maka dapat diberikan tanda.
5. Sosialisasi virtual
Seminggu sebelum kegiatan belajar
mengajar diberlakukan, mengajar diberlakukan, lakukan
sosialisasi virtual pola baru ke orang
tua, siswa, guru, dan staf sekolah.
6. Atur waktu kegiatan belajar
mengajar
Waktu kegiatan belajar diatur agar
tidak bersamaan dengan waktu padat
lalu lintas dan dikurangi durasi di
sekolah.
7. Data dan cek kondisi
Guru kelas terpilih wajib mendata dan
cek kondisi siswa dan orang tua
siswa secara virtual sebagai skrining
awal.
Siswa atau orang tua siswa yang sakit
diberikan keringanan tetap belajar di
rumah hingga dokter menentukan
sehat.
8. Posisi duduk
Pengaturan posisi duduk di ruang
kelas dan ruang guru minimal berjarak
1,5 meter. Bila memungkinkan pakai
pembatas plastik.
9. Guru tidak berpindah kelas
Guru kelas diupayakan tetap atau
tidak berpindah kelas.
10. Menjaga jarak
Guru tetap menjaga jarak dari siswa
dan tidak mobile.
11. Skrining harian
Skrining harian sebelum berangkat
untuk guru, siswa dan karyawan lewat
handphone.Jika suhu di atas 38
derajat, batuk, pilek, gangguan kulit,
mata, muntah, diare, tidak selera
makan atau keluhan lain, maka
jangan ke sekolah.
Fasilitasi kontak puskesmas, klinik,
atau RS terdekat.
12. Tidak berkumpul
Pengantar atau penjemput berhenti di
lokasi yang ditentukan dan di luar
lingkungan sekolah, serta dilarang
menunggu atau berkumpul. Hanya
berhenti, turunkan, kemudian pergi
tinggalkan sekolah.
13. Skrining fisik
Di pintu masuk sekolah, lakukan
skrining fisik untuk guru, siswa, atau
karyawan yang meliputi suhu, harus
bermasker kain dan tidak tampak
sakit.
14. Penerapan aturan pola sekolah
baru
Penerapan aturan pola sekolah baru
yang mengadopsi upaya pencegahan
Covid-19.
Aturan pola baru meliputi selalu wajib
bermasker, pengaturan jarak, tidak
menyentuh, membiasakan cuci
tangan, penyediaan wastafel dan hand
sanitizer pada beberapa lokasi
sekolah.
Selain itu, tidak ada pedagang luar
atau kantin dan siswa dapat
membawa bekal sendiri dari rumah.
15. Informasi pencegahan corona
Pemasangan informasi pencegahan
Covid seperti di gerbang sekolah dan
kelas.
16. Disinfektan
Menjaga kebersihan kelas, meja dan
kursi belajar dengan disinfektan setiap
hari
17. Tutup tempat bermain
Meniadakan atau menutup tempat
bermain atau berkumpul
18. WFH bagi yang bepergian
Guru, karyawan atau siswa yang
pulang bepergian ke luar kota dan luar
negeri, diberi waktu WHF atau belajar
dari rumah selama 14 hari
19. Disiapkan dukungan UKS dan
psikologis harian di sekolah
Pemerintah daerah wajib menurunkan
petugas medis secara berkala ke
sekolah, juga secara reguler dilakukan
pemeriksaan secara sampling di
sekolah.
Sementara itu, aturan spesifik lain
disesuaiakan dengan lokasi dan
kondisi
"Kegiatan belajar mengajar relatif
aman dilakukan jika seluruh tahapan
ini dilakukan. Jika belum siap maka
tidak boleh dipaksakan," tegas Dicky.
Artikel ini telah tayang di
Kompas.com dengan judul, Sekolah
Dibuka Kembali Juli Berikut Panduan
New Normal Cegah Corona. https://
www.kompas.com/tren/
read/2020/05/18/153600565/sekolah-
dibuk
Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat Terpercaya - Kompas.com
Kompas.com - Berita Indonesia dan Dunia Terkini Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif, Bola