19/01/2021
.id
• • • • • •
Kerusakan Alam
Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia. Maka Kami pukulkan sebagian buah perbuatan mereka kepada mereka agar mereka kembali(taubat).
Kerusakan bisa terjadi dalam dua jenis. Pertama, kerusakan moral. Maksiat yang meluas dan melebar di mana mana, bahkan dipelopori oleh banyak Pengusaha Bejat yg semarak membuka tempat maksiat dengan izin yang diberikan Para Pemegang Kuasa. Bahkan tak jarang dengan menabrak Undang Undang dan Peraturan yang berlaku. Atau bahkan tak jarang p**a dibuat "aturan kongkalikong" antara Pemegang kuasa dengan para Pengusaha Bejat itu. Bagaimana kerasnya kerja para Ulama mencerahkan Umat, jika fasilitas kerusakan moral tetap diizinkan, maka semua perjuangan para Ulama itu akan sia sia belaka.
Ringkasnya, selama Pemegang Kuasa masih mau makan uang lendir dari para Penguasaha Hitam, maka kerusakan moral akan tetap meluas di mana mana. Dan, ujung ujungnya bencana pu akan meluas p**a. Pada akhirnya, tetap saja rakyat kecil yang kebanyakan akan mengalami penderitaan paling besar.
Kedua, kerusakan fisik. Jika hutan digunduli, isi alam dikeruk tanpa perbaikan, Lingkungan Hidup dirusak, maka akan datang bertubi tubi bencana memukul manusia. Ulah tangan jahat manusia, pada gilirannya akan memukul manusia itu sendiri. Semakin besar kerusakan alam yang dibuat, maka akan semakin besar p**a bencana yang datang memukul....
Semoga maksiat yg terus menerus dipupuk tidak menyebabkan adzab Allah akan memusnahkan negeri ini dan kita semua. Amin...
Tobat Nasional yg diucapkan dan diminta Presiden akan sia sia belaka, jika hanya diharapkan muncul dari diri rakyat yg lemah, sementara di sisi lain para Pemegang kuasa malah terus memberi izin kerusakan Moral dan Alam secara berterusan...
Pekanbaru, 19 Januari, 2021,
Tengku Zulkarnain