01/05/2026
*✨🤩[ COMING SOON ]🤩✨*
Pelantikan Pengurus Cabang Kabupaten Garut Serikat Pelajar Muslimin Indonesia.🔥
Informasi lebih lanjut tentang SEPMI?
Pantengin terus informasinya pada platform SEPMI Kabupaten Garut. 🤩✨
Stay Tune Semuanya🙌🏻💛
01/05/2026
Assalamualaikum wr wb
Pondok Pesantren Syarikat Islam Indonesia adalah Ponpes yang berada di Kecamatan Parakansalak-Sukabumi
Kami Pimpinan PONPESSII menawarkan solusi Pendidikan bagi putra dan putri bapak dan ibu yang sekaligus menjadi media pengkaderan organisasi yang dikolaborasi dengan sistem pendidikan pesantren dan pendidikan formal untuk tingkat (Mts.SI dan MASI)
Lulusan PONPES SYARIKAT ISLAM INDONESIA Mencetak Calon² ULAMA INTELECT yang visioner
MONDOK SAMBIL SEKOLAH
SEKOLAH SAMBIL MONDOK
*ORANGTUA YANG CERDAS ADALAH YANG MEMILIH PESANTREN UNTUK PENDIDIKAN PUTRA & PUTRI NYA*
01/05/2026
Selamat Hari Buruh! ✊
Semoga perjuangan para pekerja semakin dihargai, hak-hak terpenuhi, dan kesejahteraan terus meningkat.
Hari ini jadi pengingat bahwa setiap kerja keras punya nilai dan martabat.
01/05/2026
PB Pemuda Muslimin Indonesia, PP SEMMI, dan PB SEPMI Gelar Konsolidasi Nasional Bahas Evaluasi Program di Kabinet Merah Putih
Jakarta.- Organisasi Sayap Syarikat Islam Indonesia (PSII) yang terdiri dari PB Pemuda Muslimin Indonesia, PP Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia, dan PB Serikat Pelajar Muslimin Indonesia melaksanakan Konsolidasi Nasional dengan tema, Evaluasi Program Kabinet Merah Putih dan Dampak Kongrit Terhadap Masyarakat bertempat di Sekretariat Juang pada tanggal 30 April 2026. (30/4).
Dihadiri para pimpinan dan pengurus dari setiap organisasi, Konsolidasi Nasional dimulai dengan pembahasan Program Nasional yang sedang digulirkan oleh Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Dalam forum, Muhammad Kasman selaku Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia mengawali pembicaraan dan pemaparan terkait Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Manajemen Kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional.
"Program MBG ini adalah niat mulia Presiden Prabowo. Namun, niat mulia beliau banyak disalahgunakan di lapangan sehingga mengakibatkan praktik yang berdampak negatif terhadap masyarakat". Ujar beliau sebagai prolog pada forum.
Beliau melanjutkan dengan berbagai data dan analisa perihal ketidaksesuaian antara program mulia dan kondisi di lapangan.
"Kita bisa lihat selalu terjadi kasus-kasus di SPPG seperti Keracunan, Dapur yang tidak sesuai dengan juknis, ataupun hal lainnya yang menjadikan citra program ini menjadi tercoreng". Tambah pemuda asal Makassar tersebut.
Disesi berikutnya, Zulhadi Ariza selaku Ketua Umum PP SEMMI menjelaskan perihal Koperasi Desa Merah Putih.
"Kopdes Merah Putih itu tujuannya bagus. Bagaimana menghidupkan Koperasi sesuai konsep Wakil Presiden pertama, Moh Hatta. Walaupun ada sedikit ketidaktepatan karena koperasi harusnya didanai oleh anggota, bukan seperti sekarang yang terkesan korporasi". Ujar beliau di kalimat pembuka.
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Yogyakarta tersebut menilai Program Koperasi Merah Putih ini memiliki tujuan yang baik walaupun menjadi shock culture dalam prakternya.
"Kita bisa melihat pemerintahan desa agak sedikit terganggu dengan adanya program ini karena berkurang anggaran desanya. Disisi lain juga anggaran yang seharusnya 1,6 M dilapangan malah menjadi 1M atau bahkan ada yang sampai 750juta realisasinya tuh. Kan kacau itu". Tambah pemuda asal tanah minangkabau tersebut.
Sesi terakhir, giliran Fauzan Muharam selaku Ketua Umum PB SEPMI yang menjelaskan tentang Sekolah Rakyat.
"Sekolah Rakyat itu mengingatkan saya terhadap konsep yang dulu dijalankan HOS Tjokroaminoto yakni Moslem Nationaal Onderwijs. Namun, SR ini agak sedikit berbeda karena anggarannya diintervensi negara". Ungkap beliau.
Beliapun menambahkan bahwa bagi SEPMI, Sekolah Rakyat ini harus diperkuat pengawasannya agar menjamin kelayakan anak-anak Indonesia dalam mengenyam bangku pendidikan walaupun banyak sekolah swasta yang terkena dampaknya.
"Alhamdulillah SR ini terealisasikan dengan cepat. Namun, harus ada pengawasan yang ketat agar dapat menjamin sistem pendidikan dan kualitas pendidikan sehingga anak-anak indonesia menjadi harapan bangsa dimasa yang akan datang. Tapi, harus diingat juga bahwa dengan adanya SR ini pemerintah harus mengelola dampaknya yakni sekolah swasta yang mungkin jadi berkurang siswanya". Tambah pemuda asal garut tersebut.
Fauzan pun memandang tidak tepat program ini apabila dikelola oleh Kemntrian sosial, yang seharusnya menjadi domain program yaitu kementrian pendidikan dasar dan menengah.
Kesimpulannya, Hasil Konsolidasi Nasional ini akan dikirimkan ke Istana agar dapat menjadi catatan Presiden Prabowo perihal kondisi riil di lapangan terkait program yang sedang dilaksanakan.
29/04/2026
Kabinet gemuk yang lahir dari koalisi superbesar dinilai bukan hasil seleksi ketat berbasis kompetensi, melainkan lebih sebagai bentuk akomodasi politik. Akibatnya, kebijakan kerap terasa lebih dekat dengan kepentingan elite dan oligarki dibanding suara rakyat kecil di pinggiran.
25/04/2026
PB SEPMI Hadiri Rakor Syarikat Islam Indonesia, Perkuat Sinergi untuk Aksi Nyata Bagi Ummat
JAKARTA – Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis yang diselenggarakan oleh organisasi induk, Syarikat Islam Indonesia (SII). Kegiatan tersebut berlokasi di Kantor DPP Syarikat Islam Indonesia, Jakarta, pada Sabtu (25/04/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat organisasi serumpun di bawah naungan Syarikat Islam Indonesia guna membahas langkah strategis organisasi ke depan. Kehadiran PB SEPMI mempertegas posisi pelajar Muslim dalam barisan perjuangan untuk memperkuat dakwah dan sosial-ekonomi di Indonesia.
Ketua Umum PB SEPMI, Fauzan M, dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan untuk menyelaraskan visi pergerakan pelajar dengan agenda besar organisasi induk.
Kami hadir dengan semangat kolaborasi. PB SEPMI berharap melalui Rakor ini, lahir gagasan-gagasan yang langsung menyentuh akar rumput. Kita ingin ada aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh ummat, bukan sekadar wacana di meja rapat," tegas Fauzan di Kantor DPP SII.
Fauzan juga menambahkan bahwa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, sinergi antara organisasi induk dan organisasi sayap seperti SEPMI sangat krusial. Menurutnya, gerakan pelajar harus menjadi motor penggerak bagi kemajuan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan penguatan karakter pemuda Muslim.
Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan poin-poin kesepakatan yang akan segera diimplementasikan oleh seluruh kader SEPMI di berbagai daerah. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap program kerja yang disusun memiliki dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan bagi kemaslahatan umat Islam di seluruh penjuru tanah air.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, ditutup dengan sesi foto bersama dan konsolidasi internal antar pengurus.
15/04/2026
JAKARTA – Menjelang peringatan Milad ke-63, Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) secara resmi mengeluarkan seruan nasional kepada seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) di seluruh penjuru tanah air. Dalam momentum bersejarah ini, SEPMI menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran melalui tema utama: “Digitalisasi Islamic Movement; SEPMI Adaptif dan Mandiri Menuju Kemerdekaan Sejati.”
Ketua Umum PB SEPMI Fauzan Muharam menyatakan bahwa usia 63 tahun adalah fase kematangan bagi organisasi untuk melakukan reorientasi gerakan. Menurutnya, tantangan pelajar Muslim di era industri 4.0 dan menyongsong 5.0 bukan lagi sekadar retorika di ruang diskusi, melainkan aksi nyata di ruang digital.
“Kita tidak boleh membiarkan gerakan Islam tertinggal di belakang kemajuan teknologi. Digitalisasi adalah kunci agar dakwah dan nilai-nilai perjuangan SEPMI tetap berdenyut di nadi generasi Z dan Alfa. SEPMI harus adaptif, atau kita akan tergilas oleh zaman,” tegas Ketua Umum dalam pernyataan resminya hari ini.
Tiga Pilar Gerakan Milad ke-63
PB SEPMI menekankan tiga aspek krusial yang harus dijalankan oleh seluruh kader dalam menyukseskan Milad kali ini:
Adaptabilitas Digital (The Digital Shift): Seluruh instruksi instruksi kader diwajibkan untuk mengonversi narasi perjuangan ke dalam bentuk konten kreatif, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk penguatan organisasi.
Kemandirian Ekonomi (Self-Reliance): PB SEPMI mendorong lahirnya unit-unit ekonomi kreatif di tingkat cabang untuk memastikan organisasi tumbuh secara mandiri tanpa ketergantungan yang melemahkan idealisme perjuangan.
Kedaulatan Intelektual: Menempatkan SEPMI sebagai pusat pemikiran bagi pelajar Muslim untuk menjawab isu-isu kontemporer, mulai dari perubahan iklim hingga keadilan sosial di ruang siber.
Instruksi Aksi Serentak
Dalam rilis ini, Sekretaris Jenderal PB SEPMI juga menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk melaksanakan kegiatan refleksi yang menyentuh akar rumput.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh PW dan PC untuk menjalin sinergi erat dengan tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, dan mitra strategis di daerah masing-masing. Milad ini harus dirasakan kehadirannya melalui pesan dukungan, video testimoni tokoh, serta aksi sosial yang konkret sebagai bentuk refleksi keberadaan SEPMI selama lebih dari enam dekade,” tambah fauzan.
Visi Kemerdekaan Sejati
Tema “Kemerdekaan Sejati” yang diusung merupakan representasi dari cita-cita luhur SEPMI untuk membebaskan pelajar dari segala bentuk keterbelakangan mental, ekonomi, dan intelektual. Dengan menjadi pribadi yang mandiri dan adaptif, SEPMI yakin dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
15/04/2026
Coming soon!!!
PC SEPMI Sukabumi siap sukseskan perayaan Milad SEPMI yang ke-63
15/04/2026
PB SEPMI Luncurkan logo milad ke-63 Serikat Pelajar Muslimin Indonesia
Jakarta, 15 April 2026 – Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) secara resmi meluncurkan logo Milad ke-63 SEPMI sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari lahir organisasi yang telah berdiri sejak 1963.
Peluncuran logo ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan Milad ke-63 SEPMI, sekaligus sebagai representasi visual dari tema besar tahun ini, yaitu:
“Digitalisasi Islamic Movement; SEPMI Adaptif dan Mandiri Menuju Kemerdekaan Sejati.”
Ketua Umum PB SEPMI, Fauzan Muharam, dalam keterangannya menyampaikan bahwa logo Milad ke-63 bukan sekadar identitas visual, melainkan simbol arah gerakan organisasi dalam merespons dinamika zaman.
“Logo ini mencerminkan semangat transformasi SEPMI dalam menghadapi era digital, sekaligus menegaskan komitmen kemandirian kader dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Secara filosofis, logo Milad ke-63 SEPMI mengandung beberapa makna utama, di antaranya:
Makna Logo Digitalisasi Islamic Movement SEPMI Adaptif dan Mandiri Menuju Kemerdekaan Sejati
- Warna Kuning Emas Cahaya Peradaban Islam Sebagai Rahmatan Lil 'Alamin yang menjadi penerang bagi umat muslim. Energi Generasi Muda Warna kuning melambangkan semangat Juang pelajar dalam menyongsong masa depan.
- Angka 6: Dua Bulan Sabit Satu Bintang Dua Bulan (Spiitual dan Intelektual) adalah penyeimbangan antara tradisi dan modernitas. • Satu Bintang: 1 Cahaya sebagai pedoman di tengah era modern sebagai pijakan membangun semangat spiritual dan penerang
- Angka 3→ごh) Bentuk huruf 3 yang menyerupai huruf Arab, Ha dimaknai sebagai: Ha-yat Kehidupan Ha- rakag : Gerakan Melambangkan SEPMI selama 63 tahun, telah menjadi wadah untuk Menghidupkan gerakan islam sebagai poros pelajar muslimin indonesia.
- Pondasi yang Kokoh Bagian bawah angka 3 berwarna hitam sebag ai simbol ketegasan, kemandirian dan kedewasaan organisasi.
- Bendera Merah Putih Identitas Kebangsaan Indonesia Gerakan Islam bukan hanya untuk umat, tetapi juga kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara.
- llustrasi Arus Data Transformasi Digital dalam gerakan Organisasi Simbol bahwa dakwah dan gerakan kini bergerak di dunia digital.
Filosofi Logo ini adalah representasi dari kesatuan tradisi Islam dan modernitas digital. Gerakan pelajar Islam yang adaptif dan mandiri menuju kemerdekaan sejati. Bebas secara intelektual, mandiri dalam gerakan berpikir, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Syarikat Islam lndonesia.
Peluncuran logo ini juga diharapkan dapat menjadi identitas pemersatu seluruh kader SEPMI di berbagai daerah dalam menyemarakkan Milad ke-63, baik melalui kegiatan kaderisasi, diskusi intelektual, maupun aksi sosial kemasyarakatan.
Selain itu, momentum Milad ke-63 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang SEPMI dalam membina pelajar Muslim Indonesia agar menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
PB SEPMI mengajak seluruh kader, alumni, dan masyarakat luas untuk turut serta menyukseskan rangkaian kegiatan Milad ke-63 sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun gerakan pelajar Islam yang adaptif, mandiri, dan berdampak.