18/01/2019
manfaat kelapa buat kesehatan kita. semoga bermanfaat
Menyelenggarakan Training, Consultant di bidang operasional Kepelabuhanan, Bimtek, Keuangan terkait PSAK, IFRS yang didukung pengajar yang kompeten
Menyelenggarakan Training, Consultant dalam program kepemimpinan , manajemen, keuangan dan perbankan serta khususnya bidang operasional Kepelabuhanan, Bimtek yang didukung pengajar yang kompeten
18/01/2019
manfaat kelapa buat kesehatan kita. semoga bermanfaat
16/01/2019
semoga memberikan manfaat kesehatan..
Hidup merupakan anugrah untuk disyukuri dan kita jaga kesehatan kita...
Next Dimension Consulting juga memberikan pelayanan konsultasi analisa data, baik analisa data untuk kebutuhan penelitian maupun analisa data untuk kebutuhan praktis.
Layanan konsultasi yang diberikan mulai dari :
- Perencanaan Penelitian
- Proses Pengumpulan Data
- Penyusunan Laporan
- Penelitian sampai pada analisa dan implikasi hasil penelitian.
Next Dimension Consulting memiliki personil yang berkompeten dan memiliki keahlian di bidang metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif serta mampu memberikan jasa konsultasi atau bimbingan penyusunan skripsi, tesis dan disertasi serta pengolahan data dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, AMOS, PLS, SAS, EVIEWS dll.
Pengolahan dan analisis data meliputi membaca dan menginterpretrasikan data, analisis regresi linier berganda, analisis model persamaan simultan, model linier programming ataupun model kuantitatif lainnya. Berbekal pengalaman sebagai konsultan metode penelitian dan statistika, Kami yakin mampu menyelesaikan persoalan penelitian yang Anda hadapi.
Dengan tagline " Help your business with best solution" Next Dimension Consulting memberikan solusi terbaik bagi kliennya berupa layanan cepat, aman, nyaman, dan memuaskan mitra dengan selalu mengedepankan pelayanan yang berkualitas dan professional .
21/11/2017
sinonim dengan kosmetik seperti Max Factor dan Estee Lauder. Setelah 25 tahun menjalankan kosmetik Bobbi Brown yang mendunia, ia kini dikenal sebagai entrepreneur startup. Lho, kok bisa dari seorang mogul menjadi founder startup? Mundurkah? Mari kita simak.
Kisah suksesnya diawali dengan kapital awal USD 5000 dan drop out dari Emerson College. Awalnya, ia kuliah di Emerson dengan harapan untuk mempelajari dunia kosmetik namun di sana tidak ada jurusan tersebut. Uniknya, manajemen universitas mempersilahkan Bobbi untuk merancang kelas makeup sendiri.
Sebelum kuliah di Emerson, ia telah drop out dari universitas lain dan tidak ragu memberitakan kepada orang tuanya bahwa ia lebih senang bermain-main dengan makeup. Jadilah ia sering ke department store untuk mengunjungi stan-stan kosmetik. Mengingat kini ia kuliah di Emerson yang mendukung kegilaannya akan kosmetik, ilmu kekosmetikan semakin dikuasai.
Emerson College kini mempunyai jurusan khusus yang diberi nama Bobbi Brown Makeup Artistry (http://www.emerson.edu/professional-studies/courses-workshops/bobbi-brown-makeup-artistry) di Fakultas Professional Studies. Bobbi sendiri lulus dari jurusan tersebut di tahun 1979 dan kini ia merupakan salah satu penyandang dana terbesar.
Awalnya, orang tua Bobbi tidak percaya ia bisa menjadi seorang entrepreneur sukses. Namun ia tidak gentar dan membuktikan sebaliknya.
Setelah lulus dari Emerson, ia berangkat ke New York City. Berbekal buku telpon halaman kuning era pra-Google di tahun 1980an, ia menelpon bisnis-bisnis kosmetik satu per satu untuk menanyakan apakah mereka punya lowongan.
Uniknya, Bobbi memiliki banyak “ketidakpuasan” mengenai kosmetika. Semestinya, produk-produk tersebut dapat diperbaiki. Begitu pendapatnya saat itu dan hingga hari ini.
Ketika ia bekerja sebagai makeup artist di sebuah majalah, ia mendadani super model Jerry Hall yang dulu pernah menikah dengan Mick Jagger dan kini bersuamikan Rupert Murdoch. Namun hasil dandanannya dihapus kembali oleh yang bersangkutan.
Jadilah Bobbi sang artis makeup mempelajari apa yang disukai dan tidak disukai orang lain. Padahal, ia lebih percaya akan kecantikan alami. Bahwa setiap individu sudah punya kelebihan-kelebihan tersendiri yang perlu ditonjolkan tanpa perlu mengubah yang mendasar, seperti warna kulit dan bentuk hidung.
Bobbi memulai bisnis makeup dengan memdesain lipstik yang natural dalam warna dan tidak lengket dipakai. Lipstik Bobbi Brown dengan warna-warna natural sangat digemari konsumen hingga sekarang. Juga warna-warna esensial sangat laris di pasar.
Bobbi Brown tampaknya sangat “nyaman dengan diri sendiri” sehingga ini menonjol sejak di masa kuliah di Emerson. Ia sangat bersyukur dengan kesempatan menciptakan program makeup artistry di alma maternya.
Luar biasa, bukan? Emerson College memberi kesempatan bagi para mahasiswa untuk menciptakan jurusan sendiri. Bayangkan jika ini diterapkan di Indonesia.
Empat tahun setelah bisnis kosmetika Bobbi Brown didirikan, Leonard Lauder, putra dari Estee Lauder mendekati Bobbi. Bobbi ternyata mengingatkannya akan ibunda tersayang Estee yang gigih dalam memulai bisnis kosmetika.
Leonard menyatakan ingin mengakuisisi bisnis Bobbi Brown, karena saat itu produk-produknya mengalahkan Estee Lauder di Bergdorf Goodman dan Neiman Marcus. Tawarannya tidak main-main: otonomi lengkap dan kebebasan berkreasi serta kesempatan berkeluarga.
Di bulan Oktober 2016, Bobbi Brown meninggalkan posisinya setelah 25 tahun. Ini terjadi setelah beberapa tahun terakhir tidak lagi mendapatkan otonomi yang dijanjikan dan telah mencapai USD 1 miliar yang tidak lagi mudah dikelola.
Kini ia lebih memfokuskan diri kepada “the entrepeneur of your own life.” Ia percaya akan pentingnya hidup sesuai dengan aspirasi diri sendiri, tanpa perlu kawatir dengan segala macam “keharusan” sebagai seorang eksekutif.
Sebagai contoh, Bobbi hingga kini masih menentang konsep “contour pallette,” yaitu palet yang berisi kosmetika berwarna-warni untuk memberi kontour berbagai bagian wajah. Sejak 25 tahun lalu, Bobbi masih berpegang teguh akan kecantikan alami dengan memperjelas kelebihan diri daripada mengubah bagian-bagian wajah.
Di usia 60 tahun, Bobbi semakin antusias dalam hidup dan bisnis. Ia masih berkreasi dan semakin intens berkreasi sebagai founder startup.
Luar biasa rendah hati, bukan? Seorang mogul kini menjadi founder startup demi idealisme dan filosofi produk: kosmetika yang memperjelas kecantikan alami.
Gaya hidup Bobbi Brown pun masih sangat sederhana dan bohemian. Ia masih menggunakan transportasi publik dan aktif ke mana-mana karena memang di dalam benaknya, dunia ini semakin dinamis dan kesempatan berbisnis semakin terbuka lebar. Dan ini sangat menggairahkan.
Bagaimana dengan Anda? Setiakah Anda pada filosofi produk, tetap menjadi diri sendiri, dan gaya hidup sederhana terlepas dari nett worth Anda? Be yourself. Jadilah diri sendiri. Itulah sukses dan kebahagiaan sejati.
Bobbi Brown Program in Makeup Artistry | Emerson College The Bobbi Brown Program in Makeup Artistry at Emerson College is dedicated to excellence in educating and training the makeup artist within you, whether you seek to enhance your personal life or prepare for a career in makeup artistry. Our courses are taught by professional makeup artists from Bobbi...
.Kita coba yuuk besok
Mengapa Google Menjadi Tempat Kerja Paling Membahagiakan? Ini salah satu rahasianya.
Gajinya besar, makan besar hingga cemilan gratis, disediakan tempat tidur siang, disediakan berbagai sarana olahraga dan games, desain kantornya keren banyak spot selfie.
Semua Itu memang bikin asyik kerja di google. Tapi ada satu hal yang nggak banyak orang tahu, yang membuat Google menjadi salah satu tempat kerja paling membahagiakan di planet ini.
Chad Meng, salah seorang insinyur, salah seorang assabiquunal awwaluun di Google (dia karyawan no 107) adalah otak yang merancang sebuah program utk menciptakan suasana membahagiakan di Google.
Dia menggagas sebuah program untuk karyawan google namanya Search Inside Yourself. Programnya banyak dan unik2. Tapi saya mau share satu aja yang menurut saya simple tapi jleb.
Meng mengajarkan sebuah latihan pikiran selama 10 detik saja. Pikirkan dua orang yang ada di ruangan ini, lalu katakan dalam hati "Saya mendoakan dengan tulus agar si A bahagia, Saya mendoakan dengan tulus agar si B bahagia,".
Latihan simpel ini ternyata telah mengubah banyak orang. Setiap orang yang sudah mempraktikkan ini akan tersenyum dan merasa lebih bahagia dibanding 10 detik yang lalu.
Meng pernah mengajarkan praktik ini di sebuah seminar pada selasa malam. Dia menyarankan kepada audiens untuk mempraktikkannya besok saat kerja. 10 detik setiap jam. Pilih secara acak dua orang yang melintas di kantornya. Karena ini cuma dalam pikiran, tidak ada hal yang menyulitkan atau memalukan.
Pada hari Rabu Meng mendapat email dari salah seorang yang mempraktikkan latihan ini: "I hate my work, I hate coming to work every single day. But Inattended your talk on Monday, did the homework on Tuesday, and tuesday was my happiest day in 7 years."
Mengapa praktik ini begitu efektif untuk menciptakan suasana bahagia dlm hati?
Ketika mempraktikkan latihan ini saya baru sadar bahwa sumber stress adalah karena kita sibuk memikirkan diri kita. Coba cek doa-doa kita. 99% untuk kebaikan, kebahagiaan, kekayaan diri kita sendiri.
Kayaknya nggak pernah deh kita menyelipkan doa untuk tetangga yang lagi susah, tukang mie tek tek yang malam2 lewat, atau petugas PLN yang ngecek meteran.
Padahal salah satu sumber kebahagiaan itu ternyata adalah melakukan kebaikan untuk orang lain, altruisme.
Dan sebaliknya, sumber ketidakbahagiaan adalah selfish, egoisMe, selalu Me Me Me (aku aku aku).
Mari kita saling mendoakan dan praktekkan, semoga kita menjadi orang yg bahagia..
AMBISI DAN MIMPI
Dear Friends, temanku yang tegar dan berani...
Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan jika kitatidak memulainya sekarang dan hanya menunggu.
Curahkanlah seluruh tenaga dan pikiran untuk melakukan pekerjaan dan kesempatan yang bisa dilakukan saat ini.
Lakukanlah tugas sebaik-baiknya selama kita memiliki waktu. Jangan membiarkan waktu berlalu, dan sia-sia.
Ambisi dan mimpimu adalah samudra.
Meski kadang terjadi pasang surut, tapi takkan pernah surut airnya.
Oleh sebab itu, bersemangatlah selalu, meski perkerjaannya sekecil apapun. Jangan pernah menunda-nunda apa yang bisa dilakukan hari ini.
Ingatlah, engkau insan manusia yang luar biasa! Hindari selalu menunggu motivasi untuk bergerak, tetapi bergeraklah sekarang juga, dan dirimu akan termotivasi dengan sendirinya!
Setiap insan manusia dilahirkan luar biasa. Kita semua sebenarnya diberi kemampuan dan potensi yang besar dan hebat.
Oleh sebab itu, kembangkanlah setiap potensi yang ada semaksimal mungkin, dan gunakan dengan tepat, agar bermanfaat bagi sebanyak umat.
Next Dimension NewsletterThink & Succeed!Jumlah Pembaca: 600,000+ ----------------------------------"Orang-orang yang luar biasa bertahan dalam situasi yang sangat sulit, dan mereka menjadi semakin luar biasakarena itu" - Robertson Davies
Dear Sahabat,
Hidup ini terlalu berharga, jika Anda hanya menjalani 'gaya hidup bertahan saja' dalam jangka waktu lama.
Kadang-kadang kita memang mengalami masa-masa sulit. Masalah datang silih berganti. Ekonomi yang jatuh, bisnis yang melambat, kesehatan yang melemah, dan hubungan yang mungkin mengalami masa-masa sulit.
Buatlah keputusan, bahwa apa pun yang menimpa Anda, betapapun sukarnya, betapa pun tidak adilnya, Anda akan melakukan lebih banyak lagi dari sekedar hanya bertahan hidup. Anda akan berkembang pesat walaupun semua itu terjadi.
Ibarat sebuah musim kemarau yang berganti dengan musim hujan. Tuhan pun telah menyiapkan sebuah musim baru untuk Anda. Tuhan memiliki hal-hal luar biasa untuk Anda di masa depan. Tuhan memiliki pintu-pintu baru yang ingin Anda membukanya. Ia menginginkan kehidupan Anda lebih baik daripada sebelumnya.
Sahabat, mentalitas bertahan hidup hanya akan menghalangi Anda mencapai hal terbaik dari Tuhan.
Jika harapan Anda selalu kurang, Anda pun akan mendapatkan yang kurang. Tetapi jika Anda berharap berkah yang lebih besar lagi, Tuhan akan meningkatkan hidup Anda dengan cara yang lebih hebat lagi.
Apa yang terjadi pada kita, seburuk apapun itu, tidak akan menghalangi kekuasaan-Nya. Tetapi terkadangpikiran kitalah yang justru menghalangi kekuasaan Tuhan pada kita.
Sahabat, tetaplah beriman, yakinlah Anda akan mendapatkan kemurahan Tuhan yang tak terduga!
------
Best Friend
INSPIRASI HARI INI
Dear Friends
Setiap pebisnis sukses pasti ambisius, terlepas dari tingkatannya. Namun tidak banyak pebisnis yang berperilaku dan berpola pikir damai. Bahkan cukup banyak yang “tidak memperdulikan” berbagai bentuk kedamaian dan positivitas.
Idealnya, seorang pebisnis itu ambisius namun damai. “Pebisnis” di sini harap diartikan luas, tidak hanya sebagai pemilik bisnis atau eksekutif manajemen. Bisa saja pegawai, mahasiswa, maupun pemilik usaha kecil dan menengah.
Bagi penulis, “pebisnis damai” bukanlah oxymoron atau contradiction in terminis. Ini adalah istilah yang mencerahkan dan membangkitkan motivasi dan inspirasi kerja. Serta membangun sinergi antar pebisnis dan perusahaan.
Intinya adalah dengan mengelola pola pikir (mindset) agar mengenali berbagai karakteristik. Setelah dikenali, dipahami luar dalam, dan dieksekusi dengan kesungguhan hati dan pikiran.
Ingat, setiap bisnis adalah anak pikiran manusia. Jadi, manusia-manusia yang ambisius dan damai berpotensi besar dalam membangun ekonomi makro yang sehat dan berkesinambungan (sustainable).
Selain itu, mereka punya andil besar dalam membangun hubungan antarmanusia yang saling melengkapi secara sinergi, bukan berkompetisi tidak karuan bahkan dengan semangat “hostile takeover.”
Jim Collins pakar kepemimpinan yang dikenal dengan buku best-sellernya Good to Great: Why Some Companies Make the Leap…and Others Don’t, menggunakan istilah “Level 5 Leader.”
Seorang pemimpin yang telah mencapai tingkat 5 mempunyai karakteristik yang ambisius namun damai: humility, will, ferocious resolve, dan give credit to others while blame themselves.
Apa itu “humility”? Rendah hati? Benar, namun dalam konteks pebisnis dan ambisi, sehingga “rendah hati” di sini bukan berarti tidak mengenal visi ambisi sehingga apapun sehingga apapun yang kelihatannya “rendah hati” dihalalkan.
Humility di sini artinya mau dan senang belajar dari siapapun, termasuk kesalahan diri sendiri, anak buah dan kompetitor. Seorang pebisnis arogan pastinya “tidak mau belajar dari siapapun” dan “merasa benar sendiri.” Setiap hari adalah kesempatan emas untuk belajar.
Apa itu “will”? Keinginan yang sungguh-sungguh alias sepenuh hati dan pikiran. Tidak cukup hanya mempunyai keinginan belaka. Banyak bermimpi, baikkah? Baik, namun harus diimbangi dengan eksekusi sepadan dan dimotori oleh spirit yang dalam. “Sepenuh hati dan pikiran,” tidak hanya “sepenuh hati.”
“Ferocious resolve” merupakan istilah yang mengacu kepada kemampuan manusia untuk bertahan hidup dalam evolusi yang telah berlangsung ribuan tahun. Berjuang habis-habisan.
Ketika ada keraguan, carilah titik-titik yang memberikan motivasi. Fokuslah ke sana, sehingga Anda mempunyai tenaga dan kemampuan ekstra untuk bertahan dan menyelesaikan masalah.
Elemen terakhir adalah keikhlasan memberi kredit kepada subordinat dan anggota tim ketika sukses dan menerima pukulan ketika kalah. Hindari menjadi pemimpin yang gila kredit dan mengambil kredit milik orang lain.
Jadilah “pelindung” ketika anggota tim mengalami kekalahan, jangan salahkan mereka lagi, karena semestinya mereka menyadari apa yang terjadi. Kebesaran hati seorang pemimpin sangat menentukan bagaimana tim bekerja dan kualitas hasil akhir.
Seorang ambisius sangat memperhatikan gol dan target. Ia juga kenal betul berbagai pendekatan yang perlu dijalankan dalam memimpin dan mengarahkan tim bisnis. Rasa damai bisa dibentuk dalam memimpin dengan tekad, rendah hati, keteguhan hati dan pikiran, serta berjuang sepenuhnya.
Rasa damai ini perlu dilatih setiap hari dengan selalu mengembalikan pikiran-pikiran kepada kerangka “damai.” Ketika ada hal-hal yang “menantang diri,” pelajari apa masalahnya dan dengan rendah hati bertanyalah.
Ketika dunia bisnis terasa keras dan mengikis semangat, kembalilah kepada rel tempat berpijak. Sadari bahwa dunia ini terus bergulir. Setiap kesulitan pasti bisa diatasi dengan semangat sepenuh hati dan pikiran.
Ketiga muncul rasa ragu, gunakan kerangka berpikir yang kuat namun fleksibel. Setiap ada masalah, maka kompromi dan negosiasi perlu dijalankan. Namun tidak perlu hingga mengikis inti keberadaan. Ini memerlukan act of balancing yang tepat dan matang.
Akhir kata, ketika berjaya, kenali bahwa tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri. Termasuk juga seorang pebisnis dan manajer tangguh. Berterima kasih kepada tim dengan memberi kredit dan reward akan sangat membantu di masa depan.
Ingatlah bahwa setiap saat, evolusi selalu bergulir. Hanya yang tetap bertahan yang akan mampu bertumbuh kembang dan menjadi dewasa. Termasuk bisnis Anda
----
Semoga Sukses
----------------------------------
Next Dimension Newsletter
Think & Succeed!
Jumlah Pembaca: 600,000+
----------------------------------
"Masa depan adalah milik siapa yangpercaya pada keindahan mimpi mereka"
Dear Sahabat,
Mimpi bukanlah milik orang-orang besar saja atau orang-orang yang Anda anggap sudah ditakdirkan sukses.
Mimpi bisa diraih siapa saja. Dimulai dari terwujudnya sebuah mimpi kecil. Anda pun menjadi percaya, mimpi besar pun dapat Anda raih. Semuanya dimulai dari keberanian bermimpi dan mempercayai mimpi.
Seperti seorang teman, ia sebenarnya karyawan biasa yang sudah lama memimpikan pergi ke Italy, karena ia adalah fans tim sepakbola Italy dan makanan Italy.
Jika dihitung secara matematis, gajinya tidak mencukupi untuk membayar tiket pesawat dan akomodasi di sana. Tabungannya juga tidak cukup sebagai jaminan untuk keluarnya visa
dari kedutaan Italy. Tapi inilah kekuatan mimpi.
Siapa sangka, seorang kenalannya tahun lalu mengajak ia menjadi seorang pembimbing summer camp anak-anak Indonesia di musim liburan ini. Negaranya boleh ia pilih
sendiri. Dan tentu saja,negara pilihan pertamanya adalah Italy.
Setelah melalui proses wawancara dan menunggu selama 1 tahun karena penuhnya posisi tersebut, ia pun diterima sebagai pembimbing. Ia pun terbang dan tinggal selama 1 bulan di
Italy, tanpa perlu mengeluarkan biaya, malah mendapatkan uang saku!
Sahabat, percayalah pada kekuatan mimpi. Kalau mimpi Anda saat ini belum terwujud, jangan menyerah! Segila apapun itu, tetaplah percaya mimpi Anda pasti akan menjadi kenyataan, cepat atau lambat!
Seorang pria sedang berjalan di suatu perkebunan dan tiba-tiba ia melihat beberapa eko gajah. Ia berhenti karena heran dengan apa yang ia lihat. Gajah sebesar itu diikat hanya dengan tali tipis di kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Dengan ukuran tali seperti itu, sangatlah mudah bagi mereka untuk melepaskan diri dan kemudian berjalan ke alam bebas.
Dia kemudian melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya mengapa gajah-gajah ini hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri.
"Yah," kata pelatih, "ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kita menggunakan tali ukuran yang sama untuk mengikat mereka. Dan pada usia itu, tali ini cukup untuk menahan mereka. Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya tali masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri."
Pria itu kagum. Gajah ini bisa setiap saat membebaskan diri dari ikatan mereka tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat di mana mereka berada.
Nah, cobalah kita lihat diri, unit bisnis, dan organisasi kita. Berapa kali Anda merasa bahwa defect atau error tinggi adalah normal, berapa kali Anda merasa bahwa memang kita berada di kondisi dimana inventory tinggi yang membebani kita adalah batasan kita, berapa sering Anda merasakan bahwa tim Anda tidak bisa lebih baik lagi?
Mungkinkah Anda salah seperti gajah-gajah ini? Mungkinkah perusahaan Anda sebenarnya bisa lolos dari inefisiensi ini? Mungkinkah unit bisnis Anda lebih efektif? Mungkinkah customer Anda lebih puas?
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |