29/08/2017
Diskusi pemuda keren akhir zaman
27 agustus 2017
Di
"Iskariiman Aumut Syahidan"
29/08/2017
Diskusi pemuda keren akhir zaman
27 agustus 2017
Di
22/08/2017
Kabar baik buat remaja, imam
, merbot masjid dan musholla serta pengurus majelis taklim
21/08/2017
http://www.staiptdii.ac.id/2017/08/keluhkan-penyakit-pelatihan-bekam-dan.html
*Keluhkan Penyakit, Pelatihan Bekam & Yumeiho Digelar*
JAKARTA -- Pegal-pegal, pusing, masuk angin, asam urat, kolestrol, dan gula menjadi temuan diagnosa Senat Mahasiswa STAI-PTDII ketika berbincang-bincang dengan masyarakat di sekitar wilayah kampus.
Merespon hal tersebut, Senat Mahasiswa dan HMJ MES (himpunan mahasiswa jurusan muamalah ekonomi syariah) mengadakan pelatihan Tibbun Nabawi yaitu Bekam dan Yumeiho di STAI PTDII Jakarta Utara untuk masyarakat dan DKM se-Jakarta Utara.
"Kami berharap semua masyarakat muslim sehat dan di mulai dari sendiri, tetapi tidak boleh bangga dengan obat yang ada. Sebab, di dalam Al-Qur'an, faidza maridtu fahua yasfin," papar Ketua Yayasan Al Oesmaniyah PTDI KH. Sayid Hamidan, Lc, kepada Jurnalis PTDI, Ahad (20/8).
Dalam kesempatan sama, instruktur pelatihan Firman Santoso menuturkan, pelatihan Yumeiho adalah cara efektif untuk menghadapi resiko penyakit yang datang tiba-tiba tanpa ada gejala awal.
"Nantinya saudara-saudara dapat langsung mempraktekan kepada teman atau tetangganya, ini sangat membantu dan praktis," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, 70 peserta hadir dari berbagai wilayah dan mengikuti acara dengan antusias hingga selesai. Yudi (24) peserta dari Warakas mengapresiasi kegiatan tersebut dan baru pertama kali mendapatkan pelatihan Yumeiho di STAI PTDII.
"Pelatihan Tibbun Nabawi sangat membantu untuk menjaga sunnah rasul yang hampir tiada, sekaligus bisa menambah generasi baru buat meneruskan. Semoga menjadi tambah ilmu dan wawasan," katanya.
Puket III bidang kemahasiswaan Qudsi menambahkan, tujuan pelatihan tersebut agar umat islam lebih memahami pengobatan yang pernah dilakukan di zaman Rasulullah.
"Sehingga ada kebanggaan dalam menjalankan sunnah," imbuhnya.
Untuk diketahui, pekan depan Ahad (27/8), Senat PTDII kembali menggelar peningkatkan skill dan kompetisi edukatif. Yaitu diskusi public tentang Remaja Islam. Diskusi ini menghadirkan penulis buku "Anak muda keren Akhir Zaman" Ustadzah Hardita Amalia, M.Pd.I dan konsultan anak Ustadzah Anik Retnowati, M.Pd.I.
Reporter : Suaebah
Redaktur: Zuhdi
https://t.co/rVE2zNWKGP
Keluhkan Penyakit, Pelatihan Bekam dan Yumeiho Digelar JAKARTA -- Pegal-pegal, pusing, masuk angin, asam urat, kolestrol, dan gula menjadi temuan diagnosa Senat Mahasiswa STAI-PTDII ketika b...
13/08/2017
Qudsi Ahmad, M.Pd.I - Perguruan Tinggi merupakan lembaga Pendidikan Formal dalam mengemban amanah menciptakan masyarakat akademik yang cakap ilmu, menjadi agen perubahan (agent of change) dan pengontrol kestabilan sosial di masyarakat (agent of control social). Perguruan Tinggi juga secara formal merupakan pendidikan lanjutan yang mempunyai perbedaan cukup mendasar dengan pendidikan formal sebelumnya yaitu pendidikan menengah.
"Perbedaan proses pembelajaran antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) ini, sejak dini harus diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Perbedaan tersebut dari Teacher Center Learned ke Student Center Learned. Perbedaan tersebut tentunya memerlukan adaptasi terhadap lingkungan dan budaya baru yang ditempatinya, termasuk perbedaan lingkungan sosial antara desa dan kota, antara kota kecil dan kota besar ataupun antara pesantren dan umum," kata Pembantu Ketua III (Puket III) Qudsi Ahmad, M.Pd.I kepada jurnalis STAI PTDII saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (12/8).
Artinya, lanjut pembina Senat Mahasiswa STAI PTDII ini, kemajuan suatu bangsa bukan hanya ditentukan oleh kekayaan Sumber Daya Alam (Natural Resources), tetapi lebih kepada kekayaan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (Human Resources).
"Pemuda Indonesia khususnya mahasiswa Indonesia harus dibekali dengan kemampuan Hard Skill dan Soft Skill. Melihat kondisi ini perlu rasanya mengangkat suatu kegiatan yang bisa menjawab permasalahan tersebut. Kegiatan berupa peningkatan skill, kapasitas dan integritas yang di kelola oleh Senat Mahasiswa (SEMA)dan BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyongsong dan mempersiapkan perubahan masa depan yang lebih baik," saran Puket III tersebut.
Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan merupakan pioneer dan tonggak dari sebuah perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi penerus bangsa yang merubah wajah dunia nantinya. Mahasiswa adalah kaum intelektual yang mampu berpikir kritis dalam merespon persoalan umat dan kebangsaan.
"Mahasiswa sebagai generasi muda Islam perlu mempersiapkan diri menjadi lebih matang sebagai kelompok tersendiri, sehingga punya kualifikasi yang diharapkan, wawasan luas dan kualitas yang mumpuni dalam rangka menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa harus mempunyai wadah aktualisasi diri sebagai tempat pengembangan potensi yang menjadi stimulus peningkatan kualitas dan jaringan untuk bekal di masa yang akan datang," pungkasnya.
Reporter: A. Rohman
Redaktur: Zuhdi
http://t.co/1IcJaKJ7NY
Kualitas SDM, Kunci Kemajuan Bangsa Qudsi Ahmad, M.Pd.I - Perguruan Tinggi merupakan lembaga Pendidikan Formal dalam mengemban amanah menciptakan masyarakat akademik yang ca...
11/08/2017
*Melirik Kampus Senior Di Tanjung Priok*
Jakarta -- Perguruan Tinggi Da’wah Islam (PTDI) adalah lembaga pendidikan tinggi formal dibawah badan hukum Yayasan Pesantren Islam (YAPIS). PTDI didirikan sejak tahun 1962 dengan SK (Surat Keputusan) Departemen Agama RI No. B-II/A-J/PTA/1962 tanggal 15 januari 1962 dalam status terdaftar.
Lembaga ini dulu bernama ADI (Akademi Da’wah Islam). Dalam rangka pengembangan aspek keilmuan dan profesionalitas, pada tahun 1970 dirubah menjadi PTDI. Pada tahun 1994, sebagai upaya penyesuaian legalitas akademi, ditetapkanlah PTDI sebagai Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI). dengan tanpa menghilangkan nama PTDI karena sudah menjadi Icon (simbol) selama ini, maka nama lembaga ini menjadi STAI-PTDII dengan SK Dirjen pendidikan Islam No. 1222 Tahun 2012).
"Visi kami adalah menjadi lembaga terdepan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan komprehensif dan profesional dalam bidang pendidikan," kata Pembantu Ketua III (Puket III) Abu Qudsi Ahmad kepada jurnalis PTDII, Jumat (11/8).
Saat ini, STAI PTDI memiliki tiga Program studi yaitu Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Muamalat (Ekonomi Syari’ah) dan Alhamdulillah semua program studi telah terakreditasi BAN-PT.
"Para pengajar kami adalah lulusan Mesir, Pakistan, Yaman, dan perguruan tinggi lainnya serta dosen ahli di bidangnya masing-masing," sambungnya.
Selain itu, kata Qudsi, target pencapaian STAI-PTDI memiliki 9 target. Diantaranya, berakhlaqul karimah, hafal Al-Qur'an minimal 7 juz, menguasai bahasa Arab, mampu mengakses rujukan kitab-kitab para ulama, dan mampu mengembangkan aktivitas proses pembelajaran secara teori maupun praktek.
"Sebab, tujuan kami adalah melahirkan kader-kader pendidikan dan da'i yang berkualitas serta dapat menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat," pungkasnya.
STAI-PTDI terletak di Jl. Tawes No.21-22, RT.4/RW.8, Tj. Priok, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14310 persis dekat Stasiun dan Terminal Tg. Priok. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Qudsi Ahmad 0817 6751 914 atau Dian Ratnasari 0821 6735 5408.
Reporter: A. Rohman
Redaktur: Zuhdi
t.co/FDrFgaLQG4
Melirik Kampus Senior Di Tanjung Priok www.staiptdii.ac.id Jakarta -- Perguruan Tinggi Da’wah Islam (PTDI) adalah lembaga pendidikan tinggi formal dibawah badan hukum Yayasan...
10/08/2017
Kabar Baik....
Bagi ihwan dan akhwat pecinta Quran, Aktifis Dakwah, Remaja Masjid, Musholla,
STAI PTDII membuka Peluang kuliah S1 jalur Beasiswa Tahfid, Prestasi, Dakwah
Program studi :
1. Komunikasi dan Penyiaran Islam
2. Pendidikan Agama Islam
3. Hukum Ekonomi Islam
Semua program studi terakreditasi BAN PT
08/08/2017
Ikutilah
Acara pelatihan MC dan Pidato
Hmj KPI dan BKPRMI Jakut
06082017
04/08/2017
Ikutilah......
04/08/2017
http://www.staiptdii.ac.id/2017/07/program-beasiswa-stai-ptdii.html
🍃 *Sekolah Tinggi Agama Islam - PTDII* 🍃
_Tahun Akademik 2017-2018_
*(Terakreditasi BAN-PT)*
💰 *Beasiswa Tahfizh + Kuliah S1* 💯
✅ Program Studi;
1. Pendidikan Agama Islam (PAI)
2. Komunikasi & Penyiaran Islam (KPI)
3. Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
🔑 Staff Pengajar;
Para pengajar lulusan Mesir, Pakistan, Yaman dan perguruan tinggi lainnya serta dosen ahli di bidangnya masing - masing.
💡Target Pencapaian;
1. Berakhlaqul Karimah dan Taat Beribadah.
2. Hafal Al-Qur’an minimal 7 Juz.
3. Mengerti dan Faham Kandungan al-Qur’an & Hadits.
4. Menguasai Bahasa Arab (Percakapan, baca, Tulis).
5. Mampu mengakses rujukan kitab - kitab para ulama.
6. Mampu menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran yang berkualitas dan kompetitif.
7. Memiliki kemampuan kecakapan dalam berdakwah
8. Mampu mengembangkan aktifitas proses pembelajaran baik secara teori maupun praktek dalam bidang pendidikan.
9. Mampu mengetahui manhaj Islam yang shohih
✏ Persyaratan;
1. Lulus MA/SMA/Sederajat
2. Laki-laki/Perempuan
3. Mendapat izin dari orang tua / wali
4. Memiliki hafalan minimal 3 juz
5. Mendaftarkan diri via WA / SMS
6. Mengikuti lulus ujian masuk & Interview
🔈 Informasi PPMB;
Ust. Qudsi Ahmad, M.Pd.I 0817.6751.914
Ust. Abd. Jalil, SS.,M.Ag, 0896.3797.8162
Ust. Mustofa, 0899.871.8225
⏰ Kuota Terbatas 90 orang | Waktu Pendaftaran 1 Juli - Agustus 2017
🏝 Kampus STAI PTDII
Jl. Tawes, No. 21-22, Tanjung Priok-Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta 14310
📝 *_Tersedia Juga Beasiswa Prestasi & Da'wah_*
02/08/2017
PELATIHAN...
Tibbun Nabawi ;
Baca Kitab Gundul ;
Public Speaking...
bagi rekan-rekan yang punya keluangan waktu.
19/06/2017
Diskusi publik 18062017