Orang tua adalah manusia yang dipilih semesta baik laki-laki maupun perempuan untuk melanjutkan evolusinya. Tidak semua manusia diberi kesempatan untuk jadi orang tua. Menjadi orang tua adalah Amanah semesta. Sejarah Smart Parenting with Love Community berdiri awalnya hanya ingin berbagi pengalaman untuk saling mengisi, tetapi ternyata tulisan-tulisan di komunitas ini disukai dan dijadikan acuan oleh para member. Dan komunitas kami disebarluaskan oleh member yang merasakan manfaatnya. Menjadi orang tua adalah proses bergerak, kita harus selalu tumbuh dan terus belajar. Mengenali dan menghargai potensi hakiki anak-anak, untuk kemudian mengakomodasinya dengan proses tumbuh kembang yang terbaik, demi kemajuan potensi hakiki dari tubuh, pikiran, hati dan jiwanya. Agar mereka menjadi manusia seutuhnya. Komunitas ini pernah melakukan talkshow di Jakarta. Baru satu kali, tetapi ternyata talkshow memakan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Karena semua admin adalah Bunda di rumah, maka pekerjaan ini dirasakan berat untuk dilestarikan. Selain terbitnya buku Smart Parenting with Love yang berisi kumpulan tulisan Bunda Arifah di Page, komunitas ini baru eksis dengan melakukan edukasi online lewat facebook. Tanya jawab dan menyebarkan tulisan-tulisan bernilai. Kami berharap bisa turun ke darat, sehingga semua kota di tanah air punya Smart Parenting with Love Sharing Club, yang berhasil mengembangkan Parenting School. Materi edukasi yang sering muncul di Page :
1. Pertanyaan tentang tumbuh kembang, baik fisik dan emosi. Termasuk di dalamnya temper tantrum dan kesenjangan komunikasi dengan anak.
2. Materi tentang gizi bayi dan balita, termasuk di dalamnya urusan ASI, home made MPASI, info terakhir tentang perlunya Susu PascaASI dan pentingnya makanan segar dan sehat untuk keluarga.
3. Sounding soal Rational Use of Medicine dan penanganan anak sakit di rumah.
4. Edukasi tentang kesiapan anak bersekolah.
5. Informasi umum anak berkebutuhan khusus
6. Problematika komunikasi dalam rumahtangga secara luas. Sadar betul anak itu titipan semesta, mereka punya tugas hakiki dari Sang Pencipta. Orang tua harus punya cukup ilmu dan pengetahuan untuk mengakomodasi kebutuhan anak dan mempertemukan mereka dengan peran sejatinya di semesta. Untuk dapat sampai ke kondisi itu orang tua sendiri harus sadar apa perannya di semesta. Sesuai dengan elemen yang dibekalkan Allah SWT pada diri kita masing-masing lewat setiap cita-cita, doa dan afirmasi mimpi dalam kehidupan. ( Elemen = tempat bertemunya hal yang kita sukai dan hal yang paling kita kuasai)