26/01/2023
Al-Imam Ibnul Mubarak pernah memberikan beberapa nasihat yaitu :
اُتْرُكْ فُضُولَ النَّظَرِ تُوَفِّقُ لِلْخُشُوْعِ
“Jauhilah olehmu dari banyak melihat sesuatu yang tidak bermanfaat, niscaya engkau akan dimudahkan untuk lebih khusyu’ (dalam beribadah)”.
وَاتْرُكْ فُضُوْلَ الْكَلَامِ تُوَفِّقُ لِلْحِكْمَةِ
“Jauhilah olehmu dari banyak berbicara yang tidak bermanfaat, niscaya engkau akan dimudahkan untuk memiliki hikmah (dalam segala keadaan)”.
وَاتْرُكْ فُضُولَ الطَّعَامِ تُوَفِّقُ لِلْعِبَادَةِ
” Jauhilah olehmu dari banyak makan secara berlebih-lebihan, niscaya engkau akan dimudahkan untuk beribadah”.
Sumber : Nuzhat Al Akhyar Fi Riyadh Al-Fawa’id Wa’l-Asrar 1
26/01/2023
بسم اللّه الرّحمٰن الرّحيم
Berkata Imam Ibnul Qayyim rohimahullah :
( اُطْلُبْ قَلْبَكَ فِي ثَلَاثَةِ َمَوَاطِنَ : عِنْدَ سَمَاعِ الْقُرْآنِ، وَفِي مَجَالِسِ الذِكْرِ،وَفِي أَوْقَاتِ الْخَلْوَةِ؛ فَإِنْ لَمْ تَجِدْهُ فِي هٰذِهِ الْمَوَاطِنِ فَسَلِ اللهَ أَنْ يَمُنَّ َعَلَيْكَ بِقَلْب,فَإِنَّهُ لَا قَلْبَ لَكَ )
Gapailah ketentraman hatimu pada 3 keadaan : Ketika mendengarkan Al Qur’an, ketika berada di majelis ilmu, Ketika menyendiri (bermunajat kepada Allah), Jika engkau tidak menemukannya (ketrentaman hati) pada tiga keadaan tersebut, maka berdoalah kepada Allah agar diberikan kepadamu ketentraman hati, karena sesungguhnya engkau sudah tidak punya hati lagi.
( Alfawaaid : 1/49 )
Perkataan Imam Ibnul Qoyyim Rohimahulloh di atas selaras dengan firman Alloh SWT dalam Al-Quran Surat Ar-Ra’d Ayat 28 :
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
Artinya : (yaitu) Orang-orang yang Beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
Note :
Text diatas adalah perkataan Al Imam ibnu Qoyyim Rohimahulloh, bukan dari Nabi Muhammad SAW.
19/01/2023
بسم اللّه الرّحمٰن الرّحيم
Orang beriman yang sebenarnya
1. Jika disebut nama Allah gemetar hatinya
2. Jika dibacakan ayat-ayat Allah bertambah imannya
3. Bertawakal kepada Allah
4. Mendirikan shalat
5. Senantiasa berinfaq
QS. Al-Anfal : ayat 2-4
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut nama Allah gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal,
الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۗ
((yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ حَقًّاۗ لَهُمْ دَرَجٰتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌۚ
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Bagi mereka derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia.
ففرّوا إلى اللّه
الحمد للّٰه ربّ العالمين
www.pesantrenmissiislam.com
27/12/2022
Pondok Pesantren Missi Islam awal berdirinya pada tahun 1983 berlokasi di Kampung Walang dengan luas tanah 600 m2 di atas tanah hak guna pakai milik H.Muhammad Shiddiq terbentuknya Pondok Pesantren Missi Islam berawal dari sebuah kegiatan dakwah yang diselenggarakan oleh Yayasan Missi Islam di bawah pimpinan almarhum Ustadz Abdullah Hanafi yang berkantor pusat kala itu di Jalan Sindang No.5 Jakarta Utara.
Pondok pesantren Missi Islam dalam menyelenggarakan pendidikannya tidak memungut biaya pada para santrinya alias gratis. Untuk mengatasi biaya tersebut pengurus menerima infaq, shodaqoh jariyah, zakat maal dari jama’ah pengajian Yayasan Missi Islam serta para aghniya atau simpatisan yang membantu terselenggaranya kebutuhan Pendidikan tersebut. Adapun kurikulum menyangkut Aqidah, Tauhid, Nahwu, Shorof, Bahasa Arab, Fiqih, Ushul fiqih, Ulumul Qur’an, Hadits, Tafsir dan masih banyak lagi.
Estafet Pimpinan Pesantren Missi Islam Pusat:
-Ust. Abdullah Hanafi (alm) Tahun 1993 s/d 1987
-Ust. Emon Badruzzaman (alm) Tahun 1987 s/d 1990
-Ust. Hasyim Abdullah Tahun 1990 s/d 2011
-Ust. Muslim Arman (alm) Tahun 2011 s/d 2014
-Ust. Rahmat Ansari Tahun 2014 s/d sekarang
Donasi Pembangunan
👇👇👇
Bank Muamalat
An : Yayasan Missi Islam Kaaffah
(147) 321 001 029 4