11/05/2026
Literasi pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial-emosional anak. Membaca memang menjadi salah satu komponen utama, namun prosesnya harus disesuaikan dengan karakteristik dan tahap perkembangan anak. Praktik _drilling_ yang menekankan hafalan mekanis tanpa makna cenderung menimbulkan tekanan dan mengurangi motivasi belajar anak. Sebaliknya, pengembangan literasi yang optimal terjadi ketika guru membantu anak memahami kosakata secara kontekstual, lalu mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan teori sosiokultural Vygotsky yang menekankan peran interaksi sosial dan _scaffolding_, serta prinsip belajar bermakna dalam PAUD Holistik Integratif. Dengan demikian, anak tidak hanya mampu berbahasa, tetapi juga tumbuh dengan rasa ingin tahu, percaya diri, dan kemandirian dalam belajar.