Ikatan Alumni Akademi Maritim Belawan (AMB) - Medan

Ikatan Alumni Akademi Maritim Belawan (AMB) - Medan

Share

Bersama Kita Maju

20/10/2017

Kepada rekan2 dan kawan2, senior dan junior.
Mohon doa dan kehadirannya dalam acara Pernikahan dan resepsi.
Jhonas Wilerikson Sitindaon & Ira Sadana Tarigan.
Bertempat di : Hotel Puri Mega Pramuka Jakarta Timur
Tgl. 25 Nov 2017
Pukul 11:00 - 15:00WIB
Dan resepsi diMedan
Bertempat di : CH Mutiara Suara Nafiri Sei Kambing Medan.
Tgl. 30 Nov 2017
Pkl. 11:00 - 15:00 WIB.
Terimakasih

16/08/2017

17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017

17/08/2016

Inilah aku, Aku adalah Pelaut dan Pejuang.
Jangan panggil aku pelaut jika orang-orang di darat tidak mencibir pekerjaanku.
Jangan panggil aku pelaut jika orang yang merasa suci tidak mengucilkan aku karena aku dianggap pendosa.
Ya seorang pendosa yang mencari nafkah buat anak istrinya.
Seorang pendosa yang terkadang menitipkan sedikit uang untuk rumah ibadat.
Seorang pendosa yang terkadang membantu kelanjutan hidup orang-orang yang kurang beruntung.

Jangan panggil aku pelaut,
Jika orang tidak menjuluki aku si mata keranjang. Punya istri dimana-mana, begitu kata mereka.
Aku memang jauh dari istri, tetapi bukan berarti untuk mencari wanita lain.
Aku pergi mencari kehidupan untuk keluargaku.
Aku meninggalkan kenyamanan pelukan anak istriku.
Demi sebuah impian untuk masa depan yang cerah.
Bukan untuk seorang wanita nakal.
Bukan untuk menyalurkan libido semata.

Kami memang normal, memiliki hasrat.
Tetapi kami bukan sejenis binatang yang berhubungan sembarangan kepada yang bukan istrinya.
Kami juga manusia yang punya Tuhan.
Kami juga manusia yang punya hati.
Kami juga manusia yang punya cinta.

Cinta kami pada keluarga terlalu besar sehingga mengalahkan keinginan seksual.
Karena manusia hidup bukan hanya untuk bercinta saja.
Manusia berpikir bukan hanya memikirkan wanita saja.
Manusia yang punya masa depan akan memikirkan masa depannya.

Jangan panggil aku pelaut,
Jika istriku tidak sering sakit hati mendengar ocehan orang lain tentang aku.
Mereka mengatakan bahwa hubungan kami tidak harmonis.
Mereka tidak tahu bahwa jarak tidak dapat memadamkan cinta.
Cinta akan tetap tumbuh di hati kami meskipun terpisah jauh dari istri.

Oh, jangan panggil aku pelaut, jika ternyata lebih banyak orang di darat yang berpoligami dan bersingkuh dimana-mana.
Sementara kami, kami mabuk karena ombak, wajah kami kusam tak berdaya.
Kami kesepian hanya melihat dinding-dinding kapal, berharap di sana ada bayangan wajah istri dan anak.
Kami hanya melihat gelombang laut yang seram.
Malam pekat dihiasi angin kencang.
Kami berharap kami akan hidup.

Di tengah laut, ketika kalian sedang memperbincangkan tentang kami, mungkin saat itu kami sedang berjuang untuk tetap hidup.
Mempertahankan nyawa yang hampir direnggut maut.

Ya bertahan hidup dengan segala cara.
Bukan demi tubuh kami sendiri,
Tapi demi anak2 dan istri di rumah yang selalu menunggu kehadiran kami.

Oh, jangan panggil aku pelaut.
Panggillah pelaut kepada mereka yang berselingkuh dengan sekretarisnya di kantor,
Pada mereka yang tiap malam ngaku lembur padahal nongkrong di cafe2 bersama wanita bayaran.

Panggillah kepada mereka pelaut jika nama itu hanya engkau pakai untuk memfitnahku.

Jangan panggil aku pelaut,
Jika aku tak membuktikan bahwa anak istriku lebih bahagia darimu.
Karena sesungguhnya cinta yang kami miliki jauh lebih romantis dari apa yang kalian bayangkan.

Jangan panggil aku pelaut.
Tapi panggillah aku pejuang sejati.
Pejuang yang rela mati demi menafkahi keluarganya.
Pejuang yang rela kesepian demi sesuap nasi.
Pejuang tangguh yang bertarung kepada ombak siang dan malam.

Panggil aku Pejuang.
Sebab aku di laut untuk berjuang bukan untuk bersenang2.
Pejuang yang berusaha menahan rindu dan menelan kepahitan karena ingin berkumpul keluarga.
Pejuang yang memberikan hasil kerjanya untuk anak istri seutuhnya walau diri sendiri jarang menikmatinya.
Pejuang yang ikhlaskan semua perkataan orang yang hanya mengetahui setengah2.

Panggil aku pejuang.
Pejuang yang tidak kalah dengan nafsu semata.
Pejuang yang tidak menyerah karena digoda.

11/07/2016

Renungan :
Beberapa cerita di bawah ini akan membuka pandangan kita, bagaimana kadang-kadang hal-hal yang kita anggap biasa dan tidak berdampak ternyata memberikan pengaruh yang kuat dalam menanamkan nilai hidup pada anak2 kita.

1. Seorang anak sedang pergi ke taman bermain dengan ayahnya. Pada saat akan membeli karcis, sang ayah membaca daftar harga. Tertulis bahwa harga karcis adalah USD 35, anak-anak 6 tahun ke bawah USD 20, dan di bawah 2 tahun gratis.
Sang ayah berfikir, anaknya baru saja merayakan ulang tahun ke 7 nya, dan badannya cenderung lebih kecil dibanding anak-anak sebayanya. Jika dia mengatakan bahwa anaknya berumur 6 tahun tentu penjual karcis tersebut akan percaya dan dia bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Akhirnya dia memutuskan untuk membeli karcis anaknya dengan harga 6 tahun. Sang anak sempat akan mengingatkan ayahnya bahwa dia berumur 7 tahun, tapi sang ayah dengan cepat meminta dia untuk diam saja. Sang anak merasa bingung, dia bertanya-tanya dalam dirinya, apakah ayahnya lupa ataukah ayahnya berbohong? Dia merasa bahwa tidak mungkin jika ayahnya lupa, karena mereka baru saja merayakan ulang tahunnya, tetapi tidak mungkin juga ayahnya berbohong karena ayahnya selalu mengajarkan padanya untuk tidak berbohong. Dia memendam pertanyaan ini dalam dirinya sampai mereka sampai di rumah, dengan tidak sabar dia menanyakan kepada ayahnya kenapa ayahnya mengatakan bahwa umurnya 6 tahun. Sang ayah menjawab supaya mereka membayar dengan harga lebih murah USD 15. Sang anak tertegun mendengar jawaban ayahnya dan berkata, “Jadi apakah kejujuran hanya seharga USD 15 ayah? Sang ayah terkejut mendengar jawaban anaknya dan merasa menyesal, hanya demi uang USD 15 dia telah merusak arti kejujuran.

2. Sebuah keluarga sedang makan bersama di meja makan, sepasang suami istri dan 2 orang anaknya yang masih kecil. Tetapi disebuah pojokan di ruang makan itu, terdapat meja dan kursi kecil dan seorang kakek duduk disana. Semua makanan dan nasi terhidang di meja besar, sedangkan sang ibu memberikan semangkuk nasi dan sepiring kecil yang berisi bermacam-macam lauk untuk sang kakek. Saat mereka sedang makan, sang anak yang merasa kasihan kepada sang kakek bertanya kepada ayahnya, “Ayah, kenapa kakek harus duduk sendiri di meja kecil itu? Kasihan dia. Aku bisa duduk bersama dengan adik disisi ini, dan kakek bisa duduk di tempat adik. “ Sang ayah menjawab, “Tidak perlu, dia sudah tidak bisa bekerja lagi, biarkan dia duduk di sana.” Sang anak tampak bimbang tapi tidak berani membantah sang ayah. Tetapi kemudian dia berkata, Jadi nanti kalau ayah sudah tidak bisa bekerja lagi, ayah akan duduk di meja kecil itu bersama kakek? Sang ayah merasa terkejut dan tertampar pipinya, dia lupa bahwa dia akan menjadi tua dan akan mengalami hal yang sama jika dia tidak mengajarkan menghormati orang tua pada anaknya.

3. Seorang pemuda yang baru saja kembali dari medan perang di Vietnam menelepon ibunya untuk mengabarkan bahwa dia akan segera kembali ke rumah. Ibunya sangat gembira mendengar anaknya masih selamat dan segera kembali ke rumah. Sebelum menutup teleponnya sang anak berkata kepada sang ibu. “Oh ya bu, saya ingin bertanya, saya punya teman yang juga kembali dari Vietnam, dia sudah tidak punya keluarga, dan salah satu kakinya putus terkena ranjau, apakah boleh dia tinggal bersama kita? Sang ibu menjawab, “ Jangan anakku, orang yang cacat susah untuk mencari pekerjaan, dia hanya akan membebani keluarga kita saja. Sang anak sangat sedih mendengar jawaban sang ibu tetapi tidak berani memaksa sang ibu untuk menerimanya. Beberapa hari kemudian sang ibu mendapat kabar bahwa sang anak telah bunuh diri di kamar hotelnya dan ternyata sang anak cacat, hanya mempunyai satu kaki. Ternyata dia ingin tahu bagaimana penerimaan ibunya jika tahu dia cacat, dan karena sang ibu menganggap rendah orang cacat, dia memilih untuk mengakhiri hidupnya daripada harus menjadi beban. Betapa kadang kita seperti sang ibu, tidak peduli kepada yang lebih lemah dan membutuhkan pertolongan kita.

Tidak mudah untuk selalu memilih yang benar sesuai dengan ajaran Tuhan, tetapi Semoga kita dapat mewariskan hal-hal yang baik kepada anak2 dan keluarga kita.

Semoga bermanfaat . . .
Salam

Photos from Ikatan Alumni Akademi Maritim Belawan (AMB) - Medan's post 13/05/2016

Selamat Jalan kawan, tenanglah roh mu disana.

Photos 12/05/2016

Selamat Jalan Kawan

12/05/2016

Berita duka cita
Telah meninggal dunia pada hari ini tanggal 12 May 2016 jam 02:00 di RS Pertamina Jakarta
Abdi Suryanata Alumni AMB - Medan Angkatan 21 Stambuk 2012 sebagai Cadet deck SPOB Kapuas yang terbakar pada tanggal 24 April 2016 dalam pelayaran dari Pontianak menuju Merak.
Akan di kebumikan pada hari ini dan rumah duka di Aek Nabara Sumatera Utara.
Kepada seluruh Alumni untuk dapat mendoakan adek kita tersebut, dan diharapkan partisipasi sumbangan rekan-rekan semua bisa transfer ke rekening BNI 0112314829 atas nama Jongor Silalahi.
Bagi rekan yang sdh memberikan sumbangan dapat memberitahukan langsung ke group alumni di BBM atau WA, untuk konfirmasinya.
Atas perhatian, doa dan sumbangan yang diberikan semua alumni kami ucapkan terimakasih, semoga Tuhan yang membalaskan dan mencatat semua kebaikan rekan-rekan semua serta melindungi kita dimanapun kita berada.

27/04/2016

Up Date ENCS untuk Transas
Sekarang ini dunia sudah disuguhkan dengan semua peralatan yang serba electronik, untuk memudahkan kita dalam mengambil keputusan dan membantu melakukan pengamatan pada saat bernavigasi. Salah satu alat yang sudah mandatori dan harus sudah dipasang diatas kapal adalah ECDIS, yang berbasis dari peta kertas dan peta electronik. Kedua hal ini dikombinasikan untuk menjamin kemudahan seorang navigator dalam melakukan pengamatan disaat yang bersamaan menentukan posisi kapal. Untuk menjamin keakuratan ECDIS maka ENCs atau peta laut pada ECDIS harus selalu uptodate, dan seorang perwira navigasi bertanggung jawab untuk hal ini.
Dalam mengupdate ECDIS dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
1. Menginstall Base DVD yang diperoleh dari maker ECDIS tersebut.
2. Dengan mendownload dari internet ataupun website resmi agar peta-peta yang dimiliki otomatis dikoreksi.
sebagai contoh untuk Transas pada website berikut : http://www.transas.com/support/marine/senc.
Semoga ini dapat bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian.

Transas - SENC service This is a chart library that contains all the new data not included in "TADS Collection Week 08 WF71 DVD 1-2" new charts, new editions of charts and updated charts.

27/03/2016

Diberitahukan kepada seluruh Alumni dimanapun berada bahwa pada tanggal : 18 Maret 2016, telah terjadi kecelakaan kerja kepada salah seorang alumni atas nama : Yessi A. Nainggolan sebagai Mualim 2 dikapal MV. Intan Daya 11, ketika kapal hendak sandar diPelabuhan Tanjung Priok. Dan yang bersangkutan terkena tali tunda dan menghantam yang bersangkutan. (Menurut BA Nakhoda).
Mohon doa dan dukungan dana dari Seluruh Alumni dimanapun berada bahwa beliau sedang Opname di RSUD Tarakan Jakarta. Saat ini kondisi dalam penanganan Intensif oleh dokter. Kondisi yang bersangkutan cukup parah adanya pendarahan diotak, patah tulang lengan dan luka pada mata sebelah kanan. Untuk bantuan dana bisa langsung dikirimkan ke rekening yang bersangkutan atau menghubungi langsung sekretariat CAAMB. Besar harapan kita para alumni dapat memberikan bantuan untuk meringankan beban adek tersebut.
Atas perhatian dan bantuannya kita ucapkan terimakasih.

Photos from Ikatan Alumni Akademi Maritim Belawan (AMB) - Medan's post 26/09/2015
26/09/2015

Hasil Rakor CA hari ini, saptu 26 September 2015 sbb :
1. Untuk menjalin komunikasi antar Alumni akan dibuat ID.Card dengan biaya Rp.50.000 per orang.
2. Demi kestabilan kegiatan CA akan memperbaiki sekretariat CA yang dilengkapo ATK dan segala keperluannya, dana yang dianggarkan sebesar 10 juta rupiah.
3. Dana Taktis S**a dan Duka dimana untuk S**a (Pesta) Rp.300rb dan Duka (Kemalangan) Rp. 500rb, untuk semua Alumni dimanapun berada.
4. Untuk biaya Rapat, pertemuan2 dan lain sebagainya, biayanya akan disesuaikan dengan keadaan dan situasi.
5. Menetapkan biaya Operasional Sekretariat Executive yang setiap hari stay in sekretariat kantor CA (Gaji Perbulan) 1juta Rupiah.
6. Pembuatan Plang Neon Box CA ( Biaya diseauaikan).
7. Info dari pihak Akademik tentang Ijazah D-3 on line sedang dalam proses berjalan 2 Minggu ke depan, input data akan segera dilaksanakan.
8. Untuk hal tersebut diatas telah ditetapkan Anggaran iuran Pertahun Rp. 200.000 per alumni.
9. Untuk Rapat Alumni ke-2 ditetapkan Minggu ke -3 November yang akan dihadiri oleh :
- Ketua Umum CAMB
- Yayasan dan pihak Akademi
- Seluruh Alumni AMB Medan
Demikian pemberitahuan ini disampaikan agar semua Alumni dimanapun berada dapat mendukung dan berpartisipasi demi kebersamaan kita kedepan dan kemajuan Kampus AMB tercinta.

CAAMB -Medan

25/09/2015

Diingatkan kembali untuk semua alumni AMB dimanapun berada, khususnya yang berdomisili di Medan dan sekitarnya untuk sudi kiranya hadir dalam RAKOR I CAAMB di Kampus AMB Medan besok 26 Sept 2015 Pukul 13.00 WIB.
Segala perhatian dan dukungan serta kehadirannya diucapkan terima kasih.

CAAMB - Medan

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Jalan Warakas VI Gang IX No. 142
Jakarta