pp.assyamsuriyyah

pp.assyamsuriyyah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from pp.assyamsuriyyah, Education, Jakarta.

16/09/2026

Tidak semua perjuangan menuntut ilmu terasa manis.

Ada lelah yang harus ditahan, rindu yang harus dipendam, keinginan pulang yang berkali-kali datang, dan hari-hari ketika rasanya ingin menyerah. Tapi barangkali, justru di situlah nilai sebuah perjuangan.

Allah berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

“Orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.”
(QS. Al-‘Ankabut: 69)

Para ulama pun tidak mendapatkan ilmu dengan jalan yang selalu mudah. Imam Asy-Syafi‘i رحمه الله menempuh perjalanan panjang untuk mencari ilmu. Imam Al-Bukhari رحمه الله melakukan perjalanan ke berbagai negeri demi mengumpulkan dan mempelajari hadis. Mereka rela meninggalkan kenyamanan demi sesuatu yang nilainya jauh lebih panjang daripada sekadar kenyamanan dunia.

Maka jangan heran jika belajar di pondok terkadang terasa pahit.

Sebab ilmu memang sering kali meminta pengorbanan: waktu, tenaga, kenyamanan, bahkan air mata.

Hari ini mungkin kita hanya terlihat sedang duduk menyetorkan hafalan.
Mengulang ayat yang sama berkali-kali.
Tersendat, lupa, kemudian mengulang lagi.

Namun siapa tahu, dari ayat-ayat yang kita perjuangkan hari ini, Allah sedang membentuk hati yang kelak jauh lebih kuat.

Jangan ukur keberkahan mondok dari seberapa nyaman hari-harinya. Ukurlah dari seberapa banyak diri kita berubah karenanya.

Kalau hari ini terasa berat, bertahanlah.
Kalau hari ini rindu rumah, bersabarlah.
Kalau hafalan terasa sulit, ulangilah lagi.

Karena kelak, ketika masa mondok telah selesai, mungkin kita akan sadar:

yang dulu kita anggap sebagai masa paling pahit, ternyata adalah salah satu nikmat terbesar yang pernah Allah titipkan.

Dan semoga setiap ayat yang pernah kita perjuangkan di pondok menjadi saksi bahwa kita pernah bersungguh-sungguh berjalan menuju Allah.

14/09/2026
12/09/2026

Dulu, mungkin mondok terasa seperti hukuman.
Dipaksa berpisah dari orang tua, dipaksa bangun sebelum subuh, dipaksa mengaji ketika teman-teman di luar sedang bermain.

Ada tangis yang disembunyikan di balik bantal.
Ada rindu yang dipendam karena tak ingin membuat orang tua khawatir.
Ada keinginan untuk pulang yang berkali-kali datang.

Tapi ternyata, paksaan itu adalah awal dari sebuah pembentukan.

Karena tidak semua kebaikan langsung terasa manis.
Kadang kita harus dipaksa untuk memulai, dibiasakan untuk bertahan, hingga akhirnya hati sendiri yang belajar mencintai.

Sampai suatu hari kita sadar:

“Ternyata dulu orang tua bukan sedang menjauhkan aku dari rumah. Mereka sedang mendekatkan aku kepada ilmu, adab, dan Allah.”

Maka untukmu yang sedang mondok karena terpaksa,
bertahanlah sedikit lagi.
Bisa jadi, tempat yang hari ini ingin kamu tinggalkan, justru kelak menjadi tempat yang paling kamu rindukan.

Dulu dipaksa untuk mondok,
kini bersyukur pernah dipaksa. 🤍

“مَن جَدَّ وَجَدَ، وَمَن صَبَرَ ظَفِرَ”
Siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan, dan siapa yang bersabar akan memperoleh keberhasilan.

12/09/2026

Ngaji itu butuh waktu.
Bukan sehari, bukan sebulan, bahkan terkadang bertahun-tahun.

Ada masa ketika satu halaman kitab harus dibaca berulang-ulang. Ada saatnya satu bait nadzam terasa begitu sulit dihafalkan. Ada sorogan yang berkali-kali salah, lalu kembali menghadap guru dengan kitab yang sama.

Ora kudu cepet, sing penting istiqamah.
Sebab santri tidak sedang berlomba untuk sekadar “bisa”, tetapi sedang belajar ta’dzim kepada guru, sabar dalam thalabul ‘ilmi, dan mencari barokah dari setiap prosesnya.

Dulu mungkin kita bertanya, “Kapan bisa?”
Namun setelah dijalani, kita sadar:
ternyata perjalanan ngaji itulah bagian dari keberkahan ilmu.

Man jadda wajada, wa man shabara ظفر.
Siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkannya, dan siapa yang bersabar akan memperoleh keberhasilan.

Ngaji sampai tua, belajar sampai akhir hayat.
Sebab menjadi santri bukan tentang pernah mondok, tapi tentang terus menjaga ruh ngajinya di mana pun berada. 🤍📖

29/08/2026

As-syamsuriyyah
Jagelempeni wanasari brebes

25/08/2026

✨Tidak ada nikmat yang patut di syukuri setelah iman dan islam, selain tertakdir menjadi bagian dari umat baginda nabi Muhammad SAW✨

18/08/2026
14/08/2026

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when pp.assyamsuriyyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category