Bimad

Bimad

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Bimad, Education, Jakarta Utara, Jakarta.

Bimad adalah situs penyedia belajar secara daring yang fokus kepada kualitas dan kemudahan dalam belajar dengan mengedepankan metode belajar yang terbaik agar semua pelajar dapat menguasai seluruh pelajaran dengan efektif dan efisien.

01/10/2021

Hallo semua sobat Bimad.

Kami dari Bimad memiliki peluang bisnis untuk semua orang di Indonesia.

Bimad adalah produk platform edukasi online dari PT. Bintang Indah Sejati. Bimad memiliki pelajaran mulai dari SD, SMP, SMA bahkan hingga pelajaran bahasa dan kursus keterampilan lainnya.

Sebagai salah satu pelopor edukasi dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja, Bimad percaya bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh edukasi dan penghasilan.

Oleh karena itu, kami dari Bimad ingin mengajak orangtua murid, mahasiswa, pebisnis, entrepreneur di Indonesia untuk bergabung ke dalam peluang bisnis Bimad.

Ingin tahu lebih lanjut? Hubungi kami yuk dan dapatkan penawaran spesial di bulan Oktober 2021 ini. Promosi ini terbatas untuk 25 orang pertama.

30/06/2021

Zonasi Sekolah : Solusi atau Masalah Baru?

Sistem zonasi sekolah, awalnya dibuat supaya calon murid tidak terlalu jauh dengan sekolah pilihannya, dan bermaksud memeratakan persebaran murid supaya semua calon murid mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah. Namun, sistem ini dinilai tidak adil, bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil atau pelosok.

Pasalnya, zonasi sekolah didasarkan pada alamat di KK, dan penyelenggaraannya yang tidak serentak menyulitkan para murid yang merantau. Padahal, zonasi sekolah dibuat untuk memudahkan murid memasuki sekolah negeri tanpa embel-embel sekolah favorit.

Selain itu, implementasi zonasi sekolah masih terbilang kacau karena kurangnya koordinasi pada pemerintah daerah. Sehingga, masalah seperti kekurangan bangku, slot, masih kerap terjadi. Hal ini yang harus diperhatikan lebih oleh pemerintah pusat, supaya kedepannya Indonesia bisa meniru sistem zonasi pada negara maju.

Dari segi psikologis, anak yang memasuki masa pra-remaja yang sudah bisa menentukan sendiri sekolahnya, dengan adanya sistem zonasi harus tunduk pada sistem dan tidak bisa memilih sekolah diluar zonasinya. Belum lagi, jika orangtua dari anak mendorong anaknya untuk masuk ke sekolah pilihan orangtua. Hal ini membuat sistem zonasi menuai banyak pro dan kontra.

28/06/2021

Prestasi Pendidikan Indonesia di Mata Dunia

Belum lama ini, The Times Higher Education telah merilis daftar Universitas terbaik di dunia untuk tahun 2020. Penelitian ini melibatkan hampir 1.400 universitas di 92 negara.

Sebanyak 13 indikator menjadi penentu hasil yang didapatkan oleh para universitas, Diantaranya adalah aspek pengajaran, penelitian, hingga pandangan internasional.

Selama empat tahun berturut-turut, University of Oxford tetap memimpin peringkat kesatu, disusul dengan Institut Teknologi California di peringkat kedua, dan University of Cambridge di peringkat ketiga. Sementara itu nama nama seperti Stanford, Yale, Harvard, dan Imperial College London harus puas di posisi sepuluh besar tahun ini.

Di Asia, China memimpin dengan dua universitas, yaitu Universitas Tsinghua dan Peking dalam posisi 23 dan 24. Hal ini menjadi kebanggaan bagi China yang sanggup menyusul ribuan universitas berkualitas di berbagai belahan dunia. .

Sementara itu di Eropa, universitas top Italia semuanya membuat peningkatan di antara 200 elit teratas dan universitas perwakilan Jerman tetap kuat. Sayangnya, Inggris menghadapi penurunan.

Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Ada 6 universitas di Indonesia yang memiliki peringkat terbaik.

1. Universitas Indonesia (peringkat 601-800)
- Skor keseluruhan: 28.3-35.2
- Pengajaran: 38.7 -Penelitian: 19.2
- Kutipan internasional: 16.7
- Sinergi dunia industri: 81.6
- Outlook Internasional: 53.7

2. Institut Teknologi Bandung (peringkat 1001+)
- Skor keseluruhan: 10.7-22.1
- Pengajaran: 22.0 -Penelitian: 16.7
- Kutipan internasional: 16.3
- Sinergi dunia industri: 89.9
- Outlook Internasional: 34.0

3. Institut Pertanian Bogor (peringkat 1001+)
- Skor keseluruhan: 10.7-22.1
- Pengajaran: 19.0
- Penelitian: 10.6
- Kutipan internasional: 8.9
- Sinergi dunia industri: 70.7
- Outlook Internasional: 42.3

4. Universitas Brawijaya (peringkat 1001+)
- Skor keseluruhan: 10.7-22.1
- Pengajaran: 16.0
- Penelitian: 8.5
- Kutipan internasional: 8.3
- Sinergi dunia industri: 36.3
- Outlook Internasional: 21.4

5. Universitas Gadjah Mada (peringkat 1001+)
- Skor keseluruhan: 10.7-22.1
- Pengajaran: 23.4
- Penelitian: 11.0
- Kutipan internasional: 15.7
- Sinergi dunia industri: 61.4
- Outlook Internasional: 34.1

6. Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (peringkat 1001+)
- Skor keseluruhan: 10.7-22.1
- Pengajaran: 19.6
- Penelitian: 11.1
- Kutipan internasional: 23.4
- Sinergi dunia industri: 62.6
- Outlook Internasional: 34.7

25/06/2021

Perbedaan Sistem Pendidikan di Indonesia dan Luar Negeri

Untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus dilalui.

Bagi orangtua tentu merupakan suatu kewajiban untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. Pendidikan merupakan satu hal yang sangat penting bagi anak terutama untuk mempersiapkan masa depannya. Dengan pendidikan yang berkualitas maka pengetahuan dan wawasan anak semakin luas. Sayangnya, pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya memiliki kualitas yang baik jika terutama yang berada di pedesaan. Hal ini jauh berbeda dengan sistem pendidikan di Luar Negeri, Australia dan Singapura misalnya. Nah untuk mengetahui lebih lanjut simak ulasan berikut mengenai perbedaan sistem pendidikan di dalam dan luar negeri.

Pendidikan di Indonesia dilewati secara bertahap, dari mulai Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, selanjutnya Taman Kanak-kanak atau TK, selanjutnya ke Sekolah Dasar atau SD, lalu Sekolah Menengah Pertama atau SMP hingga Sekolah Menengah Atas atau SMA. Namun untuk minimal pendidikan pemerintah menetapkan program belajar 9 tahun dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Akan tetapi, bagi yang ingin melanjutkan pendidikan maka dapata melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi.

Sistem Pendidikan di Indonesia
Untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, pendidikan menjadi salah satu sarana yang harus dilalui. Namun memang, semakin tinggi pendidikan yang dilalui maka membutuhkan biaya yang lebih banyak p**a. Hal ini yang masih menjadi kendala bagi setiap orangtua dimana mereka menginginkan pendidikan yang tinggi bagi anaknya namun tidak memiliki cukup biaya untuk dapat menghidupinya.

Itulah mengapa banyak sekali kasus anak putus sekolah di Indonesia. Meskipun pemerintah mempunyai program dan bantuan pendidikan akan tetapi program tersebut dirasa belum efektif untuk menurunkan tingkat kasus anak putus sekolah dikarenakan masalah ekonomi. Pemikiran seperti ingin cepat bekerja daripada sekolah juga menjadi penyebab mengapa anak sekolah mulai malas bersekolah.

Perbedaan Sistem Pendidikan di Indonesia dengan Luar Negeri

Minimnya kualitas pendidikan di Indonesia bila dibandingkan dengan negara lain bukan menjadi satu tanggung jawab satu pihak saja, yaitu badan pendidikan atau guru, melainkan berbagai pihak, mulai dari orang tua sampai dengan pemerintah. Untuk melihat perbedaan antara sistem, kualitas dan segala hal terkait pendidikan di Indonesia, maka tidak ada salahnya untuk membandingkan dengan sistem pendidikan di luar negeri, sebagai parameter.

1. Berkurangnya masa-masa bermain anak
Usia balita dan kanak-kanak adalah masa yang paling menyenangkan bagi seorang anak, karena di waktu itu mereka dapat belajar banyak hal sambil bermain. Namun di Indonesia, pengenalan pendidikan sejak dini sudah mulai diterapkan. Bahkan ada yang masih dalam masa balita, seperti memasukkannya ke playgroup dan Taman Kanak-kanak sampai dengan pemberian kursus privat.

Berkurangnya masa-masa bermain anak [image source]Hal ini disebabkan ada persyaratan khusus ketika seorang anak akan masuk Sekolah Dasar, minimal sudah dapat membaca. Hal yang cukup baik, karena tujuannya agar seorang anak dapat belajar bersosialisasi dan melatih motorik dan daya pikir mereka. Namun satu imbas yang secara tidak langsung didapatkan adalah masa kanak-kanak mereka akan hilang di usia yang masih terlalu dini tersebut, mereka akan mulai mengenal stres.

Bagaimana dengan di luar negeri? Salah satu contohnya di Finlandia, seorang anak dapat mulai masuk ke jenjang pendidikan dasar ketika mereka sudah menginjak usia 7 tahun. Sebelum itu, maka mereka dapat mengeksplorasi apa yang mereka inginkan, salah satunya adalah bermain.

2. Kelas unggulan dan kelas biasa
Mungkin di seluruh negara di luar negeri tidak mengenal sistem pembagian kelas yang berisikan anak-anak pintar saja atau disebut kelas unggulan dan kelas yang berisikan siswa atau mahasiswa biasa dengan grade standar. Rata-rata semua orang akan dikumpulkan dalam satu kelas yang hanya dibedakan berdasarkan jumlahnya saja. Seperti kelas 1A, 1B dan seterusnya. Sedangkan di Indonesia ada pembagian kelas unggulan dan non-unggulan yang justru secara tidak langsung dapat menciptakan celah atau tembok pembatas antara siswa pintar dan yang biasa.

Memang dilihat dari sudut pandang pendidikan, salah satu tujuannya adalah agar fokus siswa atau mahasiswa yang pintar tidak terpecah ketika dicampur dengan yang biasa dan mereka dapat bersaing dengan sesama orang cerdas dalam kelasnya. Namun secara tidak langsung, sisi psikologis dari yang menempati kelas unggulan dan non-unggulan tercipta. Akan ada rasa canggung dan tembok sosial dari siswa atau mahasiswa yang ditempatkan dalam dua jenis kelas berbeda tersebut.

3. Jam belajar berlebih
Di luar negeri, jam belajar untuk hal-hal yang berbau teori sangat terbatas dan selebihnya akan diisi dengan professional development dan praktik. Selain itu, tambahan-tambahan ekstrakurikuler sampai dengan kursus atau bimbingan belajar juga menambah panjang jam belajar seseorang yang mengakibatkan penat dan capek tidak hanya fisik saja, melainkan juga pikiran.

4. Masa orientasi di awal masuk sekolah
Tentunya hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami MOS atau Masa Orientasi Sekolah atau OSPEK atau Orientasi Pengenalan Kampus. Walaupun sudah banyak kasus dan pernah diwacanakan untuk dilarang diberlakukan di semua sekolah atau universitas di Indonesia, namun kegiatan ini tetap saja dilakukan.

Di Indonesia MOS dan OSPEK selalu diisi dengan aktivitas-aktivitas yang didominasi untuk mempermalukan para orang baru. Seperti mengenakan topi dari tas plastik sampai dengan memakai kaos kaki berbeda warna. Banyak panitia yang akan mengatakan bahwa tujuannya agar orang baru tersebut dapat kuat mental dan fisik sebelum benar-benar menjadi siswa atau mahasiswa di suatu sekolah atau universitas.

Akan tetapi ditilik dari sisi fungsinya yang benar-benar berguna, apakah ada manfaat dari MOS dan OSPEK tersebut? Bahkan para orang tua juga kerap khawatir ketika anak-anak mereka akan berangkat mengikuti kegiatan tersebut.

Jika di Indonesia orientasi pengenalannya seperti itu, di luar negeri, salah satu contohnya di Amerika Serikat justru dilakukan dengan cara yang lebih positif. Para siswa atau mahasiswa baru akan diajak berkeliling kampus dan mengikuti beberapa seminar juga kajian agar mereka lebih mengenal sekolah dan kampusnya. Tidak hanya pengenalan kampus dan sekolah saja, ada p**a pemberian informasi terkait segala hal yang diberikan.

5. Hasil akhir adalah segalanya
Memang segala macam ujian akan dinilai dengan hasil akhir sebagai penentunya. Hal ini diterapkan di semua jenjang pendidikan di Indonesia. Bahkan sampai ada standarisasi khusus yang banyak membuat para siswa pada khususnya stres dan depresi karena harus mencapai nilai minimal setara standarisasi sesuai dengan yang ditentukan pemerintah.

Di kebanyakan jenjang pendidikan di luar negeri, contohnya saja di Australia, hasil akhir bukanlah segala-galanya. Semua pendidik akan lebih menitikberatkan pada sektor prosesnya daripada hasil akhir. Jika dalam prosesnya saja berantakan, maka dapat diketahui bahwa hasil akhirnya juga amburadul.

Selain hasil akhir, dengan banyaknya materi yang diberikan dengan jam belajar yang cukup lama juga membuat seseorang tidak dapat mencerna pelajaran atau segala informasi yang diberikan karena otak terlanjur ‘panas’ dan susah untuk digunakan mengingat secara detail. Sedangkan di luar negeri, materi yang diberikan hanyalah yang berupa poin khususnya saja dan jam pendidikannya akan lebih dititikberatkan pada praktik, sehingga seorang siswa atau mahasiswa akan lebih mengerti dan paham secara langsung daripada hanya menghafal teori dan materi.

Walaupun ada beberapa poin yang menjadikan sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia tertinggal dari banyak negara-negara di dunia, namun bukan berarti tidak ada yang dibanggakan dengan belajar di Tanah Air.

23/06/2021

5 Jurusan Kuliah Anti Mainstream dan Potensi Karirnya

Kalau Anda adalah siswa yang sedang merencanakan untuk lanjut ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi, sebaiknya persiapkan pilihan Anda sebaik mungkin. Pilihlah jurusan kuliah yang sesuai dengan passion dan juga pengetahuan yang Anda miliki agar Anda dapat mengembangkannya dengan maksimal. Namun, jika ingin mencoba pengalaman baru, Anda bisa keluar dari zona nyaman dan memilih jurusan unik yang mungkin saja Anda belum pernah dengar! Seperti apakah jurusan kuliah tersebut? Berikut daftar beberapa jurusan kuliah yang unik;

1. Atmospheric Science / Ilmu Atmosfir
Ilmu Atmosfer disebut juga meteorologi. Dalam jurusan ini, Anda Akan mendapatkan pengertian yang luas akan atmosfer bumi, termasuk komposisi, struktur, proses dan sistem cuaca. Ilmu Atmosfer bukan sekedar tentang peta cuaca dan penyiaran ramalan cuaca di televisi. Di Dalamnya merupakan ilmu terapan ilmiah yang membutuhkan ketekunan untuk mengembangkan ilmu yang kuat dalam matematika dan berpikiran abstrak.

Jurusan ini sangat penting untuk bidang seperti polusi udara, agrikultur, transportasi laut dan udara, pertahanan dan penelitian akan iklim bumi, pemanasan global, kekeringan serta penipisan lapisan Ozon. Biasanya mata kuliah yang diajarkan berhubungan dengan praktek lab sehingga Anda mungkin akan banyak menghabiskan waktu di lab.

Setelah lulus nanti, Anda dapat memilih tujuan karir di bagian operasional meteorologi, konsultan meteorologi berlisensi, penyiar prakiraan cuaca, peneliti, ataupun ahli forensik meteorologi.

2. Park, Recreation and Leisure studies / Ilmu Pembelajaran tentang Taman, Rekreasi dan Hiburan.
Jurusan ini berfokus pada lingkungan, sikap, dan pengalaman manusia selama rekreasi.

Anda akan mempelajari apa motivasi yang membuat seseorang mau mengunjungi suatu tempat hiburan, meneliti apa pengaruhnya terhadap sikap mereka, dan mengembangkan kemampuan untuk mengatur berbagai macam rekreasi, layanan hiburan, untuk acara kantor maupun perusahaan.

Mata kuliah akan diisi dengan ilmu pengetahuan tentang sikap manusia, seperti pertumbuhan dan perkembangan manusia, psikologi normal dan abnormal, adat dan sosial budaya lingkungan, pembelajaran dan teori kepemimpinan, serta motivasi dan sikap konsumen.

Lulusan jurusan ini dapat mencoba pengalaman kerja sebagai pengarah acara seperti olahraga, kelautan, penjelajahan alam, layanan masyarakat untuk anak muda, bahkan di taman hiburan ataupun di kasino, hingga kapal pesiar.

3. Natural Resources and conservation / Sumber Daya Alam dan Pelestariannya
Natural Resources and Conservation adalah jurusan kuliah yang mencakup manajemen, proteksi, pemanfaatan, pelestarian, dan menikmati sumber daya alam yang ada.

Mata kuliah yang diberikan akan menggabungkan semua pengetahuan alam baik untuk kehutanan, perikanan, satwa liar, kimia, biologi dan juga ilmu politik. Anda juga akan diberikan kelas tambahan untuk ilmu menulis, berbicara di depan umum. Selain itu, setiap universitas akan memiliki fokus pelajaran masing-masing apakah di satwa liar, perikanan, kehutanan, dan sebagainya. Oleh karena itu, telitilah dahulu universitas yang Anda pilih apakah sudah sesuai dengan minat Anda.

Setelah menyelesaikan program studi, Anda dapat berprofesi menjadi ahli biologi satwa liar, ahli kehutanan, penjaga hutan, petugas pemelihara lingkungan hidup, manajer sumber daya alam, analis sumber daya alam, dan pendidik lingkungan.

4. Medieval and Renaissance Studies / Ilmu Jaman Pertengahan dan Pencerahan
Masa Renaisans dimulai dari abad 14 sd 17 dimana masa ini disebut masa peralihan dari masa pertengahan ke zaman modern. Masa ini disebut juga masa kelahiran kembali untuk ekonomi, politik, budaya dan sosial.

Di masa tersebut ada banyak pemikir yang menjadi dasar ilmu pendidikan modern sekarang, misalnya Michaelangelo (Perancang patung DAUD setinggi 4.5m dari batu pualam putih), Donatello (Perancang patung Markus yang selesai di tahun 1413 dan masih ada sampai sekarang), Raphael (mahakaryanya School of Athens), ataupun Leonardo Da Vinci yang menghasilkan mahakarya “MONALISA” dan “THE LAST SUPPER” dan juga banyak nama maestro lagi seperti Sandra Botticelli, Caravaggio, Giotto, Jan Van Eyck, dan sebagainya.

Dalam jurusan kuliah ini Anda akan menganalisa dan mempelajari peninggalan budaya Eropa, membaca salah satu bahasa dari program studi yang Anda pilih, dan harus dapat merasakan budaya, pemikiran, artistik dari masa tersebut. Anda diwajibkan mengikuti banyak mata kuliah seperti arsitektur, sejarah, klasik, agama, bahasa inggris, bahasa modern, musik, filosofi dan dunia teater.

Menariknya, Anda akan mendapat banyak referensi dari pertemuan antar murid ataupun antar universitas, mengikuti pertunjukkan seni, konferensi, maupun pameran.

Setelah merampungkan studi ini,Anda akan dapat mencoba jenjang karir di bidang hukum, obat-obatan, bisnis, seni, jurnalisme, ilmu museum ataupun sebagai guru.

5. Peace and Conflict Studies / Ilmu Perdamaian dan Konflik
Peace and Conflict Studies mempelajari cara menciptakan dunia yang damai dan aman.

Anda akan mempelajari masalah mengenai peperangan, perbedaan gender, rasisme, kemiskinan, dan perubahan sosial tanpa kekerasan, dan resolusi penyelesaian konflik. Jurusan ini akan lebih banyak belajar tentang proses sebab akibat dibanding mempelajari materi pengetahuan.

Anda akan menghabiskan sebagian waktu dalam kelas berisikan mata kuliah penuh teori dan sejarah dari peperangan dan perdamaian, dan sebagian dalam situasi lab/praktek dalam kondisi dimana Anda akan membangun kemampuan negosiasi dan membuat perdamaian dan menerapkannya.

Lulusan jurusan ini dapat merasakan pengalaman kerja sebagai pekerja organisasi publik, pengacara, pekerja pemerintahan, manajer hubungan publik, maupun manajer HRD.

21/06/2021

Lebih Baik Magang Ataukah Skripsi?

Ketika Anda sebagai mahasiswa memasuki semester terakhir, pertanyaan ini tentu sering muncul di dalam benak Anda. Terlebih lagi, beberapa universitas tidak mewajibkan Anda untuk menyelesaikan magang dan skripsi, sehingga Anda dapat memilih diantara keduanya. Namun, lebih baik yang mana? Magang atau Skripsi?

Bila Anda memutuskan memilih magang, Anda harus paham pengertian magang dan konsep dasar dari magang. Secara singkat, magang adalah proses dimana Anda menjadi bagian dari suatu perusahaan, dengan aturan yang sifatnya tidak mengikat, lain halnya jika Anda bekerja paruh atau purna waktu.

Tujuan Magang pada dasarnya adalah untuk membuat Anda mengenal seluk beluk dunia kerja . Harapannya, ketika nanti Anda lulus, Anda sudah tahu budaya kantor, atau setidaknya memahami sedikit gambaran alur kerja. Bahkan, terkadang kantor dimana Anda magang akan menawarkan Anda bekerja secara fulltime, setelah Anda lulus nantinya.

Sementara itu, Skripsi sudah selayaknya disebut “UN” ala mahasiswa. Tapi apakah Anda sudah memahami apa itu Skripsi? Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan studi S1 dimana isinya membahas fenomena dengan menggunakan kaidah yang berlaku.

Selain sebagai hasil karya akhir, skripsi juga diperlukan untuk Anda yang ingfin melanjutkan studi, hingga mendaftar beasiswa untuk studi lanjut. Dengan membuat skripsi, Anda dapat mengkaji sebuah fenomena dengan teori yang ada, dan mengasah kemampuan Anda berpikir kritis.

Apapun pilihan Anda, skripsi dan magang sama-sama membuat Anda menjadi lebih terasah baik secara teoritis maupun praktek. Jangan sampai Anda memilih skripsi atau magang hanya karena ikut-ikutan atau mencari yang mudah ya, karena setiap jalan mempunyai tantangannya sendiri dan kesulitannya masing-masing.

18/06/2021

College VS University, Serupa Tapi Tak Sama

Anda tentu sering mendengar college dan university. Walau sering disamakan terutama untuk orang awam, bagi Anda yang ingin mengenyam kuliah di luar negeri, Anda wajib tahu apa saja perbedaan kedua jenjang pendidikan tersebut. Bila ditilik dari pengertiannya, college adalah institusi yang serupa dengan universitas namun menawarkan pelatihan jangka pendek seperti ketrampilan sebagai bekal dunia kerja. Berikut beberapa perbedaan college dan university;

Secara umum, College mempunyai beberapa jenis, yakni;

Career College

Career College serupa dengan sekolah kejuruan di Indonesia. Anda akan mendapat berbagai pelatihan sebagai persiapan masuk dunia kerja. Setelah lulus Anda akan mendapat sertifikat, ijazah atau gelar. Durasi perkuliahannya selama dua tahun untuk sarjana dan tiga sampai empat tahun untuk master.

Community College

Jenis College ini populer bagi para siswa yang memilih tempat pendidikan tidak jauh dari tempat kerja/tempat tinggal mereka. Biayanya pun lebih murah dibanding jenis college lainnya. Ada banyak jurusan yang ditawarkan di perguruan tinggi komunitas ini, yang nantinya akan berujung pada sertifikat, diploma dan bahkan gelar associate. Bahkan ada fitur yang memungkinkan untuk mentransfer kredit (mata kuliah yang sudah pernah diambil) dari community college untuk diperhitungkan di perguruan tinggi atau universitas, ketika seorang siswa ingin pindah dan mendapatkan gelar dari perguruan tinggi lainnya.

Liberal Arts College

College ini mencakup mata kuliah sastra, bahasa, matematika, sains, dan sejarah. Tidak ada perkuliahan seputar teknik dan medis disini.Boleh dibilang, college jenis ini menitikberatkan ke pendidikan seni.

Sementara itu, berbeda dengan college, universitas adalah institusi pendidikan tinggi yang pencapaian mahasiswanya ditunjukkan dengan gelar, bukan dari sekadar sertifikat. Program Studi yang ditawarkan juga lebih luas dan beragam. Beberapa jenis universitas diantaranya adalah public university (universitas negeri) dimana biaya kuliah yang ada dapat ditanggung pemerintah pusat ataupun negara bagian, dan Private University (Universitas Swasta) dengan fasilitas yang terkadang lebih lengkap, namun tidak dapat ditanggung pemerintah, sehingga mengandalkan dana individu, atau bisa melalui donasi pihak ketiga.

Perbedaan Dari Segi Komunitas sosial
Universitas tentu saja memiliki lebih beragam perkump**an mahasiswa dan klub dengan bermacam-macam aktifitasnya. College yang memiliki pop**asi mahasiswa yang lebih sedikit dengan umur yang lebih beragam memiliki klub yang lebih sedikit.



College yang menawarkan gelar sarjana umumnya bekerjasama dengan universitas. Ada beberapa universitas yang memberikan izin kepada college untuk memberikan gelar sarjana. Jika demikian, mahasiswa dari college tersebut juga dapat menikmati fasilitas dari universitas yang memberi izin. Universitas tentunya akan memonitor dan memantau kualitas gelar sarjana yang diberikan oleh college partner mereka, termasuk kurikulum dan teknik pengajaran.



College VS University : Alasan memilih College atau University

Beberapa alasan calon mahasiswa untuk memilih college bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya biaya, dimana biaya kuliah college cenderung lebih murah. Faktor lokasi juga menentukan. Banyak universitas di luar negeri yang bekerja sama dengan college lokal untuk memberikan gelar sarjana. Misalnya universitas di Inggris bekerja sama dengan college di Indonesia untuk memberikan gelar sarjana hingga dual degree. Maka ada juga mahasiswa yang memilih untuk kuliah di dalam negeri daripada di Inggris karena lebih dekat dengan tempat tinggal ditambah lagi dengan biaya kuliah dan biaya hidup yang lebih terjangkau.

16/06/2021

Pahami Perbedaan Paspor dan Visa, Sebelum Anda Memutuskan Kuliah di Luar Negeri

Untuk berpergian ke luar negeri kita membutuhkan 2 dokumen resmi sebagai syarat masuk negara lain yaitu paspor dan visa. Banyak orang mengira kedua dokumen ini sama, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri. Inilah perbedaan paspor dan visa.

Paspor
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat resmi negara, yang berisi semua data dan identitas pemegang, dan berlaku saat bepergian antar negara.

Paspor berisi data diri, foto, tanda tangan, tempat dan tanggal lahir, kewarganegaraan, dan informasi lain yang berkaitan dengan identitas pemegang paspor.

Di Indonesia terdapat tiga jenis paspor, yaitu paspor hijau biasa, paspor biru pejabat atau orang yang menjalankan tugas kebangsaan, dan paspor hitam untuk diplomat.

Visa
Visa dikeluarkan oleh suatu negara dan merupakan dokumen yang memungkinkan masuk untuk tujuan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Fungsi visa adalah untuk memungkinkan Anda melakukan perjalanan ke negara / wilayah tempat visa dikeluarkan. Setiap negara memiliki aturan dan kebijakannya sendiri untuk menerapkan aturan penerbitan visa. Ada yang banyak berisi data detail, dan ada p**a yang hanya berbentuk perangko.

Jenis dan fungsi visa ada bermacam-macam, seperti visa kunjungan sementara (izin relatif), visa turis (visa turis), visa bisnis, visa kerja, visa transit, izin belajar, visa pertukaran pelajar (izin pertukaran), visa kedatangan, dan visa diplomatik., visa keluar, visa karyawan internasional (izin perusahaan), visa bisnis khusus (izin perusahaan) .

Perbedaan Paspor dan visa dapat dilihat dari isi maupun fungsinya. Paspor dikeluarkan oleh negara asal pemegang paspor yang berisi data atau identitas pemegang paspor yang digunakan untuk membuktikan kewarganegaraan seseorang.

Sedangkan visa dikeluarkan oleh negara tujuan yang umumnya berbentuk selembar kertas stiker atau cap yang berfungsi untuk membuktikan bahwa pemegang visa mendapatkan izin untuk memasuki negara tersebut.

14/06/2021

Deretan Jurusan Kuliah yang Membutuhkan Biaya Paling Besar

Biaya kuliah di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.Bagi sebagian orang yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tentunya keadaan ini menjadi masalah yang serius. Bahkan dapat dikatakan bahwa biaya beberapa jurusan kuliah di universitas tergolong tinggi dan relatif mahal dibandingkan dengan jurusan lain.

Anda perlu mengetahui bahwa penentuan biaya pendidikan tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah biaya operasional seluruh rangkaian kegiatan dan kegiatan kemahasiswaan lainnya selama perkuliahan. Apalagi jurusan kuliah dengan persyaratan operasional yang banyak biasanya berdampak pada tingginya biaya pendidikan. Selain itu, adanya berbagai fasilitas kampus dan kuatnya minat mahasiswa yang ingin mendaftar juga memicu tingginya biaya pendidikan.

Untuk lebih detailnya berikut ini beberapa jurusan kuliah yang membutuhkan biaya paling besar di Indonesia;

Kedokteran

Berbicara tentang biaya kuliah di Fakultas Kedokteran, Jurusan kuliah ini dikenal sebagai jurusan termahal di Indonesia. Mahalnya biaya kuliah kedokteran bukan hanya karena banyak orang yang berminat mempelajari mata kuliah tersebut, tetapi juga karena biaya operasional pendidikan kedokteran yang tinggi.

Selain itu, mahasiswa juga akan membayar biaya tambahan untuk kegiatan lain yang menunjang kegiatan pembelajaran, seperti kegiatan praktikum intensif, buku, dan bahan referensi tambahan. Jika dihitung, total biaya penyelesaian penelitian kedokteran berkisar antara Rp200 juta hingga lebih dari Rp500 juta, tergantung dari masing-masing kampus.



Penerbangan (Aviasi)

Jurusan berikutnya yang membutuhkan banyak dana adalah aviasi (penerbangan). Jika Anda bercita-cita menjadi pilot, jangan lupa untuk menabung. Biaya sekolah untuk kampus penerbangan seperti ini berkisar antara Rp500-800 juta.

Tingginya biaya tersebut sesuai dengan fasilitas yang diperoleh. Selama proses pendidikan, siswa (trainee) akan mendapatkan kesempatan magang dalam bentuk simulasi terbang dan memperoleh sertifikat yang jumlahnya cukup banyak.

DKV (Desain Komunikasi Visual)

Dari segi total biaya kuliah, DKV tidak terlalu mahal. Namun, Anda akan terkejut dengan harga alat yang dibutuhkan dalam latihan atau tugas nanti. Inilah mengapa desain komunikasi visual dipilih sebagai salah satu jurusan kuliah yang paling membutuhkan biaya yang besar.

Saat mempelajari animasi, desain web, desain interaktif, ilustrasi, dll., Anda membutuhkan laptop dengan spesifikasi yang mendukung seperti MacBook yang harganya pasti mahal. Ada juga buku sketsa, pensil cangkok, tablet, printer dan peralatan murah lainnya. Bila Anda ingin kuliah di jurusan ini jangan lupa siapkan modal dan tabungan yang cukup.

Fashion Design

Dunia fashion berkembang dari masa ke masa dan Indonesia terus bersaing dalam perkembangan fashion dunia. Hal ini terlihat dari banyaknya desainer Indonesia yang sudah terkenal di kancah internasional, misalnya Tex Saverio, Ivan Gunawan, dan Adjie Notonegoro.

Kini, mengingat industri fashion merupakan salah satu bidang yang paling diminati, tidak heran jika banyak orang yang ingin melanjutkan pendidikannya di bidang fashion design. Namun, untuk kuliah di jurusan ini, Anda perlu menyiapkan dana yang tidak sedikit. Secara umum, total biaya yang diperlukan adalah Rp10-50 miliar. Biaya kuliah yang tinggi dari Jurusan Desain Fashion dikarenakan tingginya gaji para staf pengajar di lapangan dan kemudian selama di universitas Anda juga akan dikenakan biaya tambahan untuk pembelian bahan-bahan praktis atau mengikuti fashion show.

Arsitektur

Jika Anda bercita-cita menjadi seorang arsitek, Anda harus menerima kenyataan bahwa arsitektur adalah salah satu jurusan universitas yang memakan biaya besar. Hal ini tidak hanya dilihat dari biaya kuliah yang mencapai puluhan hingga puluhan juta rupiah per semesternya, tapi juga biaya lainnya. Mulai dari komputer atau laptop yang harus memenuhi spesifikasi pendukung untuk menjalankan software gambar dan desain yang mahal, tentu dengan spesifikasi tersebut harganya mahal. Biaya lainnya adalah biaya pencetakan gambar, Anda tidak dapat melakukannya hanya sekali, karena Anda harus mempersiapkan sendiri beberapa revisi istilah yang akan sering Anda lewati. Oleh karena itu, dalam hal ini, arsitektur cocok disebut sebagai salah satu jurusan yang memakan biaya paling besar di Indonesia.

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jakarta Utara
Jakarta

Opening Hours

Monday 09:00 - 18:00
Tuesday 09:00 - 18:00
Wednesday 09:00 - 18:00
Thursday 09:00 - 18:00
Friday 09:00 - 18:00
Saturday 09:00 - 18:00