Rafatechtv

Rafatechtv

Share

YouTube: rafatechtv

04/09/2025

“Jangan Ngomong Pajak, Lihat Dulu Kelakuan Kalian!”

DPR buka suara soal gerakan Stop Bayar Pajak?
Lucu sekali! Seakan-akan mereka paling peduli sama negara, padahal kelakuan mereka sendiri bikin rakyat muntah darah!

1. Tunjangan Naik, Perut Rakyat Turun!
Di tengah rakyat pusing bayar beras, listrik, bensin, DPR malah enak-enakan naik tunjangan. Katanya wakil rakyat, tapi hidupnya malah jauh lebih nikmat daripada rakyat. Gaji, tunjangan, fasilitas, semua numpuk. Coba sekali aja DPR rasain hidup dengan gaji UMR, masih bisa ceramah soal pajak nggak?

2. UU Perampasan Aset, Kok Malah Mandek?
UU ini penting buat ngembalikan duit hasil korupsi yang digarong pejabat dan kolega mereka. Tapi DPR kayak sengaja nahan. Kenapa? Takut kepentingannya kebongkar? Atau jangan-jangan banyak yang ketar-ketir kalau aset haramnya disikat negara?

3. Korupsi Jadi Tradisi.
Rakyat disuruh taat pajak, tapi di Senayan sendiri banyak yang doyan ngutil duit rakyat. Dari suap, bansos, sampai proyek infrastruktur. Kalau sudah ketahuan pun hukumannya sering cuma main-main. Ini namanya rakyat dipalak dua kali: sekali lewat pajak, sekali lewat korupsi!

4. Rakyat Jadi ATM Pejabat.
Pajak rakyat ditarik habis-habisan, tapi baliknya ke mana? Jalan masih banyak rusak, sekolah ambruk, rumah sakit antri panjang. Sementara mobil mewah, rumah elite, dan gaya hidup jetset pejabat malah makin jadi. Jangan salahkan rakyat kalau akhirnya muak!

👉 Jadi DPR, tolong ya, jangan sok paling benar bicara soal pajak.
Buka suara itu gampang, yang susah itu buka hati, buka telinga, dan buka mata lihat penderitaan rakyat!

Kalau kalian mau rakyat patuh bayar pajak, buktikan dulu kalau kalian pantas dipercaya. Jangan minta rakyat taat, sementara kalian sendiri hobi mengkhianati!

02/08/2025

Negara Tidak Peduli Kamu Nganggur

Di negeri ini, rekening yang tidak digunakan selama 3 bulan bisa disita oleh negara.
Tanah yang dibiarkan kosong selama 2 tahun juga bisa diambil alih oleh negara.

Tapi kamu, manusia, yang menganggur bertahun-tahun—tidak ada yang datang menanyakan kabarmu. Tidak ada yang menggandeng tanganmu dan berkata, “Ayo, kita bantu kamu bangkit.”

Ironi ini bukan sekadar sindiran, tapi potret nyata bahwa sistem lebih peduli pada benda mati daripada kehidupan manusia.
Yang tak berfungsi dianggap mubazir. Tapi manusia yang tak diberi ruang untuk berkembang justru dianggap beban.

Kalau negara bisa menyita rekening dan tanah karena dianggap nganggur,
maka seharusnya negara juga hadir untuk menyelamatkan mereka yang kehilangan harapan karena tak punya pekerjaan.

Negara tak boleh cuma menghitung aset.
Negara juga harus menghitung jiwa.

15/07/2025

Kepunahan Tuhan

Pernahkah kita bertanya, ke mana para dewa itu pergi?

Dulu, Zeus menggelegar di langit dengan petirnya. Apollo menyinari bumi dengan kereta matahari. Dewa-dewa Romawi seperti Jupiter, Mars, dan Venus berkuasa atas manusia, perang, dan cinta. Di banyak budaya lain, matahari, bulan, bahkan gunung dianggap sakral—mereka adalah Tuhan bagi orang-orang zaman itu.

Tapi kini? Semua itu hanya mitos. Nama-nama mereka tinggal di buku sejarah, film, dan simbol planet. Tidak ada lagi yang mempercayai mereka. Tanpa doa, tanpa pemujaan, kekuatan mereka lenyap.

Apa penyebabnya?
Keyakinan berganti – Agama-agama baru muncul, menggeser yang lama.
Ilmu pengetahuan berkembang – Hal-hal yang dulu disakralkan kini bisa dijelaskan logis.
Simbol berubah jadi cerita – Patung Zeus tinggal artefak museum.

Apakah para Tuhan itu mati karena manusia berhenti percaya? Atau mereka memang tidak pernah ada?

Bagaimana jika suatu saat… Tuhan yang sekarang kita sembah pun bernasib sama?

Apa pendapatmu?
Tulis di kolom komentar 👇

15/06/2025

RENDAHNYA KUALITAS PENDIDIKAN KITA BUKAN SOAL FASILITAS, TAPI POLA PIKIR

Pendidikan di Indonesia sering kali lebih sibuk mengurus hal-hal yang tidak esensial.
Rambut terlalu panjang? Digunting di depan umum. Seragam tak lengkap? Disuruh pulang.
Tapi bagaimana dengan rasa ingin tahu siswa? Kemampuan berpikir kritis?
Apakah itu pernah benar-benar diperiksa?

Kita mendidik anak-anak untuk patuh, bukan untuk berpikir.
Untuk menghafal, bukan memahami.
Untuk diam, bukan bertanya.

Kita ingin melahirkan generasi hebat seperti Einstein atau Newton,
tapi kita takut jika mereka mulai mempertanyakan.

Pendidikan bukan soal rambut rapi dan sepatu hitam,
tapi tentang bagaimana membuat anak-anak jatuh cinta pada ilmu pengetahuan.

Kalau masih begini terus, kita akan terus tertinggal — bukan karena tak mampu,
tapi karena tak diberi ruang untuk bertumbuh.

18/05/2025

Kenapa Bau Kopi Bikin Mood Jadi Lebih Baik?

Ternyata, aroma kopi bisa memicu otak untuk melepaskan dopamin—hormon yang bikin kita merasa senang dan tenang. Bahkan, hanya mencium baunya saja sudah cukup untuk mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.

Ini alasan kenapa banyak orang merasa lebih semangat hanya dengan aroma kopi di pagi hari.

Udah ngopi hari ini?

14/05/2025

Gurita Punya 3 Jantung dan Darah Biru!

Tahukah kamu? Gurita adalah makhluk laut yang sangat unik. Mereka punya 3 jantung — dua untuk memompa darah ke insang, dan satu lagi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
Yang lebih menarik lagi, darah gurita berwarna biru karena mengandung hemosianin, bukan hemoglobin seperti manusia. Zat ini membantu mereka bertahan di kedalaman laut yang dingin dan miskin oksigen.

Luar biasa banget ya, betapa hebatnya ciptaan alam ini!
Kalau kamu bisa punya satu kemampuan gurita, kamu pilih:

1. Bisa kamuflase

2. Punya 3 jantung

3. 8 tangan buat multitasking

Tulis jawabanmu di kolom komentar!


11/05/2025

Setelah Kirim Anak Nakal ke Barak Militer, KDM Kini Sasar Orang Dewasa Pemabuk dan Tinggalkan Keluarga

Tak hanya untuk anak-anak, KDM justru akan memperluas program tersebut. KDM menyebut akan menyasar orang dewasa dalam rangkan penanganan perilaku buruk yang sulit ditangani.

Menurut KDM, banyak problem orang dewasa yang bisa diselesaikan dengan memberikan pendidikan kedisiplinan baru. Sehingga diharapkan orang-orang dewasa yang bermasalah dapat berubah menjadi baik.

"Problem orang dewasa itu, mabuk setiap hari meninggalkan istrinya kan gak bisa dipidana, orang yang bertengkar di rumah tidak bisa dipidana, orang yang tidak pernah balik ke rumahnya meninggalkan tangung jawab terhadap anaknya kan gak bisa dipidana. Tidak semua hal bisa dipidana.

YouTube: https://youtube.com/shorts/jpebqNFpaLA?si=syLUlYulx7whaYX8

26/04/2025

Pernahkah kamu melihat burung gagak di atas sarang semut?
Ternyata, ini bukan kebetulan. Ada perilaku unik yang disebut "anting" di mana burung, termasuk gagak, membiarkan semut merayapi tubuh mereka.
Semut-semut itu mengeluarkan asam format, yang membantu mengusir parasit dan kutu dari bulu burung. Selain itu, semut juga bisa membantu membersihkan kulit burung dari kotoran.
Kerjasama alami ini menunjukkan betapa cerdasnya gagak dan betapa luar biasanya hubungan antar makhluk hidup di alam!

Alam selalu punya caranya sendiri untuk menjaga keseimbangan.

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Taruna
Jakarta
13760