Pesantren Tahfiz Generasi Qur'ani

Pesantren Tahfiz Generasi Qur'ani

Share

Pesantren Tahfiz Qur'an Generasi Qur'ani dibawah binaan Muhammad Hatif AshShiddiq Alhafidz yang bers

19/02/2021

Ibu mana yang tidak meleleh membaca pesan di grup WA keluarga, dari anak tertuanya yang saat ini memimpin pesantren tahfiz?
***

Bismillah
Mohon ridho dan keikhlasan semuanya, terutama Umi dan Abi.
Hari ini tukang sudah mulai bermalam di lingkungan pondok, artinya proyek pembangunan gedung 3 lantai kapasitas 200 ahlul quran resmi dimulai.
Kebutuhan dana setiap minggunya sekitar 100 juta selama 40 minggu atau 10 bulan ke depan.

Tiada pertolongan selain dari Allah.

Ini bukan proyek pribadi, bukan membangun istana pribadi, dan bukan milik kita.
Yang kita lakukan adalah memberikan sumbangsih besar untuk umat, sedang membangun Peradaban Qurani, insyaallah.

Bagi kita mungkin nominal itu sangat besar, terlihat imposible, tapi kembali lagi, kita bukan sedang membuat aset pribadi, tapi membangun gedung untuk keluarga Allah.

Maka, mari kita semua, bersama mengencangkan doa. Karena kita tidak tahu doa siapa yang akan menembus arsy-Nya. Siapa yang doanya di dengar dan diperhatikan.

Masing-masing kita mungkin mempunyai amal unggulan, dengannya kita sertai doa, ya Sayang @ Mama .
***

Masyaallah.

Begitu kuat keyakinan terhadap pilihan langkahnya: bukan untuk pribadi atau keluarga, tapi untuk membangun peradaban umat.

Sebuah pernyataan yang menggambarkan mimpi besarnya. Ikut andil dalam membangun peradaban umat yang diridhoi Allah.

Bukan sekedar membangun keluarga kecilnya atau sebatas kejayaan dinasti keluarga besarnya, namun umat.

Begitu mantap keyakinannya, bahwa Allah Maha Kaya dan hanya kepada-Nya menyandarkan harap, tiada pertolongan selain dengan izin-Nya, melalui jalan-jalan yang dikehendaki-Nya.

Apakah hanya mengandalkan doa?

Tentu itu yang utama, karena tak ada sehelai daun kering yang jatuh tanpa izin-Nya, apalagi untuk sebuah mimpi besar, terwujudnya sebuah peradaban umat.

Bersama dengan doa, saya tahu bagaimana perjuangannya selama hampir dua tahun ke belakang.

Dia telah membuktikan, bahwa keyakinannya tidak salah. Bersandar kepada Allah, akan menguatkan semangat perjalanannya.

Berharap kepada Allah, tidak akan kecewa.

Di usianya yang masih duapuluhan, Allah telah memberinya amanah, mengembangkan bangunan pondok yang telah dihibahkan oleh para dermawan, barokallah.

Siapapun dapat melihat perkembangan bangunan itu.

Dengan wakaf dan sedekah para dermawan yang mempercayakan hartanya untuk pengembangan pesantren.

Jazakumullah khoiron, semoga Allah membalas dengan kebaikan dan keberkahan yang berlimpah, aamiin.

Awalnya, dia mengatakan, tidak tergesa-gesa. Dinikmati saja prosesnya. Seberapapun santri dikelola dengan sebaik-baiknya.

Hingga di tahun kedua, saat begitu banyak yang menanyakan kapan pendaftaran santri baru di buka, dia terhenyak.

Ya, di tahun kedua, memang tidak membuka pendaftaran, karena kapasitas ruangan terbatas. Namun, desakan dari orang tua calon santri menyadarkannya. Ternyata kehadiran pesantrennya dinanti-nanti banyak orang.

Benar, di tahun sebelumnya, untuk ukuran pesantren baru, pendaftar 220 orang bukanlah jumlah yang sedikit. Dan terpaksa hanya diterima kurang dari 20%nya.

Untuk tahun kedua, setelah diatur-atur, ternyata masih bisa menampung sekitar 10 orang.

Berdasarkan hitungan itu, pesantren membuka pendaftaran santri baru secara tertutup. Hanya untuk yang menanyakan. Begitupun harus di seleksi, karena peminatnya 250% dari daya tampung yang tersedia.

Allah menyentilnya.

Jiwanya membara.

Bergegas dia melanjutkan upayanya menambah ilmu dengan berbagai cara. Melakukan percepatan, yang di zaman kini sangat memungkinkan.

Sebagai orang tua, saya dan suami lebih banyak menjadi gong dalam sebuah pagelaran gamelan. Sedikit meluruskan dan mengingatkan, dan meridhoi langkah-langkah yang diambilnya.

Benar katanya, ini bukan proyek keluarga yang sedang membangun istana pribadi. Itu sebabnya, kami hanya mengajak dan menghimpun potensi umat yang senang dengan jalur ini untuk bersama bersinergi.

Semakin banyak yang berpartisipasi, maka apa yang direncanakan segera terwujud, insyaallah.

Kami yakin, Allahlah yang menyentuh hati para dermawan untuk mengambil bagian dalam amal kebaikan ini, dengan beragam kemampuan.

Ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, puluhan juta, ratusan juta bahkan tidak menutup kemungkinan nilai miliaran sangat mudah tergulir ke dalam proyek ini dari kantong, dompet dan rekening para dermawan, bi iznillah.

Share, share dan share tulisan ini, juga merupakan partisipasi yang sangat berarti.

Jazakumullah khoiron, semoga Allah memberkahi setiap upaya kita.

Pesantren Tahfiz Generasi Qur’ani siap menyambut setiap niat baik umat yang ingin berpartisipasi, seberapapun nilainya.

02/02/2021
30/07/2019

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh

PPTQ Generasi Qur'ani merupakan lanjutan langkah Rumah Tahfidz MHA dalam kiprahnya membangun generasi qur'ani dengan upaya mendidik para calon hafidz qur'an.

Mohon doanya untuk keistiqomahan langkah kami menapaki jalan ini.

Bismillah.

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Jalan Lintas Sumatra KM 40, Desa Sukajawa, Kec. Bumiratu Nuban
Jakarta
34160